Gadis Cantik Kesayangan Bos Dingin

Gadis Cantik Kesayangan Bos Dingin
Sangat cantik...


__ADS_3

Ed keluar dengan handuk melilit pinggangnya.


Lagi lagi mia terpana.. ah suaminya sangat sempurna di lihat dari sisi mana pun.. pasti nanti makin banyak yang menyukai suaminya.


Mia kembali fokus ke ponsel nya.. dia harus cari layanan perawatan terbaik pasca melahirkan nanti.


ingin sekali mia menyentuh rambut dan dada suami nya.. tapi dia urungkan.


entah perasaan apa ini.. mia tak suka begini. dia merasa aneh, kenapa dia jadi berpikiran sempit begitu.. ed yang memilih dirinya dan ed adalah miliknya.. tapi melihat ed semakin tampan, membuat kepercayaan diri mia kembali anjlok.


Setelah lengkap berpakaian, ed mendekati mia.


"Ayo makan sayang, pasti bibi juga udah siapin buah buat kamu" ujar ed..


Mia menurut. mereka turun.. mia melihat penampilan nya. sangat bulat..


dia berjalan menunduk.


"Silahkan tuan, nyonya" bik mar menyajikan semua makanan di meja. tak lupa juga buah dan coklat yang di bawa ed tadi.


"Makasih bi" ucap mia sopan,


Mereka makan malam. dengan suasana aneh. iya aneh.. karena biasanya si bumil manja itu berisik, sekarang jadi pendiam. ed mencari cari perhatian pada mia, tapi hanya di tanggapi se adanya.


Mia makan dia masih suka melamun. tangan dan kaki nya sudah mulai bengkak. menuju persalinan. dia mengunyah makanan nya sambil tertunduk.. apa nanti suaminya bosan?


"Sayang.. mau buah apa? biar aku kupas" ed berusaha membuka obrolan dengan mia. walaupun dia tau mood mia sedang tidak baik


"Jeruk aja" ucap mia lirih.. kalau dia makan alpukat dan coklat nanti dia makin gendut. itu pikirnya. ckckck.. sungguh si bumil nakal ini, kadang kadang tak percaya diri.


Ed mengupas jeruk buat mia..


Mia makan dengan hening, ed juga tak ingin mengganggu istrinya sekarang, nanti saja. pikirnya.


"Baby... kita kembali ke kamar ya? apa ada lagi yang kamu pengen sayang?" tanya ed setelah mia berhenti mengambil buah nya.


mia menggeleng.


Ed dengan sabar membawa mia ke atas, menuju kamar mereka.


Ceklek!


Ed mengunci kamar dari dalam.


Setelah di kamar. ed mendekati mia.


"Sayang.. ada apa hem? apa aku ada salah baby?" tanya ed lembut.


Mia menggeleng. bukan ed yang salah.. dia hanya merasa rendah diri.


"Lihat aku sayang, hei.." ed menarik dagu mia lembut supaya mia menatap manik matanya.


mia terpaku memandang betapa tatapan ed padanya adalah tatapan yang penuh dengan cinta..

__ADS_1


"Kenapa dari tadi diam honey? apa karna rambut ku itu? kamu mau aku balikin lagi sayang?" ujar ed merayu mia. padahal mana mungkin mengembalikan rambutnya yang sudah di potong.


Tapi bumil menanggapi nya serius..


mia jadi merasa bersalah, dia kira suaminya sangatlah hebat bisa dan rela memgembalikan rambut yang sudah di potong.. karna ed sama sekali tidak memikirkan apa yang ada di otaknya.


Mia menggeleng...


Ed mengelus lembut pipi mochi dan tembem milik mia.


Cup


cup


"Jangan cemberut sayang, mama cantik si kembar gak boleh sedih.. istriku.. sayangku.." ucap ed mengecup bibir mia dua kali.


"Baby twin.. bilangin ke istri cantiknya papa dong jangan sedih, papa jadi ikut sedih.." ujar ed sengaja di perut mia


mia menahan senyum.. hanya di puji cantik saja mood nya dan rasa rendah dirinya pelan pelan terkikis.


Mia jadi merasa bodoh, malah membandingkan tubuhnya. dia harusnya bahagia di beri karunia bisa hamil si kembar. dan ibu hamil pada umum nya memang akan memiliki badan begitu.


"Aku mau tidur by" lirih mia. ed tersenyum.. dia membawa mia rebahan dalam pelukannya.


"Harum banget sih sayang" ucap ed saat dia mencium lekat bau tubuh istrinya. mia senang dapat pujian dari suaminya.


