Gadis Cantik Kesayangan Bos Dingin

Gadis Cantik Kesayangan Bos Dingin
Mnejahili om al dan om zi..


__ADS_3

Hari hari berlalu.. key dan david semakin dekat.. awalnya ada karyawan yang iri pada key, karena begitu dekat dengan david.


david adalah idola para karyawan perempuan di sini.. tapi david juga sulit di dekati, hanya mia yang bisa mengendalikan david selama ini.


tapi akhir akhir ini, karyawan baru yang katanya di transfer dari qq group malah semakin dekat dengan david. para fans david sedikit tak suka.


Tapi, tak bisa di pungkiri.. kemampuan key dalam bekerja juga di akui oleh mereka. rasanya tak mungkin juga mengganggu key, karena ada david di sisinya.


key juga tak berharap di sukai banyak orang. dia hanya ingin tidak ada gangguan saja dan bekerja dengan baik.


Key dan david semakin dekat, key mepersilahkan david mendekatinya.. mengantar nya pulang dan makan siang bersama. lebih tepatnya david yang memakan bekal key dan key malah makan makanan yang di beli oleh david.


calon bucin selanjutnya baru on the way nih.


Mia si bumil penasaran beberapa kali bertanya pada key, sudah sejauh mana hubungan mereka.


key dengan santai menceritakan pada mia kedekatan nya dengan david akhir akhir ini.


Mia sangat senang.. akhirnya dia sukses jadi mak comblang.


Mia juga sudah mulai terbiasa dengan kehamilannya.. ed dengan lembut menjelaskan kepada mia bahwa kesibukannya kadang harus ke sana sini, dan tak mungkin membawa mia. nanti dia akan kecapekan.


Kadang ed meninggalkan baju nya yang baru di pakai, supaya mia tak mual jika dia pergi.


Mia yang tak ada kegiatan di rumah akhirnya memilih main ke rumah mama.. di samping rumah nya.


"Bik mar, mau ikut ke rumah mama gak?" ajak mia saat dia hendak keluar.


"Silahkan non.. bibi di sini saja" ucap bik mar tersenyum.. bik mar sangat menyukai keluarga winata.. sangat hangat dan ceria


Mia berjalan dengan seringai licik di wajahnya.


"Maa.."


mia berjalan masuk, tak ada yang menyahut. mia terus berjalan. ternyata papa dan mama sedang di taman belakang. sepertinya lagi berpacaran.


"Lagi pacaran yaaa" ucap mia mengagetkan mama dan papa.


"Astagaa papa.. putrimu bikin kaget" mama mengelus dadanya berbalik pada mia yang tersenyum tanpa dosa.


"Sayang, kamu sama siapa?" tanya mama


"Sendiri ma.. mia bosan. mia kangen sama kak al dan kak zi" ujar mia duduk bersama orang tua nya.


Mama dan papa saling melirik.. mereka tau itu bukan kangen.. tapi pasti ada udang di balik bakwan.


Papa sangat semangat jika mia mengerjai dua putranya. rasanya menyenangkan. wkwkwkw


"Baby kayaknya kangen om om nya ma" ujar mia polos.

__ADS_1


mama menghela nafas, putrinya, memang tak ada tanding nya.


Sore hari..


Mia menelfon kak al dan kak zian supaya pulang lebih cepat.


"cobaan apa lagi kali ini" gumam zian sengaja tetap memakai celana panjang supaya bumil nakal itu tak mencabut bulu kaki nya lagi.


Alex yang juga sudah pulang dari rumah sakit, mia menyuruh mereka bersih bersih. dan turun ke bawah nanti.


"Ada apa dek?" tanya alex pada adiknya.


"Kak.. keponakan kalian, pengen kalian masak" ucap mia mengelus elus perutnya.


"Tapi kan kamu tau dek, kakak dan kak alex gak bisa masak.. bisa pecah itu dapur mama" jawab zian menggeleng


"Tapi ini maunya baby.. " lirih mia pura pura sedih.


Alex dan zian saling melirik. sedangkan mama dan papa menahan tawa. mereka tau seberapa buruk kedua putra nya dalam hal urusan dapur.


"iyaudah.. kakak masak mie goreng ya" ucap kak al, mia mengangguk senang.


