
Di markas 5. alias kamar si bucin nomor 5.
Gaby menepati janjinya berdandan bercukur dan memakai lingerin merah.
Dia dengan santai membuat suaminya panas dingin.
"Yang, ngapain di situ? sini sayang" ujar alex meminta gaby segera ke ranjang.
"Sabar dong sugar daddy ku, aku harus pake ini dulu biar wangi" balas gaby tersenyum menyeringai. dia tau suara suaminya sudah mulai serak.
"Ayang, bagus gak??" tanya gaby berdiri.
"Aku juga baru cukuran" tambah gaby membuat alex langsung berdiri.
greeeb!!
Alex memeluk posesif istri cantik nya.
Gaby tersenyum senang, karena alex terlihat sangat semangat meng unboxing dirinya. nafas alex juga mulai berkejaran.. dan jangan lupakan benda tumpul dan keras di bawah sana berontak minta segera di bebaskan.
"Sayang, kamu harus tanggung jawab" ujar alex membawa tangan gaby ke pedang nya.
"Uuu takuuut" ejek gaby menjahili suami nya.
alex langsung menerkam istrinya tanpa ampun. gaby di buat kewalahan oleh gairah alex. kenapa suami nya itu sangat kuat?
Gaby berusaha mengimbangi alex.
"Sayangg sssh.. apa aku boleh sedikit lebih kuat lagi?" pinta alex takut melukai gaby
"Lakukan sayang, aku menyukainya" balas gaby mantap.
mereka melanjutkan pertarungan hebat dan panas dengan harapan akan segera ada bayi di dalam rahim gaby.
Dengan nafas ngos ngosan
"Aku melukai mu sayang?" tanya alex lembut
Gaby tersenyum menggeleng.
"Aku baik baik aja sayang"
Alex memeluk perut gaby.
"Aku mau segera hamil" ucap gaby menoleh kepada si penabur benih
"Aku juga sayang mau kamu hamil sayang, semoga aja ya.. aku akan sering menyiram di sini" balas alex puas.
"Sebelum aku ke bali kita harus sering sering yaa" ajak si oneng bin sableng.
alex terkekeh.
"Tentu saja.. bahkan kalau kamu udah di bali aku akan ke sana sampai perut mu membuncit" jawab alex
Gaby memeluk alex. tangan nya langsung naik ke jakun alex. seperti biasa memegang nya sampai puas.
**********
__ADS_1
Hari berlalu.
Gaby menghabiskan waktu dengan keluarga suami nya apalagi mia dan si kembar. atau ke rumah key.
selama di jakarta, gaby suka kumpul bersama grup ciwi ciwi.
kadang juga kalau sedang menemui suaminya. gaby selalu mampir ke ruangan kak gia. mereka banyak bertukar cerita. juga mama elina kadang meminta gaby membawakan masakan nya untuk menantunya itu.
Mama elina begitu adil kepala putri dan menantunya.
semua dapat kasih sayang.
Tapi gaby merasa tidak nyaman. mulai kemarin dia merasa perutnya nyeri. dia kira itu karna mau datang bulan.
tapi harusnya sudah lewat. datang bulan gaby memang tidak beraturan.
Gaby merasa hari ini makin terasa nyeri nya.
"Sayang? perut ku sakit.. dari kemarin, cuma kemarin tidak se nyeri ini" adu gaby pada alex
alex langsung panik. dari kemarin??? kenapa gaby tidak bilang?
"tiduran sebentar sayang" titah si dokter. gaby menurut.
alex memeriksa sebentar istrinya. sesekali gaby meringis kalau dia menekan perutnya.
"Kita ke dokter spesialis ya sayang, kenapa baru bilang sekarang. aku khawatir" ujar alex membantu gaby
"Aku kira hanya sakit perut biasa. karena emang tiap bulan, kadang kalau mau mens aku merasa nyeri" jawab gaby
"Iya maaf" jawab gaby
"Gak apa apa. semoga gak ada apa apa. tapi lain kali yaa" ujar alex lembut.
alex menggandeng gaby ke dokter spesialis dalam.
Alex minta di periksa segera oleh dokter senior.
Gaby melakukan beberapa cek dan periksa.
