Gadis Cantik Kesayangan Bos Dingin

Gadis Cantik Kesayangan Bos Dingin
Memanasi kak alex


__ADS_3

Setelah si baby twin selesai menyusu.. para pria di persilahkan masuk kembali. karena lantai itu sudah di pesan ed dan ruang mereka semu vip. tak ada ketidak nyamanan di dalam sana.


Si bay twin hanya bisa minum asi dan tidur, lalu menangis. namanya juga masih 1 hari.


Mama elina dan mama ed benar benar mengajari mia bagaimana langkah langkah mengurus bayi.. walaupun ed sudah memastikan ada dua bay sitter yang berkualitas nanti. tapi mia juga ingin turut andil mengurus putranya.


"Untung asi kamu banyak ya nak" ujar mama karena mia bahkan tak kesusahan memenuhi kebutuhan dia bayi tampan itu.


"Oiya ed, karena mia abru saja melahirkan. kamu harus puasa. bekas melahirkan dan jahitannya masih belum kering. masa nifas mia 40 hari. kamu jangan sekali kali menyentuh menantu mama.. awas ya" ancam mama ed


ed melongo. 40 hari??


"Apanya yang 40 hari? lama sekali. aku gak percaya sama mama" ujar ed tak percaya


sedangkan pria pria lain yang mendengar itu mereka tertawa. merasa kasihan juga lucu akan ekspresi ed.


Tanya saja dokter gia. semua juga begitu. david juga nanti akan begitu. jelas mama elina membuat ed tak berkutik.


Sama hal nya dengan ed. david juga tak terima.


"Berarti aku harus puas puasin sebelum key lahiran" batin david menyeringai


"Udah lah ed.. demi anak anak kamu dan istri mu juga" ejek papa wiguna.papa winata juga ikut tertawa


Ed kesal , karna setelah dokter gia masuk. dokter gia menyampaikan hal yang sama bahkan kak alex juga membenarkan. ed tak bisa menolak.


"Okeh. hanya 40 hari" ujar ed seolah olah dia bisa. padahal dalam hati dia menjerit.


Mia tersenyum melihat suaminya. mia tau kalau suaminya tak sepenuhnya rela. tapi memang itu lah aturan nya


saat yang lain sedang asing berbincang. di sini lah kesempatan rey mendekati david dan key.


Dia ingin memuluskan jalan nya mendekati si gadis jutek sekretaris david.


"Menurut kalian aku haru bagaimana?" tanya rey pada key dan david dengan suara pelan


Key dan david yang sudah paham arah pembicaraan rey, mereka saling melirik. key mengangguk.


"Reni adalah karyawan ku yang sangat kompeten. aku tak mau sebenarnya mengurus masalah perasaan atau hati nya. tapi, niat baik kak rey juga tak sepenuhnya salah" ujar david menghela nafas pelan


"Mungkin aku bisa meminta reni untuk mengurus kerja sama kita dan pertemuan dengan perusahaan qq dan wiguna group."


"Tapi selain itu, aku tak ingin melebihi batas dan membuat reni tidak nyaman kak" ujar david. key mengangguk mengiyakan


"Aahh.. aku paham terimakasih banyak david, key. aku tidak tau di usia ku setua ini aku harus menaklukkan gadia judes begitu" keluh rey


Key terkekeh.


"Tapi cantik kan kak?" goda key.


"Pasti" jawab rey

__ADS_1


"Kak rey harus bisa memanfaatkan situasi. dekati pelan pelan dan buat dia nyaman kak. aku melihat reni itu orang baik, tapi cukup individualis. semangat kak"


"Makasih key.. makasih david. selain mengurus pertemuan dengan reni aku tetap akan menyampaikan hasil pertemuan langsung padamu"


"Oke kak"


************


Setelah berbincang dan semua sudah sarapan. david dan rey harus kembali ke kantor. sedangkan key tinggal sebentar. nanti dia akan makan siang ke kantor suaminya.


Zian juga sudah kembali bekerja. setelah pamit dengan keluarga dan membucin sebentar dengan dokter gia.


satu pria yang hanya sebagai penonton hanya si dokter jomblo di kursi sebelah kakek.


Alex sebagai direktur memilih di ruangan mia saja. kebetulan semua tindakan operasi masih bisa di handle dokter lain.


Si tuan ed si bucin sejak hari pertama tentu duduk di samping brangkas mia.


"Hubby.. aku mau pipis" rengek mia pelan


"Ayo sayang" ed langsung sigap menggendong mia tanpa aba aba. padahal maksud mia dia di papah ke kamar mandi.


