Gadis Cantik Kesayangan Bos Dingin

Gadis Cantik Kesayangan Bos Dingin
Taktik Mia


__ADS_3

Mia ambil lagi, di masukkan ke keranjang. dia ambil lagi dia masukkan ke mulutnya.


mia sangat senang, dia makan langsung dari tangkainya.. ed sama sekali tidak melihatnya. dia merasa berhasil.


dia merasa aman.


hingga..


Hap!


Dia tertangkap basah oleh ed. ed menatapnya tajam.. mia langsung ciut.


mia tersenyum manis supaya ed tidak marah, tetapi tidak mempan. ed masih menatapnya tajam


Bik mar dan pengawal lain sudah was was.. kasihan nyonya muda mereka.


"Kenapa di makan?? itu belum di cuci??" ucap ed datar. istrinya ini susah di bilangin kadang kadang, tapi kadang penurut sekali.


"Bagaimana kalau ada banyak kuman di sana?" tanya ed datar. tidak ada suara tinggi seperti malam itu. hanya datar. tapi itu berhasil membuat nyali jahil mia ciut.


"Aku udah lap dulu ke baju aku by" jawab mia memelas.. dia memang mengambil strobery dan melap nya ke baju nya sebelum di makan. makanya terlihat sangat lucu di mata bibik dan pengawal lain.. seperti anak kecil.


"Iya tapi kan itu masih belum sepenuhnya bersih, apa tidak bisa tunggu sebentar lagi?" ujar ed masih datar. dia tak mau membentak mia.. nanti mia takut dan marah balik kepadanya.


Mia tiba tiba memutar otak. dia harus cari cara. supaya ed tidak marah padanya. dia tersenyum misterius.


"Aku pengen makan langsung.. apa kamu marah? hiks.. hiks.. aku tadi tiba tiba ingin langsung memakannya. aku ngidam. itu maunya baby twin.. hiks hiks.. kamu marah hiks" ucap mia bersandiwara penuh drama.. dia bahkan mengorbankan si baby twin yang tak tau apa apa.


Mereka tercengang.. ternyata mia berbakat juga. buktinya ed langsung kelimpungan.


mendengar mia tiba tiba menangis membuat ed langsung panik, dia tak suka melihat istrinya menangis. apalagi hanya masalah sepele begini..


"Maaf.. aku tidak akan makan lagi. kita pulang aja" ucap mia pura pura sedih dan terluka. ed mana tega... bahkan dengan begitu totalitas mia hendak berjalan mau pulang.


Ed langsung memeluk mia. menghapus air mata buaya yang baru saja menetes. sungguh ahli sang nyonya muda itu.


"Maaf sayang, aku tidak marah. aku khawatir bagaimana kalau itu tidak sehat buat anak kita. akan lebih bagus kalau di bersihkan dulu baby.." ujar ed lembut mengecup kepala mia. kalau mia ngambek kadang diam nya berminggu.. itu bahaya. ed tak mau itu terjadi.


Mia tersenyum di balik pelukan ed. bik mar dan pengawal lain sampai bengong.. saat mia menunjukkan tanda oke dan jempol di balik punggung ed. hebat sekali ...

__ADS_1


"Hiks.. maaf.. aku tidak akan makan lagi. kita pulang aja. maaf" ucap mia kembali berdrama.. ed jadi serba salah. dia mengambil air minum yang sengaja mereka bawa tadi.


"Kamu boleh makan sayang, jangan kebanyakan ya.. ini biar di cuci dulu pake ini" ujar ed akhirnya mengalah pada bumil.


mia tersenyum senang.. ed tak jadi marah padanya. untung dia bisa tiba tiba mengeluarkan air mata tadi. hehe.


"kamu juga makan yaa by.." rengek mia.. ed mengangguk.


"Kalian juga makan bik, pak" ujar mia.. ed menyuruh mereka menuruti mia


Pengawal kepercayaan ed sampai kagum.. sepertinya bos nya sekarang adalah nyonya mia. satu satu nya yang bisa mengendalikan bos dingin dan tampan itu.


mia dan mereka duduk sambil makan beberapa yang mereka petik. memang segar dan manis.


Setelah puas. mereka hendak ke sungai.. tapi ed tak mau membawa mia kesana.. bahaya. dan mia menurut. dia juga takut bayi nya kenapa napa.


"Kalian mau kesana?" tanya ed. 3 pengawal yang butuh piknik itu tak berani menjawab karna tugas mereka mengawal bos nya.


