
Hari hari berlalu.
hari ke minggu.. dan bulan.
"Kak michaaa? kak mighu?" suara cempreng si anak cantik dan ceria langsung membuat yang lain menoleh
michael langsung memalingkan wajah. dia pasti tidak akan bisa aman kalau ada naura dan mighuel di sini. tapi mau gimana?? aunty gaby akan melahirkan. mereka semua berkumpul. anak anak juga.
"Naura, ayo.. papa beliin kami mainan baru" ujar mighuel langsung semangat. memiliki kembaran yang pendiam membuat mighuel tersiksa. dia lebih suka kehebohan dan hal berisik seperti naura.
"Mia.. aku bawain ini, aku buat kemarin sama reni" ujar key sumringah membawa beberapa box makanan kering.
"Woooah.. makasih yaa mamud mamud ku.. makin sayang deh" puji mia menerima makanan enak tersebut dengan senyum merekah
"Kak.. ini juga ada buat kakak" ujar reni pada gia yang baru juga bergabung
"Baby boy di mana??" tanya mia kepada key
mereka menunjuk ke belakang sambil terkekeh.
para opa dan oma sudah di sana. langsung menimang bayi bayi ganteng dan cantik itu. putri reni juga di sana. sama mama elina dan ibu reni
mereka semua adik berbincang. naura dan si kembar juga asik dengan dunia mereka
"Jadi, rencana gaby gimana kak? itu beneran?" tanya reni tidak habis pikir dengan gaby di grup
Mia dan key tertawa. mereka juga tak menyangka gaby punya ide gila begitu.
"Aku yakin kak alex akan pingsan" tebak mia menahan perut nya karna tertawa.
Di grup ciwi ciwi. gaby punya rencana dan misi rahasia.
Selama ini, jika gaby punya keinginan dan alex tida izinkan. alat manjur gaby adalah pura pura sedih mengadu kepada baby twin di perutnya.
hari ini juga sama.
Gaby minta tolong gia dan dokter yang menangani nya. juga mia dkk.. kalau mereka akan ikut acting. keadaan gaby nanti kritis. dia mau mengerjai sugar daddy nya. xixixi.
yang paling tidak sabar di sini adalah mia. hiburan terbaik baginya adalah mengerjai dua kakak kakak tampan nya.
"Kita ikuti aja.. semoga semau aman. kata dokter keadaan gaby baik dan kuat kok. kita ikuti aja mau nya si bungsu kita" ujar mia.
key gia dan reni mengangguk.
Mereka bergabung dengan yang lain.
__ADS_1
"Raynaaa..." mia ikut bergabung bersama bayi cantik bernama rayna. putri dari rey dan reni.
suara canda tawa juga pekikan dari anak anak di dalam rumah memenuhi ruangan.
Sebentar lagi mereka akan ke rumah sakit. dan anak anak di rumah saja. bersama kakek dan mertua zian.
********
Di rumah sakit.
Zian yang tadi menyetir, rey langsung mengurus keamanan. toh ini memang rumah sakit milik keluarga winata. tak perlu ada ba bi bu..
sedang ed dan david menghubungi sopir supaya membawa yang lain ke rumah sakit.
Di dalam ruangan.
dokter senior terlihat meringis. sebenarnya takut ikut dengan permainan nyonya mereka. istri sang direktur.
tapi karena mia, istri dari pebisnis nomor satu itu juga ikut andil, dan lagi niat nya bukan kejahatan.. hanya ingin memberi kejutan. jadi lah mereka dokter dan perawat akan menikmati drama sinetron di depan nya.
Gaby sesekali meringis, dia harus operasi, karena melahirkan normal terlalu beresiko.
"Sayaang... hah hah" nafas alex terputus putus, melihat wajah pucat gaby dan cengkraman gaby kadang kuat kadang kendor di lengan nya.
"Sayang.. sakiit" ringis gaby sedikit melebih lebih kan.
