
Mia benar benar mengajak key membeli baju dan persediaan dalaman. karena sesuai pengalaman mia, nanti semua akan semakin membesar.. key menurut saja.
Saat sedang asik memilih milih dan beberapa sudah di bungkus.
Sopir datang membawa belanjaan mereka.
Key menggandeng mia kemana mana.. karna bumil kembar itu takut tertinggal atau kenapa napa.
Tapi,
Saat berjalan di tempat yang cukup sepi. ada satu tangan yang menarik mia. otomatis key juga ikut tertarik ke samping.
Ternyata. bella.
Mia dan key menghela nafas kasar. dia lagi dia lagi. sepertinya bella sudah di izinkan keluar oleh atmaja. makanya dia bertingkah.
Bella sebenarya hanya ingin menghilangkan penat, karna kalau di rumah dia bosan dan malas mendengar omelan papa nya.
Tapi, tak di sangka dia melihat mia dan key. iri hati dan cemburu di hatinya semakin menjadi, melihat mia begitu bahagia.. pakaiannya mahal dan bisa membeli apa saja dengan kartu unlimited miliknya.
bella seakan tak bisa menerima kenyataan kalau nasib mia ratusan kali lebih baik darinya.
Biarlah dia nanti di marahi papa nya lagi. yang penting kali ini dia bisa mengalahkan mia.. dia ingin mencelakai mia dan kandungannya. harusnya dia yang ada di posisi mia dan jadi nyonya wiguna. huffft.
"Bella.." kesal mia melepaskan tangan bella. sekarang dia sedang malas berdebat.
"Puas lo, melihat gue di kurung berbulan bulan. dan lo bisa hidup bebas dengan kemewahan.. gue tidak akan membairkanmu tenang mia" ucap bella menatap tajam pada mia.
"Astagaaa.. apakah kamu ingin aku membuat kalian sekeluarga jadi gelandangan?" ucap mia santai mengelus perutnya. seperti nya si kembar juga ingin mama nya membalas bella.
"Gue gak peduli, yang pasti.. hari ini kau akan menyesal.." bella mendekat dengan langkah nyalang ke arah mia.
Plak!!!
plak!!!!
"Aw.. " bella tersungkur ke lantai.
"Sebelum tangan kotormu menyentuh mia dan si kembar aku yang akan mematahkannya lebih dulu" ancam key geram. bella seakan tak ada takutnya.. dia ingin mendorong mia. untung saja key cepat. kalau tidak si kembar bisa kenapa napa.
Bella berdiri dengan wajah memerah. menahan marah dan kesal..
plak!
Bella berhasil menampar key. membuat mia jadi ikut murka.
Tuuut
"Tarik semua investor yang ada di atmaja group" ucap mia sekali tarikan membuat bella melepaskan tangannya yang hendak memukul key.
Tapi bella salah sasaran..
__ADS_1
mia dulu sudah di bekali ilmu dasar beladiri. apalagi anak anak nya juga sepertinya suka bermain main..
"Loo.." kecam bella marah.
"Aku sebenarnya kasihan kepada kak rian.. hanya kak rian yang kupikirkan makanya aku membiarkan kalian. tapi ternyata kamu tak berubah juga." ejek mia santai.
Bella menarik gantungan kecil di samping toko hendak memukul mia..
bugh...
Mia memukul perut bella.. tepat di ginjal yang di ambil dari mia.
"Aku hanya memukul ginjal ku. itu milikku.." ucap mia santai, melihat bella terjatuh lagi menahan perih dan sakit. pukulan mia sakit hingga ke dada.
Bella seakan merasa dunia nya sama saja. jika dia pulang pasti dia akan di pukul atmaja.. makanya dia akan nekat kali ini.
Di hendak mendorong mia.
Tapi,
"Mia.. awas.." key menggantikan mia, dia terdorong mengenai satu gantungan. untung hanya lengannya yang terluka. perut ya masih aman..
