Gadis Cantik Kesayangan Bos Dingin

Gadis Cantik Kesayangan Bos Dingin
Harus operasi...


__ADS_3

Setiap orang memperjuangkan cita dan cinta mereka masing masing. sesuai porsi.


Hanya alex yang terlihat urung, sedangkan yang lain punya bebeb dan berbunga bunga. tak jarang, mia masih suka mengejek kakak nya.


Seperti hari ini.


"Aduuh aduuuh... ahhahaha" suara tawa di kursi panjang nan empuk. ada kak alex yang sedang bermain main dengan mighuel


Katena tidak punya kesibukan, dan lagi kadang gaby tidak langsung membalas chat nya. makanya alex lebih memilih mengalihkan pikirannya dengan bermain main bersama si kembar.


baby Michael sedang berada di pangkuan uncle zian. micha lebih kalem, beda tipis dengan kak zian.. makanya mereka sangat cocok. apalagi kak zian suka membawa mainan ala Tentara buat micha. sedangkan mighuel lebih suka lari lari atau bercanda canda dengan uncle maupun opa oma nya.


"Sayang..." panggil ed tak mendapati istrinya saat dia sudah keluar dari kamar mandi.


"Iya by, aku di kamar si kembar.. baru nyetok asi" jawab mia dari kamar sebelah. ed segera memakai baju. dan menyusul istrinya.


"Sayaaang.." panggil ed manja.


"Hem, ada apa by? manja banget siih" gemas mia mengendus endus lengan ed yang melingkar di tubuhnya.


"Besok ikut ke kantor ya baby.. hem.. aku butuh vitamin." rengek ed. mia paham betul vitamin apa yang di maksud suaminya.


"Bukannya tiap malam dapat vitamin ya by" goda mia.


"Iya kan beda sayang, ikut ke kantor yaa.. rey katanya udah pulang sama reni. jadi udah gak sibuk lagi"


"Oiyaa?? berhasil gak hubby?" tanya mia penasaran


"Berhasil lah, kan istriku turut andil. makanya besok ikut ya baby.." ajak ed.


"Okedeh, entar izin sama opa oma nya si twin dulu ya" jawab mia akhirnya.


"Hu um.." gumam ed menenggelamkan kepala dia leher mia.


"By, ayo kita turun.. si kembar pasti udah gangguin uncle uncle nya" ucap mia berbalik memeluk pinggang ed.


"Cium dulu boleh?" tanya ed dengan wajah lucu. mia terkekeh segera meraih pipi ed supaya menunduk


Mia dengan lihai memainkan bibir suaminya. di llumat lembut dan sedikit di gigit.

__ADS_1


"Jangan kelamaan, entar bablas" bisik mia melepas ciuman nya. ed mengangguk patuh, dia memeluk bahu mia dan mereka turun ke bawah. memang bucin no. 1 ada di sini.. wkwkwk


*************


Di tempat lain.


Dari tadi key diam dengan wajah sedih dan lesu.


Tadi siang.


Key dan david periksa kandungan lagi, karna ini sebentar lagi akan mendekati hpl, jadi david benar benar ingin semua rinci.. periksa hal terkecil sekalipun.


tak ada yang salah baik dari bayi di perut key maupun key sendiri. semua aman. hanya saja tadi setelah dokter gia memeriksa dan satu dokter kandungan rekan nya.


Key tidak di larang melahirkan normal, tapi lebih di sarankan untuk operasi caesar.


"Nona keysha dan tuan david, ini bisa di lihat baby nya sudah mulai mengambil posisi. posisinya bagus. berat badan dan detak jantungnya juga bagus" jelas dokter gia


Key dan david memperhatikan dengan seksama.


"Tapi, kondisi nona key kadang fit kadang tidak. kami sarankan supaya nanti lahiran nya operasi saja.. itu lebih aman walaupun lahiran normal juga bisa, tapi di sini kami melihat akan lebih aman jika operasi" tambah nya


David bisa melihat wajah sedih dari istrinya.


"Tapi aku ingin lahiran normal dok" ucap key masih ingin melakukan penawaran.


