
Di rumah rey.
reni dari tadi tersenyum. dia sangat suka suasana di sini, banyak orang dan lebih sejuk. satu lagi, dekat dengan kak key dan naura.
Apalagi rey juga tak lupa melakukan video call dengan keluarga reni di kampung. ada kiriman banyak doa dan masakan ibu juga buat si bumil.
"Sayang, minum susu dulu" rey datang membawa segelas susu.
"Makasih mas" jawab reni manis. membuat rey gemas mengusap rambut reni.
"Aaah.. habis" gumam reni puas meletakkan gelas kosong di atas nakas.
"bahagia banget" goda rey melihat reni tersenyum melihat foto foto mereka semua tadi saat mia dkk masih di sana.
Reni hanya menoleh lalu tersenyum melihat foto foto nya saat rey menggendong mighuel dan mereka bertiga tampak seperti keluarga lengkap. aah cantik sekali.
"Jangan terlalu dekat mata sayang" tegur rey.
reni cengengesan menjauhkan ponsel dari wajah nya.
Rey ikut naik ke ranjang. reni langsung melesat memeluk perut suaminya. rey terkekeh, semenjak hamil reni tak lagi malu malu bermanja dan menempel padanya.
"Perut mu udah mulai keliatan buncit iren" bisik rey mengelus perut reni dari dalam.
"Pantas saja iren ku ini makan nya 2 piring, anak papa di sini sudah makin besar rupanya" gumam rey
"Sayang?" panggil reni tiba tiba. kalau sudah begini rey tau akan ada sesuatu. setelah reni di bimbing oleh mia. tingkah nya juga makin mirip.
"hem?" tanya rey menatap mata polos reni
"Aku mau makan mie rebus telur pake cabe rawit" ujar reni. mulai hamil, makanan yang sering di idam kan reni adalah makanan instan. padahal dulu nya reni sangat anti makanan instan.
"Malam malam begini? kan baru makan dan minum susu" heran rey
"Ckck.. pelit banget sama anak sendiri" balas reni
"Bukan pelit sayang, yakin? masih muat? atau makan yang lain aja yaa? aku pesan" tawar rey berusaha nego. walau dia tau tak akan berhasil. wkwkw
"Mau mie rebus telur, masakin yaa plis" rengek reni duduk.
Rey tampak ragu. kenapa anak nya di dalam perut reni sangat suka makanan instan?
"Yaudah kalau gak mau gak papa" jawab reni berubah sendu. jangan tanya dari siapa dia belajar trik pura pura terdzolimi. siapa lagi kalau bukan si bumil nakal.
Mia benar benar mengajarkan ajaran sesat yang membuat suami suami pusing dan menyerah. key dan reni yang jadi murid mia.
"Sayang?" panggil rey panik. dia tidak mau reni merajuk.
"Aku masakin tapi jangan ngambek. aku masakin yaa telur nya satu atau dua?" ujar rey lembut
"1 aja " jawab reni menahan senyum. ternyata trik kak mia manjur juga. dia mau di ajarkan trik lain lagi kalau ketemu.
"Yaudah, temenin aku sayang, jangan marah" ujar rey mengalah.
reni langsung berdiri dengan semangat.
"Gendong aku ke bawah mas" ujar reni manja mengangkat kedua tangan nya ke atas.
__ADS_1
rey terkekeh. dia suka reni manja dan clingy padanya.
reni memeluk leher suaminya. sampai di bawah, rey memasak mie rebus telur pesanan sang istri.
"Sayang, sehat sehat ya di perut mama. bilangin mama jangan sering sering, harus makan yang sehat juga" ujar rey pada perut reni sebelum memberikan istrinya semangkok mie rebus pesanan si bumil.
Rey bahkan kenyang hanya melihat istrinya begitu lahap. makan reni memang meningkat 2 kali semenjak hamil, dan kata dokter itu hal wajar.
Setelah selesai.
cup
"Makasih sayang" ujar reni puas. ahh dia sangat kenyang. masakan suaminya enak. malam malam begini, panas dan pedas. uggh.
**********
Si bumil centil di kamar ed berbeda lagi.
"Hubby, aku mending pakai kuteks yang mana? warna apa?" tanya mia menunjukkan beberapa warna pada sang suami
Si centil dan cantik itu lagi suka perawatan. dia makin bersinar dan montok.
