Gadis Cantik Kesayangan Bos Dingin

Gadis Cantik Kesayangan Bos Dingin
Ingin 10 anak


__ADS_3

Ed pulang dengan strobery dan coklat di tangannya.. karna istri cantiknya minta di beliin coklat juga.


"Mi..."


"Sayaang" panggil ed tak sabar.


"Nona di atas tuan" jawab bik mar berjalan tergopoh dari dapur.


"Eh iya makasih bik, ini tolong di cuci ya bik, aku juga beli ada roti dan buah bibi boleh ambil kalau mau. mia hanya ingin strobery nya aja" jelas ed


"Baik tuan" bibi membersihkan buah tersebut supaya nanti ketika sang nyonya muda bersabda dia ingin.. jadi langsung siap.


Ed menaiki tangga dengan bahagia. sejarian ini dia sangat bahagia.. rey dan karyawan lain sampai terheran. kemarin kayak kayu mukanya sekarang berbunga bunga.


Ceklek!!


"Baby.. aku pulang" ujar ed melihat mia sedang memakai kuteks. semakin ke sini mia rajin perawatan dan lain lain.. karna bosan juga sih lebih tepatnya.


Mia menoleh sebentar lalu dia lanjutkan. tanggung.


"Mana strobery ku" ujar mia setelah tangannya selesai. tinggal kaki yang susah.


"Di bawah sayang, baru di bersihin bik mar" jelas ed tersenyum.. dia mengecup pelipis mia lembut. sangat harum.. sepertinya istrinya baru mandi.


Ed juga bergerak untuk mandi. dia tak mau menyentuh mia dalam keadaan banyak kuman. bahaya.


Setelah semua lengkap berpakaian.. ed mendekati mia yang sedang berusaha memakaikan kuteks di kaki nya.


"Sini baby" ed meminta supaya dia yang memakaikannya buat mia.


"Emang kamu bisa by?" tanya mia ragu


"Aku bisa semuanya sayang" sombong ed. mia tanpa curiga memberikan pada ed. dia biarkan suaminya memasangkan kuteks tersebut


Ed yang melakukan hal ini baru pertama seumur hidup.. dia sangat pelan pelan sangat hati hati wkwkwwk


Mia tersenyum melihat suaminya begitu fokus pada kuku kaki nya.. sangat tampan.


cup


mia mengecup kening ed yang sedang menunduk. ed sontak menoleh.


"Mana hadiahku" ujar mia setelah ingat tadi pagi ed berjanji akan bawain hadiah buat mia dan si twin..


Cup


ed mengecup bibir istrinya.


"Abis ini yaa" ed menyelesaikan kuteks nya lebih dulu. setelah di rasa pas.. dia puas dengan hasilnya. perfect. gumam nya. kuku mia sangat cantik dan terawat.


"gimana baby, kamu suka??" tanya ed


Mia menggerakkan kakinya supaya bisa melihat lebih jelas.


Mia manggut manggut.. lumayanlah untuk pemula. hahaha

__ADS_1


"Nilai 7" ujar mia jahil. ed gemas sendiri mengelus rambut mia.


Setelah semua selesai. ed masuk ke ruangan nya lalu kembali ke kamar. dia membawa sesuatu di tangannya.


"Ini"


"Ini apa by"


"Buka aja sayang"


Mia membuka.. dia baca.


"Kita babymoon by??" tamya mia semangat.


"Beneran??? aku boleh liburan??" ed mengangguk tersenyum puas.. melihat mia begitu bahagia membuat ed sangat puas.


Ed menyiapkan liburan hanya berdua bersama mia. karna kandungan mia sudah masuk bulan ke 6. jadi tidak boleh jauh jauh.. dan ed akan membawa mia ke puncak.. healing dan menikmati sejuknya udara dan alam.


"Setelah twin lahir baru kita bisa bebas liburan kemana aja naik jet atau pesawat sayang" jelas ed mengelus perut mia gemas.


"Makasih hubby..."


"Sama sama baby" ed membalas kecupan mia.


mia begitu bahagia setelah beberapa lama ini dia sangat bosan hanya di rumah. akhirnya mereka akan keluar juga yeey. ke puncak. pasti menyenangkan.. dingin sejuk dan tenang.


Mia dengan manja bersandar pada ed. dia seakan lupa kemarin baru diam diaman. dia sangat manja pada ed. dan ed suka mia begini.


"Hubby.. ambilkan strobery ku" ucap mia manja. ed menunduk langsung menggigit hidung istrinya pelan, lalu mengecupnya.


"Ini sayang, sama coklatnya udah di cairin.. langsung celup ke sini" ed memberikan lelehan coklat dalam mangkok kaca dan banyak strobery sesuai permintaan sang istri.


mia dengan semangat mengambil garpu dan mencelupkan strobery dalam coklat. waah sangat enak.


ed dengan telaten membersihkan lelehan coklat yang kadang belepotan.


