Gadis Cantik Kesayangan Bos Dingin

Gadis Cantik Kesayangan Bos Dingin
Key Dan Ron Pergi


__ADS_3

DI TEMPAT LAIN.


Key dan gaby sama sama diam. karna dari tadi david juga hanya bungkam.


"Gaby, kembali ke kamar mu" ucap david


"Tap-


"Gak apa apa gab" jawab key cepat. dia tak mau emosi david semakin memuncak.


Gaby keluar, tapi dia tidak ke kamar. dia di balik pintu. dia takut kakak nya khilaf padahal key baru hamil.. jangan sampai ponakannya kenapa napa.


ternyata ron juga pulang, mendengar kakak nya tadi ke rumah sakit dia pulang cepat. dan saat ini dia sedang di luar bersama gaby. mereka jaga jaga.. jangan sampai key dan janin nya kenapa napa.


Gaby menceritakan pada ron garis besarnya.. juga gaby tau betul sifat kak david. dia jarang marah, tapi sekali marah.. dia sulit mengendalikan ucapan dan emosinya. makanya dia berjaga di balik pintu.


"Sayang" panggil key pelan.


"Maaf" ucapnya tak ingin melihat wajah menakutkan dari suaminya.


David belum tau kalau istrinya hamil.


"Key, kau tau karena ke cerobohan mu tadi?? mia dan kandungannya hampir terluka" ucap david..


key malah sedih mendengarnya. dia juga terluka sedikit dan saat ini sedang mengandung juga.


"maaf sayang, tadi aku sama key ke rumah sakit, lalu keluar sebentar, kami tidak tau akan ketemu bella" ujar key menjelaskan pelan pelan...


"Kamu di bilangin malah jawab!" ucap. dia memang tipikal orang yang kalau lagi marah jangan di balas atau di kasari. tapi key juga butuh pembelaan.


"Ya aku juga tidak mau mia dan kandungannya kenapa napa.. makanya tadi akhirnya bella malah mendorong aku hingga terluka ini" tunjuk key pada lengan kirinya. dia juga melindungi mia dan kandungannya.


"Keyshaaa!" bentak david karna key malah menatapnya tajam.


"Aku juga hamil kak. aku ke rumah sakit karna periksa kehamilan sama mia. kamu mengkhawatirkan kandungan mia.. lalu aku???" jawab key ikut mengeraskan suara.


Dia kira david akan luluh setelah tau kalau dia hamil.

__ADS_1


tapi,


david malah terlihat semakin marah karena key sudah tau hamil masih nekat..


"Dan kamu tau kamu hamil, tapi masih meladeni bella itu? bagaimana kalau kalian kenapa napa hah??" sentak david geram. di sudut hatinya dia sangat bahagia. tapi dia juga geram dan gemas dengan mia dan key.


"Ya kami kan tidak tau akan ketemu bella" jawab key memelankan suaranya. dia hampir menangis.. apa karna kehamilannya, dia sedih sekali di bentak begitu. dia juga tak mau ada musibah ini.


"Ku kira kakak akan memelukku dan mengucapkan selamat saat tau aku hamil. bahkan aku menyiapkan kejutan, tapi yang kamu khawatirkan hanya mia dan kandungannya, dan aku.. "


"Keysha?? jangan membalikkan pembicaraan, aku sedang marah" ucap david tak terima di salahkan.


"Lalu aku harus gimana?? kakak mau aku gimana??" key jadi ikut emosi.. dia ingin di tenangkan, dia juga tadi takut. dia juga terluka.. tapi ini??


"Kak.." ron segera masuk.. dia takut mendengar teriakan dari dalam kamar. dia segera mendekati key. key satu satu nya keluarganya. key adalah ayah dan ibu bagi ron.


"ron.. kamu keluar dulu, ini urusan kakak dan kakak mu" ucap david meminta ron dan key keluar.


"Tidak, ron tidak akan meninggalkan kak key di marahi di bentak kakak begitu. apalagi sekarang kak key sedang hamil.." tolak ron melindungi kakak nya.


