
Setelah pulang dari rumah sakit, zian dan alex lanjut bekerja.. sedangkan mama dan papa kembali ke rumah. karena setelah mengabari kakek dan orang tua ed tadi. akhirnya mereka sepakat untuk ke rumah mia pada malam hari saja.. supaya semua kumpul.
Ed juga sudah menghubungi rey.
"Rey, istriku hamil. aku tidak bisa meninggalkannya.. kamu handle rapat, sebisa mungkin kalau perwakilan jepang sudah tiba di Indo, aku akan bertemu"
"Selamat tuan.. selamat nona.. baik tuan" kabar bahagia itu juga di rasakan oleh rey.
"Jangan lupa datang nanti malam.. kita makan malam bersama" ed juga mengundang asisten kepercayaannya.
****
Mia juga menghubungi key dengan mengirim foto hasil usg tadi.
drrrt drrrt drrrt...
"Mia.. itu beneran? aku bakal jadi onty?" pekik mia kencang, membuat mia harus menjauhkan ponsel dari kuping nya.
"Astaga key, suara mu.. pokokna nanti malam datang ke rumah ajak ron jugaa"
"Siap nyonyaa" canda key di seberang.
"Key!"
"Hahhahah"
Ed hanya bisa geleng geleng kepala, jika menghadapi istrinya begini.
"Kak dav..."
"Maaf kak, aku telfon. kak nanti malam kita semua makan malak di rumah ya." mia bahkan tak memberi tahukan alasannya apa.. biar saja kak david penasaran, pikirnya.
"Ada apa mia.."
"Bye kak.. tuuuut"
Mia memutus sepihak, dia bahagia sekali. bisa di pastikan baby di dalam lerut mia sepertinya jahil. belum lahir saja sudah suka melihat om om nya menderita.
*****
"Hubbyy..." panggil mia manja. hari ini ed tidak jadi ke kantor. tidak mungkin dia meninggalkan istrinya saat seperti ini.
"Iya sayang.. kamu butuh sesuatu? atau mau makan sesuatu?" ed jadi sedikit paham tentang ibu hamil dari mama elina.. tentang mood, ngidam mual dan hal hal lainnya.
"Baby mau deket deket papa nya" ucap mia manja. ed tersenyum senang mendengarnya. dia langsung merengkuh tubuh mia.
Tangan ed mengelus perut mia yang masih rata.
Cup
"Anak papa, baik baik ya.. jangan bikin mama mual ya" bisik ed mencium perut mia. mia terkekeh geli mendengarnya.
__ADS_1
"Papaaa cium mama.." ucap mia memonyongkan bibirnya.
"Ini pasti mau mama, bukan anak papa kan?" selidik ed tapi tetap mencium bibir mia mesra.
Mereka berdua hanya bermalas malasan di rumah. kadang kalau bosan di kamar, mereka turun ke bawah atau ke taman belakang.
"Sayang, kamu kurangin waktu di perusahaan ya.. kamu gak boleh kelelahan. Harus banyak istirahat. bagaimana kalau pekerjaan kamu limpahkan dulu sama david?" saran ed pada istrinya.
"Iya by, aku juga mikir gitu.. tapi kasian kak david bekerja sendirian.. " ucap mia berfikir. tiba tiba otak cerdasnya memunculkan ide.
"Hubby... boleh kah aku pinjam satu karyawanmu untuk membantu kak david?" mia merasa ini kesempatan bagus. key dan kak david akan semakin dekat, dan gaji key juga akan double dari ed dan dari dia juga.. supaya key tida tersinggung karena di kasihani. tapi murni karena pekerjaan.
"Iya by.. keysha di transfer ke perusahaan ku aja ya by.. kasian kak david" melas mia memohon.
Ed juga setuju setuju aja.. lagian key, tidak memegang posisi strategis.. jadi dia bisa di transfer.
"Iya sayang.. tapi janji ya kamu jaga kesehatan dan bayi kita"
"Janji hubby.. cup" mia sangat senang, dia mengecupi wajah ed sampai puas.
.
.
.
Malam hari nya. di kediaman ed dan mia.. mereka semua berkumpul. orang orang terdekat.
Ucapan selamat dan pelukan hangat dari orang terdekat kepada mia dan ed. apalagi papa dan mama serta mertua mia sangat senang, mereka tak sabar ingin segera menggendong cucu.
"Kak mia, selamat kak.. semoga baby sehat dan kakak juga ya sampai lahiran" ucap ron sopan. dia turut bahagia atas kabar ini.
"Makasih key, makasih ron.. doain ya" ucap mia senang.