"Ini semua sebenarnya keputusan pihak keluarga. kami serahkan semua pada nona dan tuan. kami hanya memberikan saran.." jawab gia lembut. dia sudah biasa menghadapi ibu hamil yang memang ingin sekali lahiran normal tapi keadaan kurang mendukung


"Sayang, operasi aja yaa.. ini demi kamu dan bayi kita" david akhirnya membuka suara. setelah dia pahami ucapan dokter tadi. dia tentu tau ada alasan kenapa lebih di sarankan operasi.


Mereka yang sudah lama di bidang kesehatan jauh lebih paham. selama itu baik buat anak dan istrinya, david akan melakukan apapun.


"Tapi aku mau lahiran normal sayang" rengek key pada david.


david tak enak jika harus membahas hal ini di depan dokter dan perawat. lebih baik di bahas berdua di rumah.


"Dokter terimakasih banyak. nanti kami kabari keputusan final nya. permisi.." david dengan telaten membawa istrinya yang terlihat tak rela itu pulang.


Selama di perjalanan, baik key dan david memilih diam. sibuk dengan pikiran mereka masing masing.

__ADS_1


Key yang kekeuh ingin tetap lahiran normal dan david yang harus mengambil keputusan minim resiko.


Di apartemen..


"Sayang, aku mau lahiran kayak mia. aku yakin aku bisa. selama ini kan kandungan aku baik baik aja" rengek key sedikit memohon..


david menghela nafas. dia juga ingin. tapi...


"Sayang, aku juga ingin. tapi kata dokter akan lebih aman buat kamu dan baby jika operasi aja. ini juga demi kebaikan kamu dan bayi kita. aku akan menemani kamu sayang.. tenang aja" jawab david berusaha meyakinkan istrinya.


"Tapi kan kata dokter juga lahiran normal juga tidak di larang" ujar key


"Iya tidak di larang sayang, tapi resikonya lebih besar. lebih baik operasi. karena kan dari awal kandungan kamu juga cukup rentan sayang.. tolong ya sayang, ini demi kamu dan bayi kita." mohon david membujuk si bumil


"Resiko apa? semua juga beresiko, siapa yang bisa memastikan kalau operasi aku tidak kenapa napa?" kesal key tanpa sadar.


"Key!" sentak david tak suka. dia tak suka mendengar ucapan key itu.dia akan memastikan key dan anak mereka selamat.


Key langsung menunduk dan melengkungkan bibir nya ke bawah. dia berjalan menuju kamar.


David mengusap kasar rambutnya. dia paham perasaan key. tapi dia juga tidak boleh egois. dia harus bisa meyakinkan key untuk operasi.


Di sini lah key duduk menghadap ke luar dari balkon. key memang kadang penurut sekali tapi kadang juga keras kepala.


Ceklek!


"Sayang.." panggil david mengambil kain tipis supaya kulit key tidak langsung di telan angin di luar balkon sana.


"Hei, dengar aku sayang. aku juga berat. aku ingin menuruti kamu. tapi kamu tau key, aku takut.. aku sangat takut. kalau kamu dan bayi kita kenapa napa. aku hanya mengambil keputusan mana yang resiko nya paling sedikit. aku melakukan ini demi kamu dan dia sayang" jelas david lebih lembut di banding tadi.


Tapi key hanya diam menatap kosong di depan sana.


"Ayo masuk sayang, tidak baik lama lama. kamu boleh marah sama aku. tapi ini demi kalian, aku gak mau kamu lahiran normal.. aku akan di sisi mu selama kamu operasi, aku janji.. jangan takut" ujar david.


Key hanya diam.


David menghubungi nomor mia.. butuh bantuan dari nyonya muda untuk pelan pelan membujuk key. dan juga menghubungi gaby.. karena kalau perempuan yang saling memberi support semoga key mau luluh.


Cup

__ADS_1


"Ayo yank.. kita ke dalam" david membawa key ke dalam setelah mengecup pelan pelipis key.


BERSAMBUNG.......


__ADS_2