Gadis Cantik Kesayangan Bos Dingin

Gadis Cantik Kesayangan Bos Dingin
Operasi key..


__ADS_3

Hari hari mendekati hpl, david sudah stand by menjaga key. karena takut tiba tiba key mules dan kontraksi


Gaby juga sudah di sana.


dia bertugas membawa perlengkapan nanti kalau sudah mau ke rumah sakit.


orangtua david juga sangat senang mendengar dari gaby kalau key akan segera melahirkan. tapi mereka tentu tak punya keberanian meminta ikut serta di sana. malu..


sudah dua hari gaby di jakarta. tapi alex tidak tau bahwa gaby sudah di sana. gaby juga tak berniat memberi tahu dokter alex. dia sibuk membantu persiapan persalinan kak key.


Besok nya, key sudah langsung meminta di siapkan ruangan buat key. lebih baik menunggu.


"Sayang, nanti kalau kamu tiba tiba merasa sakit langsung kasih tau aku ya"


"Iya yank.. kamu udah bilang berapa kali" jawab key. karena sudah dari kemarin david selalu bertanya apakah sakit.


"mau makan gak yank"


"Enggak.. sini aja, peluk peluk gini" ujar key meminta david memeluknya dari samping.


"Tadi kok dokter nya bilang nunggu sih yank" keluh david sambil mengelus elus perut buncit key dia tas brankas.


"Kan emang katanya belum ada pembukaan, nanti kita tunggu saja " jawab key malah berbalik menenangkan suaminya yang tidak sabaran.


"Jangan takut ya, nanti aku akan di sana sama kalian." bisik david lembut


Key tersenyum dan mengangguk. jujur saja dia memang takut. tapi dia juga harus optimis demi bayi mereka.


Ceklek!


"Kak, ini aku taruh di sini. kalau butuh apa apa ada di sini semua" gaby masuk menata beberapa kelengkapan yang mungkin di perlukan.


"Makasih gab" ujar key tulus


"sama sama kak.. kakak semangat ya."


Gaby duduk agak jauh dari suami istri yang saling memeluk di atas ranjang rumah sakit tersebut.


"Yank.. kak alex belum tau kalau gaby di sini?" bisik key pelan pada david


"belum sayang, mia bilang jangan dulu" jawab david juga berbisik. key mengangguk paham, pasti sahabatnya memang punya rencana.


"Elus elus lagii" rengek key saat tangan david berhenti


"Laksanakan nyonya" jawab david terkekeh gemas.


"Anak papa, nanti yang pinter yaa keluar dari perut mama" bisik david pada perut key


Cup


"Laper gak yank?" tanya david setelah mengecup bibir terbuka milik key


"Enggak. aku mau bobok dulu ya, jangan jauh jauh" ujar key manja

__ADS_1


"Yaudah, sini yang nyaman sayang. aku duduk di sini yaa" jawab david. key mengangguk.


david sama sekali tidak meninggalkan key sendirian. gaby juga, dia duduk berjarak dengan sepasang suami istri tersebut.


Di rumah david.


Sanjaya dan istrinya sudah bersiap siap akan menyusul ke rumah sakit. setelah kena cubitan oleh ucapan putri bungsu mereka.


Saat gaby pulang. gaby masih sempat menyemprot keluarganya.


"Kalau papa dan mama sudah merasa gagal menyayangi kak david, kalian juga ingin gagal kepada calon cucu kalian? kak keysha sudah tak punya orangtua.. keluarga winata dan keluarga wiguna yang bahkan lebih sayang kepada mereka selama ini. padahal kalian masih bisa berdiri di sini"


"Apa papa dan mama tidak ingin berusaha? setidaknya kepada cucu kalian. dia tak tau apa apa."


Nyessss!


Sanjaya dan istrinya benar benar tertampar. mereka malu.. tapi kalau tidak berusaha lebih tidak tau malu lagi.


itulah kenapa, sanjaya dan istrinya akan menguatkan hati atas penolakan apa pun. dan mereka ingin melihat cucu mereka.


apalagi ucapan key yang sedikit memberi harapan.


