Gadis Cantik Kesayangan Bos Dingin

Gadis Cantik Kesayangan Bos Dingin
Bertemu..


__ADS_3

Sebenarnya....


Alex berpikir ratusan kali. dia berfikir harus membuang gengsi seperti yang di katakan mia, adiknya.


Awalnya dia tak mau seorang pun tau kalau dia selain seminar juga ingin menemui gaby. tapi bali juga tak se sempit daun kelor. dia butuh info..


David.


ya david, dia minta tolong kepada david memberitahukan di mana lokasi kampus dan juga tempat tinggal gaby. alex tau, semua urusan kuliah bahkan tempat tinggal gaby itu di urus oleh david.


Awalnya david ragu.. karna dia juga ingin adiknya tak terganggu kuliah nya. tapi.. kak alex juga sudah memohon. belum lagi istrinya.. keysha.. si bumil, mak comblang nomor satu alex dan gaby itu ikut merengek supaya david membantu kak alex.


Yasudah lah.. demi masa depan nya juga jatah malam nya. dia menuruti key dan kak alex. apalagi david juga percaya kak alex bukan orang yang berbahaya.


Ting!


Ponsel alex menerima pesan setelah ponselnya dia kembalikan dari mode pesawat. setelah landing.


alex tersenyum melihat pesan david. untung saja david mau membantunya. jadi dia bisa tau jadwal dan lokasi gaby.


"Rasanya tak sabar ingin segera ke sana" gumam alex. tapi mereka harus mengikuti ke arah penginapan yang di sediakan paket seminar. mereka juga di jemput khusus oleh sang penyelenggara.


.


.


.


Sudah 3 hari alex mengikuti rangkaian seminar. dan tetap menginap di hotel yang di sediakan penyelenggara. sesekali dia juga menyempatkan melihat story atau status gaby.


David meminta jadwal gaby, dengan alasan supaya tau perkembangan kuliah adiknya. dan tanpa curiga mengirim nya untuk sang kakak. dia pikir mungkin kakak nya ingin memantau kuliah nya. jadi dia kirim saja.


Hari ke empat adalah kegiatan opsional dalam program seminar ini. memang gratis bisa keliling ke beberapa destinasi. dan di sinilah alex menggunakan kesempatan menemui gaby.


Karena belum begitu paham seluk beluk jalanan di pulau bali, alex mengurungkan niat nya menyewa mobil. dia lebih baik naik taksi saja.


Setelah dapat info dari david, alex akhirnya tau jam jam kapan saja gaby akan ke kampus dan pulang nya. bahkan tak hanya itu, david juga mengirim tempat tinggal sang adik.


Satu hal yang membuat david dari tadi menahan tawa adalah saat membaca chat terakhir dari kak alex.


Bagaimana tidak si dokter jomblo yang melepaskan gaby itu dengan malu malu meminta saran pakai alasan apa kalau dia ketemu gaby?


"David, aku akan membeli kan sesuatu untuk gaby supaya tidak ketahuan kalau aku memang hanya menemuinya. aku kasih apa?"

__ADS_1


Setelah lama berfikir.. david mengingat ingat apa kesukaan sang adik. hampir semua gaby suka, dia bukan pemilih.


"Bawa kue keju aja kak. dia suka itu dulu" balas david memberikan usul.


"Aku bilang ini dari mu ya, kalau gaby tanya jangan bilang dari aku. aku malu"


Hahahahahaha


Di kursi nya david tak bisa menahan tawa. sepertinya memang kak alex sudah tak punya cara lain lagi, hingga dia rela memalukan diri nya di depan david.


*********


Setelah dapat balasan dari david. alex mencari cari tempat terkenal yang menjual kue keju. dia searching lebih dulu.


Bahkan alex tak peduli image nya di depan david. bodo amat. kalau tidak minta tolong david dia tak tau harus kemana lebih dulu. yasudah lah kepalang basah juga.


"Masih ada 1 setengah jam" gumam david melirik jam nya. dia akan menunggu gaby di pintu depan nanti


Selama di perjalanan. alex hanya diam, paling menjawab singkat pertanyaan basa basi dadi supir. selebihnya dia menetralkan debaran jantungnya.


"Alex.. kau sudah tua, kenapa jantungan. norak!" umpat alex pada jantungnya sendiri.


