
Persiapan demi persiapan telah di lakukan. saat ini reni menjadi trending topik di kampung nya. karena undangan pernikahan yang mahal dan mahal yang sangat mewah membuat mereka semua kagum dan iri.
reni yang selama ini di cap sombong dan individualis ternyata bisa mendapat suami se mapan rey.
Keluarga reni juga sudah melengkapi persiapan mereka. mereka ke jakarta.. karena pernikahan rey dan reni di gedung mewah dan megah. di sponsori oleh ed.
Rey sudah meminta keluarga reni ke jakarta beberapa hari sebelum pesta.
Undangan sudah di sebar. baju juga sudah selesai. bahkan buat si kembar juga ada khusus..
keadaan kakek syukurnya mulai membaik. walaupun dokter menyarankan kakek jangan dulu banyak kegiatan. maka kakek dengan berat hati hanya di rumah.
"ibu sama bapak di mana sayang?" tanya rey mengunjungi hotel tempat keluarga reni menginap.
"Di dalam mas.. mas udah makan?" tanya reni
rey mengangguk.
"Tadi sekalian makan dulu. kamu tadi kerja?" tanya rey
"Harusnya sih iya. tapi mbak keysha bilang aku gak boleh masuk dulu"
Mereka masuk ke dalam. rey duduk bersama calon mertuanya.
edo dan edi juga ikut. mereka izin.. wkwkwkw. biasa kalau sekolah di kampung kampung itu boleh izin tergantung alasan nya.
"Edo sama edi mau jajan gak? ayo sama mas" ajak rey
edo sama edi menoleh pada bapak dan ibu.
"Di sini banyak makanan mas" jawab edo sang kakak.
Rey menoleh pada reni. minta tolong bujukin.
"Pak buk, kami ke mall sebentar boleh? belum begitu malam juga.. biar edo dan edi liat liat" ujar rey izin.
"Boleh boleh aja nak.. bapak sama ibu di sini aja, pusing kalau ke tempat rame" jawab ibu baru mencoba baju buat pesta.
"Ikut gak sayang?" tawar rey
"Aku di sini aja mas, sama bapak dan ibu"
"Yaudah.. kami keluar yaa"
rey membawa dua adik iparnya ke mall. jajan makanan juga mainan. jarang jarang sekali mereka ke jakarta.
Edo dan edi mengikuti rey. mereka tentu kagum. melihat begitu banyak hal baru yang mereka temukan hari ini.
Rey mengajak edo dan edi belanja baju dan sepatu dulu. baru kemudian ke timezone.
"Ayo kita lomba itu" ajak rey mengajak balap di timezone.
edo dan edi sangat semangat. ini sangat menarik bagi mereka. ada banyak permainan.
Rey ikut bermain supaya edo dan edi tidak canggung.
"Mas curang.. kaki mas lebih panjang" protes edi karena kalah
"Loh kok curang.. kalah ya kalah aja ya do" jawab rey jahil
__ADS_1
"Iya kalah aja. mas, aku mau coba main itu"
"Lets gooo" ajak rey kemana aja edo dan edi mau. karena edo dan edi jarang sekali meminta. harus di kasih dulu.. jadi rey suka saat dua adik iparnya ini mulai minta sesuatu.
mereka mencoba banyak hal.
sampai..
drrt drrrt derrtt..
"Halo sayang"
"mas di mana.. masih lama gak?," reni seperti seorang istri yang menunggu suami pulang
"iya sebentar lagi pulang sayang, sabar yaa"
setelah panggilan selesai. rey menoleh pada edo dan edi di sebelahnya.
"mbak kalian sangat cerewet, mas takut di marahin.. kapan kapan kita main yang lain ya. ayo kita beli jajan buat di hotel" ajak rey.
edo dan edi tersenyum saat mas rey membicarakan mbak mereka.
Rey menggandeng edo dan edi kiri kanan. mereka kembali setelah membeli jajanan.
******
"Mas beli apa lagi, banyak banget"
"Cuma sesekali sayang, lagian edo sama edi kan jarang ke sini" bela rey
"Makasih mas.." jawab edo dan edi bahagia. mereka puas walau hanya sebentar.
reni menatap heran. apa lagi ini pikirnya.
