
Di rumah sakit.
Alex dari tadi tak berhenti menciumi baby twin.. sangat menggemaskan.
Seperti saat ini.
"Yang, bisa gak??" tanya alex melihat gaby menyusui putra mereka.
"Hu um.." gaby hanya berdehem membenarkan posisi mulut ke pu*ting nya
Putri mereka masih menunggu giliran dapat asi.
"Dedek, main sama daddy dulu ya. kasihan mommy masih nyusuin kakak" ucap alex mengajak putrinya bercakap cakap.
Setelah ganti gantian, akhirnya twin kenyang dan anteng.. mereka di letakkan di box dekat ranjang gaby.
Cup
"Ngantuk ya??" tanya alex lembut. tadi malam mereka lembur, karena baby twin rewel, makanya mereka jaga.
awalnya alex minta gaby tidur, tapi gaby tidak mau. lagian yang menangis langsung dua. jadilah mereka begadang.
"Aku mau pipis dad" ucap gaby
Dengan sangat hati hati, alex menggendong gaby ke kamar mandi. kalau jalan lama.. gendong saja.
Alex benar benar jadi daddy siaga dan suami siaga. dia tidak tau akan se repot ini. dia akan sangat membutuhkan mama dan papa.
oiya.. tentang pengasuh buat twin.. itu jadi urusan mia. mia yang menghubungi yayasan terpercaya yang menyediakan jasa baby sister.
Gaby mengantuk.
dan alex sangat paham itu.
"Sayang, makasih banyak ya udah selamat bersama baby twin.. kamu buat aku takut, walaupun hanya bohongan tapi melihat wajah mu pucat kemarin itu, hati ku sangat sakit sayang. makasih sudah melahirkan twin kita.. aku mencintaimu" ujar alex mengelus elus punggung gaby yang sedang rebahan.
"Aku juga makasih banyak dad, aku sangat keras kepala dan ngeyel.. aku pasti banyak menyusahkan. makasih udah jagain aku sama twin ya.. kami sangat mencintaimu" jawab gaby tak kalah uwu.
Cup
Alex mengecup bibir gaby lembut.
"Tidurlah sebentar sayang.. aku akan menjaga kalian"
"Terus kamu yang?? kamu juga tidur aja" jawab gaby. dia juga tau kalau suami nya ikut begadang lebih lama dari dia
"Aku nanti sayang.. kamu tidur lah, pasti mama akan segera datang bawa makanan dari rumah. nanti kalau udah waktunya makan, aku bangunin" bisik alex karena mata gaby sudah mulai redup.
"Iya.. love you dad" jawab gaby lirih.. dia tidur, baru hari pertama begadang, ternyata begini.
alex tersenyum.. melihat wajah polos putra dan putri nya juga wajah istrinya membuat alex tak lagi kelelahan. dia akan memastikan keluarga nya ini tidak akan kekurangan apapun.
Alex membenarkan selimut gaby, dia keluar dan memanggil perawat.dia tidak mau jauh jauh dari ruangan gaby.
Alex memesan roti dan susu hangat, karena gaby akan marah kalau dia memesan kopi. wkwkwk bucin sekaligus susiiis..
*************
Hari hari berlalu. mereka sudah boleh pulang.
gaby sudah makin membaik.
Orangtua gaby juga ikut mengantar gaby ke rumah.
"Semua sudah? tidak ada yang tinggal?" tanya papa winata.
"Udah pa..." jawab alex. alex membiarkan putra nya di gendong mertua. sedang putrinya di gendong mama elina.
__ADS_1
Mereka semua keluar menuju mobil mewah depan loby.
alex menggendong gaby ke mobil. tak peduli pandangan iri wanita lain. membuat gaby senyam senyum sendiri, gaby masih sama.. dia akan merasa bahagia jika suami nya melakukan hal hal yang sering dia liat di drama drama hehe.
"Gaaaab..."
"Kakaaaak" jawab gaby manja. kalau sudah ada ciwi ciwi dia seolah melupakan jasa suami nya.
seperti biasa, karena par opa oma berebut cucu.. maka ciwi ciwi asik sendiri, sedang para suami h
juga hanya ngikut saja.
"Unclee.. mana dedek nya??" tabya mighuel antusias
"Iya uncle, naura mau lihat dedek juga" sahut naura tak kalah heboh. michael?? jangan tanya, dia sedang di pangkuan ed.
Alex tersenyum gemas mencium pipi naura yang bedak nya belepotan.
saat mighuel dan naura melihat baby twin.
mighuel si berisik langsung komentar.
"Kenapa dedek mirip adek nathan?" tanya mighuel si pintar tapi jahil
Mereka semua menahan senyum. karena memang nathan mirip zian, dan putra alex juga sedikit mirip dengan papa winata dan alex. jadi sekilas memang mirip.
"Ini namanya adek aska, dan yang ini namanya adek askia. memang mirip adek nathan.. dulu juga mighuel mirip adek aska.. kecil dan lucu" jawab alex tersenyum
"Mighuel mirip kak micha uncle.." sela si mighuel protes wkwkwk. tentu saja mereka kan kembar.
"udah udah.. ayo, kasian gaby. lex.. gendong gaby ke atas dulu" ucap mama elina, bagaimana pun gaby perlu banyak istirahat dan makan banyak yang bergizi. supaya asi nya lancar
Suasana sukacita juga ramai nya rumah terasa hangat.
walau pun orangtua david, di sana. tapi david lebih asik bersama suami suami juga michael yang terlihat tenang duduk di pangkuan ed.
david tidak melarang.. tapi david juga tidak memberikan mereka celah untuk yang lain, selain demi istri dan anak anak nya.
