Gadis Cantik Kesayangan Bos Dingin

Gadis Cantik Kesayangan Bos Dingin
Kau sudah gila..


__ADS_3

Benar saja..


Besok harinya. semua orang melakukan aktivitas sebagaimana biasanya.


"Gaby.. pulang ke rumah nak, mama sama papa gak akan memaksa kamu kuliah atau di jodohkan lagi" mama mereka menghubungi gaby. sanjaya sepertinya sudah memberitahu keluarga tentang keberadaan gaby dan ancaman david.


jujur saja, semenjak pernikahan david saat itu. orangtua david seolah kena tamparan keras. mereka kehilangan anak mereka. jika mereka gegabah lagi, gaby juga akan hilang dari mereka.


orangtua david tak ingin mnegulangi kesalahan yang sama, bahkan jika di beri kesempatan mereka ingin memohon supaya david menerima mereka.


dunia terbalik bukan?


"Iya ma.. bentar dulu, gaby masih ada urusan" balas gaby santai. dia memang sudah aman. berkat kak david, dia tak peru takut. tapi dia juga harus pastikan dokter alex untuknya.


*********


Penampilan gaby yang belum terlihat dewasa. terlihat fresh dan lucu. dia datang kembali ke rumah sakit. dia sudah tau ruangan dokter alex.. dia tak perlu bertanya lagi.


Gaby datang membawa minuman. soalnya dia belum bisa memasak. harus banyak belajar lagi.


tok


tok


tok


Gaby mengintip ruangan alex. kosong.. dia cek jam tangan nya. pantas saja.. ini masih jam kerja.


Gaby menunggu di luar ruangan lagi. dia membuka ponsel juga menyeruput minuman di tangan kiri nya.


Saat mendengar suara kaki dan helaan nafas. gaby mendongak. benar.. itu dokter alex , orang yang dia tunggu tunggu dari tadi. mata nya langsung berbinar.


"Dokter..." ucapnya berdiri.


alex melewati gaby, dia masuk ke dalam ruangannya. di ikuti gaby. gaby tanpa di suruh duduk di hadapan alex yang hanya diam mengamati nya.


"Dokter baru ada operasi ya?" tanya gaby..


"Dokter sangat tampan pakai baju putih itu, eh tapi tanpa pakai itu juga tampan deh" seloroh gaby menyeruput minuman dinginnya lagi.


"Ini buat dokter.. dokter harus mendinginkan otak dan hati. biar segar" ucapnya menyerahkan satu cup minuman dingin seperti miliknya.


"Apa kamu tidak ada pekerjaan?" tanya alex serius.


Gaby menggeleng.

__ADS_1


"Tapi saya sedang bekerja" ujar alex lagi.


"Aku tidak akan mengganggu dokter. aku akan diam, aku hanya ingin bertemu dokter saja" jawab gaby enteng.


Hhhhhh...


alex menarik nafas dalam. tak tau lagi balas apa.


"Dokter udah simpen nomor aku belum?" alex tetap diam. rasanya kepala nya pusing menghadapi gaby.


Gaby membiarkan alex bekerja.. dia juga diam duduk di kursi ruangan alex. dia memainkan ponselnya.. berusaha tak mengganggu konsentrasi dokter tampan nya.


Cekrek!


Gaby diam diam memotret alex yang sedang fokus. dia simpan, dan dia ambil lagi. gaby tersenyum senang..


Alex membiarkan gaby di ruangannya selama gaby tidak mengganggu nya. dia fokus pada laporan di depan.


"Dokter.." panggil gaby pelan. alex menoleh.


"Aku laper, ayo kita makan" ucap gaby. alex melihat jam nya. ternyata memang sudah waktunya makan siang.


"Makanlah ke bawah. di bawah ada kantin. aku masih sibuk" jawab alex. gaby berdecak.


Gaby punya tabungan sendiri.. dia memesan makanan saja.. dia malas makan kalau donter alex tidak ikut. dia pesan dua porsi.


"Dokter jangan menunda makan. dokter bisa sakit, kalau dokter sakit, siapa yang mengobati pasien lagi.? lagian aku tidak akan membiarkan dokter kelaparan" cerewet gaby panjang lebar. dia membuka bungkusan pesanan mereka. dia bawa ke meja kerja alex.


