
Pagi ini.. key ikut bersiap bersama suaminya. sesuai kata nya kemarin dia akan ke kantor juga sekalian melihat bentuk sekretaris bsru david.. jangan sampai ada grace kedua. kalau tidak ke bar bar an key akan tersalurkan.
"Yank.. udah belum?" tanya david menunggu key dari tadi.
key sengaja dandan supaya jaga jaga.. supaya tidak kalau saing dari sekretaris nanti. ada ada saja ya kalau bumil lagi cemburu .
Ceklek!
"Sayang kamu sangat cantik..." puji david melihat key berdandan.
"Kenapa harus cantik cantik sih, nanti karyawan pada liatin kamu gimana??" posesif nya david menular dari ed. key sampai menahan senyum.
"Udah ayok, keburu telat" ujar key mengalihkan...
David masih kesal karna istrinya sangat cantik.. dia tak rela kecantikan key di lihat orang lain. harusnya cukup dia saja.
Sampai di kantor david selalu memeluk mesra pinggang david.. key biarkan saja.. sekalian supaya sekretaris baru melihat bahwa david sudah ada pawangnya. bahkan key sengaja tersenyum manis ke beberapa karyawan membuat david semakin mengeratkan pelukannya dan tak segan mengecup pipi key.
"Wwwoou pak david sangat romantis.."
"Ibu keysha juga sangat cantik"
"Aduh jadi pengen nikah"
"mereka terlihat cocok"
Bisikan bisikan dari karyawan tak di hiraukan oleh david. dia hanya ingin cepat sampai di ruangannya.
ting!
Key terkekeh lucu. dia memeluk david dari samping juga. dari tadi suaminya cemberut.
"Selamat pagi pak.. selamat pagi bu" sapa reni sopan.
"Hem" david yang terlanjur bete langsung membawa key ke dalam.
Key masih sempat tersenyum pada reni.. di lihatnya sekilas. sepertinya reni tidak begitu berbahaya.. nanti akan dia pastikan.
David langsung duduk di kursi kerjanya. dia masih kesal.. ada banyak karyawan laki laki dari tadi memuji key yang jauh lebih cantik dan sedikit berisi.
Key tersenyum melihat suaminya. key duduk di sofa.. rasanya rindu juga dengan situasi ini.
"Sayang.. mau aku bikinin kopi gak?" tawar key meluluhkan suami nya.
"Jangan.. suruh reni aja. kamu duduk jangan capek" ujar david
"astaga bikin kopi gak capek. aku juga udah lama gak bikinin kamu kopi di sini.. boleh yaaa" rengek key .. david tak bisa menolak dan dia mengangguk.
Key dengan sumringah keluar. menuju pantry. tapi.. dia mampir sebentar ke depan reni.
"Selamat pagi bu, ada yang bisa saya bantu??" tanya reni sopan
"Mm.. saya mau bikin kopi buat suami saya, apa aku boleh bertanya?" tanya key hati hati
"Silahkan bu.."
__ADS_1
"Apa kamu pernah melihat suamiku dekat dengan karyawan atau klient perempuan?" tanya key malah ketularan posesif
Reni berfikir.. lalu tersenyum..
"Selama saya bekerja di sini, pak david tidak pernah menanggapi perempuan selain pekerjaan buk.. bahkan bapak selalu ingin pulang cepat, katanya ada istri yang sedang mengidam" jawab reni jujur... mia jadi malu, hehe
"Oooh.. baiklah. makasih banyak ya reni, kalau david macam macam tolong kabarin aku ya.. aku akan memotong burungnya sampe habis" ujar key membuat reni yang jarang tertawa rasanya tak tahan untuk tidsak tertawa..
Key sangat lucu menurut reni.
"Baik buk.. saya akan melaporkan jika ada kecurigaan" jawab reni masih terkekeh
"Makasih ya reni, kamu sangat cantik.. aku ke pantry dulu " ujar key tersenyum..
Reni jarang di puji saat pertama bertemu. biasanya dia akan di bilang judes jutek galak.. tapi key orang pertama yang langsung memujinya di hari pertama.
"Ibu keysha sangat cantik dan baik" gumam reni tersenyum kembali melanjutkan pekerjaan nya.
Key membuat kopi buat suami nya. dia cukup tau cara menilai seseorang dari cara berpakaian berbicara dan senyum nya tulus atau tidak.
key merasa lega. di lihatnya reni adalah orang baik.. terlihat pintar, dan manis. kalau saja bibirnya itu sedikit tersenyum pasti banyak pria yang mendekatinya.