Bahkan tadi.
sanjaya hanya bisa diam walau hati nya ngilu, mendengar sendiri bagaimana david memanggil winata dan elina sebagai mama dan papa.
tapi namanya penyesalan memang selalu di akhir. dan memaafkan sudah di lakukan david. tanpa mengharapkan apapun. cukup! sekarang hidup nya sudah lengkap. sangat bahagia. dia tidak mau lagi menghabiskan waktu menangisi sakit hati dari keluarga nya.
Dia sangat bahagia. papa winata dan mama elina sangat menyayanginya. tak jarang juga mama elina mengomeli david dan rey seperti mengomeli kak alex dan kak zian. bak anak sendiri.
Semua bahagia sesuai porsi nya.
ciwi ciwi juga begitu bahagia. saat ini mereka sudah mengganti nama grup jadi. Emak emak. wkwkwk
Mia tersenyum bahagia, melihat betapa di depan matanya. semua orang yang dia cintai sedang tertawa bersama.
"Thanks God. semua terbayar. bahkan ini sangat lebih dari ekspektasiku. Thanks God. semoga keluarga ku dan kami semua bisa bersama dan se bahagia ini" gumam mia.
"baby..." panggil ed melihat mia melamun.
"Eh.. hubby" jawab mia tersenyum manis
"Mikirin apa sayang?? ada apa?" tanya si bucin nomor satu.
"Aku sangat mencintai mu" jawab mia cepat.
Ed kaget. tapi dia langsung tersenyum menarik mia ke dalam pelukan nya.
"I know.. ayo sayang, gabung sama yang lain. lihat itu anak mu dari tadi melihat ke sini" kekeh ed melihat michael.karena michael lebih suka bersama ed atau zian. kalau bersama mighuel terlalu bising.
"Putraku itu entah kenapa bisa se lucu itu walau jarang tersenyum. kayak kamu" ujar mia.
__ADS_1
"Aku kan selalu senyum baby" protes ed
"Selalu senyum? di kantor semua takut sama kamu by"
"Itu beda. senyum ku hanya buat kamu dan keluarga kita" balas ed santai.
Mia geleng geleng kepala.
dia menerima gandengan ed. ikut bergabung dengan yang lain. ramai sekali.belum lagi sus.. dan mertua rey. bahkan tadi edo dan edi juga menyusul. mereka dengan mudah ikut bergabung dengan yang lain.
"Papa??" panggil mia tiba tiba. papa winata dan papa wiguna menoleh. yang lain juga ikut menoleh.
Mia tersenyum malu malu sambil memeluk lengan ed manja.
"Kenapa nak??"
"kenapa sayang?" tanya papa
"nanti kita bakar bakar yaa.. mia kangen bakar bakaran papa" ujar mia membuat mereka terkekeh. kirain ada apa.
memang sudah lama mereka tidak bbq
Semua sudah di sini.
tapi...
"Aaaakh.. capek" gumam seorang pria dari arah pintu. dia membawa banyak bawaan di tangan nya.
"Loh ron??" kaget key dan mia
"Maaf kak aku telat, punya banyak ponakan membuat aku lama mencari dan bawa oleh oleh buat mereka" jujur ron, dia memang dari luar kota ikut kompetisi, sekalian bawa oleh oleh buat keponakan keponakan nya semua.
"Aku juga mau ikut bakar bakar kak. aku ahli kipas kipas" rengek ron berubah manja kalau di depan key dan mia.
Mereka tertawa
Semua mereka di sini sudah lengkap.
ron segera menyalim mereka semua yang lebih tua.
"Loh..?" kaget ron.. melihat edo dan edi.
"Mereka edo dan edi ron. adik adik kakak" jelas rey pada ron.
Ron mengangguk.
"Gak mirip kak reni ya kak" ujar ron
"Iyalah kalo mirip nama mereka bukan edo sama edi ron." mia yang jawab.
"Tapi reno hahaha" jawab mia dan ron sama sama. selera humor mereka sama. mereka semua di sana tertawa bersama. di selingi juga dengan pekikan anak anak yang bermain dan kadang menangis.
kakek tersenyum dengan kondisi tubuhnya yang tak sekuat dulu. tapi dia masih bisa ikut bergabung.. ed memastikan kakek dapat dokter terbaik dari luar negeri.
Suara tawa membuat para pekerja juga ikut tertawa. semenjak mia di sini dan menikah dengan ed dan semua mereka makin sering berkumpul. suasana setiap hari sangat ramai dan hangat.
"Terimakasih.." batin mia menatap papa winata dan mama elina. juga pandangan nya kepada dua kakak tampan nya.
Mia tersenyum haru. dan mama melihat nya.
Alex zian dan papa winata juga berterimakasih dalam hati mereka buat mia. apalagi mama elina.
Mereka semua saling berterimakasih. dengan cara masing masing.
BERSAMBUNG..........
gaes.. ini akan segera tamat ya. makasih kalian semua udah kawal cerita ini dari awal sampe sekarang.
__ADS_1
dan sebelum membahas perjalanan si baby twin dan anak anak lain. aku mau bikin sequel buat rian dan keluarga nya dulu ya.