
Ed memecah jalanan padat dengan mobil mewah nya.. otaknya saat ini hanya membayangkan tubuh indah mia. rasanya tak sabar ingin segera menghukum.kucing nakal nya..
Setelah di depan. bahkan ed tak parkir dengan benar.. dia langsung turun. dan masuk ke dalam rumah.. mata nya langsung menuju pintu kamar mereka yang masih tertutup rapat.
"Tuan..."
"Bik, jangan masak banyak, aku sudah pesan makan malam.. nanti tolong di ambil di depan ya bik" ujar ed langsung naik
Bik mar tersenyum.. setelah ada nyonya mia. bik mar merasa tuan muda nya.. jauh lebih lebih lebih bahagia dan manusiawi. bik mar tak ingin mengganggu waktu tuan nya.. bik mar masuk dan membiarkan dua insan itu meluapkan cinta mereka.
Mia tadi mendengar suara mobil. dia tersenyum puas.. suaminya ternyata terpancing.
Ceklek!
Ed masuk ke dalam kamar, mendapati istrinya sedang duduk manis di tepi ranjang.
"Hubby.. kok pulang nya cepat?" ujar mia pura pura polos
"Kucing nakal.." lirih ed melepas jas dan dasi nya. dia segera mendekati mia.
Cup
cup
"Aku merindukan mu baby.." bisik ed terbuai dengan harum mia. ini sangat harum..
"Aku juga" jawab mia manja dia memeluk suaminya menciumi rahang dan jakun ed sampai ed memejamkan mata menikmati lembutnya bibir mia memanjakan tubuhnya.
Ed mengelus elus perut mia.
"Eeuuunghhhh..." lenguh mia saat tangan nakal ed malah naik ******* ***** dua bukit indah yang selalu menggoda iman ed
Ed langsung meraup rakus bibir mia.. dia mellumat dan menghisap nya dalam. bahkan lidah ed dengan nakal masuk menggelitik ke dalam rongga mulut mia. mia semakin terbang dan terbuai..
"Hubby.. mandi dulu" ucap mia setelah ciuman mereka terlepas
"Mandiin baby" jawab ed manja, dia mencium dan menjilat cekuk leher mia. membuat mia tak berdaya.
"Ayo" mia sudah tak bisa fokus. dia membawa ed ke kamar mandi. biar saja dia basah.. dia juga menginginkan suami nya.
Ed dengan semangat membuka semua pakaian nya. dia juga membantu mia melepas gaun mia beserta semua pembungkusnya hingga polos.
"Jangan di liatin by, aku malu..." mia malu saat mata ed menatap lapar pada tubuhnya.
"Jangan di tutup sayang.. aku sangat menyukai ini ini ini ini dan ini semua" racau ed membawa mia masuk ke dalam bath up besar milik mereka.
Ed mendudukkan mia di atas pangkal pahanya.. mereka berhadapan.
Mia tersenyum licik saat merasakan milik ed mengembang dan menusuk nusuk di bawah sana.
"Sini aku sabunin by" ucap mia mengambil alih.. ed menyender menggeram menahan nikmat, sedang tangan nakal mia menyabuni tubuh suaminya.. dia pijat pijat nakal.
Tangan ed tak bisa diam. dia memainkan dada empuk di depan nya. dia kulum bak seorang bayi..
"Yes.. baby, mi.. sayaaanghhh" racau ed saat tangan nakal mia turun memijat mijat benda keramat di bawah sana.
Ed hampir gila.. istrinya sangat nakal. tapi dia suka.
__ADS_1
Ed tak bisa begini. dia mengambil alih dan membawa mia ke shower, menghilangkan busa dari tubuh mereka.
"Kita ke kasur baby" bisik ed menggigit kuping mia gemas.
Ed dengan lembut merebahkan si bumil nakal.. dia akan membawa mia terbang.. hingga puas.
bibir dan lidah ed sangat lihai dari wajah ke leher ke dada ke perut dan kebawah.. membuat mia menggelinjang.
Tangan ed meremas di atas.
"Hubby... aaah" mia merona saat ed membuka paha nya.
Ed tersenyum lalu menenggelamkan wajah di inti mia.
Harum..
Dua jari ed menusuk nusuk di inti mia.. lidah nya tak kalah nakal membuat mia sesekali membusung
"Hubby.. ampun.. masukiin" ucap mia mengaku kalah
"Hem?" ed masih tetap mempercepat jarinya . hinggaa
"aaaakh..." mia mencapai puncak. ed puas.. saat nya membuat bumil nakal itu tak berdaya.
"Hubby.. ahhh.. lagi" mia mengeratkan pinggul ed saat ed memacu mia dengan lihai.
