Gadis Cantik Kesayangan Bos Dingin

Gadis Cantik Kesayangan Bos Dingin
Rey dan Reni: Pertemuan Pertama


__ADS_3

David sedang di kantor..


"Yank.. aku jemput sebelum makan siang ya, kita makan siang di luar." isi pesan david kepada istrinya sebelum fokus kepada pekerjaan nya.


Key yang tak sabar jalan jalan ke luar dan bisa membeli apapun termasuk eskrim.. dia sudah bersiap siap. ada gunanya juga menggunakan trik mia.. ahh air liurnya sudah menetes membayangkan eskrim berbagai rasa untuk dia bawa ke rumah.. di stock.


Key tersenyum manis membalas pesan david.


"Oke sayang, semangat bekerja papa" balas key.


Jangan tanyakan bagaimana si bucin yang baru keluar kandang itu.. dia senyam senyum membaca kata papa yang di kirim oleh key.


Tok


tok


tok


"Masuk"


"Pak, apakah semua sudah di tanda tangani? saya akan ke wiguna group sebelum jam 11" ucap reni.. sekretaris yang sangat bisa di andalkan. kemampuan reni dalam bisnis membuat david dan rekan lain salut.. adanya reni di sini juga sangat banyak membantu perusahaan dengan profesional nya reni.


"Sudah.. tolong nanti hasil nya di kirim sore aja ya reni.. saya mengenal baik pihak wiguna group. tenang saja.. tidak akan di persulit" ujar david. dia memang sudah sering bekerja sama dengan rey. dan semua berjalan lancar jaya.


"Baik pak.. saya permisi"


"Setelah dari sana, kamu boleh pulang reni.. saya sangat berterima kasih kamu mewakili saya, dan saya bisa menghabiskan waktu bersama istri saya hari ini"


"Bukan apa apa pak" jawab reni sopan


Reni keluar. dan tinggallah david menyelesaikan beberapa pekerjaan sebelum dia membawa key ke rumah mereka yang masih belum jadi dan jalan jalan.. demi si bumil.


*****************


Di tempat lain.


Reni memesan taksi online.. dia belum punya kendaraan pribadi. awalnya memang dari perusahaan di sediakan untuk kegiatan seperti ini, tapi karena tadi david mengatakan kalau reni boleh langsung pulang.. rasanya jurang enak membawa mobil dan supir perusahaan. makanya reni lebih memilih taksi online saja.


Reni sedikit deg deg an sebenarnya.. dia juga sama seperti orang orang lain yang gugup dan takut salah.. hanya saja eksppresi wajah reni mudah dia kuasai sehingga orang orang menganggapnya begitu sempurna. padahal mereka tak tau bahwa reni mati matian menyiapkan semua sebaik mungkin.. baginya belajar adalah setiap hari.


"Terimakasih pak" reni turun setelah membayar


"Kembalian nya non.."


"Itu rejeki bapak.. permisi pak" jawab reni dengan wajah datar. padahal dia tidak ada bermaksud memunculkan wajah datar begitu. tapi dia sulit memulai dengan orang baru..


Supir taksi online begitu senang, dia tak mempersoalkan wajah datar reni.. mungkin sedang banyak kerjaan, pikirnya


Reni masuk ke wiguna group dengan pakaian sopan dan rapih.. terlebih dahulu menuju meja resepsionist.

__ADS_1


"Ada yang bisa kami bantu bu?"


"Saya dari MW group ingin bertemu tuan rey" ujar reni sesuai janji yang sudah di sepakati david dan client hari ini


"Mari bu, anda sudah di tunggu di ruangan pak rey" ujar resepsionis ramah.. reni di bawa menuju lantai atas.


"Silahkan bu..."


"Terima kasih" reni mengangguk sopan sebelum masuk ke ruangan yang di tuju


Tok


tok


tok


"Masuk"


"Permisi? dengan tuan rey? saya dari mw group" ujar reni sopan


"Ah iya.. silahkan duduk" ucap rey memanggil sekretaris tetap di sini. karna dia adalah asisten sekaligus sekretaris untuk dua perusahaan besar sekaligus yaitu qq group dan wiguna group


"Permisi pak rey" satu orang pria, sepertinya lebih muda dari rey.. dia berjalan sopan masuk setelah rey mempersilahkan.


5 menit.


"Deny, siapkan semua" titah rey membuka ipad nya


"Baik pak" jawab deny, sekretaris yang bertugas di mw group dan wajib melapor semua hal kepada rey sebelum kemudian di sampaikan kepada edward.


