
Sangat jahil si mamud. setelah melahirkan kirain sifat jahilnya akan berkurang. eh ternyata makin menjadi.
Mia masuk ke ruangan suami nya. setelah mengetuk pelan.
Mia mendapati suaminya tersenyum berdiri saat melihat mia masuk.
"Baby.. kamu datang." ed merengkuh tubuh mia dalam dekapan nya. mia dengan dengan senang hati mencium bau tubuh yang selalu mencintai nya.
"Aku bawain kamu makan siang by" mia masih belum melepas pelukan nya.
"Terus si kembar sama siapa sayang?"
"Ada mama papa dan kakek. tadi aku mau bawa, cuma kamu tau kan bagaimana opa oma nya si kembar. sangat posesif." adu mia manja..
ed terkekeh gemas membawa mia duduk di atas paha nya.
"Hubby, kamu makan dulu"
"Suapin ya sayang? si sini aja" rengek ed tak kalah manja. tak mau lepas dari mia.
"Yaudah.. makan dulu ya papa" mia membiarkan ed memeluk perutnya. dia membuka kotak bekal yang dia masak buat ed.
Setelah berdoa dan tangan mia begitu lihai menyuapi sang suami.
"Gimana by, enak gak?" tanya mia lembut
"Enak banget sayang, masakan kamu semua enak" puji ed sambil mengunyah. mia tersenyum puas mendengar nya. walau tiap hari ed memuji mia tapi dia sangat bahagia dapat pujian begitu.
ed makan dengan lahap. sampai bekal nya tandas dan kosong.
Gluk gluk..
"Makasih baby" ujar ed mengecup bibir mia pelan.
"Eeehm.. bau sop" ejek mia me lap bibir nya jahil.
Ed sontak melotot. bisa bisa nya mia menghapus bekas ciuman nya.
"Ini biar kamu tau bau sop sayang" licik ed membungkam mulut mia. dia bermain sangat lembut, mia juga membalas ciuman ed. dia mengalungkan tangannya di leher ed.
Ed tidak tau kalau mas nifas mia sudah selesai.
Dia menekan tubuh mia makin rapat padanya.
"Sudah berapa hari sih baby, kenapa lama sekali" gerutu ed terpaksa melepas ciuman mia. kalau tidak dia harus berkarir solo.
"43 hari" jawab mia santai.
"Masih 43-
"Udah lewat 40 hari??" pekik ed merasa bodoh. karena sibuk akhir akhir ini, dia lupa menghitung hari menuju 40
Mia mengangguk dengan senyum jahil. dia sengaja tidak memberitahu ed. biar suaminya sadar sendiri. wkwkwkwk
"Kok gak bilang aku sih sayang" protes ed
"Kan kamu gak nanya by" jawab mia polos.
"Kamu menyiksa aku sayang, aku udah menahan nya lama. tapi kamu gak bilang bilang" ujar ed merajuk.
Ed terkekeh gemas mengelus pipi suaminya.
__ADS_1
"Merajuk nih suami ku?" goda mia.
"Gak. aku mau kerja lagi" ujar ed cuek. sebenarnya salah nya juga lupa menghitung di minggu terakhir ini.
Ed dengan ngambek nya melepas pelukan dari perut mia. mia sampai menahan tawa.. suaminya cemberut. karena di kerjain
"Jangan ngambek dong papa.. cup cup" bisik mia lalu mencium pelan bibir suami nya.
Ed diam saja. sepertinya ed balas dendam.
Ed pura pura sibuk lagi dengan kertas di atas maja. tapi mia tak berniat turun dari paha ed.
"Sayaaang" rengek mia manja.
Tapi ed terlihat acuh.
Mia berdiri,
dia ke arah pintu. ed hendak memanggil mia tapi melihat mia mengunci pintu dia mengurungkan niat.
Mia duduk di sofa..
Ed kesal, kenapa istrinya tidak duduk lagi di pangkuan nya.
mia menahan senyum melihat ekspresi suaminya. sangat menggemaskan.
"Selamat bekerja papa" ucap mia nakal. dia duduk dengan santai di sofa.
Ed harus mengacungi jempol kepada istri nakal nya. kucing nakal nya.
