
Mia sedang makan masakan mama elina.. suaminya masih di kantor. jadi sebelum ed pulang, mia memilih bertandang ke tetangga alias rumah mama nya..
Hanya mama dan papa teman nya.. semua masih bekerja. sedangkan perut nya makin besar.. si kembar sudah 7 bulan.
"Ma.. kayaknya kak zian punya pacar" julid mia meronta ronta.
"Emang kenapa sayang? kok mama gak tau??" tanya mama kepo. sedangkan papa winata hanya menggeleng.. kalau sudah dalam sesi julid atau gibah, istri dan putrinya sangat serius.
"Aku liat kak zian senyum senyum liat hp nya ma.. terus ada foto cewek juga di hp nya. masak sekarang hp kak zian pake kunci ma.. kan pasti ada sesuatu yaa" pancing mia
"Iya benar sayang.. zian biasanya gak terlalu suka buka ponsel. tapi mama tak tau siapa kira kira yang dekat dengan anak itu" jawab mama mulai percaya omongan mia.
"Mia gak mungkin salah ma.. ada foto cewek jadi wallpaper hp kak zian. pakai baju putih tapi menyamping.. jadi muka nya tidak begitu jelas.." ujar mia
Mama mendengar dengan tak kalah antusias. ini berita penting
"Yang paling bikin kaget ma, aku sempat lirik ada kontak kak zian oake emot love love.. mia yakin kak zian punya pacar maa" kompor mia semangat
"Benarkah?? aduh mama jadi penasaran.. siapa dia. mana kakak mu yang satu ini sangat tertutup.. susah mengorek info darinya" jawab mama ikut gelisah menahan penasaran.
"Mama tenang aja.. mia akan menemukan siapa pacar kak zian. serahkan pada mia. sekarang mending kita fokus bagaimana caranya supaya kak al mau menerima gaby" lanjut mia menuju gosip yang kedua.
Papa lagi lagi menahan tawa.. putrinya entah sejak kapan jadi suka bercerita bahkan gosip gosip di tv.. apa karena gabut dan bosan membuat mia butuh bahan julid? papa winata pusing melihat tingkah absurd istrinya.
"Apa alex masih menghindari anak cantik itu?" ujar mama
"Gaby itu sangat keras kepala ma.. tiap hari selalu ke rumah sakit.. aku menyukai gaby," ujar mia merasa kasihan pada gaby yang berjuang sendirian
"Mama juga menyukainya.. dia lucu dan polos. apa adanya" puji mama mengingat betapa ajaib gaby saat terang terangan mengakui alex calon suaminya.
Mia dan mama tertawa bersama..
"tapi kak al masih tidak terima karena usia mereka jauh beda ma"
"Mama juga bingung sayang.. kita serahkan saja pada mereka.. jika memang jodoh, ya syukur.. kalau tidak, apa boleh buat" ujar mama
"Tapi aku yakin kak al juga pasti suka sama gaby ma.. sedikit" kompor mia tak rela gaby dan al tak jodoh. dia mau gaby bersama kakak nya. cocok.. dan bikin ribut
__ADS_1
"Sudah... cucu cucu opa, makan buah dulu, mama kalian menghabiskan tenaga bercerita dari tadi" potong papa melihat buah di meja masih belum di sentuh
"Hehehe.. keasikan sih papa ku yang tampan" cengir mia membuat papa terkekeh gemas.. mia mengambil buah potong langsung melahap nya.. ternyata bergosip juga butuh tenaga.
Saat sedang asik menikmati makanan di depannya. ponsel mia berbunyi.
Ting!
Pesan dari keysha.. sahabatnya.
kening mia sedikit mengerut membaca pesan key, lebih tepat nya key mengadu masalah eskrim dan suaminya..
Key tersenyum misterius..
"Aku di bolehin suami ku kok key makan eskrim.. aku bahkan di awal kehamilan ku dulu di belikan suami ku satu kulkas beserta kulkas nya khusus eskrim" balas mia mengompori.. dia suka melihat pria pria di sekelilingnya kelimpungan dan pusing.. entah dari mana sifat jahil mia itu berasal. yang pasti setelah hamil dia sangat sangat usil.
Key di seberang sana seolah dapat teman.. dia merasa kak david sangat berlebihan. dan balasan mia semakin membuat key kesal pada suaminya.
"Tenang key.. kamu boleh datang ke rumah ku, boleh makan apa aja.. tanpa sepengetahuan suami mu yang kolot itu" balas mia membuat key tersenyum..
Key tak tau saja, mia si bumil jahil itu juga makan semua keinginan nya karna berhasil mengelabui orang orang. ckck
Cup
Cup
"Mama.. papa, mia ke rumah dulu ya. mau mandi, sebentar lagi suami aku pulang" pamjt mia setelah mencium pipi mama dan papa.
"Hati hati sayang, pelan pelan.." mama mengantar putrinya sampai depan.
Mia masuk sambil memegang perut besarnya. dia melihat bik mar sudah menyelesaikan pekerjaan nya.. bik mar baru pulang dari cuti atau libur yang di berikan ed dan mia..
"Bik.. aku mandi dulu yaa"
"Baik nyonya.. mari saya siap kan" bik mar membantu mia, itu atas perintah ed.. supaya bik mar memastikan mia mandi dan makan.. karna perut mia yang semakin besar, membuat mia sulit untuk membungkuk dan gerakan lain
Mia mandi sambil memikirkan, siapa ya itu perempuan di ponsel kak zian.. wkwkwkwk
__ADS_1
"Kayak pernah lihat.. tapi siapa" gumam mia masih sangat penasaran
Dugh dugh...
perut mia nendang, si kembar merespon ke kepoan sang mama.
"Kangen papa ya?.. mama juga kangen" gumam mia segera menyelesaikan mandinya.
Mia tiba tiba terpikirkan sesuatu. biasanya suaminya belum pulang sih jam segini.. tapi tak ada salah nya juga menggoda suami nya itu.
Sebelum memakai baju, mia mengambil ponsel.. mengirim foto nya yang hanya tertutup sedikit handuk, dan tak lupa mengirim video perutnya yang bergerak gerak.
"Papa.. cepat pulang, kangen.." isi pesan mia dengan emot emot lucu
Mia kirim ke nomor ed sambil terkekeh. dia bisa membayangkan wajah suaminya menggeram di seberang sana.
Dan benar.
Ed yang masih di kantor mengetatkan rahang nya.. mia sangat sexy. bahkan handuk itu hanya menutup sebagian dada besar mia.
Ed ingin sekali lari ke rumah sekarang dan menghukum kucing nakal nya.
Ed tersenyum memutar video perut mia. dia tak semangat lagi bekerja.. dia ingin pulang.
"Anak anak papa" gumam nya.
Ed kembali membuka foto mia.. di zoom.. ed menelan saliva nya.
"Awas aja kamu baby, aku tidak akan melepas mu" gumam ed memejamkan mata. dia harus segera pulang.. kalau tidak, dia bisa pusing.
sesuatu terasa sesak di bawah sana. istrinya semakin sexy dan nakal. tapi dia suka.
Tanpa tunggu lama. ed keluar, mendapati rey tapi ed tak melirik rey sama sekali.
"Bos.. saya butu-
"aku pulang duluan rey, istri ku lebih membutuhkan aku" potong ed membuat rey mendelik.. rey tau pasti bos nya yang sedang membutuhkan mia.
__ADS_1
"Dasar.. BUCIIIIN" kesal rey kembali ke ruangannya.
BERSAMBUNG...........