
Keadaan dwiki untungnya cukup baik, tapi lebih baik batu empedu nya di ambil. maka mereka bangun subuh subuh karena dwiki sudah di pindahkan ke ruang operasi.
Orangtua dwiki sudah di kabari. dan setelah memastikan dwiki ada teman nya dan biaya nya sudah mereka tangani semua. orangtua dwiki akan datang besok. penerbangan pertama.
kekasih dwiki juga akan datang.
Operasi berhasil dan dwiki sudah di pindahkan ke ruang perawatan.
henry yang bertugas memberikan update kepada pihak keluarga dwiki.
Tak lama kemudian dwiki sudah sadar. 3 serangkai mendekat
"Bro, akhirnya kamu bangun.. kau tau aku kesulitan menangani dua cerewet ini" adu henry pada dwiki supaya suasana ramai
"Jangan dengarkan dia ki, dia yang cerewet" tambah gaby tak terima
Plak!!!
"Kamu yang cerewet ne ne ne neeee" ejek joan membuat mereka sama sama tertawa
"Makasih ya" jawab dwiki tulus.
"Selamat ki, kita jangan sakit sakit lagi yaaa" jawab gaby. mereka saling memeluk lalu suster masuk.
*******
Siang hari mereka masih di rumah sakit. tidak masuk kuliah bersama sama wkwkw
Dwiki sudah buah angin, artinya sudah bisa minum dan makan.
Syukurnya keadaan dwiki makin membaik.
Ponsel gaby berbunyi. dia keluar menerima panggilan. siapa lagi kalau bukan kekasih nya.
"Halo"
"Halo yang, masih di rumah sakit?"
"Masih sayang" jawab gaby
"Jangan telat makan yaa" ujar alex.
"Iya dokterku, dokter belum berangkat ya?"
"Belum yang, aku kepikiran kamu terus" ujar alex si bucin akut
Gaby tersenyum geli. tapi tentu senang.
"aku baik baik aja sayang, operasi dwiki juga berhasil"
"Syukurlah.. keluarga nya gak datang ya?"
"Datang, tapi kayaknya besok"
"Ooo gitu, kabarin aku terus ya sayang. aku mencintaimu"
"Love you dokterku sayang"
Panggilan berakhir dengan manis dan uwu uwu.
*******
Si bumil nakal cantik sedang di perusahaan suaminya. penampilan nya yang fresh dan baru.
rambutnya yang hanya sebahu dan gaun di bawah lutut juga model gaun open shoulders membuat mia tampil sangat cantik.
Ternyata suaminya baru dari ruang rapat dengan suaminya.
Tak bisa di pungkiri ada banyak mata kolega yang menatap takjub pada istri ed.
Tapi mereka mana berani menatap lama. karena ed langsung menatap mereka horor
"Hubbyyy" panggil mia dengan suara manja
"Udah nyampe sayang" jawab ed mesra. mereka yang baru dari ruang rapat merinding. karena tadi suara dan wajah ed sangat datang dan dingin. tapi di depan mia..
__ADS_1
Mia dengan manja menempel pada ed.
"Dedek princess lapar, ayok makan papa" ujarnya mengelus perut buncitnya.
"Ayo sayang" jawab ed cepat cepat memeluk mia membawa mia ke dalam ruangan nya.
Ed menatap tak suka bahu mia yang terekspos.
"Hubby.. aku cantik gak?" tanya si bumil centil berjalan sambil memegang gaun nya dan rambutnya.
"Sayang ini kenapa begini, aku gak suka" ed menarik baju mia supaya menutup bahu cantik nya.
"emang begitu model nya by" jawab mia terkekeh. suami posesifnya selalu begitu.
"Suka gak?" goda mia duduk di pangkuan ed
"Suka" jawab ed pada akhirnya karena ternyata lebih mudah untuk nya melancarkan aksi aksi nakal.
Mia duduk sengaja di pangkuan ed.
"Hubby aku lapar" rengek mia manja.
"Mau makan sekarang aja baby sama princess?"
"Iya, suapin kami ya" ujar mia manja.
ed mana tahan tak menarik gemas hidung minimalis istrinya.
