Gadis Cantik Kesayangan Bos Dingin

Gadis Cantik Kesayangan Bos Dingin
Si posesif akut


__ADS_3

Gaby menikmati liburan nya. dia juga sudah ke rumah orangtuanya. dia sudah izin juga akan menginap di rumah kak david. tak ada larangan sama sekali. bahkan mama david tadi sengaja memasak buat key. katanya bagus buat ibu menyusui.


ya nama nya penyesalan memang selalu di akhir ya.


semoga saja nanti naura tetap bisa menerima kasih sayang dari kakek nenek nya ya.


Ron juga sudah libur. gaby dan ron ganti gantian menimang si cantik naura.


"Kak? udah siap belum?" ujar gaby tak sabar. karena hari ini mereka ke rumah mia. karna keadaan sudah makin membaik, dan sekarang tinggal bersama mereka lagi. plus juga gaby dan ron libur.. cocok lah buat bbq an bersama lagi.


lagi pula semenjak naura lahir.. mereka sudah jarang bbq an besar begini.


Mereka berangkat sekalian gaby membawa oleh oleh buat kak mia dan keluarga kak david yang lain.


Di kediaman mia.


Tiin...!


David dengan posesif membantu key masuk dan membawa selimut bayi juga tas perlengkapan naura.


"Haiii kalian sampai, astaga menantukuu" sambut mia heboh. dia selalu meng klaim naura sebagai menantunya. wkwkwk


"Kak.." sapa ron dan gaby


Gaby dan ron juga menyalim para orangtua dan kakek. lalu menyapa yang lain. ada rey dan reni juga. bahkan dokter gia dan zian..lengkap!


"Astagaaa cucu oma yang cantik ini" mama elina langsung mengambil alih naura si cantik.


Key dan mia tertawa karna anak mereka langsung di monopoli oleh opa opa dan oma oma.


David bergabung dengan pria tampan lain nya.


5 pria bucin seperti biasa punya tugas menyiapkan bakar bakar


sedangkan mia si ketua gang. mengumpul kan 5 ciwi ciwi. mereka membuat group wa. entah buat apa hanya mereka lah yang tau.


"Reni.. bagaimana? apa kak rey jago?" tanya mia ambigu. key terkekeh.


"Jago apa kak" tanya reni malu malu.


"Heei jangan malu malu begitu, kau sudah jeblos kan? di sini hanya dokter gia dan gaby yang harus nya malu di tanya begitu" jawab mia


"dokter gia kalian kapan menikah?" tanya mia to the point.


"Aku menunggu zian mia. katanya sih menunggu alex" jawab gia santai. mereka langsung menoleh ke gaby.


"Kenapa liat gaby begitu. kakak kakak ku yang cantik, aku mau kuliah dulu, kalau dokter gia dan kak zian mau nikah duluan gak apa apa." ujar gaby

__ADS_1


"Bukan nya kata kak alex tahun depan gab?" tanya mia


"iyaa rencana. tapi kan tahun depan itu ada 12 bulan 52 minggu dan 365 hari. jadi belum pasti tanggal nya. 1 januari dan 31 desember sama sama tahun depan." jawab gaby membuat mereka terkekeh.


gaby memang bukan lawan mereka. wkwkwkw


"kan suami suami kita sering berkumpul begini dan kita juga. kalau ada masalah kita bisa saling membantu" ujar mia si ketua gang


"Reni, kamu sama kak rey udah cari rumah belum?"


"belum kak?" jawab reni


"Di samping rumah kami ada lahan kosong, pasti seru kalau kita jadi tetangga. gampang kalau mau menggosip" ujar key ikut gesrek seperti mia.


reni tampak berfikir. bukan ide buruk pikirnya.


"Nanti aku bilang mas rey kak" jawab reni yang dulu datar cuek dan jutek , makin kesini makin manis.


"Bagus kalau begitu. kita para ciwi ciwi juga harus sering ketemu.. perawatan bersama mungkin atau nanti bisa saling membantu merawat anakku" canda mia


"Aku mau kak. mau satu" jawab gaby cepat


mereka tertawa.


"Itu grup kita ya. jangan sungkan pokoknya kalau mau curhat cerita atau mau gosip. ayook "


dari tadi.,


rey menatap khawatir istrinya. dia takut reni susah bergabung. tapi dia tersenyum lega saat melihat reni nya. istri cantik ya tertawa bersama 4 cewek gesrek lain nya.


Tak hanya rey. 4 pria bucin lain juga curi curi pandang pada pujaan hati mereka.


sampai akhirnya mata gaby yang jeli melihat roni senyum senyum pada ponsel nya. kan dia kepo wkwkwkw


"Ayo loh ron. kamu ada pacar yaa" ujar gaby mendekati ron.


"A apa sih kak. enggak" elak ron


Gaby tertawa lucu. ron sangat tak bisa acting.


"Ayo sini, aku tau kamu lagi chat sama pacarmu kan? aku pengen liat siapa cewek cantik itu" pancing gaby


setelah nego ini itu, ron menunjukkan ponsel nya. malu malu.


Gaby bingung, tak ada yang aneh .


"Sebenarnya aku yang suka kak dan belum bilang ke dia. ron takut nanti dia tolak.. kami sudah berteman selama kuliah" jujur ron sedikit galau.

__ADS_1


"Oooh jadi kamu masih belum tembak. tapi ron, kamu jangan terlalu lama nanti ada yang tembak duluan kamu nyesal" kompor gaby


"Jangan dong kak" jawab ron cepat.


"Makanya di utarain. di tolak atau enggak itu urusan belakang, yang penting udah usaha" jawab si gaby ahli per tolak tolak an.


"Gitu ya kak? nanti bantuin ron ya, ron bingung gimana mau mulai" ujar ron minta bantuan sang suhu.


"Gampang" jawab gaby semangat.


Alex menatap tak suka saat ron dan gaby nya begitu dekat. dia cemburu. posesif nya tak bisa di tulung. tak kenal tempat dan waktu.


apalagi alex makin kesal saat gaby dan ron malah bermain main bersama naura dan michael.


si bucin nomor 5 itu, tak rela ron dan gaby terlihat seperti keluarga kecil saat ini. dia tak rela.


Gaby sedang menggendong michael si pendiam. sedangkan ron menggendong naura si cantik.


"Kak, bayangkan kalau naura sama michael berjodoh" ujar ron membuat gaby tertawa.


"Kasihan ponakan kita dong ron, pasti susah menaklukkan tuan muda ini" jawab gaby.


Alex tak tahan lagi.


dia datang mendekat.


"Kheem"


ron dan gaby menoleh. tanpa dosa. hanya wajah alex yang terlihat datar.


"Ron, gantiin kakak bentar dong kipas bentar" ujar alex cari alasan.


"Oiya kak.. bentar aku kasih naura ke kak key dulu"


Ron tanpa curiga menggantikan kak alex dan saat ini alex duduk di samping gaby yang sedang menimang michael.


Gaby menatap heran kekasihnya. kenapa muka nya begitu?


"Jangan dekat dekat dengan cowok lain. aku gak suka.. kamu terlihat sangat dekat tadi sama ron, sampe bersentuhan begitu" keluh alex. karena dari sudut pandang nya tadi ron dan key duduk begitu dekat padahal aslinya biasa saja.


rahang gaby hampir jatuh. melongooo.


woah.. luar biasa kekasihnya.


tak cukup posesifnya pada henry dan dwiki dan sekarang bahkan sama ron??


BERSAMBUNG.........

__ADS_1


__ADS_2