"Papa mu aman.." gumam key pada perutnya. hahahhaha
Key masuk ke ruangan david membawa kopi.
"Ini kopi nya dataang" ujar key mendekat ke meja david
Hap!
Key diam saja..
"Makasih sayang" ujar david sekali menyesap kopi penuh cinta buatan key
"Nanti aku mau eskrim boleh gak?" tanya key pelan. karena jika keysha mengidam kadang di revisi oleh david.. wkwkwk di pilih pilih mana yang aman dan tidak.
"Boleh.. asal jangan banyak banyak" jawab david lembut. key dengan reflek memeluk leher david.
David merasa lebih semangat jika ada key di sisi nya begini. dia memeluk istrinya. lalu mengelus perut key yang baru memasuki usia dua bulan.
"Anak papa mau eskrim ternyata" ucap david sedikit menunduk.
Saat mereka sedang asik asik mengobrol bersama baby di perut.
tok
tok
tok
"Masuk"
Reni masuk membawa satu berkas seperti biasa. key malu dengan posisi ini di depan reni.. dia hendak berdiri karna tak enak juga duduk di pangkuan david sambil membahas laporan itu..maluuu
Tapi
__ADS_1
david malah mengeratkan pelukannya. menahan key untuk tetap duduk di paha nya. dia peluk perut key satu tangan.. satu lagi dia meminta berkas dari reni.
"Aku mau turun.. ada reni, aku malu" lirih mia tapi reni masih bisa dengar karna saat ini reni berdiri di depan pasangan uwu itu
reni tadi kaget, tapi dia langsung berjalan biasa.. toh pak david dan bu keysha adalah suami istri pikir reni. hanya saja dia tak terbiasa melihat mereka se intim itu.
"Gak apa apa sayang, duduk di sini aja.. gak apa apa kan reni?" tanya david semakin membuat key malu.
reni tersenyum.. tak tau kenapa dia gampang menyukai istri atasannya. padahal mereka baru bertemu.
"Santai saja bu.. saya hanya ingin meminta tanda tangan ini" ujar reni sopan.
"Tuh yank.. reni aja biasa aja. gausah malu" goda david terkekeh malah dapat cubitan di perutnya.
"Reni maaf ya.. oiya, nanti aku mi ta nomor telfon kamu ya. aku butuh bantuan kamu kalau suamiku macam macam saat aku tidak di sini" ujar key membiarkan suaminya mengelus perutnya yang baru key cubit.
"Baik bu" jawab reni sopan.
"Kamu kerja sama dengan reni yank??" kaget david hampir tertawa.. dia suka key cemburu dan posesif. dia merasa berharga.
"Iyalah. awas aja kalau macem macem" ancam mia
"Hanya satu macam." jawab david tersenyum dia tanda tangani berkas nya lalu di serahkan kepada reni.
Reni menerima nya lalu pamit melanjutkan pekerjaan yang lain. dia masih tersenyum mendengar suara key mengomeli david. dan pak david yang pasrah di depan keysha.. reni jadi ingin punya pasangan yang mampu menerima dia dengan lapang, semua kekurangan nya.
"Ayo beli eskrim" rengek key masih di paha david
"Minta yang benar sayang" ujar david menghadapkan key ke arahnya.
"Sayang, aku mau eskrim" rengek mia manja sambil memeluk leher david.
david terkekeh. istri nya gemas sekali.
"Kiss dulu aku sampe puas.. baru kita keluar sambil makan" ucap david jahil memejamkan mata.
key mendelik. dia lihat david sudah memejamkan mata, itu artinya dia yang di suruh bergerak. licik sekali suaminya itu.
Key mencium david, dan david menerima dan membalas dengan rakus.. cukup lama. sampai david merasa istrinya lelah. dia hentikan..
"Lipstik nya benerin dulu sayang, hilang setengah nya" ucap david merapikan bibir key yang belepotan karna nakalnya lidahnya.
"Itu karna kamuu" gerutu key membuka tas nya mengambil lipstik.
"Tapi kamu suka kan" ujar david, key mendelik.. dia pasrah saja.. demi eskrim.
Key dan david makan.. key tak perlu khawatir. dia percaya dengan suaminya.. tapi kadang ada pelakor yang tak tau tempat. makanya setelah memastikan.. reni bukan orang berbahaya..
Key bakal butuh bantuan reni kapan kapan.. hehe.
Key tak suka ada drama drama pelakor. maka sebelum hadir lebih baik di cegah.. jangan sampai sia sia kebarbarannya selama ini.
lebih baik mencegah dari pada mengobati.
BERSAMBUNG........
__ADS_1