
"Kalau kami tidak merestui bagaimana?" tanya papa david tiba tiba.
Lagi lagi david mengeraskan rahangnya dia mengeratkan kepalan tangannya di bawah. key tau itu. dia menatap calon suaminya dengan senyuman.. dia tak mau ada emosi dan keributan di awal pembicaraan.
"Jangan emosi sayang" bisik key membuat wajah david tiba tiba lempeng, panggilan sayang pertama dari key untuknya. dia mengangguk tersenyum.
"Sebenarnya aku sangat berharap kali ini saja.. selama hidup ku 29 tahun ini. aku selalu menuruti semua keinginan mama dan papa. apapun itu, bahkan jika kalian menjauhkan dan membuang ku aku turuti.. saat kalian tak menatapku, saat kalian hanya ingin menyingkirkan aku dan di mata kalian hanya ada kakak"
"jadi, kali ini sajaaa hanya kali ini. kalian tolong menuruti keinginanku" jawab david masih lembut.
"Hahahaha apa kamu di pelet gadis ini sehingga kamu jadi pembangkang?" sentak mama david menjawab.
"Benarkah begitu? kamu memeletku sayang?" tanya david malah bercanda membuat key melotot. keluarga david tak kalah kaget. malah di anggap bercandaan oleh david.
"David, kamu jangan jadi anak durhaka. kamu harusnya menikah dengan gadis pilihan mama. mereka lebih layak untuk kamu" ujar mama david mulai menahan amarah.
"aku tidak akan menikahi siapa pun kecuali keysha" jawab david geram. keluarganya memang keras kepala.
"David? jaga sopan santun mu kepada mama mu" bentak papa david membuat key kaget. suara sangat tinggi.
"Sebenarnya aku bersikap begitu sopan hanya karena keysha memintaku menghormati kalian. karena dalam tubuh ku ternyata mengalir darah kalian. dan aku juga tidak menampik bahwa mama melahirkan ku dan mengandung ku selama 9 bulan"
"Tapi, semenjak aku kalian usir dengan dalih belajar bisnis di perusahaan mia. Tepat saat itu papa ingin menyerahkan kursi pimpinan kepada kakak.. rasa hormat ku sudah ku buang jauh. sekali lagi aku katakan aku tidak butuh kursi sialan dan saham sialan itu! aku hanya ingin mama dan papa memperlakukan aku sama baiknya seperti kalian memperlakukan kakak!"
Mata david berkaca kaca, dia akhirnya mengeluarkan beban dan sakit hatinya. dia menatap keluarganya yang kaget. ini kali pertama david melawan dan menolak mereka.. apalagi membentak. ini kali pertama. bahkan kakak david yang sombong itu, yang sedang duduk di pojok sana itu ikut kaget.
"Aku tidak sedang meminta restu ke sini.. kalau bukan mengingat namaku membawa nama sanjaya aku tidak akan perlu repot repot ke sini. aku akan menikah tanpa kalian. bukankah sejak dulu kalian juga tidak pernah menganggapku?" sinis david menghapus air matanya. dia sakit tentu saja.. dia juga ingin di sayangi dan di akui. key menatap sendu calon suaminya.. dia menggenggam erat tangan david, menyalurkan kekuatan di sana.
Keluarga sanjaya diam.. tak ada yang buka suara. merasa tercekat. karena apa yang di katakan david semuanya benar.
__ADS_1
"Kak.. udah?" tanya key pelan.. dia mengelus punggung david yang bergetar.
"Kita pulang key, tidak ada gunanya kita di sini" jawab david. key mengangguk.
"Kakak ke mobil lebih dulu, key mau ke toilet yaa" ujar key lembut. dia meminta david keluar. setelah david melewati pintu, key menatap satu satu wajah keluarga david.
"Om, tante.. saya tidak tau bagaimana itu awalnya. tetapi saat pertama kali melihat kak david, matanya itu menyimpan luka. Bahkan senyumnya terdengar menyedihkan."
