
Edward kesulitan untuk tidur.
bukankah mama dan papa nya sudah berjanji tidak akan menjodoh jodohkannya dengan siapa pun?
Tuuut tuuuut
"Halo bos.." jawab suruhan edward
"Cari tau siapa saja yang di temui mia dua minggu ini, dan kalau bisa apa yang mereka bicarakan"
"Baik bos"
"Satu lagi, pastikan apakah orangtuaku menemui mia atau mengurus perjodohan untukku" titah edward
"Baik bos.. "
.
.
.
Mia dan mama sedang menyiapkan bekal dan potongan buah untuk mereka piknik singkat hari ini.
Sedangkan papa dan alex mangurus perlengkapan ke dalam mobil termasuk tenda untuk mereka gunakan biar dapat feel nya liburan.
"Sudah? masih ada yang tinggal?" tanya alex sebelum menutup bagasi mobil.
"Aman bos" jawab mia tak lupa membawa kamera.. hari ini mereka akan menyimpan banyak kenangan dan berfoto bersama.
Mia duduk di samping kak alex yang menyetir. sedangkan mama dan papa duduk di bangku belakang.
Mia menyetel lagu ceria. sesekali dia ikut bernyanyi...
"Suaramu bagus dek" ucap alex baru pertama mendengar suara mia.
"Iya dong.. mia winata gitu" sombong mia,
Kira kira perjalanan 1 jam lebih 15 menit. mereka sampai ke titik lokasi yang sudah dikirimkan oleh kak zian.
Ternyata kak zian sudah menunggu di sana. mereka keluar dari mobil membawa barang barang dari tukar, topi, bekal.. dan tenda.
"Kaaaaak" mia meletakkan bawaannya lalu menghambur memeluk zian.
"Kangen banget" ucap mia manja. membuat alex cemburu.
Alex yang tak terima di sisihkan ikut memeluk zian.. jadi mereka bertiga saling berpelukan.
"Sebentar lagi juga ribut" ucap mama di angguki oleh papa.
"Kak.. sana kalian berdua siapin tenda buat kita.. biar tikarnya bisa di gelar." titah mia bak seorang mandor.
"Siap bos" jawab zian dan alex kompak.
Sembari menyiapkan tempat yang teduh dan pemandangan indah buat mereka.. mia membuka kamera yang sengaja dia bawa. dd
engan memory kosong.
Cekrek!
cekrek!
Mia memotret mama dan papa yang terlihat sangat serasi dan cantik di usia yang tak lagi muda.
__ADS_1
Saat kak alex dan kak zian juga bekerja sama membuat tenda.. mia memotret momen momen berharga itu.
20 menit kemudian.
"Waaah.. segeeeeer" mereka minum minuman dingin di cuaca yang cerah ini.
"Bagus ya ma.. " ucap mia memotret apa saja yang menurutnya indah.
Mia meletakkan kamera di atas triport dan mengatur waktu kamera.
"Kakak.. itu tempat mia, geser nanti mia di sana" mia berlari dan mereka berfoto bersama.
"Kak al jangan jauh banget, sini" cekrek!
"Biar kakak.." ucap zian supaya adiknya duduk tenang, dan dia yang bolak balik menyetel kamera.
"Ciiiiis"
Ada banyak foto mereka hari ini.
"Sayang.. buah nya tadi dimana?" tanya mama
"Oiya di sana ma.. bentar mia ambil"
5 orang dewasa yang saling mengasihi itu terlihat bahagia.. mereka refreshing juga sekaligus memperkuat bonding antara mereka yang semakin erat.
"Ini bagus nih..."
"Ini juga bagus.."
"Ahh mia bingung pilih yang mana bagus semua" ucap mia menunjukkan hasil foto mereka.
"Nanti kirim ke grup ya dek" ucap zian.
"Gak ah.. nanti foto ini bakal kami liat di rumah aja. yang gak pulang ke rumah berarti gak boleh liat" ucap mia jahil
"Kak al.. hahahah kakak.. ampun, kak zian ampun hahahah" mia lari lari lalu berlindung di balik kak alex dan mama.