"Kalian boleh kesana.. mandi dan melakukan apapun. di sana juga masih ada kebun teh.. nanti ada penjaga kebun yang akan membantu kalau kalian butuh sesuatu. aku akan pulang dulu bersama istriku. kalian harus pulang sebelum jam 6 sore" titah ed


3 pengawal itu sangat senang.. kapan lagi. di sana mereka bisa membakar ikan nanti. karna itu semua milik ed. mereka bisa nyebur dan mandi dan refreshing.


"baik bos, terima kasih". jawab mereka.


ed mia dan bik mar kembali ke vila.. mia juga tak bisa lelah.


Mia dengan manja memeluk ed. mia sangat bahagia.. tak lupa dia kirim foto nya bersama ed ke group.. supaya yang lain iri. wkwkwkwk


"Sayang, kamu gak capek? gak mau bobok dulu?" tanya ed lembut.. seharian istrinya sangat aktif dan senang.


"Enggak by, aku sangat senang.. makasih banyak yaa" jawab mia membalas lelucon dari kak alex di grup


Ed melihat jam.. masih belum begitu sore untuk mandi. ed akhirnya mendekati istrinya dan berbaring meletakkan kepala di pangkuan mia.


Mia yang sedang memainkan hp menoleh. mia tersenyum, suami manjanya.. suami tercinta yang memberikan apapun kemauan nya.


mia letakkan ponsel nya. lalu tangannya beralih mengelus elus rambut ed. ed merasa nyaman dengan sentuhan mia.. dia terpejam sesekali mencium tangan mia yang kecil.


Cup

__ADS_1


"Anak anak papa lagi apa ya di dalam" bisik ed menghadapkan kepala ke perut mia sambil mengecup perut buncit itu beberapa kali. si twin membalas dengan tendangan..


"Aduuh kena muka papa" canda ed pura pura kesakitan.. mia terkekeh gemas.


"Kamu kesusahan gak sayang bawa mereka berdua?" tanya ed tiba tiba. mia menunduk menatap hangat wajah tampan suaminya.


"Enggak.. mereka tidak berat" bela mia.. dia memang tak kesusahan. apalagi ada ed yang selalu membantunya.


"Keren banget ya mamaa" puji ed berbisik pada perut mia.


"hahahahha.. iya dong, karna ada suami tampan aku juga yang selalu bantuin dan turutin semua mau nya bumil" ujar mia membuat ed melayang.. dasar bucin. di puji dikit saja oleh mia sudah terbang.


ed langsung bangun dan dengan pelan merebahkan tubuh mia. dia ikut menyamping tidur di sisi istrinya.


Mia menurut saja.. dia nikmati semua kecupan dan sentuhan lembut suaminya.


Mia membuka mulut dan dengan nakal menggoda ed sedikit mengulum bibir berisi milik ed.


Ed tersenyum.. di suka saat mia menyentuhnya lebih dulu.


tangan ed dengan yakin masuk ke balik baju mia. mengelus bra dan masuk ke dalam bra. benda empuk kesukaan nya sudah di tangan.


"Baby, ini makin besar... aku suka" bisik ed menahan suara saat kucing nakal nya malah mencium dan sedikit menghisap lehernya.


"Kamu makin nakal baby?" bisik ed tersenyum


"Diajarin kamu kan by" balas mia santai. tangannya ikut mencari cari mainan tumpul di tubuh ed


"Baby, kamu gak apa apa kita melakukan itu lagi?" tanya ed sedikit berusaha untuk sadar. karna tadi malam mia sangat extra melayaninya.


"Kata dokter memang gak masalah by, usia kandungan aku kan udah mau tujuh bulan. itu katanya bisa membantu memperlancar jalan keluar baby twin nanti" jawab mia tak menghentikan tangannya yang nakal.


"Aku gak bisa janji lembut sekarang sayang.. aku gak akan berhenti" bisik ed mengecup kuping mia


"Aku milik mu hubby, ayo buruan" ucap mia


ed terkekeh dia langsung melanjutkan aksinya.. terjadilah pergulatan penuh cinta lagi dan lagi.


Mia selalu mendamba sentuhan ed.. ed menghujam mia dengan de*sahann memenuhi ruangan.

__ADS_1


mia menyambut semua perlakuan suami nya. hitung hitung karena mia benar benar bahagia dan fresh di sini.. dan membayar kenakalannya tadi .


BERSAMBUNG......


__ADS_2