"Ron?" ucap david mengepalkan tangan. dia tak suka urusannya di urusi pihak lain.


Bugh!!!!


Entah sadar atau tidak, david malah memukul wajah ron. membuat ron terjatuh. gaby dan key kaget. sangat kaget.


"Ron!!" pekik key. dia khawatir.


"Aku sudah bilang, ini urusan kami ron.. kamu tidak tau" ucap david


"Aku akan melindungi kakak ku." ucap ron menatap tajam.


Key langsung memeluk adiknya. di lihatnya wajah adiknya sedikit lebam. key menatap suaminya tajam. matanya berkaca kaca.


"Selama ini, aku selalu mendahulukan adikku di banding aku. sakit lebih baik aku tanggung asal bukan adikku" ucap key. menatap suaminya. air matanya terjatuh. dia tak tau kalau emosi david akan se parah ini.


Gaby sudah tau sifat kakak nya. kakak sulungnya juga begitu jika sudah sangat emosi kadang tidak terkontrol. gany geleng geleng kepala.. pasti habis ini kakak nya akan menyesal.

__ADS_1


David seakan menyesali tangannya. tangan kanan nya gemetar. tak percaya malah memukul ron di depan istri nya.


"Memukul ron berarti memukul aku berkali kali kak. aku juga tidak ingin mia dan aku terluka. maaf kalau kecerobohanku malah membuat kakak begitu khawatir kepada mia dan kandungannya" sindir key membawa ron.


David seakan baru tersadar.


"Aku mau pergi kak" ucap ron membuat mereka saling melirik.


"Tidak!! jangan ada yang keluar!" ucap david meninggi. dia takut di tinggalkan oleh key. tapi dia sulit mengembalikan mood nya


"Ayo kita pergi" ujar key menghapus wajahnya yang basah.


"Key.."


"Key.." panggil david tapi key dan ron juga gaby tak berbalik. mereka mulai mengemasi yang mereka butuhkan.


"Keyshaaa!! kalian tidak boleh pergi. jangan membawa apapun.. " ancam david menahan key dan ron.


gaby geleng geleng kepala. bodoh sekali kakak nya.


david mengira key dan ron akan tetap tinggal karna dia menahan fasilitas, tapi itu salah. key tersenyum sinis. dia semakin kesal kepada suaminya.


"Ini semua aku tinggalkan kak. makasih banyak. aku bisa menghidupi anakku" ucap key meletakkan kartu kartu pemberian david juga perhiasan dia tinggalkan.


anakku???


David tersentak saat mendengar kata anakku dari bibir key. dia tidak rela. itu juga anak nya. tapi emosi nya malah menghancurkan semua.


"Key.." panggil david. dia tak tau key akan tetap nekad meninggalkannya dan meninggalkan semua fasilitas itu. itu artinya kehidupan ron dan key akan kembali seperti dulu. david tidak mau itu terjadi.


"Ini kak. ron kembalikan. makasih" ron juga meletakkan kunci motor dan kartu yang dulu di berikan oleh david.


"Penyesalan memang selalu di akhir sih" ucap gaby geleng geleng kepala. dia ikut keluar. membantu key dan ron keluar..


Ron dan key keluar. david terdiam tak bisa bergerak. gaby membawa mereka setelah key dan ron membawa koper berisi barang mereka yang tidak begitu banyak. semua yang pernah di beli oleh david mereka tinggalkan. semua..


Ron mengemasi buku nya. dia tak apa tak memakai laptop dan fasilitas dari kak david, yang penting kakak nya dan calon keponakannya tidak kenapa napa. ron baru tau kalau kak david se emosi itu.

__ADS_1


Gaby membantu mereka turun dan menunggu taksi online.. gaby tidak membawa mobil. nanti kalau dia sudah kembali ke rumah sanjaya dia akan menggunakan semua untuk membantu ron dan key.


BERSAMBUNG...........


__ADS_2