
Acara demi acara berjalan dengan lancar.
Hingga di acara penghujung. mempelai di persilahkan berciuman.
zian dan gia berciuman dengan malu malu, karena rame nya sorak sorak para tamu undangan.
"Masih aja malu malu" bisik zian. dokter mia memang selalu malu malu tiap kali zian mencium nya.
Berbeda dengan alex dan gaby.
Saat pembawa acara memberikan waktu buat mempelai.
Para tamu undangan sontak tertawa dan bersorak karena gaby, dengan semangat berjinjit mencium alex.
Gaby, si gadis ajaib itu tanpa malu malu. membuat yang lain begitu terhibur.
"Astaga kenapa aku punya adik ajaib begitu" desis david terheran heran
Key reni dan rey tertawa. begitu juga ron.. lucu sekali.
setelah pemberkatan selesai. mempelai duduk dan bisa bersantai sejenak. menunggu beberapa tamu undangan mengucapkan selamat.
Tak jauh dari meja depan.
Satu tangan kecil memegang rok key.
"Onty, mana adek?" tanya gadis kecil yang cadel
"Loh, rara?" ujar key tersenyum lembut.
"Adek naula mana onty?" tanya rara lucu.
"Adek naura nya di sana, tadi sempat mengantuk. itu, kalau mau liat" tunjuk key memegang tangan rara melihat naura sebentar
"Key maaf ya rara memang dari tadi mencari naura" ternyata rara tak sendiri. dia bersama mama dan papa nya. kakak dari david.
Key meneliti wajah suami nya. david hanya diam, tak terlihat marah.
key tersenyum
"Tidak apa apa kak" jawab key mendekati kak david.
"Sayang" panggil key.
"Naura tidur yank?" tanya david tanpa melihat kakak nya.
key mengangguk.
David tak mau melibatkan naura atau rara.
walaupun hubungan mereka tidak baik. david tidak akan melarang putri nya dekat dengan keluarga nya. selama mereka memperlakukan key dan naura dengan baik.
Bahkan, saat rara dengan polos memegang tangan david.
david membalas nya lembut. dia elus rambut tipis rara.
Tak lama kemudian..
"Keysha.. david" panggil mama david mendekat bersama suami nya.
__ADS_1
"Mama dengar kamu hamil, selamat nak. bagaimana kandungan mu?" tanya mama david
"Makasih ma, puji Tuhan baik ma" jawab key tersenyum. tapi tangan nya tak lepas dari tangan david. dia ingin david ada di sana.
"Naura di mana nak?" tanya papa mertua key
"Tadi mengantuk pa, di situ bersama sus" ujar key.
mama dan papa david mendekat melihat cucu mereka.
key dan david tak melarang. mereka berhak, mereka kakek dan nenek naura.
"Boleh mama gendong sebentar?" ujar mama mertua key hati hati.
key menatap suami nya. melihat tak ada penolakan.
"Tentu saja ma.." jawab key tersenyum sopan.
"Apa dia rewel hari ini yank?" tanya david ke perut key.
"Enggak kok sayang, tadi aku mia sama reni makan puding sama strobery. nanti kamu cari makanan lagi yaa" ujar key
David terkekeh.. kalau 3 bumil itu sudah bersatu. mereka jadi terlihat rakus dan semangat.
Melihat david tertawa.
"Kakak gak apa apa kan? kalau kakak masih berat sama mama dan pa-
Cup
"aku baik baik aja sayang, karena kamu dan 2 anak kita. aku baik baik aja. selama kamu naura dan dia bahagia." potong david paham arah pertanyaan istrinya.
David mengangguk.
"Aku sudah memaafkan dan berusaha melupakan yang lalu. tapi kalau memulai lagi, aku tidak janji.. begini saja lebih baik" jawab david jujur
Key menatap dalam mata david.
jika dulu mata suaminya selalu gelap dan kelam jika ada keluarga nya . tapi sekarang, key bisa melihat wajah dan mata david terlihat santai dan baik baik saja.
syukurlah..
