
"Waaah.. ini sangat bagus.." mia dan ed sedang di luar. ed menggandeg mi dengan mesra.
"Jangan lari lari sayang" ed tertawa mengikuti kaki mia yang begitu lincah.
Mereka tiba di tempat makan seafood.. dan memesan.
"Sayang jaketnya di benerin, sini.. udaranya di sini dingin" ujar ed merapikan jaket mia yang sedikit kebesaran.
"Makasih hubby" ucap mia lirih. ed tersenyum melihat tingkah malu malu istrinya.
Mereka makan dan sesekali bercanda.. melupakan pekerjaan dan beban sementara. mereka menikmati waktu liburan dan honeymoon ini dengan sebaik baiknya.
Mia terlihat sangat bahagia di sepanjang jalan dia merangkul lengan ed mesra. Tak lupa dia juga memotret langit yang terlihat sangat indah malam itu.
****
"hu hubbyy.." mia yang sedang mengganti baju tidur kaget, saat ed tiba tiba saja sudah menempel padanya dari belakang.
"Kenapa lama sekali baby.." bisik ed serak.
"Iya sebentar yaaa" mia yang gugup merasakan sesuatu yang keras menempel si bokongnya. dia tau itu apa. mia deg deg an walau sudah melakukannya sekali..
Mis berbalik dan ed langsung memeluknya dari depan. mia semakin geli karna milik ed langsung mengenai sedikit perutnya.
Ed membawa mia ke ranjang, ed duduk si ranjang dengan kaki yang masih berada di lantai dia mendudukkan mia di pangkuannya.. kebetulan mia memakai gaun tidur..
sehingga gaun mia jadi tersingkap ke atas mengumbar paha mulusnya.
Ed menarik mia menempel padanya. mia bisa merasakan benda keras itu menusuk nusuk di bawah sana.
"Baby... kiss me plis" de*sah ed di wajah mia. wajah ed sudah berkabut, dia ingin menerkam mia dari tadi.
Mia yang paham se berapa mesum suaminya ini kadang kadang, dan dia juga menikmatinya. mia mendekatkan wajahnya dia mencium edward lembut.
"Lagi baby.." ed memejamkan mata menikmati lu*matan dan ciuman mia padanya.
"Hubby.." lirih mia saat tangan ed sudah berada di dadanya memilin dan meremas lembut.
Ed punya ide. dia ingin melakukan nya dengan posisi ini.
sembari mia menciumnya dan mengarahkan mia menyusuri lehernya.. tangan ed bergerak di bawah gaun mia.
ed menyentuh inti mia dari luar dalaman.. di elus elus, membuat mia geli.
"Basah sayang" bisik ed menyeringai dia membantu mia membuka penutup yang menghalangi jarinya.
"Aaaaah.. hu hubbyy.... " mia mende*sah saat ed memainkan jarinya di dalam inti mia. mia semakin menggelinjang menahan nikmat karna gerakan jari ed semakin cepat.
"Eeeunghh..." mia melepas nya sekali. dia langsung bersandar di dada ed dengan tampilan gaunnya yang sudah berantakan
Mia kembali membuka mata saat ed meraup dadanya.
Ed membuka celananya sambil memainkan bukit indah di hadapannya. mia terbelagak milik ed sudah tegak.
Ed memasukkan miliknya ke inti mia dalam keadaan duduk..
__ADS_1
bles!
"Aaaaakh"
Ed dan mia saling memompa menyalurkan setiap rasa yang ada. henatkan dan hujaman juga suara suara yang menghiasi ruangan kedap suara tersebut.. bahkan ac pun tak bisa meredakan aktivitas panas tersebut.
Sampai akhirnya mereka tumbang.. di atas ranjang.. bukti dan saksi pergulatan yang mereka lakukan.
Cup
Ed membawa mia ke dalam dekapannya.. di ciuminya kepala mia dan tangannya juga menghapus keringat di pelipis mia.
mia yang kelelahan juga tak banyak bicara, dia bersandar di dada ed.. dia masih ngos ngosan. setelah mereka sampai bersama sama di puncak sambil meneriakkan nama masing masing penuh damba.
Mereka tidur, honeymoon yang sesungguhnya.
***
2 hari kemudian.
Ed dan mia menikmati masa masa mereka berdua lebih banyak di kamar.. itu karena ed tak ada puasnya.. selalu ingin mengurung mia dalam kungkungannya.
"Sayang..."
"Baby.. jangan marah dong, hem? mi... sayang?" ed dari tadi mengajak mia bicara.
bagaimana tidak. mia baru tidur subuh karna di gempur sang suami.. rencananya pagi ini mereka akan keluar mencari oleh oleh untuk di bawa pulang nanti malam. tapi ed malah menggempurnya lagi di kamar mandi. membuat mereka terlambat.
