
Setelah pertemuan dan makan siang saat itu. mia dan key semakin sering komunikasi.. baik dari ponsel atau jika kebetulan papasan di kantor.
Hal itu membuat beberapa karyawan memperlakukan key dengan baik.. seolah olah supaya mereka tak dapat masalah. key bodo amat sebenarnya.. tapi dia juga tidak menanggapi dan tidak menolak.
Bahkan key sudah tau kabar tentang grace yang ingin menggoda tau edward.
tentu saja key kesal.. ingin melabrak grace walaupun dalam jabatan grace itu atasannya tapi dia tak suka perempuan seperti itu dan lagi dia lakukan pada mia.
"Mia kalau kamu ingin jambak jambakan sama dia ajak ajak ya" sisi bar bar key kembali bangun.. mia tertawa mendengar key yang lebih geram di banding dia.
1 Bulan berlalu..
Mia sedang di kantor ed.. ed sengaja meminta mia datang. seperti biasa dia butuh energi dan suntikan kehangatan dari istrinya.
mia di sana sampai sore..
mia juga tak enak selalu mengganggu key, akhirnya mia lebih memilih bertemu key jika sudah pulang atau sudah di luar saja.
"Ayo sayang"
Mia dan ed keluar dari ruangan ed.. ed merangkul istrinya mesra.
mia tersenyum kemenangan melihat wajah kesal grace yang masih setia si meja kerja nya.
Sampai di bawah.
"Hujan ternyata" gumam mia masuk ke dalam mobil. setelah ed membuka pintu untuknya.
"Makasih hubby"
"Sama sama baby"
Saat mereka sedang bergerak ingin keluar dari gerbang. mia melihat key berdiri.. sepertinya sedang menunggu pengemudi atau menunggu hujan reda. dulu key punya motor.. tapi setelah mereka pindah, key menjualnya supaya mereka bisa membayar kontrakan untuk beberapa bulan.
Dan mia mengetahui nya.
"By.. " mia mengarahkan tatapannya ke luar.. ed mengikuti pandangan mia. istrinya sangat perhatian tapi juga bisa berubah licik dan kejam kepada mereka yang mengganggunya.
Ed tau maksud nya.. ed mengangguk.
Cup
"Love you hubby sayang.. suamiku tercinta" ed mengusap rambut mia gemas melihat tingkah gemas mia barusan.
"Key, ayo masuk.. hujannya masih lama" key membuka kaca.
"Aku udah pesan mia.. kalian duluan aja gak apa apa" jawab key tak enak.. ada beberapa karyawan di sana.
"Keysha.. cepetan, aku bilang suami ku nanti" ancam mia membuat key bungkam. sahabatnya ini licik malah menggunakan ed sebagai alat. key kan gak bisa menolak jadinya.
Key akhirnya masuk.. mia tersenyum puas. ed tersenyum geli melihat istrinya pura pura galak.
"Key.. alamatmu di mana, kita nganterin kamu dulu aja"
"Jalan x deket stasiun kota mia"
"Oke.. " jawab mia.
setelah satu bulanan ini mereka semakin dekat, mia juga tau tentang adik key.. walau belum pernah bertemu langsung.
mia hanya tau mereka berjuang berdua dan mengontrak, hidup dengan gaji key..
Mia ingin sekali membantu.. tapi mia tau keysha tak akan menerima hal itu. key punya pendirian yang tinggi. makanya mia harus cari cara supaya bisa membantu key dan adiknya.
Selama di mobil, ed lebih banyak diam.. karna jika dia nimbrung key akan lebih kaku. itu permintaan mia istri nakalnya..
__ADS_1
"Di depan saja tuan.. Supaya tidak usah muter. aaya tinggal menyebrang, itu sudah kelihatan rumah nya" ucap key
"Biar sampai sana aja key.. gak jauh kok" potong mia langsung.
ed yang jadi supir dadakan hanya menuruti istrinya. nanti dia akan meminta bayaran dengan service.. dia tersenyum nakal.
"Makasih tuan, makasih mia.." key hendak keluar.
"Kamu gak mau ngajak kami minum? kau pelit sekali" gerutu mia membuat key salah tingkah. rumah mereka sangat sederhana dan tak ada makanan dan minuman mewah.
"Silahkan mampir tuan.. mia.. maaf rumah kami sangat sederhana" key menatap sahabatnya ingin memukul sih.. tapi tak mungkin karena ada pawang nya di sana.
Mia langsung keluar dengan semangat. ed juga ikut istrinya..
Mia memperhatikan kontrakan key.. memang sangat sederhana. mia ingin sekali memboyong key dan adiknya ke rumah nya atau membelikan apartemen buat mereka.. tapi key pasti akan menolak.
"Kakak sudah pulang? apa kakak basah?" ron belum tau bahwa ada tamu
"Eh?"
"Mia, tuan.. silahkan masuk. maaf semua seadanya. dan ini ron adik saya.. kami tinggal berdua"
"Ron.. salim ini mia sahabat kakak dan tuan edward bos di perusahaan kakak"
Eon tentu saja kaget. siapa yang tak tau edward. dan bahkan istrinya tuan edward sahabat kakak nya? wah.. ron baru tau.
"Ron?"
"Eh iya.. salam kenal kak.. " ucap ron hati hati.
"wah kau sudah besar ternyata. key dari dulu suka bercerita tentang mu" mia mencairkan suasana dengan sifatnya yang ramah.
Key langsung bergegas ke dapur.. dia membuatkan teh hangat buat tamu nya. tak ada cemilan apalagi kue. hanya teh hangat saja.
ketika key sedang sibuk di dapur. mia melihat semua keadaan rumah yang cukup memprihatinkan.
