Gadis Cantik Kesayangan Bos Dingin

Gadis Cantik Kesayangan Bos Dingin
Gaby vs Bella


__ADS_3

Gaby masih di apartemen kakak nya. dia cek hp..


Gaby sudah membicarakan rencananya untuk mengambil kuliah. awalnya dia di anjurkan kak david ke luar negeri.. tapi, dia tidak mau. dia memilih kuliah di pulau bali saja.. dengan biaya kuliah mahal tentunya. khusus jurusannya. menjadi koki atau chef nantinya.


Tapi gaby masih sangat berharap kalau dokter alex menikahinya.. dan dia juga mau kuliah walaupun sudah menikah.


Ron juga sama seperti gaby, setelah lulus SMA.. ron akan lanjut kuliah di yayasan ternama milik wiguna group..


Gaby melihat tampilannya. dia rapikan. dia akan ke rumah sakit, menemui sang pujaan hati.


Gaby dengan wajah ceria membawa mobil ke rumah sakit milik keluarga winata.


seolah sudah jadi tamu reguler wkwkwkwk gaby menyapa semua suster dan dokter lalu menuju lantai atas, ruangan dokter alex.


Dia berjalan.


tapi..


Mata gaby, seakan menangkap sosok yang dia kenal. apa dokter alex sedang sibuk?


Gaby berjalan perlahan.


Dokter alex berbicara dengan seorang gadis. ini siapa? pikir gaby.. dia tidak mengenal gadis yang sepertinya berusaha mendekati alex.


Alex, tadi seperti biasa langsung ke rumah sakit. tapi dia tidak tau bahwa dia akan bertemu salah satu orang yang tidak ingin keluarga nya temui lagi.


salah satu orang yang melukai adik kesayangannya begitu dalam


Bella, semenjak kehidupan mereka berubah 180 derajat, atmaja berjualan di ruko.. ibu nya juga bekerja ogah ogahan demi sesuap nasi..


Bella kehilangan semua, dia masih sempat menjual barang barang branded miliknya untuk bertahan hidup. dan bahkan teman teman nya seolah menjauh dari bella.


Saat dia ke rumah sakit, dia ke rumah sakit ini karena di sini ada program yang lebih murah. uang nya tak cukup untuk kontrol ginjal nya.. lebih tepatnya ginjal mia.


Tapi, bella bertemu dengan alex. kakak tiri mia.


Dengan tak tau malunya bella mendekati dokter alex lebih dulu, sok akrab dan sok dekat.


Bella menatap dokter alex.. tak dapat tuan edward, sepertinya kakak mia ini tak buruk juga. dokter pula, pikir bella sombong.


Alex tak ingin meladeni bella, tapi di depan banyak rekan nya tak mungkin menolak pasien. karena bella datang sebagai pasien di rumah sakitnya. eh tapi.. dia direktur. dia berhak.

__ADS_1


"Dokter, ternyata anda bekerja di sini.. saya kakak sepupu mia" ujar bella sok manis.


alex hanya diam. basiii.. pikirnya.


"Dokter, boleh kah kita berbicara sebentar" ujar bella saat melihat alex hendak berlalu


"Saya sibuk, dan kita tidak sedekat itu nona.. " sindir alex membuat bella mengepalkan tangan samar.


Alex tak ingin menjadi sorotan suster dan dokter apalagi pasien lain..


Dia berjalan sedikit, ke arah samping taman. dan bella mengikutinya.


"Ada apa nona atmaja? saya rasa saya tak punya urusan apapun dengan anda" ujar alex dingin..


"Siall.. susah juga dia di dekati" batin bella


"Emh.. saya ingin lebih dekat dengan adik saya dok, saya juga merasa bersalah hiks hiks.. tolong bantu saya bertemu mia" ujar bella dengan penuh sandiwara.


Cih.. pikir alex.


"Mohon maaf, mia winata.. adikku, tak akan kami izinkan bertemu orang orang jahat" tukas alex tanpa filter.


Duaarrr


Tapi,


"Sayaaaaang... kamu di sini? aku mencari mu" gaby datang dan langsung bergelayut manja di lengan dokter alex. dia tak mau pujaan hatinya di dekati perempuan lain.