Ed mendekatkan wajah ke wajah mia. dia kecup pelan. lalu tangannya terulur mengelus wajah mia.. lalu turun ke bawah. ke perut mia.


Mia tercekat.. harusnya dia berfikir begitu.


mia menatap ed.. mata ed mengungkapkan kejujuran.


"Kamu sangat cantik sayangku.. cintaku.." puji ed sebelum meraih bibir mia dillumat.


Sengaja ed mencium mia dalam dan pelan. bahkan lidah ed sengaja keluar menggoda mia.


mia terbawa dan mengikuti gerakan ed.


Tangan ed tak tinggal diam. jemari nya masuk ke dalam baju menangkap dua bukit kesukaan nya.


"Eeeunghhh.." lenguh mia sedangkan lidah nya menari nari dengan lidah ed.


"I love you honey" bisik ed turun ke leher mia. mencecap dan menghisap.. meninggalkan jejak.


Mia sudah mulai terbakar, apalagi saat ed dengan mudah nya sudah menyusu dan menghisap pucuk dada mia.


"Aaah sssshhh... hubby" racau mia saat lidah nakal ed masih di dada tapi dua jarinya sudah bermain main di bawah sana.


"Apa sayang?" jawab ed nakal


"Aaakh.. " ed menekan kepala ed supaya lebih dalam menyesap miliknya. dia akui suaminya sangat lihai memainkan tubuhnya


Ed menghujam dan melakukan penyatuan dengan mia.. dengan lembut dan penuh cinta. hingga mereka terkulai lemas setelah mencapai puncak bersama..

__ADS_1


"Makasih sayang.. kamu sangat enak baby" bisik ed , membuat mia malu. mia menyembunyikan wajah di dada ed. kadang mia jadi singa betina kadang jadi kucing nakal... tapi ed menyukai semuanya.


"Jangan memikirkan hal lain sayang.. aku sangat mencintai mu. kamu adalah yang tercantik dari semua yang kukenal" puji ed membuat mia melayang.


"Aku makin gendut kan by?" tanya mia membuka suara manja


"Semua ibu hamil begitu sayang, kita beruntung.. ada banyak perempuan yang pengen hamil juga. jadi kita harus syukuri.. lagian kamu tambah cantik baby" ujar ed lembut... mia benar benar dibuat terpukau oleh ucapan ed.


"Tapi kamu sangat tampan.. kamu sengaja potong rambut, nanti banyak yang lirik lirik kamu" gerutu mia masih dengan nada manja. ini yang di tunggu ed..


Ed terkekeh menciumi wajah mia.


"Biarkan saja.. yang penting mata ku, hati ku pikiran ku. semua hanya padamu sayang" ujar ed.


"Kamu milikku hubby" lirih mia mengeratkan pelukan.


"He em.. aku hanya milikmu baby, kamu juga hanya milikku" balas ed lega. harus begini mengikuti mood ibu hamil.. harus sabar dan pelan pelan.


Tangan mia mengelus rambut baru suaminya. rambut yang dari tadi sangat ingin dia sentuh..


"Kamu suka sayang?" tanya ed membiarkan mia mengelus elus rambutnya.


"Suka.. jangan tebar pesona loh ya. awas aja" jawab mia posesif


Dengan tubuh yang masih telanjang, mia tak sadar malah menenggelamkan wajah ed di dada nya yang besar dan empuk.


"Eeeunghh.. hubby geli" manja mia saat ed dengan nakal langsung menyusu.


Ed membawa tangan mia satu ke perut lalu ke bawah. memegang miliknya yang kembali mengembang.


"Hubby..." ujar mia malu. ini sudah besar lagi.


"sayangku.. , aakh.. mi, pegang pegang dan pijit pelan baby..." racau ed menggigit pelan pu*ting mia


Mia dengan nakal memainkan senjata ed, hingga ed meracau tak jelas.. sambil menyusu.


"Baby makin cepat.. lagi.. mi.. aaah"


Mia yang sudah kembali mood nya bangun. menyingkap selimut.


"Aku mau di atas by" ujar mia nakal.. ed langsung tersenyum. kucing nakalnya kembali.


"Naik sayang.." bisik ed nakal.


mereka kembali melakukan nya.. dengan penuh peluh dan ungkapan cinta.


sepertinya ucapan bahwa masalah bisa di selesaikan di atas ranjang memang benar.


drama tentang rambut dan juga perasaan si bumil akhirnya bisa selesai. dengan apik dan enak bagi mereka tentunya.


BERSAMBUNG.......


aku up lagi nanti ya.. soalnya hari ini akan sibuk... no hate komen! Selamat membaca.

__ADS_1


__ADS_2