"By.. aku pinjem uang dong, aku gak bawa uang cash.. nanti aku ganti dengan-
"3 ronde" potong ed balik berbisik.
"Iya.. tapi kamu yang ngasih ke ron ya by, supaya key tidak tersinggung"
Ingin sekali rasanya ed mencium semua wajah istrinya.. dia tak salah memilih pendamping. istrinya selain cantik juga berhati malaikat.
"Silahkan di minum tuan, mia.."
Walaupun suasana nya kaku.. apalagi ed tak banyak bicara. ron hanya sebagai pendengar.. mia yang sangat antusias mengajak dua bersaudara itu barbequan.
"Ayolah.. iya kan by.. boleh ya, key datang sama kak rey juga ronald? kita bakar bakar di rumah belakang.. hem" rengek mia
"Boleh sayang"
Yes.. batin mia mengedipkan mata pada key. sedang key mendengus pada sahabatnya yang tak bisa dia bantah.
"Oiya.. kamu kelas berapa?" tanya ed pura pura tak tau pada ron.. key dan mia mendengar seksama.
"Saya kelas 3 SMA kak" jawab ron sopan
"aku jadi merindukan masa masa sekolah dulu.. dulu aku sma sepertinya setinggi kamu. apa kamu sering bolos? atau tawuran?" ucap ed memulai drama demi 3 rondenya. hanya mau kasih uang saku saja harus pakai jalan cerita.
Key, dan mia masih diam mendengar.
"enggak kak.. pulang sekolah aku langsung les.. baru pulang ke rumah." jawab ron jujur.
"Kakak mu sangat hebat mendidik mu jadi penurut begini" puji ed tulus. ed memang sudah tau semua tentang key. dia kagum pada gadis itu
__ADS_1
Key tertunduk malu.. dia di puji bos nya. bukan malu karna suka ya.. tapi malu karma pujiannya saja.
"Aku menyukai siswa yang pintar dan bekerja keras.. kalau kau mau, nanti kau bisa lanjut kuliah di yayasan keluargaku. asal nilaimu cukup"
"Wah? benarkah kak? yayasan Wiguna? aku akan belajar lebih giat kak" jawab ron sumringah. siapa yang tak tau sekolah dan universitas di yayasan itu.. di situ biaya sangat mahal dan yang mendaftar beasiswa sangat ketat.
"Tentu saja.. aku tidak mau mengecualikan siapa pun kalaupun kamu adik dari sahabat istriku. belajar lah.. " mia tersenyum mendengar nya. padahal mia hanya minta supaya ed memberi uang saku.. suaminya sangat mengagumkan.
"Oiya.. ini uang jajan, jangan di tolak. semangat belajar.. saya tunggu kamu berdiri sebagai salah satu mahasiswa di lapangan universitas itu tahun depan"
Awalnya ron enggan menerima.. lembaran warna merah yang tak sedikit. sepertinya itu ada 10 lembar. ron tak pernah memegang uang sebanyak itu.
"Terima lah ron.. suamiku sangat jarang berbicara panjang lebar begini" ujar mia lembut. dan key juga merasakn hal yang sama. Bos nya bukan orang yang suka bicara panjang lebar.. dia sangat tersentuh.
Ron menatap kakak nya.. key akhirnya mengangguk. karna key tak merasa uang itu bentuk kasihan.. tapi uang untuk memotivasi ron. key sangat bersyukur ternyata tuan nya walaupin datar dan dingin.. dia begitu baik.
key tak tau saja. ada mia di balik itu semua.
"Makasih kak.. aku akan belajar lebih giat" ed tersenyum mengelus kepala siswa di depannya.
Mia dan key juga saling pandang lalu tersenyum.
Mereka tak lama di sana..
"Key, ron.. kami pulang dulu ya.. jangan lupa ikut bbq an week end ini. nanti aku jemput"
"Hati hati tuan.. mia" jawab key sopan.
"Terimakasih kak. hati hati di jalan" ucap ron tak kalah sopan. ron sudah terlihat dewasa tapi juga masih ada kesan imutnya pantas saja key sangat ingin melindungi adik nya itu.
Key tersenyum.
"Semoga kalian bahagia" gumam nya menutup pintu.
"Kak ini sangat banyak" ucap ron menghitung kembali uang pemberian ed yang ada 15 lembar.
uang jajan siapa yang sampai 1,5 juta? ah orang kaya memang beda.
"Itu rezeky mu.. beli lah apa yang kamu sukai dek" key senang melihat adiknya begitu bahagia.
"Aku sudah sangat cukup segini kak... sisa nya kakak aja yang pegang, besok kita makan daging ya kak" ron menyerahkan 1 juta untuk key.
"Tapi ini untukmu.." tolak key
"Enggak.. ron mau makan daging kak.. kakak yang masak ya" ujar ron menyerahkan lagi.
key tak bisa menolak.
"Kamu mau di masakin daging apa?" tanya key akhirnya.
"Aku mau rendang kak.. sup juga enak"
"Yaudah, tapi temenin kakak belanja yaa"
"oke kak"
Ron dan key makan enak.. mereka bersyukur ada orang baik yang selalu membantu mereka.
"Aku menyukai kakak yang tadi kak"
uhuk uhuk!
"Hei.. dia sudah menikah, kau tidak lihat suaminya tadi?" ucap key kaget.
"Bukan.. aku suka kakak yang itu. tua edward itu.. aku ingin sepertinya."
__ADS_1
Key lega.. dia kira adiknya mau jadi pebinor. wkwkwkwkw
BERSAMBUNG....