Gaby melihat dari panggung. dia tersenyum melihat kak david dan keluarga nya di satu tempat. walaupun tak saling bicara, hanya melihat nya saja gaby sudah sangat bahagia.
"Kenapa sayang?" tanya alex mengikuti arah pandangan gaby
alex menatap mata gaby yang berkaca kaca.
"Gak apa apa dokter, aku sangat bahagia" jawab gaby tersenyum tapi matanya berembun
"Iya harus bahagia, gak boleh sedih. yakin semua nanti akan makin membaik" jawab alex sedikit paham bagaimana pelik nya keluarga istri nya tehadap david dulu.
alex dengan lembut me lap sudut mata gaby yang berair.
Di meja mia.
"Hubby.." rengek mia pelan
"Ada apa sayang?" tanya ed
__ADS_1
"Perut aku, elus elus.. gak nyaman by. apa karena kelamaan duduk ya" adu mia memegang pinggang nya.
ed si papa siaga langsung sigap.
dia menempelkan kursinya pada kursi mia.
Lalu tangan besarnya memijat mijat pelan pinggang mia, sesekali dia elus perut mia. sampai mia merasa nyaman.
"Princes, baik baik ya.. sebentar lagi pernikahan uncle akan selesai" bisik ed ke perut mia.
dan..
dug! dug!..
mia dan ed melotot, karena ed merasa tendangan si princes.
ed terkekeh..
"Tenyata karena princes nendang sayang.." ujar ed. mia mengangguk.
"Jangan kencang kencang ya sayang, kasihan mama." tambah ed masih komunikasi dengan perut mia.
mia tersenyum, karena mata para tamu undangan menatap iri akan manis nya tingkah ed pada nya. hihi.
Setelah para tamu berkurang. saat nya keluarga untuk berfoto dan bersalaman.
Mereka semua berfoto bersama, lalu kemudian berfoto berpisah pisah.
si bumil tak mau ketinggalan. setelah dengan suami dan si kembar. mia juga berfoto denan kakek. lalu bersama keluarga winata dan wiguna.
mia mengajak the bumils untuk berfoto juga dengan suami suami mereka. tak ada yang bisa menolak.
Hingga, di penghujung.. mereka mengucapkan selamat kepada 2 pasang pengantin baru.
David langsung memeluk adiknya. walau hanya diam, terlihat jelas bagaimana david menyayangi sang adik.
"Kalau sudah jadi istri, harus nurut suami. jangan lagi memikirkan diri sendiri.. semoga kamu bahagia yaa, kalau ada apa apa, tetap hubungi kakak" ujar david.
gaby mengangguk sambil menangis. mereka yang melihat nya juga terharu.
"Kak, tolong jaga adikku. dia memang sangat keras kepala dan sering bikin pusing. tapi aku percaya sama kakak" ujar david pada alex.
Mereka semua berpelukan..
ucapan demi ucapan juga berlangsung. dari keluarga inti, lalu dari ron.. rey dan reni.
"Selamat datang di keluarga winata ya gaby dan dokter gia. papaa, aku harus memanggil gaby apa? kakak ipar? tapi dia masih adik kecil" adu mia membuat suasana yang tadi sedih haru, jadi kekehan..
papa dan mama juga tertawa.
"Kak mia, panggil gaby saja.. aku tidak mau di kira orang sudah tua kayak suamiku" jawab gaby. membuat alex melongo. kenapa gaby dan mia cocok sekali?
Mereka semua tertawa kecuali alex.
"Ternyata begini kira kira kalau upin dan ipin menikah barengan" celetuk mia membuat tawa keluarga pecah.
Kalau saja zian dan alex tak ingat ini pernikahan mereka. hidung dan pipi mia sudah mereka jewer dari tadi.
BERSAMBUNG..........
__ADS_1