Alex kaget.. tapi sedetik kemudian dia tersenyum. gaby datang di saat yang tepat.


Tanpa peduli tatapan beberapa orang, alex juga sengaja membalas pelukan gaby dan tersenyum lembut pada gadis kecilnya.


"Bukan apa apa sayang, aku hanya di tanya pasien" ujar alex santai. gaby berbunga bunga saat di balas sayang oleh alex.


Bella tak kalah kaget, dia melihat anak kecil memeluk alex dan memanggilnya sayang.


Gaby sedikit mendengar tadi pembicaraan alex dan bella.. dan dia yang awalnya tak tau, akhirnya paham. bahwa perempuan di depannya adalah orang jahat di masa lalu kak mia..


Ingin sekali gaby menjambak bella sekarang. dia memang tak pernah ikut masalah bisnis apalagi masalah keluarga winata yang pernah viral.. tapi dia sedikit mendengar.


"Ooh.. tante ini? aduh.. apa tante sakit keras? semoga cepat sembuh.. penyakit hati, iri dengki dan tamak memang harus di obati" ketus gaby membuat bella terbelabak.

__ADS_1


Siapa anak kecil ini? pikir bella.


Alex menahan senyum.. gadisnya.. eh, gaby bisa membungkam bella skakmat.


"Emmh.. mohon maaf, saya hanya berbincang dengan dokter.. dan saya juga tak punya penyakit hati, saya hanya konsultasi ginjal" jawab bella membantah


"Ooh itu yang ada di berita itu ya tante.. itu ginjal kak mia kan? cih.. kalau merebut organ orang lain itu di jaga ya tante.. dan lagian, sepertinya tante harus periksa lagi.. sepertinya tante ada penyakit lain.. penyakit suka sekali merebut milik orang lain. dokter ini milikku.. jangan menyentuhnya. atau aku bisa mengambil ginjal kak mia kembali.. " ancam gaby membuat bella hilang kata kata.


Sedangkan alex? jangan tanya..


dia terkekeh gemas melihat wajah gaby.. dan juga berbunga bunga..


milikku?? ahh bahkan gaby tiap hari mengklaim dirinya sebagai milik gaby, tapi tetap saja.. dia bisa di buat terbang oleh gadis kecil nya.


Bella seakan mencari mati jika berhadapan dengan gaby.. dia tak tau siapa gaby. tapi mulut pedas gaby membuat bella kelimpungan. dia hendak berlalu..


"Ingat ya tante.. jangan dekati keluarga ku dan dokter ku.. aku tidak main main. calon suami ku dokter, dia akan mengambil ginjal mu jika macam macam.." ancam gaby sebelum bella berlalu karena malu.


Setelah bella pergi.. gaby masih menggerutu. dan itu tampak lucu bagi alex


"Dokter suka banget di dekati perempuan dewasa.." sindir gaby membuat tawa alex pecah. apa gadis kecil ini sedang cemburu??


"Aku cemburu dokter.. jangan dekat dengan perempuan lain. dokter hanya milikku" ketus gaby menarik narik lengan alex menuju ruangan alex.


"untung aku datang.. kalau tidak, entah apa yang di lakukan tante tante tadi"


"Iyaa.. minum dulu, ini.. pasti tenggorokan mu kering mengatai tante tante tadi" balas alex.


"Eh iya.. haus banget" cengir gaby merebut minum dari tangan alex.


Setiap hari gaby datang ke rumah sakit bahkan rela menunggui alex.. hubungan gaby dan alex yang tanpa status semakin dekat. dengan kepribadian gaby yang agresif..


Seperti sekarang. dia masih memeluk lengan dokternya.


"Dokter.. ayo menikah" ujar gaby entah sudah yang ke puluhan kali.


"Kita sudah pernah membahas itu.." ujar alex masih belum yakin menikah. dia memang nyaman di dekat gaby. tapi dia tak mau menikah hanya karena nyaman.. dia harus memastikan semua hal. apalagi gaby juga punya masa depan.


Alex tak tau... pikiran nya sendiri nanti yang membuat dia menyesal...


BERSAMBUNG.......

__ADS_1


No hate komen ya!!!!!


Selamat membaca...


__ADS_2