Gadis Cantik Kesayangan Bos Dingin

Gadis Cantik Kesayangan Bos Dingin
Si kembar nendang...


__ADS_3

Mia masih mendiami suaminya. bahkan saat acara bakar bakar sudah di hadiri semua orang.


mia duduk bersama key, karna kak david juga dengan posesif melarang istrinya bergerak banyak. hufft.


mia masih kesal dengan kak david, karna membiarkan key pergi saat itu. dia akan memberikan pelajaran untuknya nanti.


Ternyata usaha ed berpengaruh juga.. mia yang di lihatnya beberapa hari ini lemas dan diam, kini istri cantiknya sedang tersenyum dan banyak bercanda bersama key dan mama.


Tapi wajah mia akan berubah datar jika menatap david dan ed. dua pria menyebalkan itu ingin sekali mia botaki sekarang. bisanya emosi dulu baru mikir.


"Kenapa kamu cepat luluh key" kompor mia pada sahabatnya.


"Soalnya kasihan mia.. lagian kak david juga udah minta maaf" ujar key membuat mia mendelik. rasanya tak adil, hanya minta maaf semua selesai. tidak bisa tidak bisa.


"Kak david, key sedang mengidam. sini" ujar mia. david langsung sigap. apapun buat key.


mia mengedipkan mata pada key supaya diam .


"Ini makan dulu kak.." mia menyodorkan gorengan tahu isi yang sudah dia masukkan beberapa cabe rawit ke dalam nya."


Key bahkan sedikit meringis melihatnya. pasti itu sangat pedas.


Dan dengan tanpa curiga david memakannya. hingga habis. dan..


"Aaish.. aah.. huuh.. pedas" ucap david merasa panas dan pedas.


Mia baru puas. wkwkwkwk. kalau key tak mau membalas biar dia yang balas.


Mia biarkan key mengurus suaminya yang butuh banyak air minum. dia mencari kak zian dari tadi tidak kelihatan. dia merindukan kakak nya. dia cari cari.. tak ada.


"Kamu butuh sesuatu sayang?" tanya ed melihat istrinya seakan mencari sesuatu


Mia melongos melewati ed, dia tak menjawab. biar saja.. pikirnya. dia harus pastikan jiwa kesabaran ed dulu, sebelum dia memaafkan ed. enak saja dia di bentak bentak terus..


Ed menghela nafas.. mia masih mengacuhkannya.


Mia mendekati papa yang sedang bersama kakek dan mertuanya.


"Pa.. kak zian di mana?" tanya mia. dia hendak bertanya pada kak alex tapi dia tidak mau mengganggu karna gaby sedang malancarkan aksi pdkt sepihaknya.


"Oowh iya nak, kakak mu jadi relawan di desa apa gitu papa lupa.. kata alex juga di sana banyak relawan dan pulangnya sekali seminggu. ada dokter kandungan mu juga nak kata alex" jelas papa


Mia mengangguk paham..

__ADS_1


Dia berjalan pelan menuju kamar. ponselnya tertinggal di dalam.


"Kak zi.." panggilnya setelah tersambung.


"Kakak kapan pulang?" tanya mia.


"Week end dek, ada apa? kamu mau sesuatu??" tanya zian di pondok relawan.


"Enggak kak. oiya kakak di sana bareng dokter gia ya.. besok boleh kesini gak kak? mia mau periksa sama dokter gia, tapi gak mau ke rumah sakit di rumah aja" ujar mia


"Emang kenapa? kamu masih mual ??" tanya zian khawatir.


"Enggak. kadang mual tapi gak sering. cuma perut aku kadang keram gitu kak. terus hilang terus keram lagi gitu.. jangan kasih tau yang lain ya" ujar mia di telfon.


"Kamu gak mau ke rumah sakit aja dek? bagaimana kalau itu bahaya? jangan di tahan tahan" jawab zian malah panik di sana


"Enggak apa apa.. aku udah tanya kak alex sih, katanya tidak ada bahaya. tapi mending di periksa dokter gia gitu.." jelas mia. dia memang keram nya hanya sesekali.


"Yaudah.. besok pagi deh kami langsung ke rumah ya"


"Oke kak. makasih ya.. ingat jangan kasitau siapa siapa. nanti mia di marahin" ujar mia.