"Awww.. gausah di gendong by" ujar mia tapi tangan nya memeluk leher sang suami


"Biar cepat sayang, ayo" ed ikut masuk ke dalam kamar mandi.


"By, udah sana keluar" usir mia


"Keluar by, aku gak bisa pipis kalau ada kamu. aku malu" lirih mia


Ed memilih mengalah. dia keluar dan menunggu di balik pintu.


"Kalau udah bilang ya sayang" ujar ed membiarkan mia


Setelah selesai, tanpa canggung ed kembali menggendong si mama muda ke ranjang. dia letakkan dengan sangat hati hati.


"Dasar buciiin" ejek kakek


tapi ed bodo amat. dia menganggap kalau dalam ruangan hanya ada mia dan di kembar. sungguh lucknut bukan?


Alex ingin keluar sebentar


tapi,


mendengar suara yang dia kenali di balik ponsel keysha membuat alex kembali duduk dan pura pura membuka ponsel.


"Mau lihat?" tawar key pada video call nya


Key minta izin pada mia. setelah di bolehkan, video call antara key dan gaby terasa ramai karna memang gaby dari dulu selalu ceria.


"Waah.. lucu sekali. sangat tampan ya kak.. selamat kak mia, maaf ya gaby gak bisa datang. kalau gaby pulang pasti kak david akan memukul kepala ku" canda gaby membuat mia terkekeh

__ADS_1


mia menatap mengejek pada pria yang pura pura tak peduli di sana. padahal suara gaby cukup keras dan mereka dalam ruangan mendengar dengan jelas.


"Oiya gab, tidak apa apa. semangat ya kuliah nya. apa kamu udah ada pacar?" pancing mia ingin sekali melihat kak alex bimbang


"Pacar?? doain ya kak. di sini orang orang sangat tampan. kakak harus ke sini, apalagi di pantai banyak bule tampan. aku kalau di ajak nikah sama bule di sini aku akan langsung menjahit baju pengantin" ujar gaby membuat mereka tertawa kecuali alex dan ed.


ed tak suka saat gaby malah mengajak istrinya melihat bule bule. ckckck


Sedangkan alex dia terganggu. tapi dia masih betah pura pura


"Hanya kalian kak di sana? kak david mana?" tanya gaby. sebenarnya dia mencari dokter alex tapi gengsi dan tak mau lagi berjuang sendirian. cukup.


"Kami banyak di sini gab. kak david udah ke kantor. ada tante dan om juga di sini" jelas key


"oiya..kakek juga berarti? wah seru banget rame rame. titip salam ya kak sama om tante dan semua" ujar gaby ceria.


Bahkan dulu gaby memanggil orangtua mia dengan panggilan mama dan papa sekarang hanya om dan tante. dan itu malah membuat alex tak suka mendengarnya.


Saat sedang bertukar cerita


Tin..tin..


"Eh.. kamu udah datang, ki.. ayo" ucap gaby di seberang


"Kamu udah siap? ayo..nanti kita makan dulu yaa " jawab seorang pria di sebelah gaby.mereka penasaran dengan siapa gaby bicara dan tertawa.


"kak.. udah dulu ya nanti aku telfon lagi. aku ke kampus dulu, udah datang nih supir pribadi aku" canda gaby


"supir dan calon pacar" goda dwiki di seberang


mia dan mereka yang ada di dalam ruangan menahan senyum saat tiba tiba alex berdiri dan keluar.


"Okey gaby.. hati hati dan jaga diri yaa"


"Bye kak"


"Gengsi di tinggi in sih" cibir mia


"Sayang.." tekan ed pelan. mia langsung memeluk ed supaya suaminya tidak marah karna tidak sopan pada kak alex.


Sedangkan alex


Dia menahan gejolak di dada nya.


"Cih.. calon pacar?? jangan mimpi. gaby milikku" gumam alex menendang kursi tunggu.


"Gak boleh.. gaby gak boleh pacaran sama anak kecil itu. aku harus ke bali" gumam alex. dia tau suara tadi siapa.. karna dia sering curi curi kesempatan melihat status gaby. dia tau suara pria tadi mirip dengan suara pria yang selalu ada di video gaby saat di pantai di kampus dan di manapun


Alex memikirkan cara bagaimana ke bali tali dengan alasan yang masuk akal. kalau tidak dia akan di tertawakan para keluarga.


BERSAMBUNG.......

__ADS_1


gaes maaf ya up nya telat. biasa ini lagi rempong, menemui saudara di libur Natal ini. selamat Natal buat yang merayakan ya.. 🙏


__ADS_2