Perjalanan cukup memakan waktu. alex turun dan memilih menunggu. dia rapikan tampilan nya. memang beda ya.. serasa dunia berbalik. dari dulu dia tak pernah se khawatir ini.. tapi sekarang?? gaby membuat nya seperti abg labil.


Ada banyak bisik bisik yang memuji nya tapi dia pura pura tak mendengar. matanya hanya fokus ke pintu kampus. menanti gaby.


Banyak mahasiswa yang keluar, dia perhatikan mana tau gaby salah satu dari mereka.


hingga..


Mata alex akhirnya menangkap suara gelak tawa yang sudah lama dia rindukan.


Alex makin mendekat. dia melihat gaby berjalan bersama 1 perempuan dan 2 laki laki yang berjalan sejajar. dari tampilan nya, alex bisa melihat teman teman gaby tersebut juga dari keluarga berada.


Gaby belum sadar akan keberadaan dokter alex.


Sedangkan alex yang tadi nya senyum menyambut gaby, matanya menatap tajam tangan satu orang pria yang sesekali mengelus kepala gaby sambil ketawa. apa maksudnya? kenapa harus pegang pegang??


Gaby dkk berjalan menuju mobil henry dan dwiki parkir.


Alex makin geram gaby sama sekali tidak melihatnya. rasanya sakit.


Alex tak bisa berdiam lebih lama. sebelum gaby dkk masuk ke mobil yang cukup mewah tersebut, satu tangan mencekal tangan gaby.

__ADS_1


"Pulang sama aku" ujarnya tanpa ada manis manis nya.


Deg!


Jangan tanya seberapa kaget gaby. apakah dia sedang berhalusinasi?? tidak mungkin kan dokter yang menolak nya berkali kali itu di sini? di kampusnya? tida mungkin.


"Ayo pulang sama aku. aku di titipin david sesuatu" ujar alex membuyarkan lamunan gaby.


gaby sadar. ini nyata. tapi dia masih syok. ngapain dokter alex di sini


seolah paham apa yang sedang di pikirkan oleh gaby


"Aku sedang ada seminar dari rumah sakit. david menitipkan sesuatu. makanya aku di sini" kilah alex.


Gaby tampak menghela nafas. ngapain kak david melakukan itu. hish.. dia sudah sengaja jauh jauh ke bali malah ketemu. gimana kalau dia gagal move on.


Tak jauh beda dari gaby. teman teman nya juga masih berdiri menunggu. lebih tepatnya penasaran. siapa pria tampan dan matang tersebut.


Gaby melepas cekalan tangan alex. dia ingat, alex bukan lagi untuk nya. dia bukan tipe alex.


"Ini teman teman aku dokter. oiya, jo, hen, ki.. ini dokter alex" gaby mengenalkan mereka secara singkat.


"Dokter aku sudah ada janji sama teman teman ku. mana titipan kak david? aku akan nelfon kak david nanti" ujar gaby ingin segera pergi. ternyata walaupun sekeras apa dia melupakan alex. dia masih saja merasakan getaran di dada nya. walau tak se hebat dulu.


"David sudah menyuruhku mengantar mu. kalau tidak percaya tanya david" ujar alex cari cari alasan


Gaby menatap teman teman nya. tiba tiba dwiki nyeletuk.


"Dokter ikut aja sama kita. kan kita mau makan siang, sekalian" ajak dwiki. dia seakan merasa ada sesuatu antara gaby dan pria di depan nya.


Gaby merasa tak enak sama teman teman nya.


"Iya gak papa gab, bareng aja.. lagian kasian pasti belum tau jalanan di bali kalau dokter itu dari Jakarta" ucap joan.


Gany menghela nafas. dia tak tau apa maksud dari dokter alex.


Dia akan menjelaskan mengenai dokter alex kepada teman teman nya. tapi kalau pergi bersama? itu bukan ide yang bagus. pasti nanti akan canggung.


Gaby menatap teman teman nya.


"Emm.. nanti aku ke rumah mu ya jo malam. aku pulang aja dulu. maaf ya, aku gabisa makan siang bareng dulu.."


"Oke gak papa gab" jawab mereka paham

__ADS_1


BERSAMBUNG......


__ADS_2