
Kabar kehamilan mia sedang menjadi berita hangat saat ini.
Pengumuman itu ddi umumkan langsung oleh ed. dia membagi kabar bahagia itu dan meminta doa supaya anak anak dan istrinya sehat selalu dan jauh dari mara bahaya.
Berita ini sangat mengagetkan orang orang yang iri dan syirik. tapi tak sedikit juga yang mendoakan mereka dengan tulus.
Dan di hari yang sama juga mia mengumumkan kalau asisten nya yang sudah dia anggap sebagai saudaranya.. yaitu david. akan segera menikah.
Pertemua yang awalnya di hadiri oleh karyawan qq group, mw group dan wiguna group.. tapi ternyata mengundang perhatian banyak orang termasuk relasi bisnis ed.
Mia menatap suaminya saat melihat orangtua david juga hadir di sana ada beberapa wartawan juga .. mia sebenarnya tak ingin ikut campur. dia hanya ingin kak david menemukan kebahagian nya.
Ed mengangguk pada istrinya.
"Terima kasih banyak atas ucapan dan doa doa baik bapak ibu sekalian. Saat ini, juga sepertinya waktu yang tepat mengumumkan sesuatu. Saya minta kak David Sanjaya, dan sahabat saya Keysha untuk naik ke atas"
Mata orang orang segera mencari siapa yang akan naik ke atas. beberapa orang mengenal david, tapi tidak dengan key. apakah key anak rekan bisnis atau siapa? mereka masih menebak nebak.
"Ayo sayang" bisik david menggandeng key naik ke atas. ini kali pertama key menjadi sorotan orang orang penting begini.. dia menunduk sopan kepada tamu dan hadirin.
"Ayo kak.. sekarang" ucap mia penuh arti. menyerahkan mic pada david. david paham maksud mia, karna tadi mia sempat mengarahkan dagunya ke arah papa dan kakak david berada.
"Terima kasih, saya David Sanjaya juga ingin memberitahukan kabar bahagia hari ini. 2 minggu lagi saya akan menikahi kekasih saya di sebelah saya, keysha.."
Suara tepuk tangan, ada juga yang cemburu dan iri.. ada juga yang bersorak senang.
Seperti orangtua david...
"Anak itu.. bahkan dia tak membicarakan apa pun padaku. dia tak menganggapku?" geram sanjaya melihat anak nya dan gadis yang tampil sederhana.. tapi terlihat muda dan cantik di depan.
"Benar benar tak tau terima kasih " kakak david malah ikut mengkompori. dia juga tak menyukai david, karena david jauh lebih pintar dari nya.. makanya dia berusaha menjadi satu satunya penerus perusahaan keluarganya.
Tapi yang lebih bahagia saat itu adalah satu pria di sudut ruangan.
__ADS_1
Dia tadi di jemput kak rey..
Ronald, ronald tersenyum dengan mata berkaca kaca.. kakak nya berada di atas sana. selama ini key hanya memikirkan ronald. saat ini ronald berjanji akan belajar keras dan membanggakan kakak nya.
*****
Saat orang orang sudah berlalu. ada juga yang tinggal. salah satu dari mereka adalah keluarga david.
Karena tak mungkin mengumbar aib keluarga di depan umum dan teman nya yaitu papa winata, orangtua david meminta bicara secara pribadi.
Key menggenggam tangan david erat. davis tersenyum kearah key. dengan pelan dia melepas kan tangan nya.
"Tenang saja, aku tidak akan lama." ucap david pelan.
"Jangan emosi ya kak. aku tunggu si sini" balas key khawatir orangtua david akan emosi.
"Tidak akan.. sebentar ya, kamu sama mia dulu" key mengangguk patuh.
Key mendekati mia.. mia dan dan keluarga sudah tau bagaimana david dengan keluarganya. tapi mereka juga tak ingin ikut campur karena itu urusan keluarga mereka. mia hanya ingin berusaha membantu kak david saja.
