Gadis Cantik Kesayangan Bos Dingin

Gadis Cantik Kesayangan Bos Dingin
Aku belum tua, hanya dewasa


__ADS_3

David dan key sudah banyak bercanda. sesekali membicarakan rumah mereka yang sudah siap huni.


Ceklek!


"Infus nya sudah bisa di buka ya buk. dan beberapa hari lagi juga sudah boleh pulang, ibu boleh berjalan jalan pelan supaya tidak kaku"


"Makasih sus"


Akhirnya key sudah tak memakai infus lagi membuat dia leluasa bergerak.


"Oeeek..."


"Eeh sayang, sebentar. papa datang" si papa siaga langsung melompat dari kasur key menuju box naura.


"Cup cup cup sayang.. kenapa? lapar hem?" bisik david.


"Apa kamu pup?" david mengintip apakah popok naura penuh.


"Gak ada" gumam nya kembali menimang baby naura.


"Mau nen kali yank" ujar key bergerak dengan leluasa. tanpa infus dia mulai bebas bergerak.


"Kamu mau nen yaa? haus yaa" gumam david mencium pipi naura.


David memposisikan naura di dekapan key dengan nyaman.


Key membuka penutup dadanya sebelah kiri. dia keluarkan sumber makanan baby naura.


Naura langsung menyusu dengan rakus. membuat key geli.


"Sakit yank?" tanya david khawatir


Key menggeleng tersenyum.


"Dia mirip kamu hidung nya key" ujar david memandangi wajah putrinya yang terlihat damai.


"Iya tapi jidat sama matanya ikut kamu. banyakan kamu. padahal aku yang hamil 9 bulan" gerutu key merasa tak adil.


david terkekeh..


"Itu karena aku sangat mencintaimu sayang" bisik david membuat key tersenyum.


"Kita kapan bisa pulang yank? aku udah bosan di sini" keluh key


"Nanti aku tanya dokter nya ya.. kita langsung pulang ke rumah kita ya. udah siap huni, sekalian nanti ron kita ajak ke sana"


key mengangguk patuh.


Setelah selesai. naura melepas mulutnya. dia bergerak gerak lucu di pangkuan key.


"Benerin sayang, aku harus puasa" lirih david membenarkan pakaian key. kalau tidak dia bisa khilaf. wkwwkw


"Kecil banget tangannya " gumam david menciumi jari jari mini naura.


.


.


.


"Key... mana menantu akuuu" suara mia langsung memecah ruangan yang tadi tenang.


astaga anak baru 2 hari sudah di klaim jadi menantu.


"Kalian di sini..." sambut key senang. dia sangat senang jika mia and the gang sudah di sini.


"Loh, gaby kemana?" tanya mia melongok longok di dalam.


"Tadi izin beli minum keluar" jawab david.


Mereka masuk. orangtua mia dan mertuanya juga ikut membawa buah ke dalam.


Ed juga ikut selalu di samping istri nakal nya.


sedangkan zian?

__ADS_1


tentu saja langsung beralih ke ruangan dokter gia.


"Astagaa.. kaget" pekik gia saat membuka ruangannya. dia mendapati kekasihnya duduk di kursi kebesarannya.


"Hehe.. dari mana?" tanya zian menarik gia duduk di pangkuannya.


"Aku baru dari meja piket. geser dulu"


"Gak. gini aja" tolak zian memeluk gia.


Sepasang kekasih itu bermesraan dan berbincang di ruangan dokter gia. sebelum jam besuk di mulai.


********


Sedangkan gaby.


Dia tadi meninggalkan ruangan key, karena dia ingin memberikan waktu buat kak david dan kak key.


dia keluar. ke kantin.. dia mau beli jus.


beberapa perawat yang sudah pernah mengenalnya sempat menyapa. gaby menjawab seadanya. dia mencari jus yang biasa dia pesan kalau di sini.


Dia tidak tau kalau ada tamu lagi di kamar kak key jadi dia memilih duduk di sekitar taman rumah sakit. sebentar lagi dia akan naik.


Sedangkan alex. dia tidak pulang ke rumah. sengaja. tapi mendengar kalau keluarganya datang menjenguk key lagi, dia ke ruangan key sekalian melihat pujaan hati.


tapi dia malah tak menemukan gaby di sana. kata david sedang keluar. makanya dokter alex segera turun ke bawah. mencari gaby.


tidak ada.


dia ke kantin, tak ada jejak gaby di sana. mau bertanya tapi ya gengsi. wkwkwk


"Apa lagi keluar ya" gumam nya berjalan hendak keluar.


tapi, tanpa sengaja mata nya menangkap sosok yang dia cari. dia tau itu gaby, dari ikat rambutnya yang di pakai gaby kemarin.


