Gadis Cantik Kesayangan Bos Dingin

Gadis Cantik Kesayangan Bos Dingin
usaha gaby


__ADS_3

Gaby berhenti dan membayar taksi online nya. dia berjalan dengan santai.. tak ada lagi ketakutan seperti kemarin.


"Permisi sus.."


"Iya nona, ada yang bisa saya bantu?"


"Ruangan dokter alex di mana yaa?" tanya gaby to the point.


"Mohon maaf dengan siapa ya nona? dokter sepertinya sedang ada operasi"


"Saya saudara nya sus" kilah gaby tak ingin di persulit.


"Oooh naik lift saja nona nanti di sebelah kiri bla bla blaa"


Gaby langsung berjalan dengan semangat mengikuti alur dari suster tadi. dia tak lupa merapikan pakaian nya.


Sampai.


Dia melihat ada satu ruangan yang. di beri nama Direktur. sepertinya ini. batin gaby dengan santai mengetuk.


Tak ada jawaban. sepertinya memang sedang ada operasi. dia juga tak ingin dianggap tak sopan jika nyelonong masuk saja. dia duduk di kursi tunggu di depan ruangan.


20 menit. Gaby sesekali duduk, berdiri.. mondar mandir. saat dia mendengar suara langkah kaki semakin dekat dia mendongak.


"Dokter??" ucap gaby langsung berdiri.


Alex tentu kaget. tiba tiba gadis aneh itu ada di depan ruangannya.


"Dokter lama sekali, gaby tunggu hampir setengah jam.. ini gaby kesemutan" gerutu gaby mengikuti langkah kaki alex sampai ke dalam ruangan alex.


"Siapa yang menyuruhmu masuk?" tanya alex pusing.


"Aku ingin bertemu dokter. aku kangen" ucap gaby membuat alex melongo. tak ada jaim jaim nya anak ini.


"Jangan ngawur saya gak suka anak anak. kalau gak ada yang penting, tolong keluar, saya harus bekerja" ucap alex mengusir dengan halus


"Dokter, aku kesini ada perlu. ini luka ku yang kemarin sudah mau sembuh. tolong buka perban nya dok, saya takut membuka sendiri" ucap gaby beralibi.


Alex di buat pusing oleh tingkah gaby. ini makhluk langka.


"Kau bisa membukanya sendiri di rumah, atau minta key membukanya itu selesai" jawab alex kehabisan kata kata.


"Tolong dok, saya pasien.." melas gaby. mau tak mau alex akhirnya membuka nya. lalu di bersihkan. lukanya sudah lumayan kering.


Gaby tersenyum senang. dia suka bau maskulin dari dokter alex. dia menatap wajah tampan di depan nya. alex hampir salah tingkah, untung dia bisa mengendalikan dirinya.


"Sudah.. sekarang pulanglah"


"Dokter, aku butuh nomor telfon dokter" alex benar benar dibuat bungkam. bisa bisa nya dia di modusi dan di dekati anak kecil.


"Tolong jangan mengganggu pekerjaan saya nona" tegas alex


"Ck.. aku harus punya nomor dokter. biar aku bisa mengetahui kabar mu. aku juga ingin telfonan kayak orang orang. lagian kita akan menikah dok, kita harus banyak komunikasi" ucap gaby nyeleneh..


"Siapa yang mau menikah dengan mu. pergilah, aku tidak tertarik dengan anak kecil"


"Aku sudah dewasa dok, aku bisa membuat anak kecil" jawab gaby tak mau kalah


"Gabyyyyy" geram alex kesal.


"Iya sayang.. gaby, gaby.. baby, jangan menggeram gitu, lebih lembut lagi yaa" ucap gaby tak ada takutnya.


"Kau mau aku panggilkan satpam?" ancam alex.


Gaby akhirnya mengalah.

__ADS_1


"Iya iya, aku pulang, kapan kapan aku datang lagi."


"Tidak perlu datang lagi, saya tidak butuh tamu" balas alex memijat pelipisnya.


"Yaudah... sini dok, gaby mau bisikin sesuatu" ucap gaby polos.


"Habis ini gaby pulang.. janji" ucap gaby. alex akhirnya percaya. bisa pecah kepala nya jika lama lama bersama gaby.


Alex mendekat dia mendekatkan telinganya. gaby tersenyum polos.


"Aku akan minta nomor dokter dari kak david atau kak key" bisiknya.


"Kau!"


Cup


Gaby mengecup pipi alex, lalu dia berlalu sebelum kena amukan.


"Aku akan menghubungi mu calon suami" ucap gaby keras lalu meninggalkan ruangan alex.


Sedangkan alex langsung terduduk lemas. dia di kelabui anak kecil. dia memegang pipinya bekas kecupan gaby masih terasa.


"Gadis aneh itu" kesal nya mengelus pipinya dan kembali ke meja nya. dia tidak terima.. tapi dia juga bingung, dia tidak bisa marah. aneh sekali.


********


Saat malam selesai makan. gaby tau kak david gak suka jika dia bicara tentang pria. makanya dia hanya cerita kepada keysha yang selalu mendukungnya.


"Kak.. tadi aku ke rumah dakit ketemu dokter alex" bisik gaby. keysha tersenyum penasaran.


"Terus terus? gimana?"