"Baby..."
Mia sedang berjalan mencari apa yang akan mereka beli untuk keluarga mereka. yang khas dari lombok.
"Sini sayang aku bawain" ed merebut kantong belanjaan mia walaupun mia tak mau tapi kekuatan ed lebih besar.
"Sayang.. kita beli ini aja, sama itu semua.. biar gak bingung milihnya" ed memilih milih karena dia bingung, dia membeli apa saja yang sempat di sentuh mia.
Ed mengekori mia dari belakang.. dia seperti bodyguard yang mengawasi dan membawa barang belanjaan mereka.
Mia masih diam dan menjawab singkat bahkan saat mereka sudah tiba di hotel.
"Sayang.." ed meletakkan barang belanjaan mereka, dia langsung memeluk mia. dia tak mau di acuhkan.
"Maafin mas baby, mas gak bisa tahan kalau deket deket sama kamu.. jangan diem sayang" ucap ed memelas
"Kamu nyebeliin!" ujar mia memukul dada ed manja.
"Jadinya kita bangun kesiangan kan harus buru buru packingnya.." gerutu mia akhirnya mengeluarkan uneg uneg nya.
"Iya sayang, mas nyebelin.. maaf, janji lain kali gak gitu lagi.. jangan marah lagi yaa " ed menangkap tangan mia dan mengecupnya.
"Mas bantu beresin ya biar cepat" tawar ed
"Gausah.. mas mandi aja" tolak mia, bagaimana pun ini adalah tugasnya . dia harus tetap melayani suaminya. dia hanya kesal saja.. suaminya tak kenal waktu.
"mas bantu aja baby.. nanti kita mandi bareng biar cepat" mia menatap tajam suaminya yang terlihat kikuk.
__ADS_1
"Janji cuma mandi sayang hehe" ed nyengir kuda supaya mia tak marah lagi.
Cup
"Cantik deh kalo lagi marah gini" goda ed
"Tapi lebih cantik lagi kalau lagi senyum" tambahnya menoel noel dagu mia.
"Baby ...."
"Iiiiih.. awas geliiii hahaha lepasin geli mas" ed menggelitik mia supaya tertawa dan berhasil.
Mia dan ed menyusun barang mereka bersama sama.. suara tawa di dalam kamar karna ed selalu punya cara menggoda istrinya.
Setelah selesai, mereka mandi.. ternyata ed benar benar hanya mandi. dia membantu mia dan sebaliknya.. tak ada acara panas panasan di dalam.. karna waktunya juga sepertinya tak cukup.
"Hubby.. hp aku dimana ya?" tanya mia saat mereka sudah beres beres
"Tadi kamu taruh di mana sayang?" ed memang baru mengetahui seberapa clumsy istrinya.. kadang suka lupa menaruh barang atau sesuatu, tapi tak tau kenapa ed malah merasa itu menggemaskan. sungguh bucin memang tuan muda ini.
"Di mana ya..aduh lupa lagi" mia mencari cari ke beberapa sudut bahkan bawah ranjang tapi tidak ada.
"Coba telfon sayang pakai hp ku"
"Tapi itu tadi aku silent pas kita keluar"
Ed ikut mencari..
"Eh di sini ternyata" cengir mia mendapati ponselnya yang ternyata tanpa sadar sudah dia masukkan ke dalam tas tangan nya.
Heeeh
ed menghela nafas menatap istrinya yang sedang cengengesan padanya.
mia mendekati ed dan memeluk ed manja.
"Lupa.." ucap mia manja supaya ed tidak jadi kesal.. dan berhasil. mana bisa ed kesal jika mia bertingkah se menggemaskan ini.
"Lain kali kamu bakal melupakan di mana suamimu sayang" sindir ed.
"Enggak lah.. suamiku kan besar. gak mungkin gak kelihatan" elak mia masih mendusel dusel wajah nya di dada ed.
"Iya emang besar" goda ed mesum.. dia menggoda mia
"Om mesum" ucap mia tertawa
"Sekali lagi bilang om, om mesum ini akan menggigit mu sayang" ucap ed menatap mia pura pura kesal
"uuuuu takuuuut" ejek mia lalu mengecup bibir ed lalu berlari membersihkan sisa sisa barang mereka.
ed tersenyum.. istrinya selalu bisa membuat mood nya naik. tingkah absurd mia yang kadang membuat ed kesal tapi makin sayang..
"kita pulangggg"
BERSAMBUNG....
__ADS_1