
Acara bbqan bersama.
gaby lebih banyak bercanda bersama si kembar. mia membawa si kembar juga sus.
Kakek tidak bisa ikut. kakek izin dan titip salam buat david.
"Aduuh.. mighuel lebih banyak ketawa ya kak" ujar gaby pada gia yang sedang duduk bersama.
Gaby memilih bermain bersama si kembar karena memikirkan isi hati dokter alex membuat dia pusing.
"aku penasaran bagaimana kalau michael sedang menangis. muka nya pendiem banget ya kak" tambah gaby lagi tak habis pikir. si kembar tapi kepribadian nya bertolak belakang.
Alex melihat gaby tertawa.. dia kesal. bisa bisa nya gaby tak merasa bersalah wkwkwk.
"Ayooo... lagi berantem yaa" sergah mia si detektif dadakan.
"enggak. siapa yang berantem dek" kilah alex pada adiknya.
"Kenapa tadi mukanya lecek amat? kalau ada masalah tuh di omongin kak. apalagi kalian kan nanti LDR. yang paling utama adalah komunikasi" ujar mia teguh..
Alex terdiam..
Mia biarkan kakak nya, dia kembali ke dalam menemani di kembar dan mama.
Acara bbqan selesai. sekaligus ucapan selamat atas rumah baru dan lahirnya baby naura..
Selama makan, alex curi curi pandang pada gaby. tapi gaby hanya fokus pada baby mighuel yang lucu dan ceria.
*********
Orang orang sudah kembali ke rumah masing masing.
"Bik, biarkan besok saja. udah malam." ujar key pada bibik
"Baik Bu"
key segera membawa naura ke kamar di ikuti oleh david di belakang.
yang lain juga kembali.
Gaby juga masuk ke kamarnya. dia sudah me list barang bawaan nya. tidak begitu banyak.
gaby melihat ponsel nya. tumben dokter alex tidak menghubungi atau mengiriminya pesan. dia cemberut. ada apa dengan dokter alex?
alex juga uring uringan di rumah. dia tidak tau dia kenapa jadi labil begini.
dia melihat ponsel nya.
tidak ada pesan apapun dari gaby. harus dia duluan yang mengirim pesan baru gaby membalas.
Ribet sekali ya couple baru kita ini.
Besok nya.
"Gausah di antar kak.. kasian kak key. aku sendiri aja" ujar gaby pamit kepada david dan yang lain
"Kamu gak papa kan gab? hati hati ya. jaga diri di sana" ujar key memeluk adik iparnya.
"Makasih kak.. gak apa apa.." jawab gaby.
"Kakak nanti kirim kan bonus karena sudah nemenin key beberapa hari ini. hati hati" david memeluk adiknya.
Acara pamit pamitan selesai. gaby pergi ke bandara.
selama di perjalanan.. gaby melihat ponselnya. dokter alex sama sekali tidak mengabarinya. kenapa? pikirnya.
Gaby membawa koper nya. dia akan meninggalkan jakarta lagi. dia melihat sekeliling, barang kali dia menemukan seseorang yang dia tunggu akan datang. tapi nihil.
__ADS_1
gaby tersenyum getir.
Dia lanjut berjalan.
hingga.
tak tak tak!
Alex tiba tiba menghadang jalan gaby.
"Dokter" lirih gaby kaget ternyata dokter alex menyusul nya ke sini
"Jam berapa kamu berangkat?" tanya alex
"Jam 10.45"
"Masih ada waktu. ayo sebentar" alex membawa gaby duduk ke tepi. gaby menurut.
Gaby memandang dokter alex. dia masih belum tau kenapa dokter alex berubah.
Cukup lama diam.
"Dokter aku check in dulu.." lirih key bingung karena alex hanya diam
Alex menatap mata gaby yang terlihat sendu. dia jadi merasa bersalah pada gadisnya.
"Maaf.. aku tidak tau kenapa aku jadi begini" ujar alex memegang lengan gaby
"Aku harusnya bersikap dewasa sesuai usia ku. tapi aku kesal karena kamu lebih nyaman dan lebih dekat dengan teman teman mu di banding aku."
"Kamu bisa bertukar makanan dengan teman mu, bisa memelas dan merengek. sedangkan padaku tidak"
"aku kesal gaby, karena kamu menempatkan aku cukup jauh. panggilan mu tetap menempatkan aku seperti orang asing" adu alex jujur.. dia ikuti kata mamud tadi malam.