"Aku minta nomor telfon dia gak mau. nanti kirimin ya kak. aku akan hubungin terus.. tadi aku mencium dokter alex lalu aku lari" ujar gaby jujur


Key hampir tersedak. tapi dia kembali tertawa. baginya gaby adalah perempuan polos yang melakukan sesuai hatinya.


"Suka.. aku bisa jatuh cinta lama lama kak. dokter sangat tampan dan bau nya harum"


hahahahahahahahha


key terbahak.


key membisikkan sesuatu pada gaby. gaby langsung di buat semangat.


"Nomornya akan segera kakak kirim. semangat meluluhkan hati nya ya. kakak juga akan minta bantuan sama adiknya kak alex tenang"


"Makasih kak" ujar gaby sangat senang.


Benar saja, saat david masih di ruang kerja nya. key segera menghubungi mia. dia aksih tau semua garis besarnya..


"Benarkah key? dia benar benar melakukan itu?" tanya mia juga kaget akan keberanian gaby


"Iya mia, aku merasa ini sangat lucu"


"Oke.. aku juga setuju jika kak al segera punya pasangan. week end kalian semua datang ke rumah ya. kita bakar bakaran, di situ kita buat rencana pertama"


"Yes.. " pekik key. dia tau mia akan menyetujui ini. karna mereka dari dulu suka mencomblangi orang orang.


"Aku akan kirim foto gaby padamu mia, kamu bisa nilai sendiri. dia adik kandung kak david. dan dia masih sangat polos dan baik"


"Aku percaya pada mu key"


Maka perbincangan mereka berakhir.. karena key tak mau suaminya marah dia ikut ikutan melakukan hal ini.


Di kamar sebelah.

__ADS_1


Ting!


"Itu nomor kak alex gab, semangaaat!!!!!"


Gaby langsung tersenyum.. dia membuka ponselnya. dia lihat jam.. sepertinya masih terllau cepat menghubungi. nanti saja pikirnya.


Benar saja.. di rumah winata, mereka baru saja selesai makan.


Ting!


Alex membuka ponsel, ada pesan dari nomor tak di kenal.


"Halo, calon suami.. ini gaby, simpan ya nomor aku. ❤️"


alex benar benar pusing, sepertinya hidupnya tak akan tenang mulai sekarang karna gadis kecil itu.


"Awas aja kalau gak di simpen.. aku lamar dokter secepatnya" ancam gaby lagi. alex selalu melongo. gadis ajaib itu. tapi sedetik kemudian dia tersenyum..


alex biarkan saja. dia tidak membalas hanya di baca.


Saat alex sudah di kamar hendak tidur. ponselnya berdering.. dari nomor tak di kenal tadi. alex biarkan sejenak.. dia menghela nafas. dia tau gaby keras kepala tak akan berhenti begitu saja.


Dia angkat.


"Hal-


"Halo dokter, udah simpan nomor gaby belum? di simpan ya " potong gaby langsung.


"Bisa kah kau tidak menggangguku?" ucap alex


"enggak lah dok, kita harus banyak komunikasi, aku suka saat melihat wajah dokter dan mendengar suara dokter" ucap gaby polos.


"Dok.. sudah makan belum?" tanya gaby karena alex hanya diam


"Hem.. "


"Dokter, besok aku datang ke rumah sakit lagi ya? aku janji gak akan mengganggu.. aku hanya ingin bertemu saja"


"Jangan... aku sibuk" tolak alex


"Aku akan menunggu dokter" kekeuh gaby.


"Terserah kau saja" ucap alex pasrah. dia tak akan menang.


"Dokter.. udah ngantuk ya? aku mau belajar masak sama kak key, supaya aku bisa jadi istri yang baik. dokter hanya perlu bekerja.. rumah tangga kita akan aman dan sejahtra" celoteh key tanpaa dan balasan. dia tetap bicara walaupun alex tak membalas. tapi dia tau alex mendengar nya.


Alex diam diam tersenyum..


"Dokter, aku menyukaimu. tapi gak tau apa aku sudah cinta atau belum. gaby tidak paham.. dokter belum menyukai gaby kan? gak apa apa.. biarkan gaby yang mencintai dokter pelan pelan ya.. dokter hanya perlu diam, bekerja dan menghasilkan banyak uang. karna kata orang kita tidak bisa hidup dengan cinta. jadi dokter yang cari uang. biar gaby yang cari cintaa"


Lagi lagi alex tersenyum samar.


"Dokter, dulu aku tidak punya tujuan hidup sama sekali. aku hanya menunggu jalan hidup apa yang akan aku jalani dari papa dan mama. tapi sekarang aku punya. aku akan jadi istri dokter"


"Apa aku sekolah perawat saja ya dok? biar bisa selalu di samping dokter"


"Aah tapi aku tidak suka belajaar" keluh gaby, membuat alex menahan tawa.


"Tapi nanti kalau ada pelakor bagaimana? pasti banyak perawat atau dokter yang suka sama dokter. tapi dokter kan calon suami aku.. gak boleh ya dok. gak boleh.."


"Awas aja kalau dokter di dekati perempuan lain, ku jambak dia baru ku bagikan di instagram biar di hujat netijen"


"Dokter, gaby ngantuk hooooam.. besok ya kita bertemu. selamat malam calon suami gaby. muaaach"


setelah panggilan berakhir. alex merasakan aneh di dadanya.

__ADS_1


dia geleng geleng kepala.


BERSAMBUNG............


__ADS_2