Ed bahkan mengubah posisi menghujam dari belakang.. mia melayang jauh.
"Hubbyyy... aaghh ed.. edward eunggh.. ampun" racau mia membuat ed semakin mempercepat.
Hingga.
Mia mengumpulkan oksigen, suaminya sangat perkasa.
Cup
"Love you honey" bisik ed puas.
"Love you too hubby" mia sangat puas.. ed selalu bisa membuatnya tak berdaya.
"suka gak ?" tanya ed. mia mengangguk.
"Kamu sangat kuat" puji mia seperti nya salah menggoda suaminya.. malah dia yang kalah.
"Siapa suruh kamu nakal begitu hem?" ucap ed memeluk istrinya.
"Itu baby twin.. bukan aku" kilah mia membuat ed menggeleng gemas.
"Apakah baby twin yang nakal? bukan mama?" tanya ed pada perut mia. mia terkekeh malu.
"Hubby..." panggil mia manja. ed merasakan ada tanda bahaya. jika begini pasti istrinya akan meminta sesuatu
"Apa sayang??" tanya ed mengelus pipi mochi itu. sangat halus
"Cari tau siapa pacar kak zian ya.. aku penasaran. aku takut gak bisa tidur kalau penasaran.. kalau aku gak tidur itu gak baik buat anak anak kita.. ya by" rayu mia mengedipkan mata
Sudah kuduga. pikir ed. pasti ada maunya.. tapi ed makin menciumi wajah mia.
__ADS_1
"Emang buat apa baby?" tanya ed gemas. istrinya ini tak bisa membiarkan orang lain tenang
"Aku pengen tau, aku sangat penasaran.. aku harus tau siapa pacar kak zi.."
"Hubby.. hem?? cari tau ya? kalau kamu gak mau aku cari tau sendiri deh" ucap mia masih merayu suaminya. tak mungkin ed membiarkan istrinya mencari tau sendiri...
"Biar aku baby, tapi itu tidak gratis" jawab ed mengendus leher putih mia
Mia seketika berbinar. jika ed turun tangan dapat di pastikan bahwa pacar kak zian akan secepatnya ketahuan lengkap dan detail. suaminya se hebat itu.
"Apapun buat suami aku yang tampan dan kuat" mia mencium bibir ed.
"kapan pun?" tawar ed menyeringai.
"Kapan pun" jawab mia cepat. ed tersenyum puas. baginya itu hal kecil mencari tau hal receh begitu.
"Oke sayang.. aku tunggu kenakalan istri ku ini lagi" bisik ed.
"Hubby.. tadi aku menonton sinetron ada pelakor. ingin sekali ku jambak rambutnya" cerita mia mengadu. padahal hanya sinetron.. entah sejak kapan istri nya malah sering ikutin gosip.
"Itu hanya sinetron baby" ujar ed lembut.
"Awas aja kamu kayak gitu by, ku potong pedang mu yang besar itu" ancam mia membuat ed terkekeh.
"Apakah besar?" goda ed
"Sangat besar.. tapi aku suka" jawab mia tanpa malu.
Mia dengan manja memeluk ed membiarkan ed mengelus perutnya.
"Sebentar lagi anak anak kita akan lahir baby, aku tidak sabar" ucap ed yang sudah menyiapkan ruangan khusu bayi bayi mereka di samping kamar ini.. lengkap dengan fasilitas dan pintu penghubung.
"Hubby.. aku sangat mencintai mu" ucap mia tiba tiba
"Aku lebih mencintai mua baby"
"Beruntung nya aku punya suami tampan, kaya, baik dan sempurna seperti ini..." ujar mia.
perasaan ed mulai tidak enak.
"Hubby, pasti kak zian sama kak al udah pulang. aku pengen melihat mereka memasak"
Tuh kan...
Ed tidak tau kapan penderitaan zian dan alex berakhir. wkwwkkwk
"Tapi mereka pasti capek baby.. besok aja yaa" tawar ed. karna dia tau pasti kedua kakak iparnya akan di kerjai oleh mia.
"Mau sekarang" rajuk mia
"Tapi jangan minta masak yang susah ya baby.. kasian mereka" ujar ed pasrah. mau bagaimana lagi kalau mia sudah begini, tak ada satupun yang bisa menghalangi.
"Okee.. mandiin aku by, biar kita ke rumah mama" ujar mia manja mengangkat tangan. ed mencium gemas bibir mia dan menggendong mia ke kamar mandi
Mia sedang membayangkan kedua kakak nya memasak. pasti menyenangkan. pikirnya jahil
Kak zian dan kak alex yang malang.
__ADS_1
BERSAMBUNG.............