Gadis Cantik Kesayangan Bos Dingin

Gadis Cantik Kesayangan Bos Dingin
Malam Pertama


__ADS_3

Dengan lembut tangan ed mengelus punggung polos mia.. dia menyabuni bahu mia juga.


"mas?"


"hem"


Ed dengan santai langsung memeluk mia dari belakang. di cium nya pipi mia dari samping, karna wajah ed saat ini tepat di bahu kanan mia.


"Sayang.. ini sangat indah" bisik ed dan tangannya saat ini sudah berada di dada mia dari belakang. dengan bebas ed menyentuh dada empuk itu, di remas pelan pelan membuat mia meremang.


"Euung" lenguh mia karna tangan ed terus menggerayangi tubuhnya dan lidahnya dengan nakal menyapu telinga dan lehernya.


Dengan sekali tarikan, saat ini mia sudah hadap hadapan dengan ed.. ed memeluk pinggang mia supaya lebih rapat kepadanya.


Cup


"Aku mencintaimu sayang" ucap ed sebelum akhirnya mencium mia dengan lembut. awalnya memang lembut dan pelan, tapi lama kelamaan ed semakin terbakar karena mia juga membalas ciuman nya. sedangkan tangan ed tak mau lepas dari gunung kembar mia.


"Sayang.. ke kamar aja yok" ucap ed berbisik.


Dia mengangkat tubuh mia dari bath up. mengambil handuk dan mengeringkat tubuh mereka sekilas.


Dengan hati hati, ed merebahkan tubuh polos istrinya di atas ranjang. sangat indah.


Ed juga naik ke atas ranjang.


"Kenapa hem?"


"Aku malu..." ucap mia memalingkan wajah.


Ed bergerak mengambil selimut dan menutup tubuh mereka.


"Aku lanjut ya sayang" ucap ed penuh harap. dia sudah sangat ingin mencicipi istrinya. saat melihat mia mengangguk, ed langsung bersemangat.


dengan tubuh yang sama sama polos. ed menindih mia pelan. tubuh mereka bersentuhan.


"Buka mata mu sayang.. mas suka melihat mu begini" bisik ed sebelum mengulum bibir mia penuh damba.


Mia memeluk punggung ed saat tangan ed dengan nakalnya bermain main di dada mia.. di remas remas membuat mia menggelinjang.


Ciuman ed turun ke leher hingga dada mia. mia semakin geli. lidah ed aangat lihai memainkannya.. ed menyusu seperti bayi saja.. mengulum dan menghisap benda kenyal dan bulat itu.


"Mas...!" pekik mia saat ed dengan santai nya turun ke bawah ke inti mia. dia mengecup inti mia.


Ed mengelus rambut rambut halus membuat mia semakin tak karuan.


"Maaash sssh " mia benar benar melepas lenguhan dan desa*han saat dengan nakalnya ed memainkan lidahnya di daerah sensitif sana.


"Keluarkan sayang" ucap ed senang karna mia tampak seksi dan meminta lebih.

__ADS_1


Ed kembali mencium mia, dan memainkan jarinya di bawah.


Milik ed sudah tegak dan meminta di tuntaskan..


Melihat wajah mia yang memerah membuat ed puas.


"Call me hubby.." ucap ed menjilat telinga mia


"Hu hubby.." panggil mia serak menahan geli dan nikmat dari gerakan ed yang semakin liar di bawah sana.


"Yes baby.." ed sudah siap tempur.


"Sekarang ya sayang?"


"Tahan ya, ini akan sakit sebentar.. tapi aku akan pelan pelan" ed menindih mia lagi


Sekali hentakan tidak bisa.


dua tiga kali juga belum bisa lolos sepenuhnya.


ed dengan usaha keras menerobos masuk di hentakan berikutnya dan


"Aaaakh..."


"Sakit" lirih mia merasakan benda tumpul menghujam miliknya. ada yang robek di sana.. mia tau itu apa.


Sejenak ed berhenti. dia mencium mia..


"Kamu sangat sempit sayang" ucap ed tanpa sadar. dia menggerakkan lagi pinggulnya semakin mengikuti irama.