"Mau aku suapin dok?" goda gaby.


"aku bisa sendiri" jawab alex segera mengambil sendok. dia benar benar heran bisa di gombalin anak anak.


Mereka akhirnya makan.. gaby terlihat senang bisa makan bersama dokter alex.


"Dokter, belum punya pacar kan? kenapa?? kan dokter tampan.. perempuan seperti apa type ideal dokter?" tanya gaby tak bisa diam.


"Makan lah nanti kamu tersedak" jawab alex tersenyum karna gaby terlihat seperti bebek. makan manyun begitu.


"Hissssh" desis gaby memilih makan.


"Dokter minum dulu.. " gaby seperti melayani seorang suami. dia merapikan bekas makanan mereka membuangnya ke tempat sampah.


Dia kembali duduk santai. seolah olah ruangan alex adalah rumah nya.


"Kapan kamu pulang?" tanya alex

__ADS_1


"Nanti dok," jawab gaby santai menyender.


Gaby nyaman di sana. alex juga biarkan saja. selama gaby tidak mengganggu pekerjaan nya.


Saat sedang asik membuka laporan bulanan dan hasil rapat direksi. alex menyelesaikan bacaan nya. dia menoleh.. karena dia malah merasa aneh saat gaby diam.


Ternyata gaby malah tidur, alex geleng geleng kepala.


Di lihatnya gaby sangat tenang, alex mendekat, dengan hati hati dokter alex memberikan kain tipis pada gaby, karena ac ruangannya cukup dingin. lalu dia kembali ke meja kerja nya.


gaby tak terganggu sama sekali, dia melah mencari posisi nyaman di kursi empuk direktur rumah sakit itu. dia seperti bayi.. alex bahkan sampai kepikiran, tidak mungkin dia menikah dengan anak kecil ini.. nanti dia di katai pedofil.. lagian masa depan gaby masih panjang.


"Dia bahkan tidak takut padaku" gumam alex tersenyum.. baginya gaby adalah makhluk Tuhan paling aneh dan susah di pahami.


Saat merasa tidurnya terusik, gaby membuka mata. pemandangan pertama yang dia lihat adalah alex duduk di meja kerja nya. gaby bergerak.


Dia tersenyum manis saat melihat ada kain di tubuhnya. dokter impian nya itu sangat sweet diam diam. gaby merasa di beri lampu hijau. dia bangun dan melipat kain tipis tersebut.


"Mau pulang?" tanya alex membuat gaby menoleh.


"Enggak.. di apartemen kakak belum ada orang. bosan." jawab gaby berdiri mengelilingi sudut ruangan alex.


"Dokter, ini keluarga dokter??" tanya gaby melihat foto keluarga winata saat mereka piknik dadakan bersama mia dulu.


"Waah.. dokter punya satu saudara lagi, sama sama tampan" puji gaby.


"Ooh ini, istrinya tuan edward itu kan yang sering viral.. sangat cantik" gumam gaby tapi alex masih bisa mendengarnya.


"Apa ini mama dan papa dokter?"


Alex mengangguk saja.


"Waaah.. pantas saja dokter sangat tampan. bahkan papa mertua dan mama mertua masih sangat tampan dan cantik" ucap gaby membuat alex langsung terbatuk.


"apa kau tau apa arti mertua? kau masih anak kecil" ucap alex


"Taulah. mertua itu kan orangtua suami kita. stop bilang aku masih kecil dok, aku sudah besar.. aku sudah 20 tahun" jawab gaby kesal.


"Siapa suami mu.. aku tidak mau menikah dengan anak kecil seperti mu" ujar alex heran,


"Nanti juga dokter pasti mau nikah sama aku. aku kan cantik, baik.. perhatian lagi" sombong gaby mengangkat wajahnya. sambil tersenyum.


"Sepertinya kau sudah gila" ucap alex pusing.


"Dan orang gila ini akan jadi istrimu dokter" jawab gaby enteng.

__ADS_1


BERSAMBUNG...........


Hai gaes.. satu dulu ya, aku lagi sibuk. nanti lagi aku usahain. bener bener lagi mumet dan sibuk ini.. thankyou


__ADS_2