
Kabar kehamilan mia sudah sampai kepada seluruh keluarga.
semua turut bahagia. walau ada ras rasa was was bagi para pria pria yang suka kena usil nya si bumil.
Mia sangat lengket kepada ed. tak mau jauh, kalau jauh sedikit maka dia akan menangis mia jauh lebih cengeng sekarang di banding pas hamil si kembar.
"Sayang, sebentar aku bawa si kembar ke kamar mereka dulu ya" bujuk ed
mia menggeleng.
"Ikut" jawab mia ikut memegang baju ed. saat ini ed seperti punya 3 anak. wkwkwk
Mia dan ed mencium si kembar sebelum kembali ke kamar mereka. ed bahkan tidak jadi ke kantor. semoga besok mia memperbolehkan dia kerja.
ed langsung merengkuh tubuh mia gemas, dia ciumi perut istrinya yang masih rata.
"Manja banget sih baby" bisik ed
Seperti kehamilan sebelum nya mia juga tidak suka sayur. padahal setelah si kembar lahir mia suka makan sayur. dan sekarang mia tak suka lagi.
dan ed tidak mau memaksa mia. selama mia bahagia. dia ikuti saja.
"Hubby" panggil mia manja.
"Apa sayang?" sahut ed
"Besok jangan ke kantor ya"
ed menoleh.
"Sayang.. aku harus ke kantor, kasihan rey kalau dia sendirian pasti jadi lembur. aku lagian kan selalu pulang cepat baby" jawab ed pelan sambil mengelus pipi lembut istrinya
"Tapi aku mau kamu di sini aja jangan jauh jauh" rengek mia cemberut.
"Baby, aku harus bekerja. ini juga buat kamu si kembar dan bayi kita di sini. buat keperluan kalian dan masa depan kalian sayang. aku harus bekerja, kamu boleh jalan jalan asal jangan capek sama mama atau key sayang" tawar ed bernegosiasi
"Pasti mama gak bolehin" lirih mia. mertuanya memang jauh lebih protective.
"Aku yang bilang sayang, tenang aja. sebelum kehamilan kamu makin besar. tapi tetap di jaga kandungan nya ya"
"nanti si kembar gimana" lirih mia bingung
"si kembar boleh ikut atau mau di tinggal juga boleh di sini kan ada papa dan yang lain." jawab ed tersenyum.
"Aku mau ikut kamu ke kantor aja by" rengek mia tidak mau jalan jalan. dia hanya ingin ed.
"Nanti kamu bosan sayang. atau gini aja.. besok aku pulang cepat, kamu di rumah aja ya baby, malam nya kita dinner berdua. mau ya baby" ajak ed
"Dinner buat apa?" tanya mia bingung
__ADS_1
"Gak ada apa apa, aku udah lama pengen ajak kamu dinner romantis berdua. tapi gak mungkin ninggalin si kembar. anggap aja besok sekaligus rayain kehamilan kamu baby" tukas ed
Seketika wajah cemberut mia berubah bahagia.
"Iya aku mau. makan steak ya by kayak di film film"
Ed terkekeh mengelus kepala mia.
"Tapi buat bumil gak boleh setengah matang ya. harus yang matang ya honey. minum nya juga jus aja ya sayang"
mia mengangguk patuh. patuh seperti kelinci manis.
Mia tak lagi menghalangi ed bekerja. dia hanya memikirkan besok pakai baju apa. dia harus cantik dan pakai gaun wkwkwkw
Mia menenggelamkan wajah di dada dekat ketiak ed.
ed memeluk istrinya. rasa nya dia sudah sangat ingin melihat mia kembali buncit dan pipi mochi nya yang hampir keluar. mia sangat lucu dan cantik walau pun saat hamil besar.
***********
Di apartemen rey
reni dari tadi termenung. di tanya ada apa dia bilang tidak ada apa apa. tapi wajah nya terlihat sendu.
Reni sangat senang kak mia hamil lagi. tapi sudut hatinya juga sedih, di punya kerinduan ingin hamil juga. mereka memang baru menikah.. tapi reni sering mencari di mister gugel makanan atau apa apa saja yang bisa membantu cepat hamil.
"Gak apa apa mas" jawab reni.
"bohong.. ayo cerita sama aku sayang. jangan ada yang kita sembunyiin, kunci dari rumah tangga adalah keterbukaan" celetuk rey bijak
Reni masih diam.
"Apa aku melakukan kesalahan sayang?" tanya rey. membuat reni berbalik tidur menghadap suaminya
Cup
"Ada apa sayang? kenapa mata nya sedih gitu" tanya rey lembut mengecup bibir reni.
"Aku.. aku juga mau hamil kayak kak mia mas" lirih reni
Rey tersenyum. dia kira apa. astaga istri judes nya ini menggemaskan sekali. kan bisa langsung gas tadi bertempur wkwkwkw
"semua udah ada rejeki nya sayang. mungkin kita belum. lagian kan kita baru menikah sayang. kita masih bisa mencoba" jawab rey menenangkan istrinya.
rey juga mau. sangat mau. tapi kan semua kehendak Tuhan dan otor. wkwkw
Se di kasih nya saja.
"Jangan sedih sayang, aku juga mau di sini ada anak kita. kita usaha aja yaa." rey mengelus perut reni
__ADS_1
"nanti sering sering main sama mia. biar hamil nya menular" ujar rey
"Emang bisa?" tanya reni polos.
"Bisa lah sayang, asal kita mmmhm'
Rey langsung meraup bibir reni. dia mencium reni cukup ganas.
"Mas!"
"kita coba ya sayang, manatau buah cinta kita bisa jadi malam ini" bisik rey menyeringai
"eeeungh" lenguh reni makin menjadi saat mulut nakal rey sudah menjilat dan mengullum pucuk dada nya.
apalagi tangan nakal itu sudah ke mana mana.
"Sayang, coba kamu di atas. mana tau langsung berhasil" hasut rey jahil
"Emang ngaruh ya mas?" tanya reni
"Kita coba dulu sayang, sekarang juga kan masa subur mu. ayo sayang aku gak sabar" jawab rey segera mengangkat reni ke atas nya.
dengan jahil nya. rey membuat reni sebagai pemimpin permainan. dia berharap istrinya juga segera mengandung.
pertempuran bucin nomor 3 semoga segera membuahkan hasil ya
*********
Sedangkan di rumah david.
Masa nifas key juga sudah selesai. dan david begitu rajin mengambil jatah nya. tak mau telat.
"Yank.. besok aku sama naura ke rumah mia ya. sama sekalian besok kasih izin buat reni bisa cepat pulang ya yank.. kami mau ke sana ucapin selamat buat mia" izin key.
Saat ini key dan david sama sama polos di dalam selimut. mereka baru saja bertempur, sepulang kerja david berusaha menidurkan naura dan langsung menggempur key.
Membalas masa nifas nya yang kemarin. pedang nya sudah bisa bermain ke gua.
"Iya sayang, bawa sus juga ya. nanti bawain sekalian bolu kesukaan mia yank. di jalan mau ke rumah nya" jawab david
Key mengangguk.
di grup para ciwi ciwi memang sudah mengucapkan selamat buat mia. dan besok rencana mereka akan ke sana.
khusus buat si bumil. mereka besok akan berkumpul tapi, dokter gia dan reni menyusul.. karena mereka harus bekerja dulu dan izin lebih cepat.
BERSAMBUNG .......
gaes gaes gaes... sabar ya. sabar. ciwi ciwi mau kumpul kumpul dulu..
__ADS_1