****
Di tempat lain. masih di gedung yang sama.
"Hebat ya kamu, bahkan menikah pun tak perlu restu lagi.. " sindir papa david.
"Aku akan membawa key dan mengenalkan nya pada kalian semua pa. hari ini kebetulan juga mia mengumumkan kehamilan nya" jawab david santai. dia memang ingin mengenalkan key, urusan di restui atau tidak itu belakangan.
"Sombong banget kamu setelah jadi pembantunya nyonya edward itu" ejek kakak tertua david.
"Aku tidak pernah di perlakukan sebagai pembantu di sana.. tapi maaf, bukan kah ini yang kakak dan papa inginkan. aku tidak perlu bersaing di perusahaan wijaya bukan?" jawab david masih dengan santai nya tak ter provokasi sama sekali.
"Tidak sopan kamu sama kakak mu!" sentak papa david.
__ADS_1
"Lagian, kenapa kau ingin menikah dengan gadis yatim piatu. aku bisa mencari jodoh daei keluarga pebisnis yang lebih terpandang" papa david sepertinya ingin menggali kuburan nya sendiri.
"Kurang sopan apa aku selama ini diam saat kalian buang dan jauhkan dari rumah dan perusahaan?"
"Kurang sopan apa aku pa selama ini, tidak pernah menolak apa pun yang kalian inginkan. "
"Sampai aku pulang dari kuliah ku dulu, aku sangat menghormati papa dan kakak. tapi berhenti di situ.. kenapa kalian memandangku sebagai rival? padahal aku tak tertarik pada posisi itu.. aku hanya ingin seperti keluarga lain, menikmati waktu bersama keluarga utuhnya. Kurang sopan apa aku pa.. kak?" jawab david menatap mata papa dan kakak nya.
"Po pokoknya papa ingin kamu menikah dengan rekan bisnis kita, supaya bisa menguntungkan satu sama lain.." ucap papa david sedikit tersentak di awal
"Hahahaa.. kalian lucu sekali"
"Aku tidak sedang meminta restu, aku hanya memberi tahu. aku selesai. aku sudahi semua.. aku dulu tak pernah menolak papa dan mama.. tapi, sekarang sudah cukup pa.. aku ingin memilih jalan hidup ku sendiri. aku akan membawa calon istri ku ke rumah mewah kalian" sindir david berlalu..
"Kau!!" geram kakak david ingin mengejar david
"Sudah, jangan.. kita pikirkan cara lain. tidak enak sampai orang tau aib keluarga kita" papa david akhirnya mengalah kali ini.
David berjalan mencari key. di lihatnya key sedang bersama mia dan ron..
Aku akan mempertahan kan mu key. batin nya.. david tau bagaiman sifat keluarga nya mereka pasti tak akan diam melihat nya. bagi mereka semua harus ada bisnis dan keuntungannya.
Dan david tak mau hidup begitu, dia sudah kepalang basah.. lebih baik menyebur sekalian. bahkan dia sudah memikirkan. jika key tidak di terima dengan baik oleh keluarga nya. dia akan keluar dan menghapus marga wijaya dari nama nya.
"Kak.. udah?" key meneliti apa kah calon suaminya terluka marah atau hal lainnya.
"Udah, oiya.. nanti kita ke makan orang tua mua ya key, ron.. kakak ingin minta restu. " key dan ron mengangguk setuju.. mereka sudah lama tak ke sana juga.
Setelah semua acara selesai, mereka oamit dan kembali ke rumah masing masing. mia juga sudah pulang.
"Kak? are you okay?" key memperhatikan wajah david yang sedikit lebih diam sejak dia menemui papa dan kakak nya.
David menoleh pada key sejenak.. di belakang ada ron juga.
__ADS_1
"Kita bahas nanti ya, kita beli bunga untuk calon mertua ku dulu" ujar david tersenyum..
BERSAMBUNG.....