"Iyaa. yang penting kak alex udah bilang aman.. jangan capek capek yaa ponakan ponakan tampan.. sampai ketemu besok dek"


Mia mengelus perutnya. dia merasa keram kemarin saat sedang tidur.. apa karna kelamaan tidur ya? pikirnya.


dia harus memastikan bayi bayinya aman. makanya dia minta dokter gia besok. untung ada kak zian di sana.. jadi pasti besok cepat.


mia tidak kasitau siapapun kecuali kak alex. biar mereka gak khawatir.


tapi,


ed mendengarnya di balik pintu. dia ikuti mia tadi.. memastikan istrinya tak kurang apa apa.. eh dia malah mendengar obrolan yang membuat jantungnya terpacu.


dia bahkan tak tau istrinya keram..


Dan apa katanya?


Jangan kasih tau? nanti di marahin??


jelas jelas omongan mia itu mengarah padanya. perubahan sikap mia dimulai saat malam di mana ed membentak istrinya panjang lebar. sepertinya meninggalkan bekas di hati mia.


Lagi lagi menyesal tua tiada guna. membayangkan istrinya tak makan sampai jam 9 dan bukannya tidur hari itu membuat ed emosi hingga memarahi mia.. rasa lelah sehabis rapat dan mendapati istrinya belum makan malam itu membuatnya hilang kendali. tak tau bahwa efeknya akan begini.

__ADS_1


Mia turun.. dia kembali bergabung dengan yang lain. saat mereka hendak makan. ed tetap duduk di sebelah mia. dia menatap sendu istrinya. dia melayani istrinya walaupun mia tak meliriknya sedikitpun.


Mama menyodorkan sayur ke arah key dan mia. key dengan lahap makan sayur. mia hendak mengambil tapi langsung di dahulukan oleh ed.


"Sayur nya buat aku aja sayang" ucapnya.. menjauhkan sayur dari dekat mia. dia tak akan membuat istrinya kesakitan dan mual seperti itu lagi.


Mia kembali makan daging bakar.. karna dia dan key hamil.. sengaja buat mereka yang benar benar matang maksimal. supaya aman bagi bayi.


mereka makan dengan tenang.. lalu mereka tidur. karena sengaja.. ed meminta semua menginap termasuk david dan ron.. semua. gaby juga.


Segala sesuatu yang membuat istrinya merasa lebih baik akan dia lakukan.


Saat mereka sudah di kamar. ed tak bisa menahannya lagi. sebelum mia merebahkan tubuhnya. dia peluk perut mia.. sengaja dia benamkan wajahnya di perut mia. lagi lagi ed minta maaf pada sang istri.


"Sayang.. pukul aku aja.. jangan diemin aku sayang." ucap ed lirih.


"Kamu yang duluan diemin aku" batin mia dalam hati.


Besok nya.


Pagi pagi zian sudah di jalan tak mau terjadi kepada adiknya dia bawa dokter gia ke rumah ed.. kebetulan beberapa orsng juga masih di sana.. hanya david yang pergi duluan ke kantor dan rey. ron juga sekolah.. key tinggal dengan yang lain di sana..


Tin...!!


Dokter gia langsung masuk, dan di bawa ke kamar mia.


Di cek cek.. tak ada hal mencurigakan. orang orang di luar menunggu..


Dokter gia tersenyum..


Semua orang masuk ke dalam. dokter gia semua baik baik saja.


"Kandungan nona semua sehat, si kembar juga sangat aktif.. keram itu karena ini sudah bulan ke 6 si kembar sudah mulai menendang nendang.. jadi tidak perlu khawatir. yang penting pola makan di jaga dan jangan stress" ujar dokter gia membuat mereka semua lega. zian juga langsung lega.


"Astaga... kita pada panik.ternyata si tampan cuma mau nendang nendang" goda zian membuat mereka terkekeh.


Mia juga lega. dia kira bahaya.. ternyata aman. ed juga begitu lega. dia sangat tak sabar ingin merasakan tendangan anak anak nya. tapi dia biarkan dulu orang orang menemani istrinya. mia masih mode diam kepadanya. dia harus ekstra kali ini.


Ed tersenyum melihat istrinya tersenyum bersama mama dan key.


"Jangan lama lama ya marah nya baby" gumam ed ke dapur membuatkan susu buat mia.


BERSAMBUNG..........

__ADS_1


__ADS_2