"Sayaang, kamu yang kuat ya, demi anak anak kita. demi aku" bisik alex merasakan mata nya memanas.
Gaby mengedipkan mata ke arah dokter.
"Operasi nya akan segera di mulai pak, ruangan ibu sudah steril dan siap.."
"Saya akan ikut di dalam, ayo.." tegas si bucin alias direktur tersebut. dia setia di samping gaby.
Mereka melewati satu ruangan. dan kebetulan mia dkk sudah di sana.
"Dek.." david dan key mengelus wajah gaby.
"Sayang" sanjaya dan istri nya juga di sana. mertua gaby pasti di sana.
"Gab, semangat.. dan kami menunggu mu gab" mia menyemangati gaby dengan tulus
"Semangat menantu sulung mama elina" ujar gia juga
Mereka semua menyemangati gaby, mereka tak tau di sini yang lebih gemetar itu alex. kaki nya rasanya lemas. takut..
__ADS_1
"Makasih mama papa, semua.. doain aku ya. semoga aku kuat. dan, gaby mau mibta maaf kalau selama ini banyak salah, usil dan semua. sayang, kamu jagain anak anak kita ya nanti" ucap gaby pada alex membuat jantung alex hampir copot.
"Ayoo cepat??" sentak alex pada perawat dan dokter. dia mengeratkan tangan nya pada pinggir ranjang gaby, dia tak suka mendengar nya. dia yakin gaby dan anak anak nya akan selamat.
"Kamu dan mereka akan baik baik saja." gumam alex
Mereka semua menunggu di luar. hanya alex yang di dalam menemani gaby dan tim medis
Di luar.
"Anak itu.. apa kata dokter nak?" tanya mama elina heran kenapa menantu nya me request satu adegan buat mereka. mereka semua tau apa mau gaby. hanya alex yang tak tau. wkkwwk
"Kita doakan aja ma. kata dokter, keberhasilan nya 96%" jelas mia. mereka sedikit lega, walau tetap was was menunggu di kursi panjang di depan ruangan itu.
"Ayoo.." ajak key ke arah mia gia dan reni, mereka akan menyiapkan ruang perawatan buat gaby dan twin. tentu saja ada dekor dekor nya. ini juga permintaan gaby.
dia mau kayak artis artis pas lahiran ada bunga dan dekor di kamar nya
David terlihat menggeleng ke arah ed rey dan zian. dia juga tidak tau kenapa adik nya itu punya pemikiran aneh begitu. oneng memang. orang lahiran biasanya panik, ini dia malah punya rencana sendiri seperti mau nikah saja.
.
.
.
Setelah beberapa saat. mereka di luar sontak berdiri saat mendengar suara tangis bayi. tidak satu. tapi dua. melengking.
Lega.. dan menunggu dengan tak sabar di luar.
Di dalam sana. alex menangis memeluk putra dan putri nya ke dada nya yang polos. sebelum mereka akan di bersihkan oleh perawat.
Dokter juga sangat lega. apalagi tadi sebelum gaby di bius ibu direktur mereka masih sempat sempat nya berbisik.
"Katakan aku lupa ingatan aja ya dokter" ujar gaby tanpa dosa.
masalah nya, dokter bingung diagnosa apa yang membuat pasca melahirkan jadi lupa ingatan. karna kepala nya aman. huft. bahkan tim medis tak bisa berbuat apa apa menghadapi gaby.
Alex menciumi anak anak nya. dan setelah anak anak nya di bersihkan. pengaruh bius masih membuat gaby asyik terlelap.
"Istri saya dok??" tanya alex
"Kami bersihkan lebih dulu pak, semoga semua aman. nanti akan langsung di bawa ke kamar di samping" ujar salah satu perawat wanita mewakili.
alex mengangguk. dia keluar menunggu anak anak dan istri nya di bersihkan.
__ADS_1
BERSAMBUNG...........