Key menarik rambut bella.. sepertinya bella sudah gila.
di beri satu peringatan bukannya bertobat malah menjadi.
"Key, udah.. biarkan saja dia. kita pulang, aku yakin habis ini mereka sekeluarga akan menyesal" ucap mia tak ingin key kenapa napa.. kehamilan key sudah lama di nantikan.mia tak ingin key bablas..
"Key, tanganmu gak apa apa??" tanya mia khawatir. mereka sedang di mobil.
"Gak apa apa mia, aku hanya melindungi perutku tadi.. untung aja gak kencang" jawab key sedikit meringis.
"Lebih aman kita langsung ke rumah sakit. memastikan" ucap mia meminta supir membawa ke rumah sakit lagi.
Setelah di rumah sakit. dengan panik gaby dan alex segera ke bawah. mereka kira dua wanita hamil itu terluka parah.
makanya alex dan gaby segera menghubungi ed dan david dengan pesan yang ambigu.
"mia dan key sedang di rumah, katanya terluka. kalian segera kesini.."
Sungguh suatu kesalahpahaman mengundang bencana.
Jangan tanya seberapa panik ed dan david. mereka mengendarai mobil masing masing dengan kecepatan tinggi.
Otak mereka tak bisa berfikir jernih.. dalam otaknya mia dan key terluka parah.
ed dan david masuk dengan sedikit berlari ke ruang tempat key dan mia di periksa ulang, memastikan semua baik baik saja. dan beruntungnya semua baik baik, hanya lengan key yang sedikit di obati.
Di luar, gaby dan alex tak kalah panik. mereka tadi hanya mendengar dari mia kalau mereka habis bertemu dengan bella.
Semakin menjalar lah lesalah pahaman saat ed dan david tiba dengan nafas ngos ngosan.
__ADS_1
"Bagaimana mia??"
"Key gak apa apa kan??"
tanya ed dan david kepada gaby dan alex.
"Semoga aja gak papa, tadi sempat tidak ada yang luka parah sih, tadi mereka berdua ketemu bella katanya" ujar alex.
Ed yang tak mendengar secara rinci langsung emosi.
Dia menelfon suruhannya.
"Hancurkan atmaja group.. ratakan dengan tanah" titah ed tegas.
Glek!
glek!
gaby dan alex sampai kesulitan menelan ludah. sedangkan david sedang sangat kahwatir key kenapa napa.
Ceklek!!
"Dok, bagaimana istri saya" ucap ed dan david bersamaan. dokter kaget, tapi langsung tersenyum sopan.
"pasien baik baik saja pak, bayi bayi nya juga sehat. hanya luka sedikit dan sudah di obati. satu dua hari akan segera sembuh. Sekarang juga sudah bisa di lihat" ujar dokter.. ed dan david segera mengangguk dan masuk.
Mia dan key tak tau ada bahaya di depan mata.
Tatapan ed menajam pada mia.
ed sudah meminta mia supaya tidak capek dan banyak bergerak.. di rumah saja. bahkan mia keluar tanpa meminta izin lebih dulu padanya.
Mia sedikit takut melihat suaminya menahan kesal dan marah.
"Hubby.." panggil mia tapi ed hanya diam saja.
Tak jauh beda dari mia. key juga menahan nafas, dia takut melihat wajah david sekarang.
"Sayang.." panggil key, tapi david diam saja. wajahnya datar. sangat datar.
Alex daa gaby ikut masuk.
mereka bernafas lega.. semua baik baik saja. hanya lengan kiri key yang di olesi obat.
"Kakak baik baik aja kan?" ucap gaby memecah keheningan.
"Iya semua baik baik aja kok" ucap key kaku. dia tak suka atmosfir ini. menakutkan.
Alex juga segera memeluk mia.
"Kakak khawatir tadi, untung kalian baik baik aja" ucap alex. mia tersenyum menganguk. matanya menghindari tatapan mematikan dari suaminya. menakutkan.
__ADS_1
BERSAMBUNG.....