"Gimana dok?" tanya alex setelah dia dan gaby duduk di kursi depan dokter
"Begini direktur. apa sebelum nya ibu, memang sering merasa nyeri begini?" tanya si dokter
"Iya dok. kadang emang nyeri, saya kira itu biasa tiap saya datang bulan. tapi hari ini lebih nyeri dari biasanya" jawab gaby
Dokter tersebut mengangguk angguk.
"Begini direktur. Ibu direktur ada kista yang tergolong jinak di rahim nya. dan baiknya memang segera di angkat. karena itu bahaya apalagi bisa mengganggu proses kehamilan. apalagi dengan usia ibu sekarang, rahim ibu tergolong cukup lemah." ujar dokter pelan pelan
gaby terlihat sendu. walau kista nya jinak, tapi dia jujur saja takut..
Alex menguatkan genggaman nya pada jemari gaby.
"Apa bisa operasi istri saja di jadwalkan secepatnya dok? kalau boleh sebelum istri saya kembali ke bali dan bisa pemulihan dulu di sini" ujar alex
"Bisa direktur" jawab dokter tersebut.
__ADS_1
"Dok dokter, apa saya bisa hamil?" tanya gaby takut takut.
Dokter tersenyum.
"Tentu bisa bu, tapi kita lebih baik angkat kista nya lebih dulu, supaya pertumbuhan janin di dalam lebih terjamin. walaupun kandungan ibu masih lemah, tapi usia ibu masih muda, tentu nanti kita usahakan supaya rahim nya bersih dan kuat"
Alex menatap gaby lembut. dia tau ketakutan istrinya. apalagi gaby akhir akhir ini ingin sekali hamil.
"Gak apa apa sayang, yang penting sehat dulu" jawab alex lembut
"Aku takut" lirih gaby
Alex juga sebenarnya sedih dan khawatir. tapi dia tutupi supaya gaby lebih tenang.
"Gak apa apa, aku akan menemanimu nanti bahkan saat operasi pun aku akan di sana" jawab alex menenangkan.
Setelah pemeriksaan merekam gaby terlihat sedih. sedangkan alex mengusahakan operasi secepatnya buat sang istri.
Alex tak lupa mengabari mama dan papa. supaya semu orang berusaha memberikan dukungan buat gaby. karena gaby terlihat sedih dan takut.
"Sayang?" panggil alex memeluk gaby
"Aku takut, aku masih bisa hamil kan??" ujar gaby berkaca kaca
"Tentu saja.. kan ini kista jinak sayang, dan pasti nanti rahim mu bakal makin kuat buat tempat anak kita. kamu gak boleh sedih dan takut. kita usahakan yaa" jawab alex
"Nanti kalau aku tidak bisa ham-
"Ssst.. pasti bisa. tadi kata dokter kan bisa. aku pasti akan mengusahakan yang terbaik buat mu sayang" jawab alex cepat.
"Tadi aku bicara sama dokter. keberhasilan operasi mu besar. jadi tidak perlu takut. yang penting jangan sedih dan stress. pasti nanti akan baik baik aja"
Gaby memeluk alex.
impian nya untuk segera hamil sepertinya harus menunggu dulu. padahal gaby sering sekali mencari makanan atau apa saja yang bisa membantu cepat hamil.
Namanya musibah ya kan.. tidak tau datang nya kapan.
Gaby sedikit lebih tenang setelah suami nya menenangkan nya.
apalagi kalau semisal gaby hamil tapi kista nya masih di sana. itu bahaya buat dia dan baby. jadi ada baik nya sebenarnya dia tidak hamil sekarang.
"Sayang.. gak apa apa. lagian kita baru menikah. aku cuma mau kamu sehat, yaa?"
"Iya, maaf" jawab gaby dia tau alex juga ingin dia hamil
"Kenapa minta maaf.. nomor satu dalam hati dan pikiran ku adalah kesehatan mu. kita bisa berusaha lagi dan pacaran berdua lebih lama" jawab alex menciumi gaby
"Tapi setelah operasi kita program hamil yaa, aku mau hamil" kekeh gaby.
alex mengangguk walaupun dia tidak begitu yakin.
"Iya sayang, makanya jangan banyak pikiran. supaya rahim mu nanti di bersihkan dari semua berpotensi buruk dan kuat. siap buat tempat anak anak kita" sahut alex
Gaby tersenyum senang. beruntung sekali dia dapat suami yang sangat paham dirinya.
BERSAMBUNG............
__ADS_1