Gadis Cantik Kesayangan Bos Dingin

Gadis Cantik Kesayangan Bos Dingin
Masih di Lombok


__ADS_3

Setelah mereka makan.. Ed dan mia masih menikmati waktu di kamar hotel. nanti malam mereka akan jalan jalan di sekitar hotel.. kebetulan ed memilih tempat yang fotogenik di daerah pantai.


siapa yang tidak tau pantai di pantai, keindahan dan kejernihannya membuat siapa saja ingin segera kesana. belum lagi mia dari kemarin sudah banyak bercerita pada ed dia akan melihat bintang laut dan kawan kawannya.


"Sayang sini" ed membawa mia supaya mia rebahan di pahanya. sedangkan mia yang sedang membuka hp nya menoleh. dia melihat ed menepuk nepuk pahanya..


Mia yang paham, bergerak. dia merebahkan tubuhnya dan tiduran di paha ed. sangat nyaman.


Mia membuka ponsel. dia tersenyum. di group keluarga winata ada kiriman foto. dia tau itu.. karna saat ini pasti sudah sore menjelang maghrib di sana.


Di rumah Winata.


"Loh.. itu punya siapa ma?" zian yang sudah pulang heran melihat mobil baru di depan rumah mereka.


"Mama engga tau, tadi di antar katanya emang alamatnya kesini" jawab mama yang memang tak tau.


"Pak.. ini tidak salah? kami tidak ada yang beli mobil" alex juga di sana, mereka tak ada yang membeli mobil mewah tersebut. itu mobil yang cukup mewah.


Tiba tiba zian teringat.


"Kayaknya itu mobil edward atau mia.. terus karena rumah nya kosong makanya di antar ke sini kali ma"


"Oiyaa bisa jadi" papa yang dari tadi hanya diam menimpali. bisa saja. karna membeli mobil mewah seperti itu seperti membeli permen buat edward wiguna.


Setelah serah terima dan anehnya nama penerima adalah Zian Winata. akhirnya mereka masuk ke rumah.


Alex langsung bertanya di grup, juga mengirimkan foto..


Ddrrrt drrrrt drrrrt


"Halo mia"


"Kak.. apakah sudah sampai?" tanya mia lembut


Alex segera me speaker panggilannya. karna mereka berempat sedang di ruang tamu.


"Dek, itu punya kamu atau edward? tadi di antarin ke sini.." kaka lex malah balik bertanya.


"Enggak.. itu emang buat kak zian. kan sekarang kak zi kerja dari rumah.. mobil cuma ada 3. Kemarin mia dengar kak zi pengen beli motor aja.. tapi kan kasihan, panas panasan. makanya mia beli" ujar mia membuat mereka menghela nafas, putri nya mama elina ini kadang suka membuat hati mereka jantungan dan berbunga bunga terharu.


"Dek.. apa itu tidak berlebihan? itu terlalu bagus" zian merebut ponsel dari tangan kak al


"Kan memang harus bagus, karna kakak kerja nya lebih ekstrem. kakak suka?" tanya mia

__ADS_1


"Suka dek, tap-


"Gak usah pake tapi tapi kak.. kalau kak al mau nanti ya menyusul.. karna mobil mama sama papa kayaknya baru nyusul minggu depan, biar nyaman buat orang tua yang cantik dan tampan" goda mia di seberang.


"Sayang.. itu pasti sangat mahal" mama yang mudah sekali tersentuh hampir menangis, putri mereka sangat perhatian.


"Enggak kok ma.. lebih mahal masakan mama. yah kangen masakan mama deh" canda mia terkekeh.


"Kakak gak usah mobil dek, mobil kakak baik baik aja.. kakak mau ponakan aja yang banyak yaa" ujar alex lagi


"enak aja yang banyak.. emang kakak kira kayak bikin gorengan" gerutu mia membuat mereka tertawa


"Dek.. makasih banyak ya, kakak sangat suka. entah gimana kakak membayarnya" zian juga ikut nyeletuk.


"Gausah bayar kak.. kakak bolos aja dari tentara trus masuk ke perusahaan mama hahahahah" bahkan dari jarak jauh pun mia seakan ingin selalu menjahili kakak kakak nya.