"Yang warna ini bagus baby, semua bagus di kamu" jawab ed yang sudah biasa di tanyain.
"Oiyaa.. okedeh, besok aku pake ini dulu." ujar mia menentukan pilihan.
Mia dan ed sedang tiduran sambil saling memeluk. mia mengelus elus dagu ed yang sedikit kasar karena rambut rambut tipis di sana mulai tumbuh lagi, belum di cukur.
Ed biarkan saja si bumil melakukan sesuka nya asal bumil bahagia.
cukup lama. ed sampai memejamkan mata. mia mengira ed sudah tertidur.
Cup
Mia melabuhkan satu ciuman di pipi kiri ed.
Ed menahan senyum membiarkan apalagi yang akan di lakukan mia.
"Papa kalian sangat tampan" puji mia berbisik supaya ed tidak terbangun.
Tak bosan bosan. jemari kecil mia meneliti wajah tampan ed. dari kening ke alis dan bulu mata lentiknya.
"Nanti princess punya bulu mata kayak papa ya, punya papa lebih lentik" lirih mia
"Hidung papa juga lebih mancung, ambil dari papa ya" tambah mia lagi menyusuri bibir ed.
tiba tiba mia menggeleng.
"Tidak. mirip mama aja, kakak kembar sudah mirip papa. kamu mirip mama aja biar adil" bisik mia lagi ke perutnya.
susah payah ed menahan tawa. mia sangat menggemaskan menurutnya.
Mia tersenyum dia belum mengantuk, karena perutnya kurang nyaman.
Mia pelan pelan mengambil jemari besar ed.
Dia taruh tepat di perutnya, yang awalnya melingkar di pinggang mia.
__ADS_1
"Kamu suka papa ya, manja banget harus di elus elus, papa punya mama" ujar mia cemburu tapi dia juga senang.
ed tak tahan lagi, dia menggeliat membuat mia langsung mendongak.
"Baby, kamu belum tidur?" tanya ed pura pura bangun
"Aku belum ngantuk hubby" jawab mia manja.
"Kenapa hem? apa princes belum bobok?" tanya ed mengelus elus perut buncit si bumil
Cup
ed mencium bibir mia lama. dari tadi dia ingin melakukan nya.
"Begini enak sayang?" tanya ed memasukkan jemari hangatnya di atas perut di dalam baju tidur mia
"Heem elus lagi hubby" gumam mia menelusupkan wajah di leher si suami.
Ed menciumi pipi mia. membalas semua dengan penuh cinta. dia makin mencintai wanita hamil yang selalu membuat ed geleng geleng kepala dengan tingkahnya.
"Hubby?" panggil mia
"apa sayang?" balas ed
"Cium lagi" ujar si bumil karena ed berhenti mencium nya. wkwkw ada ada saja.
tapi ed tidak menolak.
Ed mencium mia.
"Yang lamaa" rengek mia manja.
ed tak tahan lagi. dia gigit pelan bibir si bumil.
lalu dia bungkam dengan lembut, dia hisap dia llumat dalam.
mia membalas ciuman ed, dia sangat suka saat ed dengan begitu lembut memanjakan nya.
mereka bertukar saliva. dan lidah mereka saling membelit.
Mia sedikit tak rela saat ed melepas ciuman nya.
"Nanti aku tidak tahan untuk tidak memakan mu baby, nanti kamu kelelahan" ujar ed merapikan sudut bibir mia yang basah.
"Aku tidak lelah hubby" bisik mia nakal naik ke paha ed.
"Baby?" pekik ed saat si bumil makin memancing pusaka nya
"Jangan salahkan aku sayang, besok kita kesiangan" bisik ed membalik posisi. dengan hati hati dia melucuti dan memulai pemanasan. kalian tau lah ya bagaimana kelanjutan nya.
.
.
.
si bucin nomor 5.
__ADS_1
sedang uring uringan di kamar nya. kenapa gaby tidak mengabari atau membalas pesan nya?? dia khawatir dan juga kepikiran. apa ya yang sedang di rencanakan gaby.. kira kira apa yang di katakan si bumil nakal kepada gaby?
BERSAMBUNG..........