"Oiya.. ini aku beliin hp buat bapak dan ibuk, supaya kalau mau video call sama iren lebih jernih kameranya"
"Aduuh nak.. ini hp ibuk masih bagus.."
"Enggak apa apa buk, pakai saja. lagian bapak sama ibuk juga pasti butuh hiburan" jawab rey santai
Rey menoleh pada edo dan edi.
"Edo sama edi bisa janji gak sama mas? kalau bakal nurut dan bantuin bapak dan ibuk? janji kalau rajin sekolah? jangan main game.. kalau bisa, ini mas kasih kalian satu satu"
edo dan edi langsung berbinar. mereka tak pernah punya hp sendiri. dan hp dari rey adalah hp mahal. impian mereka.
"Mas??" protes reni.
"Edo sama edi masih terlalu kecil punya hp nak" jawab ibuk
Rey bisa menangkap raut wajah edo dan edi yang tadi berbinar jadi lesu.
"Hanya pakai saat libur dan weekend dan terus di awasin ibuk sama bapak mau? bukan untuk main game loh yaa, supaya edo sama edi bisa belajar dari internet lebih mudah juga" nego rey
edo sama edi langsung mengangguk cepat.
Rey tersenyum ke arah reni.
"Gak apa apa. lagian mereka pintar sayang, pasti akan menggunakan ke hal baik" ujar rey melihat reni menatap nya aneh.
__ADS_1
"makasih mas, edo sama edi akan gunakan buat belajar" jawab edo membuat reni menghela nafas.
"benar ya? bantuin ibuk juga yaa do.. kalau nanti malah di pake main game, mbak sita yaa" ancam reni tegas.
edo dan edi mengangguk patuh.
"Mbak kalian sangat menakutkan, kayak guru BP" canda rey membuat bapak dan ibu terkekeh.. sedangkan reni mencubit lengan calon suami nya.
.
.
.
.
Pernikahan...
akhirnya hari yang di tunggu tunggu oleh rey tiba juga. dia di altar bersama reni setelah melakukan pemberkatan.
keluarga ed dan keluarga mia berdiri di depan.. sebagai keluarga rey, juga keluarga besar reni juga datang dari kampung.
sangat megah..
"Kenapa sayang? apa kamu sakit?" tanya rey
"aku hanya bahagia mas. makasih banyak" jawab reni menyeka air matanya
"Aku juga sangat bahagia.. jangan nangis. ini hari bahagia kita " rey dengan lembut mengelus pipi reni.
keluarga wiguna dan keluarga winata dengan penuh wibawa berdiri di sana. membuat rey sangat terharu. dia merasa bukan anak yatim piatu. dia dapat begitu banyak kasih sayang dari keluarga bos nya.
Di meja depan..
Mia dan si kembar sedang berburu makanan. padahal di rumah selalu banyak makanan tapi rasanya tidak afdol jika makanan di pesta di anggurkan.
mama menggendong baby michael, sedangkan mighuel di gendongan mama elina.
Key juga di sana.. bersama david dan naura.
zian dan gia tentunya. hanya bucin nomor 5 yang sendirian di sana. semua berpasangan. dia duduk dengan ponsel tetap di tangan nya.
Dia kirim beberapa foto buat gadisnya.
"Sayang, aku sendirian di sini. tau gini aku bolos juga hari ini"
Gaby tertawa membaca pesan kekasihnya.
"Jangan bolos, kan kamu bisa melihat referensi buat pernikahan kita nanti sayang" balas gaby membuat alex tersenyum bodoh. dia mengangguk saja. benar kata gaby. dia bisa menganggap hari ini seperti survey vendor dan lain lain.
Di meja lain..
ada satu mata yang dari tadi curi curi pandang ke arah alex. sangat tampan.. pikirnya.
belum tau aja dia siapa pawangnya.
wkwkwkwwk
BERSAMBUNG......
__ADS_1
kondangan kita lanjut nanti ya ges!