"Kak keysha adalah orang baik, dia tidak mungkin menolak hal baik" ujar gaby sebelum berlalu mengemasi barangnya menuju rumah sakit


Di sini lah sanjaya dan istrinya.


Mereka belum tau jenis kelamin cucu mereka nantinya. jadi, mereka membawa kelengkapan buat key, dan rencana nya nanti mereka akan mencari penginapan dekat sana, supaya bisa langsung besuk.


Gaby berjalan dengan santai, dia tak ada niat sama sekali menyusul ruangan dokter alex yang biasa nya dia kunjungi tiap hari.


suster yang biasa di lewati gaby menyapa gaby.


dia sempat pangling, gaby makin cantik dan sedikit berisi.. lebih modis.


Gaby tak menganggap pusing pandangan dan bisikan beberapa perawat. dia hanya ingin segera ke ruangan kak key.


Ceklek!


"Kak??" pekik gaby kaget.


"Gaby, telfon mia dan yang lain.. key mulai merasa mual. dokter udah kakak panggil, kamu jaga jaga di sini" ujar david memeluk key yang terlihat meringis.


Gaby mengangguk tak banyak bicara.


dia mengabari kak mia supaya memberitahu kepada yang lain.


Kak key sudah di bawa masuk ke ruang operasi. dokter gia dan beberapa dokter di sana juga sudah stand by.


"Aaahhh" cekalan tangan key melemah. mules nya hilang.


"Sayaang, kalau sakit, cubit di sini.. aku gak kemana mana yank" bisik david deg deg an.


"Iya, mules nya kadang hilang kadang datang"

__ADS_1


Dokter gia memeriksa key sebentar. dia mengangguk.


"Tuan, silahkan duduk samping kepala istri tuan. operasi akan segera kita mulai" ujar dokter gia


David mengecupi wajah istrinya dan mengucapkan doa doa di telinga sang istri.


"Sayang.. aku di sini, kamu kuat ya. aku mencintai mu key" bisiknya


Key tersenyum pelan dan matanya mulai redup.


Di luar ruangan..


mia dan keluarga sudah di sana.. ada dokter alex juga.


Tapi kebetulan sekali, gaby belum keluar dari ruangan key tadi.


Hari ini rencananya alex akan ke bali.


alex merasa dia bisa menjemput gaby ke bali sebagai alasan. wkwkwk


Rey dan zian juga di sana. sedangkan si kembar tidak di ikut. lebih aman kalau di rumah saja.


"Sayang, jangan mondar mandir, apa tidak capek.. kita doakan pasti operasi key lancar" ujar ed menenangkan mia yang terlihat khawatir


"Iya by" jawab mia duduk di dekat ed


Yang lain juga menunggu. bagi mereka david dan key adalah keluarga mereka juga.


Mata mia sempat melirik kak alex yang melihat jam tangan nya. karna hari ini tiket pesawat kak alex ke bali.


Mereka semua sudah tau kalau gaby di sana. hanya alex yang tak tau. dan itu ide si mamah muda. mereka mana berani melawan.


"Kasihan putramu ma" bisik papa winata


"Sudah. kita ikuti saja kata putri kita pa" jawab mama elina terkekeh


Zian dan rey di sana. tapi nanti mereka akan kembali lagi bekerja. zian sekalian ingin melihat kekasihnya. dasar buciiin.


Sedangkan gaby.


dia tersenyum saat melihat pesan dari mama nya. mereka datang dan siap kalau kalau david menolak mereka. tak apa.


Gaby ingin anak kak david nanti tak kurang kasih sayang sedikit pun. bahkan gaby sangat berharap, kak key tidak merasa kesepian karena tak ada ibu ya di sisi nya. itulah kenapa gaby sampai memberikan skakmat kepada orangtuanya.


gaby sangat menyayangi key.. kakak ipar nya.


Dalam waktu tak lebih dari dua jam.lampu ruang operasi sudah berganti.


mereka berdiri.


"Kak??" ujar mia pertama kali. dia langsung memeluk kak david yang terlihat pucat dari ruang operasi


BERSAMBUNG........

__ADS_1


__ADS_2