"Banyak lari jadi lapar" ucap mia masih ngos ngosan
"Hahahahhahahaah" harta yang paling berharga adalah keluarga. seperti saat ini, kebahagaain dan suasana riuh karena pekikan dan tertawaan dari keluarga winata. menjelaskan betapa indah dan cerah hari ini.
****
"Kakak.. bye byeeeee" mia yang tadi jahil sekarang saatnya jadi adik yang manis. dia memeluk zian, karena mereka akan bertemu 2 minggu lagi.
Karena memang angin sepoi sepoi atau karena kelelahan.. mia mengantuk. papa dan mama juga saling bersandar.
"Hoooam..." mia menatap kakaknya yangv
sedang menyetir.
"Tidur aja, gak papa.." seakan tau alex menyuruh mia tidur, pasti mia tak mau kakaknya terjaga sendirian.
"nanti bangunin ya kak" ucap mia mencari posisi nyaman dan menutup mata.
.
.
.
.Di rumah winata.
__ADS_1
Edward datang hendak menemui mia. tapi dia harus kecewa, karena satpam tadi mengatakan bahwa mereka semua sedang keluar. dan tidak di beritahu kemana tepatnya.
Edward menelfon mia dan mengirkm banyak pesan padanya.
Pagi tadi, suruhan edward mengirkm semua info yang di temui oleh mia... dan tidak ada yang mencurigakan. bahkan orangtuanya juga tidak ada terlibat.
Sampai akhirnya.. satu satunya yang di ingat oleh edward adalah saat di restoran.
Edward dengan mudahnya bisa meretas cctv di restoran.
edward ingin melihat apakah mia menemui seseorang di sana. karna suruhan edward tidak ikut ke sana saat itu.
Dan dapat.
Pantas saja mia mendiamkannya.
Belatung, itu. bella atmaja sepertinya ingin bermain main dengannya. edward dapat mendengar dengan jelas omong kosong bella yang mengaku ngaku di jodohkan dengannya. cih.
Tau begitu, edward tidak akan memanasi mia saat bella di sana. karena gadisnya pasti berpikiran yang tidak tidak.
edward ingin menjelaskan pada mia. mia menghindari chat dan panggilannya.
karena tidak tau pulang jam berapa. edward akhirnya pulang. dia akan ke MW group besok.
***
Sesampainya di rumah. mereka bersih bersih, mia segera memindah foto ke laptop. dan mengirimnya ke grup keluarga.
Foto Sampul dan profil grup winata akhirnya di ubah.
Alex juga tak lupa mengupload di laman instagramnya.
Mia membuka ponselnya.. seperti dugaannya. ada banyak panggilan dan pesan dari edward yang menanyakan keberadaannya.
Sekaligus secara tidak langsung menjawab pesan edward, mia membuat story.
'Happy time' dalam unggahan foto mereka berlima saat piknik singkat tadi.
"Piknik" di story ke dua. menyuguhkan video kebersamaan mereka tadi tertawa bersama.
drrrt drrrt drrrt
Tuh kan benar, si mister bucin.
"Halo-
"Mi.. kamu dari mana? tadi kakak dari rumah mu tapi tidak ada orang di sana. kata satpam kalian sedang keluar" potong edward segera
"Kalian liburan bareng ya? bagus fotonya" tambah edward berusaha mencairkan suasana.
"Iya kak.." jawab mia.
"Mi.. besok kakak ke kantormu ya?"
"Ada apa kak? kan jadwal rapat kita harus nya lusa" jawab mia sebenarnya tau maksud edward
"Kakak mau ngomong sesuatu,"
"Bilang di sini aja kak"
"Kamu menghindari aku mi?" ucap edward sedih. mia diam, dia tak seharusnya kanak kanak seperti itu.
"Yaudah besok sepulang kantor aja kak. gak enak di liat orang lain" ucap mia membuat edward tercekat. berarti benar mia mempercayai omong kosong dari bella.
__ADS_1
Sepanjang mengobrol, mia lebih banyak diam atau hanya menjawab seperlunya. . tak seperti biasa.
BERSAMBUNG.....