"Kheem"


Gaby menoleh ke asal suara. gaby melihat sekeliling. ada apa dokter alex di sini pikirnya.


"Duduk dokter" jawab gaby polos.


"em.. di atas ada mia dan yang lain" seru dokter alex membuka obrolan.


para suster yang m lihat dokter alex mendekati gaby. mereka mulai membuka bahasan baru. sepertinya dokter alex sedang mengejar cinta. begitu lah gosip gosip pagi ini di antara perawat.


apalagi saat gaby berjalan lebih dulu, terlihat dokter alex mengejar gaby dan berusaha menyeimbangkan langkah nya. mengikuti gaby dari belakang.


bucin couple ke empat on the way.


Ceklek!


Gaby masuk di ikuti dokter alex dari belakang.


"Cie.. masuknya barengan. kalian dari mana?" tanya mia menggoda gaby dan kak al.


"Dari bawah kak" jawab gaby santai.


Gaby melihat orangtua kak mia dan kak edward di sini. kakek tidak di sini. entah kapan gaby bertemu kakek. walaupun mereka tak begitu dekat, tapi gaby juga merindukan nya.


"Apa kalian clbk? cieee kayaknya akan ada pasangan baru nih" goda mia lagi.


alex tersenyum sendiri sedangkan gaby bersikap biasa saja.


"Kak aku belum pernah ketemu kembar? kapan kakak bawa mereka?" tanya gaby mengalihkan pembicaraan


"Aku takut membawa mereka ke rumah sakit gab. mereka di rumah, datanglah ke rumah.. " jawab mia


"Oiya gab, di ig mu aku sering melihat kamu bersama pria tampan. siapa dia?? pacar baruu yaa" ujar mia lagi memancing keributan.


ed menatap tak suka pada istrinya.. kenapa mia harus memuji pria lain.


sedangkan alex juga terlihat kesal.. dia bukan pacar gaby. tidak akan.


"Dia memang baik dan tampan kak. nama nya dwiki" jawab gaby tanpa mau mengklarifikasi

__ADS_1


"Mereka tidak pacaran" seru alex membuat atensi mereka beralih. apalagi orangtua ed dan mia langsung menoleh. sepertinya ini akan ada pertunjukan seru.


"Kan bisa jadi kak" pancing mia.


"Tidak mungkin" jawab alex ketus.


"Emang iya gab? kan kalian se umuran. apa kamu mau sama kak alex gab?" pancing mia lagi jahil


Mereka menoleh pada gaby.


"Enggak kak. aku tidak mau menikah dengan pria tua. aku masih muda."


skakmat.


Di bayar lunas.


Mereka semua menahan tawa kecuali alex.


"Emang kenapa kalau sudah berumur? aku belum tua. hanya dewasa saja" ujar alex tak mau kalah.


sekarang keadaan berbalik. jika dulu gaby yang mengatakan pembelaan.. sekarang malah alex.


mereka diam diam menahan tawa masing masing.


"Kamu mau gab?" pancing si mama muda lagi


"Gak kak. aku masih anak kecil, belum saat nya memikirkan itu. aku belum punya masa depan"


Deg!


Lagi lagi alex kena.


"Apanya yang anak kecil, kau sudah 20 tahun. sudah punya ktp. apaan masa depan masa depan" gerutu alex tanpa sadar.


Alex malu. semua keluarganya memergoki dirinya menyangkal ucapan nya yang dulu.


dia menarik pelan tangan gaby keluar dari ruangan key.


setelah mereka berlalu.


mereka semua tertawa. akhirnya tawa mereka pecah.. untung tidak sampai membuat baby naura kaget.


"Hahahahhaa.. tuh kan, menyesal sendiri" ujar mia tertawa lepas.


"Nakal banget sihhh" ujar david tak habis pikir.


"Tapi seru kan" jawab mia menaik turunkan alis nya. mereka lagi lagi terkekeh. menertawakan alex dan sikap nya.


"Siapa yang tampan tadi itu sayang?" bisik ed datar.


Mia tersadar. suami posesif nya ternyata di sini.


"Kamu yang paling tampan kok by, paling tampan dari semuaa.. paling kaya, baik. perkasa" puji mia berbisik tanpa pikir panjang.


"Perkasa? nanti kita lihat apa benar " bisik ed menyeringai.


Kena...


mia menatap suaminya kesal. dia kena jebakan.


"Nanti malam sayang" ujar ed mengedipkan mata


mia mencubit perut suaminya.


"Mesum" lirihnya.


"Aku tunggu nanti malam baby, kamu di atas"


mia geleng geleng kepala. tapi dia juga tersenyum..


"Siapa takut" jawab mia menantang.


Mereka melupakan sepasang manusia yang sedang mencari titik temu di ruang berbeda. wkwkwkk


BERSAMBUNG.......

__ADS_1


__ADS_2