
"Nak..." panggil mama david.
"Apa kandungan mu baik baik saja?" tanya mama david memulai percakapan. sedangkan sanjaya dan kakak sulung david hanya diam,seolah tak punya muka mendekati david yang sekarang semakin sukses dan bersinar.
Key menoleh pada suaminya. david pura pura tak dengar.. sepertinya david tak ingin berlama lama dengan keluarga sanjaya.
"Baik ma.. makasih banyak" ujar key sopan. bagaimana pun, tetap lah itu orangtua david yang melahirkan david.
"Aku berangkat yaa semua.. jangan kangen" canda gaby setelah pengumuman penerbangan berbunyi.
Mereka menatap gaby hingga berlalu di bilik check in.
"Jangan nangis lagi.. kasian anak kita " bisik david memeluk istrinya penuh sayang. dan sanjaya melihat nya... betapa anak yang tidak dia anggap selama ini sudah tumbuh dewasa dan begitu penyayang.
Setelah gaby menghilang dari pandangan mereka. orangtua dan kakak david masih belum beranjak. tapi david tak terlalu peduli, dia hanya melirik key dan memastikan key baik baik saja...
"Ayo sayang, kita harus cek ke rumah sakit" ujar david menuntun key mesra.
"David.." panggil sanjaya lirih. dia merasa gagal sebagai ayah. tapi dia beranikan memanggil putra yang selama ini dia buang.
David tak menjawab. dia mengeraskan rahang dan menoleh..
"Maaf.. maafkan papa david" ujar tuan sanjaya membuat david menyeringai tipis. dia tidak tau merespon apa.
Key mengelus lembut lengan suaminya. david tersenyum kepada key. hanya karena key.. david kembali berbalik.
juga karena bayi mereka.. david tak ingin membuat keributan.
"Maaf untuk yang mana tuan?" tanya david tersenyum.. sanjaya dan istrinya menunduk.
"David, papa dan mama sudah minta maaf.. kalau kamu marah, limpahkan semua sama kakak" akhirnya kakak sulung david buka suara.
"Kakak? maaf.. saya lupa punya kakak selama ini. kakak yang tidak pernah menghiraukan aku saat aku memanggilnya di sekolah bahkan di taman bermain apalagi di rumah" skakmat david tersenyum
kakak david tertunduk. benar ucapan david, selama ini jika sedang bersama teman teman nya.. dia tak pernah mengakui adiknya. apalagi mengajak nya bermain, tidak pernah.
"Aku sudah memaafkan semua.. berkat istriku. jadi, kami permisi. mari kita jalani hidup kita masing masing, tanpa saling mengganggu. aku di sini sebagai kakak dadi gaby, bukan anak keluarga sanjaya yang di buang.." ujar david tersenyum sopan. dan formal.
"Mari tuan.. nyonya.. sanjaya"
"Ayo sayang" ujar david lembut pada key.
key mengangguk sopan kepada keluarga david. dia memeluk david, dia tau suaminya masih saja terluka.. itu kenapa key memilih diam dan mengikuti david.
David dan key menuju rumah sakit. key tak melepas tangan david. dia tatap suaminya penuh cinta.
"Kenapa liatinnya gitu banget yank?" tanya david mengelus pipi key
"Enggak.. suami aku hebat. aku dan dedek bayi bangga punya kamu sayang.." ujar key tulus. david menepikan mobil di tempat sepi.
Di rengkuh tubuh istrinya. dia sebenarnya masih merasakan sakit jika mengingat perlakuan keluarganya
"Makasih sayang.. aku bisa begini karna kalian di sisiku" ucap david mengecup pelipis key
__ADS_1
"Ayo kita lihat dedek bayi," ujar key menaruh tangan besar david di perutnya yang mulai buncit.
Cup
"Ayo sayang" jawab david gemas.
Selama di perjalanan.. baik david maupun key membicarakan tentang bayi mereka dan apa kira kira jenis kelaminnya.
Bahkan sampai di rumah sakit pun, mereka segera ke ruangan dokter gia. periksa.
Semua sehat, bayi juga aktif.. tak ada kurang atau kendala. aman semua. hanya di beri vitamin.. dan jenis kelaminnya akan ketahuan di bulan ke 4. 1 minggu lagi.
"Makasih dok" ujar key ramah ke dokter gia.
Ceklek!..
"Anak kita masih malu malu yank.. dia gak mau nunjukin ke kita" ujar david menatap kagum foto usg kali ini
"Iya.. aku gak sabar sayang" ujar key mengelus perutnya.
Mereka hendak keluar.
