
Mia seakan tak kehilangan akal mengembalikan sahabatnya.
Mia melihat key yang kurang nyaman dengan tatapan dan bisikan orang orang. dia bisa tau dari lirikan key yang sedari tadi melihat reaksi karyawan yang kaget tentu saja karena mia tiba tiba memeluk key.
"Ah maaf saya mengganggu pekerjaan kalian" ucap mia sopan
"Tidak sama sekali nyonya" jawab kepala bagian di sana. siapa yang berani menyinggung milik tuan ed? bisa mati mereka.
"Dia keysha sahabat saya.. tolong kalian membantunya ya." mia mengedipkan mata pada key, lalu mia kembali ke atas. dia tersenyum menyeringai.
Keysha langsung jadi sasaran pertanyaan para karyawan setelah mia keluar.
"Key kok kamu bisa kenal sama nyonya ?"
"Kalian kok tidak oernah terlihat bareng?"
"Kalian sahabatan key"
"Key..."
"Key..."
Keysha menghela nafas, dia menjawab seperlunya dan membalas dengan senyum.. dia tidak mau menurunkan pamor mia karna mia saat ini jauh bersinar di atasnya. biar saja dia melihat kebahagiaan mia. itu sudah cukup.
apalagi key juga mengikuti pemeberitaan tentang mia dari keluarga pamannya dan sepulunya bahkan tentang gosip ginjal mia.. key mengikuti semua.
Dulu, si pernikahan mia dia juga datang sebagai karyawan qq group. dia sangat bahagia melihat mia menemukan pria yang bia melindunginya dan terlihat mencintainya.
tapi
melihat mia siang ini, dan tadi.. tanpa malu mia bahkan memeluknya erat. key jadi merasa bersalah.. karena menghindari mia.
Tapi mau bagaimana.. akhirnya key kembali ke pekerjaannya. dia harus fokus bekerja karena sia harus membiayai sekolah adiknya yang sebentar lagi akan kuliah.
***
"Hubby..." mia datang dengan ke ruangan ed. jangan lupakan tangannya masih mambawa jajanan pasar di tangannya.
"Sayang, kamu dari mana.. kata resepionis tadi kamu udah naik" si tuan posesif langsung memeluk mia mengecup pelipis mia mesra
"Iya tadi mia ketemu teman dulu by" jujur mia duduk dan meletakkan bawaannya.
"Teman?"
"Iya sahabat aku dulu pas magang di wiguna group, udah lama banget gak ketemu... aku juga nyari nyari dia selama ini. eh tadi kami ketemu ternyata dia karyawan kamu bi.. " mia bercerita senang, ed tersenyum melihat betapa ceria mia menceritakan temannya.
eh tapi?
tunggu dulu.
__ADS_1
"Cewek apa cowok?" tuh kan posesif nya kembali keluar. kalau cowok ed akan memecat pria itu. sudah cukup ed menahan cemburu pada david dan kedua kakak mia.
"Cewek dong by... " jawab mia tersenyum. baginya melihat ed cemburu begini sangat menggemaskan.
"Sayang kamu makan apaan itu, merah merah gitu? cabe semua itu ya?" ed tak pernah mencoba makanan jalanan lima ribuan seperti ini.
"Mau gak by" tawar mia
"Enggak sayang.. kamu aja" ed menyodorkan minum pada istrinya. padahal itu saos bukan cabe.
Mia menyelesaikan makan nya.. dia minum. dia tersenyum melihat suaminya yang sedang duduk di kursi kebesarannya. sepertinya sedang fokus.
Mia ingat hari ini ed ada rapat.
Dia tersenyum.
"Hubby..." panggil mia bergelayut manja pada ed.
ed sudah tau kalau begini pasti kucing nakal nya ini akan meminta sesuatu, atau merengek.. ed memangku mia mengecup bibir mia yang masih ada rasa bakso bakar dan saos nya.
"By.. kamu rapat jam berapa?" mia merapi rapikan dasi ed lembut.
