
Semenjak ada gaby di apartemen david, gaby yang memang mudah bergaul.. di gampang dekat dengan ron. usia ron 2 tahun di bawahnya.
Suasana apartemen jauh lebih ramai dan ribut. apalagi gaby masih kayak anak anak tingkahnya.. dan key menyukai tingkah gaby karena semua jujur apa adanya. tak menutupi atau berpura pura. sangat murni.
Di kantor.
"Sayang.. " key masuk ke ruangan david setelah menunjukkan jam istirahat. mereka membawa bekal. walaupun keadaan ekonomi sudah sangat cukup untuk memesan makan siang dari luar tiap hari, tapi key tidak mau.. dia lebih suka membawa bekal untuk mereka dari rumah.
"Masih banyak ya? di lanjut nanti aja sayang, makan dulu" ucap key pada suaminya.
"Iya yank.. tanggung" jawab david tetap fokus pada laporan di tangannya.
Key geleng geleng kepala. kalau bekerja, suaminya paling susah di suruh berhenti. key membuka bekal lalu mengambil kursi dekat suami nya. dia duduk di sana.
David tersenyum.. key selalu begitu, bahkan jika di apartemen.. jika david lagi sibuk, key akan membawa makanan ke meja kerja nya.
"Sini aaaa" key menyuapi suaminya pelan pelan.
"Makasih sayang" ucap david mengelus rambut key mesra.
Key tersenyum, dia menyuapi david dan dirinya ganti gantian. jika tidak begini, makan david akan tetap bekerja dan lupa makan.
"sayang, kayaknya lucu deh kalau kak alex sama gaby yaa" pancing key sembari merapikan sisa makanan mereka. david langsung menatap key.
"Dia masih sangat muda, dia bahkan tak pernah dekat dengan pria lain selain kami dan pengawal. jangan di ambil serius ucapan gaby sayang" jawab david menghela nafas. dia bingung kenapa adiknya sangat tertarik mendekati kak alex yang usianya cukup jauh.
"Iya tapi kan, perasaan setiap orang tidak bisa di pastikan. kita lihat aja. aku yakin kak alex juga lama lama akan suka sama gaby" ujar key tersenyum. bagi key, dia sangat mendukung jika gaby bersama kak alex.
"Udah lah jangan di bahas lagi, itu cuma ngawur" jawab david tak ingin membahas lebih jauh. key mengalah. jika david tidak mau di ajak kerja sama.. satu satu nya harapan key adalah mia.
"yaudah, aku kembali ke meja ku yaa"
"Kiss dulu yank" ujar david menarik tangan key pelan.
Cup
Key hendak melangkah.
"bukan di kecup, di cium sayang... gini" terjadilah ciuman dan hisapan ******* yang lumayan lama dan panjang. hingga bibir key sedikit bengkak. david tersenyum puas dan mengelus bibir key.
__ADS_1
"Love you" bisik david genit.
"you too" key segera keluar. kalau dia lama lama dia bisa di gempur. karna suaminya kadang tak kenal tempat. dia pernah melakukan itu di meja kerja david. huuftt.
******
Di kantor lain.
Perut mia semakin besar usianya mau memasuki bulan ke 5. apalagi kembar. jadi terlihat seperti sudah 7 bulan. dia terlihat lucu dan chubby. tapi masih cantik.. dengan gaya pakaian elegan juga makeup tipis.
"Hubby, elus elus dedek dong" manja mia sedari tadi di cuekin karena kerjaan.
ed tersenyum, dia tau mia bosan. tapi di suruh pulang tidak mau.
Ed menutup kerjaan nya. dia juga mengirim pesan pada rey. entah apa.
Dia berjalan ke sofa besar tempat mia bersantai.
"Mana nih anak anak papa yang mau di elus hem" ed duduk dan mendekatkan kepala ke perut buncit mia
Cup
cup
"Kiss mama dong papa" ujar mia menoleh pada ed. ed dengan senang hati mencium istrinya. dia sudah tak heran.. karna di kehamilan ini mia sering minta duluan. lebih aktif dan ed menyukainya.
"Bosen ya sayang?" mia mengangguk dia bersandar pada ed.
Ed mencium wajah key, lalu gaun key memiliki model yang bahu nya sedikit terbuka. lehernya tampang jelas juga belahan dada.. jika menunduk begini terlihat jelas.
"Sayang, jangan pakai baju ini lagi kalau keluar, ini terlalu terbuka" ujar ed
"Tapi ini nyaman by, enggak panas" jawab mia terseyum jahil, dia sengaja memakai ini tadi.
"Iya, tapi ini terlalu terbuka sayang, dada kamu terlihat sedikit. hanya papa yang boleh liat" ucapnya posesif.
"iya iya.. lain kali gak pake ini lagi" jawab mia
"Pakai model lain aja" batin mia jahil.
__ADS_1
"Ini leher kamu juga baby, jangan di pamerin" sewot ed membenamkan wajahnya di leher mia.
Berhasil. batin mia.
Ed menjilat dan mengecup leher mia. lama lama semakin panas. nafas ed terasa hangat dan memburu.
Mia membawa tangan ed ke dada nya. ed memainkan pucuk mia dan bibirnya langsung meraup bibir mia yang terbuka.
"kheeeem"
"By, kami pulang aja deh, gaenak gangguin kerjaan kamu" ucap mia usil. dia tau suaminya sudah on dan tak mungkin di tunda.
"Tidak sayang. i want you baby.. tolong papa. aku sudah gak tahan" de*sah ed membawa mia ke dalam kamar.
terjadilah pertempuran di sana.. snagat panas. keringat da suara suara sumbang di ruangan kedap suara itu.
mia menyukai keganasan suaminya. dia kadang minta di atas dan membuat ed sampai tegang.
"Baby.. kamu sangat enak baby, yes baby.. mia saaa saayang ssssh"
Aaaaaaaahhhhhhhh
Tumbang sudah. proses siram menyiram selesai. wajah mereka jga tersenyum puas dan lega.
Pekerjaan nanti saja. semua dia serahkan paa rey yang saat ini pusing di ruangannya. dasarrr si bucin. batinnya sambil mengerjakan pekerjaan tersebut.
********
Di apartemen david. gaby sedang bingung harus ngapaian.. mereka semua bekerja dan ron juga belum pulang karena langsung ke tempat les nya.
Gaby sudah membuka ponselnya.. dari kemarin dia matikan supaya keluarganya tidak tau keberadaannya. sekarang karna kak david sudah memberikan ultimatum pada papa nya.. gaby sudah berani membuka hp. kalau ada yang macam macam dia tinggal mengadu kepada kakak nya itu.
Gaby bingung, ngapain.. dia ingin menemui dokter alex. tapi bingung juga alasan nya apa. lagian dia tidak ada nomor ponsel alex.
Gaby memilih nekat. dia ingin menikah dengan alex.. dia tidak tau dia cinta pada alex atau tidak tapi dia suka dan nyaman bersama alex. dia akan ke rumah sakit.
Dia melihat bekas di obati alex kemarin sudah mulai kering. dia tersenyum nakal.
Dengan cepat gaby memesan taksi online.. dia tak punya kendaraan. lagian kak david tidak akan mengizinkan dia menyetir sendirian.
__ADS_1
Dengan raut wajah bahagia gaby menuju rumah sakit milik keluarga winata. dia sudah sedikit tau tentang alex dari key. hanya sedikit. salah satu nya dokter ganteng itu belum punya pacar. gaby punya kesempatan yei..
BERSAMBUNG......