"Kakak gak boleh sama" potong mia pada kak zi..


"Yaudah, kakak masak nasi goreng aja ya?" mia mengangguk. dia tak sabar ingin melihat bagaimana hasil masakan kedua kakak nya.


Alex dan zian dengan langkah berat berjalan ke dapur. mia sudah bersiap layaknya juri master chef..


"Kakak sudah biasa memagang pisau bedah, gampang" sombong alex mengiris bawang sesukanya.


"Kakak mu ini juga dek biasa memegang pisau, kalau sedang ke hutan atau tugas khusus.. pisau menghalau musuh" jawab kak zi tak mau kalah.


Mia tersenyum melihat kaku nya dua pria tampan itu memotong cabe dan bawang. kak zi memotong dengan tebal dan tak beraturan bak menghalau musuh sesungguhnya.


Sedangkan bawang kak al, di iris rapih mengikuti urat urat bawang bombay.


"Waaah.. kakak sangat hebat, mia gak sabar ingin liat hasilnyaa" ucap mia menyemangati.


Alex dan zian dengan semangat memulai aksi mereka. kadang bumbunya entah apa, yang penting di masukkan saja.


mia yang melihat itu, menelan ludah kasar. dia terbayang bagaimana nanti rasanya.


Mama dan papa kadang terbatuk, entah apa yang di masak mereka di dapur, bau nya menyengat, dan mengganggu indra penciuman mereka.


Mia dengan santai melihat dua kakak nya, sudah hampir selesai.


"Yes.. lihat punya kakak dek, warna nya gak kalah jauh dari resto resto ya" sombong zian memamerkan nasi gorengnya dengan tambahan telur ceplok di atasnya.


"Gitu aja bangga.. liat punya kakak dek, ini kakak kasih udang juga biar kayak mie goreng seafood gitu" alex mana bisa kalah jika hal pamer pamer.

__ADS_1


"Ayok kak.. kayaknya enak, buruan taruh di meja kak" mia sangat semangat. dia tak sabar.. ingin melihat kedua kakak nya menderita.


Mama dan papa penasaran, mereka mendekati meja makan. ketiga anak mereka sedang duduk mengelilingi 2 piring dengan makanan aneh bin ajaib.


bau nya saja sudah tak enak, ada gosong, tapi bawang bombay nya ada yang terlihat mentah.


mama dan papa saja ngeri melihatnya.


"Ini dek.." ucap alex merasa puas atas karya nya.


"Nah.. ponakan kalian, pengen kalian sendiri yang makan kak. baby di dalam belum lapar, pengen liat om nya makan aja" ucap mia santai.


zian dan alex hampir jatuh, mereka kira ini untuk mia.. makanya mereka bela belain memegang penggorengan dan alat lainnya.


"Ayo kak.. " mia dengan wajah khas memelasnya membuat kak al dan kak zi tak kuasa menolak.


sebenarnya alex dan zian tak yakin denagn rasanya.


"Sekarang kak al dulu yang cobain masakannya.."


Alex menarik nafas, dia mengambil mie goreng nya dan memakannya.


uweeeek!


hampir saja alex memuntahkannya. tapi dia tahan. dia gengsi.. bagaimana jika masakan zian enak?


"Sekarang kak zi...."


Sama hal nya dengan alex, zian juga susah payah menelan nasi goreng nya. dia langsung minum air putih.


"Enak gak kak?" tanya mia ngeri.


"Enak" jawab mereka kompak.


Mia hampir tertawa. bahkan hanya melihat bumbu yang tadi saja mia sudah bisa tau se aneh apa rasanya.


"Sekarang om al dan om zi tukeran makanan ya.. " ucap mia menirukan suara anak anak.


Alex dan zian bertukar piring. dengan ragu mereka makan masakan yang di depannya.


dan..


"uwwwwwekkk..!"


Dengan kompak alex dan zian lari ke dapur, mengeluarkan semua. itu bahkan tak layak di sebut makanan. rasanya nano nano.


Mama papa dan mia tertawa lepas.. mia sangat puas.


HAHAHAHAHAHAHAHA

__ADS_1


BERSAMBUNG.....


__ADS_2