"Paling 20 menit lagi baby, ada apa hem" ed sangat gemas jika mia bertingkah manis begini.. rasanya dia ingin mengurung mia dalam kungkungannya. tapi sebentar lagi rapat.
"Hubby... aku mau ajak temanku yang di divisi keuangan ke sini boleh ya by.. biar aku ada temannya" rengek mia menempelkan kepala nya di bahu ed.
Tuh kan.. benar dugaan ed. pasti ada maunya.
"Tapi ini kantor sayangku, harus profesional. nanti kan bisa ketemu kalau udah selesai kerja"
Mia mendongak menatap suaminya.. tak lupa matanya dia buat memohon bak puppy eyes begitu. supaya ed luluh.
"Dia menghindari aku by, kalau kamu yang panggil dia gak akan bisa nolak.. ya by.. hubyy..." rengek mia mendekatkan wajahnya pada ed. bibirnya sudah menempel pada bibir ed.
"Tapi aku nanti jadi tidak adil pada karyawan lain baby, karna ini masih jam kerja" licik ed tersenyum kecil. mia terlihat kemakan jebakannya.
"Hubby.. aku janji turutin mau kamu kalau kamu bisa bawa keysha kesini nemenin aku." mia mengajukan penawaran menggiurkan.
"5 ronde.. dan lingerin merah" bisik ed membuat mia bengong.
Glek!
Dia harus menyiapkan tenaga malam ini.
"Hubby.. 3 ronde yaa" tawar mia lagi berusaha bernego. kalau sampai 5 ronde sia akan bangun siang hari. dia pasti tau itu.
"Mia yang diatas"
yes.. pikir ed.
__ADS_1
"4 ronde, dan kamu di atas sayang" bisik ed mengecup leher mia.
"Oke.. panggil sekarang by" mia akhirnya pasrah. demi kesya.
Dengan semangat ed menghubungi seseorang, mia tak tau dengan siapa. yang jelas mia mendengar ada nama kesya.
Tok tok tok!
"Masuk"
pintu terbuka, dan key terlihat menunduk sopan dan hati hati masuk ke ruangan ed.
Tentu saja.. dia bahkan belum pernah masuk ke sini. dan matanya menangkap kemesraan mia dan ed.
Mia segera berdiri dan membawa key mendekat.
"Maaf tuan.." key meminta maaf karna mia tiba tiba menggandengnya.
Mia cemberut.
"Hubby.. ini keysha sahabat aku.. key, ini ed suamiku" walaupun sudah kenal. tapi mia ingin key tak canggung lagi pada nya.
Key menunduk sopan. mia terlihat sedih. dan ed melihat nya.
"Saya dengar kamu sahabat istri saya.. tolong temani dia selama saya rapat. jangan menolak permintaannya" lugas ed membuat mia tersenyum. suaminya memang paling tau hatinya.
"Tapi tuan" melihat tatapan ed, key langsung ciut. mana berani dia.
"Baik tuan.." ujar key akhirnya tak bisa mengelak.
"Tuan.. sebentar lagi rapat akan di mulai" rey tiba tiba muncul dan memberitahukan jadwal ed.
"sayang.. kamu di sini dulu ya, kalau kalian butuh sesuatu minta grace di depan membuatkannya" ujar ed diangguki mia.
Grace masih bekerja di sana.. mia yang meminta ed tida memecatnya.. karena potensi grace memang tak bisa di ragukan. mia meyakinkan ed bahwa dia bisa mengatasi grace.
Baginya mengurus ulat nakal begitu bukan hal besar.. dia sudah dapat materi pemberantasan pelakor dari mama dan mertuanya
Ed mengecup bibir mia sebelum keluar. mia malu.. karna ada key dan rey yang melihat mereka.
Tapi ed bodo amat.
Setelah ed dan rey keluar. sekarang di ruangan ed hanya tersisa dua manusia yang sama sama diam. tak tau mau memulai dari mana.
Mia menatap sendu sahabatnya.. key juga sesekali menatap rindu pada mia..
"Mia.."
"Key"
__ADS_1
BERSAMBUNG.....