"Hubby mau?" tawar mia mendekatkan pada mulut ed. awalnya ed ingin menolak.. dia tak begitu suka coklat semanis ini. tapi dia tak mau istrinya sedih karena menolak.


ed menerima suapan mia.. tak buruk. gumam nya. karena rasa strobery ada paduan manis asam jadi tak begitu eneg.


"Sayang.. udah ya, nanti kamu jadi gak doyan makan" ed menghentikan sebelum semua habis. bisa bisa mia hanya makan sedikit. itu tak bagus buat si twin..


"Tapi aku masih mau" ucap mia sedih karena ed mengambil garpunya.


Ed memasukkan satu ke dalam mulutnya lalu membungkam mulut mia dengan ciuman penuh strobery dia harus mengalihkan mia sebelum bumil itu ngambek lagi.. bisa bahaya.


"Cukup ya sayang.. lain kali lagi, aku tidak menolak. tapi jangan banyak banyak.. nanti malam kita masih makan. makan coklat kebanyakan juga gak bagus" jelas ed.. mia akhirnya mengangguk. benar juga kata suaminya.


Ed menyingkirkan semua dan kembali duduk menyenderkan mia dengan manja pada dadanya.


"Baby.. rasanya gak sabar ya liat anak anak kita lahir. pasti mereka akan sangat tampan" ujar ed memainkan tangannya di perut mia.


"Iya by, tampan kayak papa nya" jawab mia membuat ed melayang.. dipuji sedikit saja sudah terbang. memang bucin.


"Aku juga pengen anak perempuan sayang, pasti akan sangat cantik kayak mama nya" tambah ed malah sudah merencanakan anak perempuan padahal ini belum juga brojol

__ADS_1


"Kamu mau punya ada berapa by?"


"Banyak.. biar rame sayang. 5 atau 10" ujar ed nyeleneh.


"Kamu yang hamil yaa" kesal mia menjauhkan kepala. dia menatap kesal suaminya.. gampangnya bilang 10. di kira hamil itu mudah??


"Hehe.. becanda baby.. aku juga gak mau egois.. se di kasih sama Tuhan aja. Yang penting mereka sehat.. kamu sehat kita semua bahagia.. kamu dan aku menemani anak anak kita hingga kiat menua bersama" ujar ed.. mia langsung memeluk ed..


"aamiin" jawab mia tersenyum..


"Love you papa" ucap mia meniru suara bayi. ed langsung tergelak. itu terdengar lucu.


"Sayang kalian bertiga juga kesayangan papa" ucap ed mengeratkan pelukannya.


"By, besok kita berangkat jam berapa? naik apa? kita bawa apa aja yaa??" mai mengingat besok mereka akan ke puncak dia tak sabar ingin packing


"Tidak usah repot baby. nanti aku minta bibi yang mengurus semua keperluan kita. akan ada pengawal juga menemani kita dari belakang dan depan.. aku harus memastikan kamu dan anak anak aman."


"Bibik juga by??" tanya mia


"Iya bik mar juga ikut, kasian bik mar jarang sekali liburan" jawab ed.


"Gimana kalau kita kasih libur buat bik mar by sebelum si twin lahir.. biar bibik bisa mengunjungi keluarganya." tawar mia merasakan pengabdian bik mar begitu setia selama ini


"Nanti yang bantuin kamu siapa sayang?"


"Aku bisa minta bibik dan chef dari rumah kakek.. hehe" jawab mia enteng.. sudah di duga. pasti dia akan merepoti kakek dengan banyak maunya. ed tau sifat kucing nakal nya.. pasti dia akan mencari jalan mencari makanan pinggir jalan lagi bersama kakek.


"Nanti di sana yang masak siapa?"


"Mereka ikut di sini aja.." jawab mia enteng. tuh kan.. ada ada saja.


"Baiklah.. nanti setelah kita pulang dari puncak kita omongin yaaa" ujar ed lembut. mai mengangguk.. dia sangat bahagia ed selalu menuruti apapun yang dia minta. jadi makin cinta..


"Hubby.."


"Hem.."


"Hubby..."


"Apa sayang??"


"Edward" jahil mia membuat ed langsung menggelitiki mia.. kucing nakal nya itu sangat jahil


"Hahahahaha edward.. hahahah ampun ed" goda mia masih menghindari kelitikan dari ed


"Ngomong apa hem??"


"I love you edward wigunaaaa" ucap mia teriak.. dia tertawa. berhasil menjahili ed. ed juga tertawa.


"I love you Mia Winataaa" balas ed. mereka tertawa bersama.


Orangtua si kembar saling menjahili saling menggoda dan tertawa bersama. setelah perang dingin kemarin.. seolah jadi pelajaran penting untuk semakin bisa memahami dan menerima masing masing.


BERSAMBUNG.......

__ADS_1


__ADS_2