Reni tak banyak bicara.. dia menyiapkan bahan rapat dan juga proposal kerja sama yang sudah dai siapkan jauh jauh hari.


Rey sebenarnya cukup kaget saat pertama kali melihat reni hari ini. reni berbeda dengan sekretaris lain.


jika karyawan atau khususnya sekretaris berpenampilan seksi, lipstik dan make up tebal, dan senyum yang tak lepas dari wajahnya. bahkan ada juga yang terang terangan mendekati atau menggoda mereka.


reni berbeda.


Reny memakai blazer dan kemeja sopan. di padukan dengan rok di bawah lutut. bahkan reni tak banyak basa basi seperti sekretaris lain yang suka cari muka.


Rey sempat merasa kaku. karena ekspresi reni sangat datar. dia tak tau harus memulai bagaimana.. padahal biasanya rey yang berlaku begitu. hari ini dia di perlakukan begitu hahahahah


Kira kira begitulah perasaan client dan karyawan yang menerima ke dataran wajah rey selama ini.


Rey mempersilahkan reni presentasi.


Dengan sangat profesional, fokus dan tertata.. reni menjelaskan semua poin penting yang akan mereka bawa dalam kerja sama ini.


Rey maupun deny kagum.. reni terlihat sangat pintar. hanya saja tak ada senyum di wajahnya dari tadi.

__ADS_1


".......... ini hal yang akan kami tanggung jawabi jika kerja sama ini terjadi" ucap reni menutup penjelasannya.


Deny masih kagum.. sedangkan rey segera berdehem. dia juga melihat dengan wajah datar. dia puas.. selama ini memang david sangat bisa di andalkan. dan sekarang sekretaris baru david tak kalah hebat.


"Deny?" ucap rey membuat deny yang dari tadi masih mengagumi reni langsung tersadar.


"Em.. terimakasih penjelasannya nona, kalau dari perusahaan kami sendiri, ingin terlibat bukan hanya sebagai sponsor.. juga sebagai penanggung jawab di dalam nya. dan tentu juga kami menawarkan poin lain......"


Deny menjelaskan dan menawarkan kesinambungan apa yang sekiranya nanti akan menemui titik kesepakatan antar dua perusahaan.


Reni mencatat poin penting yang menjadi pertimbangan.. dan mengangguk.


Mata rey dari tadi melirik sekretaris jutek dan cuek di seberang nya.


"khem..,"


"Terimakasih atas kesedian nya berkenan hadir di perusahaan kami nona. saya puas dengan tawaran kerja sama yang saling menguntungkan ini" ucap rey setelah mereka sama sama sepakat


"Terimakasih tuan" jawab reni sopan


Mereka saling berjabat tangan di atas tanda tangan kerja sama yang akhirnya sah dan sepakat.


Reni merapikan berkas nya. dia puas, akhirnya dia bisa juga. dia akan mengirim hasil nya nanti sore kepada david.


Sebagai aturan dan juga sudah jadi tradisi. pertemuan penting dan apalagi waktunya tepat. mereka menyediakan menu makan siang bersama.


jika biasanya rey akan menyerahkan acara basa basi dan makan siang kepada deny.. hari ini tidak. dia ikut makan. dia sangat penasaran.. bagaimana mw group mendapatkan sekretaris pintar dan jutek seperti reni.


Reni tak ingin diam anggap tidak sopan. dia menerima jamuan dengan baik. baginya ini juga bagus.. bisa menghemat makan siang, apalagi ini menu nya mahal.


Reni sama mengacuhkan deny maupun rey selama makan. dia bahkan tak melirik. baginya tugas nya sudah selesai dan setelah makan dia akan pulang, lalu besok akan melanjutkan pekerjaan lagi.. begitulah kehidupannya yang monoton berjalan. dan dia menikmatinya


Deny tak suka hening begini. tapi rey memang dari dulu sudah datar begitu. apalagi adanya reni membuat deny tak betah dengan ke kaku an ruangan ini.


"Manis" batin rey melihat reni mengunyah makannya hingga mulutnya penuh.


Setelah selesai makan.


reni pamit undur diri.


Ada sedikit rasa penasaran di hati rey.. bahkan dia berencana ingin mencari info detail tentang reni. wkwkwkw


"Terimakasih banyak atas kerja sama nya tuan. saya permisi" reni keluar dengan wajah datar.


Memesan taksi online untuk pulang. dan semua itu tak lepas dari pengawasan rey.


"Menarik" guman rey.


BERSAMBUNG.......

__ADS_1


__ADS_2