Gadis Cantik Kesayangan Bos Dingin

Gadis Cantik Kesayangan Bos Dingin
First kiss


__ADS_3

"Key.." panggil david setelah cukup lama memilih kata kata yang tepat.


David menarik nafas.. dia kembali menyimpan kardus tempat belanja tadi. lalu duduk di seberang key dan menyeruput minuman buatan bibi. sedangkan key masih diam menunggu..


"Aku.. aku anak yang tidak di inginkan" ucap david memperhatikan raut wajah key.


key tampak bingung, entah apa maksudnya. dia sangat penasaran.


"Nasibku beda tipis dengan mia.. jika mia tak di inginkan paman nya. aku tak di inginkan keluargaku."


"Bagi mereka hanya kakak tertua kami yang sekarang memimpin perusahaan papa. aku dikirim sekolah ke luar negeri. bahkan aku tak di. izinkan masuk ke perusahaan, aku di lempar dengan alasan membantu mia.. anak dari teman papa." key sebenarnya kaget. dia tak tau david punya masalah seperti ini. tapi dia tetap mendengarkan cerita david tanpa ingin menyela.. supaya david lega.


"padahal aku tidak tertarik jadi pemimpin perusahaan.. aku pulang dari luar negeri, aku merindukan mereka.. aku ingin menghabiskan waktu bersama keluarga ku. tapi belum genap 1 minggu aku sudah di suruh belajar di mw group bersama mia"


"Hanya mia yang menerima aku sebagai keluarga. bahkan apartemen ini adalah pemberian mia. aku tak ingin kembali ke rumah yang tidak membuka pintu untukku.. kalau tak ada mia, mungkin saat ini aku sedang nge kos dan mendaftar di perusahaan mana saja." key merasa sedih mendengar cerita david.. kenapa orang kaya suka begitu??


"Maaf kak.." jawab key tak enak, melihat david tertunduk.. perasaan key semakin sedih. pasti sedih sekali.. ada tapi terasa tak ada.


"Apa kamu masih mau berteman dengan ku key, setelah tau ceritaku?" david mendongak menatap key di seberangnya.


"Apa yang kakak bicarakan? tentu saja.. aku tak peduli masa lalu kakak bagaimana. kakak orang baik, dan key yakin kakak akan jauh lebih baik.." jawab key jujur.


David terenyuh mendengar nya.. dia semakin yakin menjatuhkan hati nya pada key.


"Jika ada pertemuan keluarga, aku selalu duduk di belakang.. hanya kakak laki laki ku yang di kenalkan dengan bangga. aku seperti tak terlihat.." ucap david mengingat perlakuan keluarganya.


"Aku di banding bandingkan.. jika melakukan satu kesalahan saja.. itu kenapa aku belajar dan bekerja keras.. aku juga ingin di akui. aku ingin di puji sedikit saja.."


"Tapi, tak ada yang melihat aku key, bahkan sampai sekarang.. tak ada dari mereka yang bertanya apakah aku baik baik saja, aku makan, apakah aku pernah sakit.. aku kesepian key..."


"Aku.. ak-


Greb!


Key malah tak kuat mendengar lebih jauh. itu terdengar menyedihkan. apalagi suara kak david sudah mulai bergetar.


Key langsung berjalan dan memeluk david di seberangnya.. ternyata menjadi orang kaya belum tentu bahagia.


"Kak.. kakak hebat, selama ini. kakak sangat hebat" ucap key memeluk david semakin erat.


David sangat senang dapat pujian dari key, dia sangat ingin di akui oleh keluarganya.


"Kakak punya mia, dan kakak juga punya aku.. kalau kakak kesepian, mia dan aku akan menemani kakak" key mengelus punggung david.

__ADS_1


david mengeratkan pelukannya.. dia hirup wangi tubuh key yang menenangkan. sangat nyaman.


"Kak.. maafkan lah mereka. bagaimana pun di dalam tubuh kakak ada darah mereka. ikhlas kan.. dan hidup lah dengan baik. Buat mereka menyesal karena meninggalkan kakak.. aku yakin kakak akan jauh lebih hebat dan bersinar" ucap key dengan mata berkaca kaca..


David melonggarkan pelukannya.


dia menatap dalam mata key yang berair. dia tenggelam dalam sejuknya tatapan dan sentuhan key.