Gaby berkaca kaca..
dia kira dokter alex tidak benar benar menyukainya. dan mendiamkan nya tanpa sebab. ternyata karena itu.
"Aku tidak berniat mendiamkan mu. aku tidak tau kenapa aku se kesal itu."
Gaby diam.
"Sayang.. bilang sesuatu" pinta alex lembut.
"Maaf" ujar gaby menunduk. dia tidak tau niatnya di salah artikan oleh dokter alex. perihal panggilan, dia bingung memanggil apa.. belum terbiasa.
Alex duduk di bawah gaby.
"Enggak. aku yang salah. maaf.. aku mendiamkan mu dan ketus menjawab mu kemarin. jangan marah yaa" jawab alex
Gaby langsung memeluk leher alex yang memelas padanya. gaby akhirnya tau kenapa dokter alex kemarin tiba tiba berubah setelah mereka makan. jadi karena itu.
"Maaf.." gumam gaby tetap minta maaf.
Alex bangun dan memeluk gadisnya.
"Tidak sayang. maaf aku meninggalkan mu tanpa pesan tadi malam. aku sangat kekanakan. harusnya aku menemanimu karena kamu harus ke bali sekarang" sesal dokter alex
Setelah cukup tenang.
"Aku tidak suka kamu lebih dekat dengan dwiki dan teman mu henry itu. aku tidak suka"
"Tapi mereka hanya temanku"
alex menghela nafas pelan. kekasihnya sangat tidak peka. bahkan alex bisa tau kalau dwiki menyukai gaby. dari tiap mereka bersama dan tiap mengobrol. alex tau
"Jangan kaku saat bersama ku. bersikap manja lah seperti dulu, menempel dan merengek apa pun.. jangan membuat aku seolah olah kita jauh" pinta alex.
__ADS_1
" aku takut dokter tidak nyaman" lirih gaby
"Siapa bilang? aku ingin kamu manja dan terus menempel padaku seperti dulu. aku mau kamu tak memberi jarak apapun padaku. aku nyaman. aku mau, kamu melakukan apapun sesukamu padaku" tegas alex
Gaby menatap dalam manik kekasih nya.
"Maaf dokter"
"Ubah panggilan mu sayang, aku tidak menyukainya. saat kamu di bali pun jangan memanggilku begitu. biar semua orang tau kalau aku bukan dokter mu, aku ini kekasihmu"
Gaby mengangguk.
"Apa?" tanya alex
"Aku belum memikirkan memanggil apa" jawab gaby polos
"Dokter mau di panggil apa?" tanya gaby
"Terserah kamu. nama kontak ku juga harus kamu ganti." keluh alex. gaby menurut.
"Kakak? tidak mungkin.. dokter terlalu tua" ujar gaby santai. alex melotot. iya juga sih. tapi kan...
"Om.. tidak mungkin, nanti di kira orang aku sugar baby" gumam gaby lagi
"Sayang? aduuh aku malu" gumam gaby membayangkan..
"Sayang saja.. aku pilih itu" tegas alex.
"tapi aku malu"
"Biasakan sayang." jawab alex cepat.
Gaby menurut, mengganti nama kontak dokter alex.
alex tersenyum bahkan tanpa di suruh gaby menaruh emot love di belakang nama kontaknya. dasar buciiiin.
"Dokter kalau aku melakukan kesalahan.. bilang ya. jangan diam. aku tidak tau" ujar gaby
"Iya.. maafkan aku sayang"
"Dokter ak-
Cup
"Panggil apa?" ancam alex dengan satu kecupan.
"hehe.. sayang, aku mau check in. nanti aku telat."
"Yaudah ayo aku antar sampe sana."
"Kamu hati hati ya.. nanti kalau udah nyampe kabarin aku. jaga diri di sana.. hubungi aku tiap hari. jangan terlalu dekat dengan pria lain" pesan alex panjang lebar.
"Iya iyaa . aku berangkat dulu ya sa sayang" jawab gaby kikuk
"Hubungi aku. aku mencintaimu gaby" bisik alex
"Aku juga" bisik gaby tersenyum
"Juga apa?" tanya alex
"Bye dokter ku sayang. i love you" ujar gaby tanpa malu. malah alex yang malu karena ada beberapa orang yang mendengar.
gadisnya memang ajaib.
Perpisahan mereka. LDR di depan mata. hubungan yang pasti selalu ada aja halangan nya.
semoga bertahan lama yaaa
__ADS_1
Baikan dulu baikan dulu.. nanti aothor kasih pertikaian yang baru wkwkwkw
BERSAMBUNG.......