Mereka makan dan khusus memasak makanan kesukaan mia. ed dengan setia di samping mia.. membantu istrinya dengan telaten. bak papa dan suami siaga.
****
Setelah acara makan malam.
mereka sedang berbincang bincang. mia menyenggol suaminya..
"Kheem.."
"Keysha.. kehamilan mia ini masih sangat muda, jadi saya ingin istri saya lebih banyak istirahat. kamu mungkin akan saya transfer ke mw group untuk sementara . tenang aja nanti bonus mu dan gaji mu akan double.. dari qq group dan dari mw group." ed langsung paham kode dari mia.
"Sa sayaa pak?" key kaget. tapi dia senang juga.. gaji nya double. ini sangat langka bukan?
"Iya, tolong kamu bantu di perusahaan istri saya dulu ya.. tenang kamu tidak di pecat" tambah ed.
"Makasih pak.. tapi tugas saya nanti di bagian apa? " tanya key lagi.
__ADS_1
"Nanti kamu akan di arahin kak david key" jawab mia senang.. dia melihat wajah kak david tadi sedikit tersenyum.
David? sebenarnya kaget.. tapi dia juga senang, jika key pindah ke mw group.. artinya dia aakn bisa bertemu key setiap hari nya. david tak perlu lagi cari cari alasan seperti biasanya.
Rey tersenyum mengejek, dia tau motif motif nyonya bos nya. lagi pula rey merasa lucu.. ekspresi david sangat mudah di tebak.
"Makasih mia, aku akan bekerja dengan baik. mohon bimbingannya pak" key sangat senang.. sepertinya dia sudah bisa menabung jika begini.
Sebenarnya key juga sama bahagia nya.. dia bukan anak baru gede yang tak paham cara pendekatan david. dia sedikit paham dan sedikit punya harapan..
key tentu senang jika bisa bekerja sama dengan pria yang akhir akhir ini mampir di pikirannya.
Mereka semua berbahagia, suara canda tawa. . dan mia yang selalu punya cara mengganggu kak alex dan kak zian membuat mereka tertawa.
Setelah cukup lama.. dan malam belum begitu larut. ron dan key izin pulang lebih dulu.
"Biar aku antar, aku juga sekalian pulang" ucap david, tentu membuat yang lain tersenyum penuh arti. sepertinya mereka sepemikiran..
"Iya key, lagian udah malam. pasti susah dapat driver" mia membantu memuluskan rencana david. david ingin sekali memeluk mia karena membantunya berkali kali.
Sebelum mereka masuk ke mobil, mia membisikkan sesuatu kepada ron.
"Masa iya kak?" bisik ron tersenyum juga.
"Makanya bantu kakak ya, kamu duduk di belakang" bisik mia. ron mengangguk paham. dia suka perjodohan perjodohan begini wkwkwkwk apalagi kak david orang baik, jadi ron tentu saja suka..
"Kak key, kakak di depan ya, ron pengen di belakang kali ini" ucap ron masuk sebelum key menjawab.
Key menatap heran, ada apa dengan adiknya.
"Yauda kita sama sama di belakang aja dek" jawab key santai. david hanya dia di depan setir. belum menyalakan mobil.
"Itu tidak sopan, kan kakak yang ngajarin ron supaya sopan. Kak david bukan supir kita kak" ucap ron skakmat.. key tak bisa menolak.
key akhirnya duduk di depan.. jantungnya maraton, karna dia samping sampingan dengan david.
perjalanan itu cukup hening, hanya ron dan david yang sesekali berbincang perihal sekolah ron dan hal lainnya..
David sesekali melirik gadis di sebelahnya.. dia sudah yakin bahwa ada rasa suka di hatinya untuk key. tapi dia belum berani mengungkapkannya.
Ron juga kadang memperhatikan dua sejoli di depan. tampak sedikit canggung, tapi ron yakin ada sesuatu di antara mereka.
"Makasih kak, ron mau ke toilet dulu ya.. hati hati kak.." ron segera masuk cepat, memberi waktu untuk mereka berdua.
key keluar dan david juga.
"makasih pak.." ujar key
"Kenapa masih memanggil pak? kan kita udah sepakat key kamu panggil aku kakak.. sama seperti mia" david tak suka di panggil pak oleh key.
"Eh iya kak.. makasih banyak, hati hati.." ucap key sopan
__ADS_1
"Oke.. sampai ketemu di kantor ya," david dan key berpisah dengan malu malu. membawa senyum masing masing dan hati yang berbunga.
BERSAMBUNG.....