Tapi,
Mereka berpapasan dengan alex. key menatap kak alex dan kak david. david biasa saja.. sama sekali tak ada kekesalan di wajahnya. toh pasti ada alasan untuk semua pilihan alex maupun gaby.
"Kak alex.." ujar key ramah
"Kalian sudah periksa??" tanya alex kikuk. semua keluarga sudah tau tentang kuliah gaby dan hubungan mereka.
"Emm... a apa gaby sudah berangkat?" tanya alex menggaruk tengkuk nya. dia tak berani menemui gaby setelah apa yang dia lakukan.
"Sudah kak.. tadi jam 9 ya sayang kira kira" ujar key
"Iya, sepertinya sebentar lagi akan landing.." jawab david menanggapi
"Oooh baiklah, aku ke atas dulu ya key, david" ujar alex tersenyum
David dan key kembali ke mobil, mereka tak ingin membahas masalah pribadi gaby dan alex.. biarlah jodoh menemukan jalan nya.
David ingin membawa key ke luar, jalan jalan.. si bumil satu itu sangat bahagia dan tak sabar.
Sedangkan alex.
"Kenapa dengan ku" gumam alex menyentuh dadanya yang terasa nyeri
Dia meneliti sudut sudut ruangannya di penuhi dengan bayang bayang gaby. dia terduduk
bahkan gaby belum landing, dia sudah rindu lagi.. alex memejamkan mata berusaha memahami perasaan nya. tanpa sadar air matanya menetes.
Menetes hingga membasahi pipi. dia tersadar.
"Siallll... gaby meninggalkan ku, tapi dia membawa semua hatiku" gumam alex dengan nafas naik turun.
__ADS_1
"Sepertinya aku mencintai nya" gumam nya menggeleng..
"Tapi ini demi kebaikan nya" tambahnya lagi berkilah.
Alex melukai gaby supaya gaby fokus kuliah, dan tak kehilangan masa muda. tapi, sebenarnya alex sedang melukai dirinya sendiri.
Bahkan baru dua minggu gaby menjauh dan memblokir nya.. alex berubah jadi pendiam dan makin kusut, kurang terawat. dia juga tidak na*fsu makan.
Gaby landing dengan selamat. dia pandang bandara dan tersenyum.
"Ayo mulai lembaran baru gaby" gumam gaby melangkah dengan senyuman. dia ingin memulai hidup di pulau ini dan melakukan hal hal yang dia sukai. melupakan hal hal yang menyakitkan.
Dia akan menginap di hotel lebih dulu. karena untuk tempat tinggal nya, kak david yang mencari sendiri tempat yang nyaman bagi calon mahasiswa itu.
Setelah tiba di hotel. dia langsung menghempaskan tubuhnya ke ranjang empuk sambil teriak..
"Akhirnyaaa aku di bali yeeeeei" bak seorang anak anak dia melompat di kasur empuk itu hingga puas.
drrrt drrrt drrrrt
"Kak..."
.....
"Aku sudah sampai, dan sekarang sudah di hotel" ucap gaby kepada david dan gaby.
"Syukurlah.. kakak punya teman di sana, besok dia akan membantu kamu menuju tempat tinggal mu ya. kakak sudah bayar untuk 1 tahun." ujar david
"Makasih banyak kak.. aku sudah merindukan kak key" adu gaby membuat key langsung menarik ponsel dari tangan suaminya.
"Kakak juga, tapi kakak akan menunggumu libur dan saat ponakan mu lahir kamu harus di sini ya gab.." ujar key manja
"Bilang ke kak david kak.." tawar gaby jahil
"Sayaang.." rengek key
"Boleh.. asal belajar yang benar, nanti mau kemana mana izin dulu, kakak usahakan kesana kalau kandungan key di izinkan naik pesawat" ujar david mencium gemas bibir key yang merengek manja.
"Okee.. aku pegang janji kakak" ucap gaby semangat.
Setelah mengabari david, gaby juga berkabar kepada keluarga nya. bahkan dia juga membuat story.
Dan tak lupa.
dia mengupload foto di isntagram nya..
Dengan gaya autentik dengan caption, 'Bali in love'. segera mendapat banyak like juga komen dari beberapa orang.
Gaby menikmati pelayanan hotel dia juga berendam dengan pemandangan indah. rasanya dia tak sabar ingin explore banyak tempat menarik dan terkenal di bali.
Berbeda dari seorang pria, yang mengintip intip instagram gaby. karna hanya instagram yang bisa dia lihat nomor dan wa di blokir.
Alex menatap gadisnya...
__ADS_1
Cantik gumam nya sebelum meraup wajah frustasi.
BERSAMBUNG........