"Aku tidak ingin ikut campur terlalu jauh, tetapi kami meringankan langkah memohon restu sekali lagi, dan mendoakan kebahagiaan untuk pernikahan kami. aku menghormati kalian sebagai orangtua kak david. aku tau betapa sakit tidak memiliki orangtua, aku ingin kak david tidak menyesal"
Key menarik nafas sejenak.
"Tapi, om tante.. apa kalian tidak bisa melihat kak david sedikit saja? dia menyayangi kalian.. dia menyayangi kakak nya dan adiknya dan semua. dia tidak butuh harta dia hanya butuh kalian." mata key mulai berkaca.
"Kak.. apakah kakak tidak kasihan kepada adik yang selalu mengalah padamu?" tanya key pada kakak david.
"Om .. tante, kami anak kalian bahkan tidak bisa memilih ingin dapat orangtua seperti apa. bukankah itu tidak adil buat kak david, menerima luka se besar itu hanya karena dia bukan anak sulung?" tanya key tegas.
"Ap- apa maksudmu mengurusi keluargaku. kau hanya gadis miskin dan menginginkan harta putraku" jawab mama david masih gugup dan keras kepala.
"Kalau aku menginginkan harta nya aku tidak akan datang ke sini tante.."
"Aku mencintai nya. aku mencintai anak kalian yang tidak kalian perhitungkan itu. dia adalah pria keren. aku pastikan kalian akan melihat betapa hebat kak david. dia akan lebih bersinar. aku akan membuktikannya pada kalian." jawab key santai.
Adik perempuan david memandang kagum pada key. yang berani pada kebenaran.
"Aku tau kalian tidak menyukaiku karna aku tidak setara dengan kalian. dan aku bersyukur lahir di keluarga miskin tetapi tidak kehilangan hati, aku sangat besyukur"
"Tapi aku harus minta maaf om, tante"
__ADS_1
"Aku tidak akan meninggalkan kak david, bahkan jika aku harus kehilangan semua yang ku punya. aku akan baik baik saja selama aku bersama kak david, aku mencintai nya.. jika kalian tidak menginginkan nya.. aku akan memeluknya dan melunasi cinta yang tidak dia dapatkan dari dulu" tegas key menghapus air matanya. dia sakit membayangkan betapa kuat kak david selama ini.
"Semenjak aku memutuskan menemui om dan tante dan semua keluarga.. aku sudah memantapkan. aku tidak akan meninggalkan kak david bahkan jika kalian memohon, aku tidak akan pergi. aku sangat mencintai nya"
Mama dan papa david tercenung. seakan tertusuk perkataan key.
"Kalian yang tidak mengakuinya.. dan aku mengakuinya. aku menginginkannya.seluruh dunia akan tau kalau kak david adalah suamiku. sekarang kak david adalah milikku. aku akan menjaga milik ku om, tante.. aku akan berbahagia bersama anak kalian."
Key berjalan semakin dekat kepada mama david. dia menyalim dengan sopan.
"Tante.. terimakasih sudah melahirkan pria baik dan hebat seperti kak david. aku akan merawatnya dan menggantinya dengan cucu yang lucu lucu" ucap key tanpa malu.
"Tolong maafkan jika kak david dan aku ada salah om tante.."
Entah dorongan dari mana, dengan wajah yang sudah basah, key tersenyum pada mereka semua. adik david yang dari tadi diam sudah sesunggukan.. dia berjalan memeluk key. key terdiam. tapi dia tak menolak.
"Kak.. tolong jaga kakak ku dan berbahagialah.." ucap nya menangis.
"Tentu saja, kalau sempat datang ke pernikahan kami, pintu terbuka lebar.." jawab key menghapus airmata calon adik iparnya.
Key menghapus air matanya. dia tersenyum.
"Maaf om tante dan semua, saya malah curhat hehe.." ucap key meringankan suasana.
"Sayang?" key kaget, dia menoleh. david berdiri tak jauh dari mereka.
"Sayang" lirih key. apa kak david mendengarnya? pikir key.
BERSABUNG....
__ADS_1