Mia sengaja duduk menyibakkan gaun nya sedikit.
mata ed dadi tadi melirik.. itu tidak bagus bagi iman nya. dia lemah jika di depan mia.
Leher putih itu, sengaja mia menyibakkan rambutnya. ahh ed pasti kalah.
apalagi mia sekarang terlihat makin fresh setelah melahirkan. makin bersinar, dan bentuk tubuhnya bahkan sudah kembali. sangat cantik.
Mia berjalan pelan ke tempat ed. lalu menunduk.
"Hubby, aku baru perawatan semua. dari atas sampai bawah.. kamu gak mau? kalau gak mau gak papa" bisik mia jahil sambil berjalan menjauh dari ed.
Ed kalah.
Ed berdiri tapi mia menjauh.
mia sengaja berjalan bahkan sedikit berlari menjauh dari ed.
"Kucing nakal.. kamu harus di hukum sayang" seringai ed melepas dari dan kancing kancing kemeja nya.
"Gak ah.. aku udah gak mau" ejek mia menghindar tapi sambil tertawa. dia juga sebenarnya merindukan keperkasaan ed.
Ed berjalan dengan langkah lepas hendak menangkap mia. tapi mia berlari ke belakang sofa.
"Haahha.. aku udah gak mau by, sana kerja" kekeh mia sambil berlari mengelilingi meja kerja ed.
ed tak mau kalah.
Hap!
Dapat. ed memeluk mia dari belakang.
__ADS_1
Mia berbalik. dia tak melawan lagi. mia bahkan dengan nakal membuka kancing kemeja yang tersisa dan sabuk milik ed.
Ed yang sudah lama menginginkan ini mendesis memejam kan mata.
Dalam sekejap. mia sudah melepas lisan nya dan lisan ed. hanya tersisa penutup tipis saja.
Mia menyeringai melihat benda pusaka suaminya begitu menonjol dan berontak di dalam kain tipis itu.
"Kamu sangat lama baby" bisik ed mendorong mia masuk ke kamar dan langsung telentang di ranjang.
Mia telentang dengan pasrah.
"Hubby, pekerjaan mu" goda mia. membuat ed ingin sekali menggigit bibir nakal itu.
"Eungh.."
Mia tentu kaget dan melenguh karena ed langsung menindihnya.
Cup
Mia mencium pertama. dan terjadilah llumatan dan decapan di ruangan yang temaram itu. mereka melakukan nya di siang hari.
ed begitu semangat. dia sudah puasa sangat lama. dia akan membuat mia lemas.
Dengan nakal ed menggesek gesek miliknya ke milik mia.
"Hubby.." rengek mia manja di sela ciuman mereka.
Mereka melakukan nya cukup lama. ed benar benar balas dendam. bahkan mia berkali kali pelepasan. dia juga..
Mia sudah lemas.. dia masih ngos ngosan. suaminya sangat kuat. dia tak seharusnya main main dengan singa nya ini.
"Hubby.. bangunin aku nanti ya. capek" ujar mia.
"Itu hukuman mu baby, nanti malam lagi ya" bisik ed. mia sontak melotot.
"Jangan melotot gitu sayang, si kembar sudah pasti pengen adik." kilah ed
"Itu emang mau kamu by" jawab mia jengah. dia tau itu modus suami nya.
"Tapi by" ujar mia.
"Kok punya kamu makin besar ya?" ujar mia merasa milik suaminya memang makin besar dari sebelum nya.
"Oiya? aku merasa tersanjung atas pujian nya baby," jawab ed terkekeh.. dia memimpin mia dalam beberapa gaya membuat mia tak berdaya.
"Punya kamu juga tetap sempit dan menggigit baby.. aku suka" bisik ed nakal.
"Jangan macam macam ya by, aku masih capek" ancam mia saat tangan nakal suaminya bermain main di dada nya.
Ed terkekeh..
dia juga tau mia capek setelah 2 jam di gempur.
"I love you baby." bisik ed memeluk tubuh polos mia
"Love you papa" jawab mia mencari tenaga sejenak.
Lumayan lah, sekalian sogokan buat besok. batin mia mengeratkan pelukan nya.
BERSAMBUNG......
__ADS_1