"Astagaa kakak gak bolos... kakak izin" entah sudah berapa kali zian menjelaskan itu.


"Ooiya.. mia lupa sesuatu" ucap mia panik


"Apa sayang?"


"Apa nak?"


"Mia belum izin sama pemilik perusahaan.. mia bolos dulu ya mama elina cantik, beberapa hari deh" mia mengerjai mereka. mama dan mereka mendesah lega. selalu saja mia bisa membolak balik hati mereka.


"Kakak kira apa.. paling nanti kamu di skors papa" zian ikut menimpali ke gesrekan adiknya.


"Jangan pecat mia dong bos.. mia baru menikah, mia makan apa nanti" ucap mia jahil. papa dan mama tertawa mendengar nya. mia memang sudah menyerahkan tanda tangan pengalihan MW group jadi milik mama dan papa.


"entah kenapa edward bisa menikahi gadis nakal sepertimu dek" ejek alex


"Yang penting nikah sih mbloo" ejek mia tertawa puas.


Zian dan alex memang tak bisa menang dari mia. mereka hanya bisa berserah kepada tuan putri kesayangan mama elina itu.


Mia tertawa puas, dia sedang membayangkan wajah masam kakak kakak nya.. padahal dia jauh jadi mereka tidak bisa menjewer atau menarik hidungnya.


Ed yang sedari tadi mendengar obrolan mereka hanya tersenyum.. ed baru tau kalau mia membeli mobil untuk kak zian dan orangtuanya. tapi ed malah semakin kagum pada istrinya.


ed mengelus elus pipi mia yang duduk di pangkuannya. mia asik menggoda kedua kakak nya sesekali ed ikut tertawa melihat mia tertawa.


Setelah mereka selesai berbincang. mia tersenyum menatap layar ponselnya. dia sangat suka menjahili kak alex dan kak zian.

__ADS_1


Cup


"Mas makin cinta deh sama kamu" ucap ed setelah mia mematikan ponselnya.


"Hah?"


"Hati hati aja kak nanti makin cinta sampe bucin dan gak bisa jauh jauh dari mia" ejek mia yang anehnya itu benar. ed adalah bucin mia.


Ting!


Ponsel mia berbunyi.


Ada notifikasi karna kak alex mengupload foto mereka berlima dan men tag nama mia.


Mia tersenyum melihat caption manis dan singkat dari kak alex.


"2 beauty and the beast. Keluargaku❤️"


Mia memandang satu satu wajah di layar. wajah yang sangat dia sayang.


ed juga ikut melihat diam diam.


"Ganteng banget ya kak zian sama kak alex. apalagi kalau lagi pakai seragam masing masing beuuuh" puji mia tanpa sadar. dia tak tau saja suaminya sebenarnya suami paling posesif yang pernah ada. bahkan ed cemburu pada kakek karna mia dekat dengan kakek.. aneh sekali bukan?


"Tapi kasihan jomblo" ejek mia pelan sambil tertawa.


"Lebih ganteng mana sama suami mu ini sayang?" pancing ed


"Sama sama ganteng sih.. lihat kak, kak alex yang memang ramah dan kak zian yang perawakannya tegas. kalau satu frame gini jadi makin tampan" mia seakan sedang menaruh bensin dalam api.


ed cemberut mendengar pujian istrinya untuk pria lain..


"Kamu gak pernah suka sama kakak mu?" tanya ed kesal. mia mendongak menatap wajah merajuk ed.


"Eii.. eggak lah, kan kak zian dan kak alex itu kakak mia" jawab mia santai, ada ada saja suaminya itu.


"Tapi kan kalian bukan saudara kandung" ucap ed masih belum puas. dia cemburu sebenarnya karena mia sangat lengket pada alex dan zian.


"Lah terus? tetap saja bagi mia kak al dan kak zi adalah kakak terbaik sedunia" mia sedikit sedih karna ed mengingatkan bahwa dia bukan saudara kandung.


"Udahlah lupain aja kak.. kita kesini mau honeymoon.. jangan mikir aneh aneh" mia akhirnya mengalah. hal lain di bahas lain kali aja.


BERSAMBUNG...

__ADS_1


__ADS_2