"Makasih key" ujar david me lap air matanya. lalu mengelus pipi key yang juga basah.


Wajah mereka begitu dekat, tangan key masih memeluk perut david. dan tangan david masih merangkum pipi key.


Dengan suasana yang sangat mendukung.. david mendekatkan wajahnya, sampai key bisa merasakan hangatnya nafas david mengenai wajah nya.


Key tak menolak, dia perlahan menutup mata. david semakin dekat.


Cup


David menempelkan bibirnya pada bibir key. awalnya hanya diam dan menempel saja. tapi sedetik kemudian, david memiringkan wajahnya sedikit lalu mengulum dan menyesap bibir tipis milik key.


Key menggenggam erat ujung kemeja david. dia tidak bisa menolak. nalurinya menerima begitu saja.


Melihat key menerima.. david semakin berani, dia membuka bibir key. dan menyesap dalam merasai manis nya bibir key.


Setelah hampir kehilangan oksigen. key menepuk dada david. ciuman mesra mereka terlepas.


"maaf key.." david meminta maaf karena lancang. sedangkan key semakin menunduk karna malu.


"Kak.. aku mau pulang" ucap mia. dia benar benar ingin menghilang.. dia sangat malu memandang wajah david saat ini.


tapi berbeda dengan david. david mengira kalau key marah.


"Key.. maaf. aku lancang, maaf key, kamu marah?" tanya david khawatir.


"Aku juga minta maaf kak.. aku mau pulang kak. kasian ron nungguin" ucap key cari alasan.


"Ron bukannya masih ada les jam segini key?" tanya david


Oiyaaa .. batin key, dia kembali menunduk. itu ciuman pertama nya. dia sangat malu. apa david menganggapnya murahan?


Melihat key kembali menunduk. david mendekat pada key.


"Key.. "

__ADS_1


"Key, lihat aku" tangan david meraih dagu key, supaya melihat padanya.


"Maaf.. aku lancang mencium mu tanpa izin."


"Tapi key, ak.. aku. aku menyukai mu key. aku tidak tau kapan tepatnya. aku hanya sangat nyaman jika bersama kamu. aku juga sering merindukanmu. bahkan aku tak suka ada oranh lain yang menyentuh atau melihat mu" dengan sekali tarikan nafas.. david mengungkapkan perasaannya.


"Aku sudah meyakinkan perasaanku key, aku, aku sepertinya mencintai mu key"


Key terdiam.. dia berdebar debar.. dia bingung harus menjawab apa. dia juga sebenarnya nyaman dan kadang juga memikirkan david.


"Key.. ?" panggil david saat melihat key bengong.


"Ah.. maaf kak. aku hanya kaget" jawab key, dia bingung.


"Apa aku punya kesempatan key?" tanya david. tapi key terlihat diam. tak menjawab. tak menolak.


"Kamu membenciku key?" tanya david lagi, key langsung menggeleng.


"Berarti kamu menyukai ku?" key juga mengangguk. david tersenyum senang.. ternyata perasaannya bersambut.


Yes.. pekik david membuat key tersenyum.


"Key, ayo kita menikah!"


"Apa?" pekik key, kaget. langsung nikah? tak pakai acara pacaran dulu kayak orang orang?


"Aku ingin segera menikah key, aku akan bertanggung jawab atas kamu dan ronald. kamu juga bebas ingin bekerja atau tidak, aku akan menjagamu dan memenuhi semua kebutuhanmu" jelas david menggenggam tangan key yang menganggur.


"Tapi kak.."


"Kamu ragu sama aku key?"


"Bukan begitu, tapi kita belum saling mengenal jauh kak.." jelas key ingin memberi pengertian.


"Kita bisa saling mengenal ke depan. usiaku terpaut 5 tahun dari kamu. aku siap key, hem?" david balik meyakinkan key.


"Tapi kak.. ini sangat tiba tiba, pasti orang orang akan kaget" ucap key,


"Gak usah pikirkan orang lain key, persiapan pernikahan juga banyak. jadi sebenarnya masih banyak waktu kita berpacaran"


Key tak punya alasan lagi untuk menolak. tapi dia akan menikah? dia suka.. aah di jalani saja dulu.


"Aku ikut kakak aja." jawab key akhirnya.

__ADS_1


"Makasih key" ujar david bahagia.. dia refleks memeluk key.


BERSAMBUNG.....


__ADS_2