Ed dengan telaten menyuapi dirinya dan mia ganti gantian. mia sama sekali tidak mau turun dari pangkuan ed. mia ingin menempel terus pada mia.
gluk gluk!
Cup!
"Makasih papa" jawab mia mengecup pipi ed
Ed tersenyum manis mengelus perut mia.
Mereka sudah periksa tapi ed tidak mau saat dokter memberitahu jenis kelamin anaknya. dia yakin itu princess.
Ed menoleh. harusnya sih ada
"Aku aja by" ujar mia saat ed hendak berdiri.
mia berjalan menuju kulkas.
dan
ternyata ada. heeum.. senangnya mia seperti dapat lotre.
Mia berjalan senang ke pangkuan ed lagi.
Ed membuka tangan nya supaya mia masuk ke pangkuan nya.
hap!
"Duduk nya gini aja" ujar ed menghadapkan mia menghadap padanya
Ed geleng geleng kepala saat mia dengan sangat antusias memakan eskrim rasa coklat tersebut.
Tapi,
Entah karena memang dasarnya pengen atau gimana.
ed makin tersiksa dengan posisi mia. apalagi cara mia memakan eskrim itu..
Ed menggeram di dalam. dia jadi pengen.
Ed benar benar di uji. apalagi bahu mia saat ini. aaah dia bisa gila.
"Eeungh.. hubby, geli" desah mia saat ed menggoyang goyangkan benda kerasnya ke pantat mia
Tak berhenti di situ. tangan ed langsung dengan mudah memegang dada mia dari baju open shoulder nya.
"Papa!" sentak mia karena dia masih pengen makan eskrim tapi ed mengambilnya.
__ADS_1
"Nanti aku belikan yang besar sayang, aku mau kamu" bisik ed meraup bibir mia yang rasa coklat.
ed langsung menggendong mia ke kamar pribadi nya.
tentu kalian tau kelanjutan nya.
di panas terik ini. dua sejoli di bawah ac sedang bergulat penuh kenikmatan.
.
.
.
Sedangkan bumil di apartemen rey.
Tadi sebelum pulang dari kantor. rey di titipin reni.
"Mas, aku mau makan ceker pedas" isi pesan reni.
Awalnya rey hendak membeli. tapi saat melihat tampilan nya. rey ngeri sendiri. kenapa bentuknya begitu??
ceker ceker itu terlihat menakutkan. apa istrinya akan menggigitnya begitu? apa yang dimakan dari kaki kaki menakutkan itu. pikirnya.
Rey tak jadi membeli, dia bilang alasannya sudah tutup.
Dia kira reni tidak akan marah.
Di apartemen..
"Mas, kamu udah pulang?" sambut reni semangat seperti biasa.
rey mencium kening reni. tapi mata reni seolah mencari cari pesanan nya.
tidak ada.
"Mas, ceker ku mana?" tanya reni
Rey kelimpungan. reni langsung menagih.
"Udah tutup sayang. maaf ya" jawab rey berbohong.
reni langsung lemas. padahal dia pengen.
apa kalian berpikir kalau reni akan percaya??
tidak mungkin.
karena tadi dia sebenarnya sempat membuka di aplikasi dan jam nya masih buka sampai malam.
tapi dia maunya di beliin suami nya.
"Sayang?"
"Iya mas" jawab reni pelan
"Kamu marah?" tanya rey hati hati. reni hanya diam lalu menggeleng. dia berjalan ke dapur.
Rey berjalan dan mengikuti reni ke belakang.
Reni terlihat membuka kulkas. entah apa yang dia cari.
"Sayang, kamu cari apa" tanya rey
Reni menoleh dan menggeleng. tidak tau kenapa reni malah ingin menangis hanya karena ceker.
Rey jadi merasa bersalah. harusnya tadi dia beli saja kaki kaki seram itu untuk reni nya.
"Iren sayang, jangan diam aja" ujar rey mengejar reni yang sedang berjalan ke kamar.
"mas mandi dulu, aku siapin baju" ujar reni menunduk tak mau menatap rey
Rey menghela nafas lalu mandi secepat kilat.
BERSAMBUNG.......
__ADS_1