Suara suara sumbang dan keringat menyatu di kamar itu. ed dan mia berjuang menuju puncak bersama sama.


Sampai akhirnya.


Tubuh ed bergetar di dalam mia.. dia semakin memperdalam hujamannya. dan.


"Aaaaaaah" ed mengeluarkan cairan nya di dalam inti mia yang masih hangat dan basah.


"Sayang.. makasih" bisik ed memeluk dan mencium mia yang teekihat mencari pasokan udara.


***


Yang pertama kali bangun adalah mia.. dia bangun dala lm pelukan suaminya.. dia mengingat ingat kejadian tadi. Sekarang mia sudah sepenuhnya milik ed. dia menyerahkan semua pada ed, suami yang dia cintai.


Mia hendak mandi, dia bangun pelan pelan dan melepaskan pelukan ed.


"Aaah?" pekik mia menahan suaranya kesakitan.


"Baby?" panggil ed manja.. dia langsung berdiri

__ADS_1


"Masih sakit ya? maaf sayang, sini mas bantu" ed tanpa malu membawa mia ke dalam kamar mandi. dia menyiapkan semua air dan keperluan mia.


"Mas.. biar aku aja.. kamu gak malu telanjang begitu?" mia dengan heran kenapa suaminya bisa santai di depannya tanpa baju.


"Kamu sudah melihat dan merasakannya sayang.. buat apa malu, karna kita akan sering melakukannya"


Mia menelan ludahnya kasar. ini masih terasa sakit.


"Air nya udah pas.. kamu kalau butuh apa apa bilang mas ya sayang, mas di shower"


"Iya mas" mia akhirnya di biarkan berendam air hangat karena kelelahan sedangkan ed tampak bertenaga dan berseri seri.. setelah mendapatkan pengalaman pertamanya.


ed selesai lebih dulu, dia bersiap.. di lihatnya mia masih betah di bath up. jadi ed biarkan saja sebentar.


Saat ed ingin merapikan kasur.. dia tersenyum. melihat bercak darah di kasur mereka. dia tau itu apa. ed sangat senang... gadisnya menjaganya untuknya.


Ed juga menghubungi pihak hotel untuk membersihkan dan mengganti semua. supaya mereka nanti nyaman di sana.


Ceklek!


"Sayang.. " ed melihat mia yang sudah segar lengkap dengan keramas juga. di lihatnya langkah kaki mia sedikit aneh.. pasti karena kegiatan mereka tadi.


"Sini mas bantu baby.. " ed membantu mia mengeringkan rambutnya dengan telaten. mia menatap suaminya dari pantulan kaca.


"Udah mas.. makasih, mia aja" mia tidak enak saat ed juga hendak membantunya berganti pakaian.


"Udah kamu diam aja sayang.. biar mas yang melayani kamu" kekeh ed tetap memasangkan baju mia.


"Mas ngapain?" mia kaget karna ed melebarkan paha mia.


"Sakit ya sayang.. mas oles salep ini ya.. ini bisa ngilangin rasa nyeri" ed sepertinya sudah menyediakan segala keperluan bahkan salep nyeri sekalipun..


Mia malu karna ed memandang intinya tanpa ragu. dia menutup pahanya. tapi ed membukanya lagi.


"Mia malu" lirih mia pelan.


"Gak usah malu sayang, mas udah lihat semua. lagian ini juga karna mas.. " ed mengoleskannya hati hati. lalu kembali memasangkan pakaian mia hingga lengkap.


"makasih"


"sama sama istriku sayang"


Mia sangat senang karena ed merawat dan melayaninya dengan sangat baik. di perlakukan bak ratu. mia semakin kagum pada suaminya.


"Sayang.. kita makan dulu ya" ujar ed setelah mia duduk di ranjang.


"Mau di luar apa di sini?" tanya ed pada istrinya


"Di sini aja mas.. mia malu banyak bekas di sini.. tapi nanti malam kita makan di luar ya di pinggir laut gitu nyari seafood" ajak mia memohon.

__ADS_1


"Oke sayang.. sekarang kita makan dulu ya, bentar mas hubungin pegawai hotelnya"


BERSAMBUNG....


__ADS_2