
Ed mengabari mia kalau mereka sudah tiba. ternyata 3 pengawal dan supir duduk santai menikmati cemilan dan minuman yang sengaja di pesan mia buat mereka.
"Pak" sapa mereka sopan
"Di mana nyonya?" tanya ed
"Masih di dalam pak."
"Yaudah. makasih banyak. kalian bisa pulang lebih dulu, nanti istri saya biar sama saya" ujar ed
tinggallah 3 pria tampan menunggu istri istri.
tak jarang mata jelalatan wanita wanita menatap penuh minat kepada mereka. tapi mereka bertiga acuh menunggu sang istri keluar.
Mereka kadang heran kok perempuan bisa betah perawatan ber jam jam.. apa tidak bosan? wkwkwk
"Hubby..." panggil mia berjalan cepat. mereka bertiga menolah.
tak bisa di pungkiri, mata ed david dan rey langsung kagum.. penampilan istri mereka sangat fresh dan cantik. dan apa ini? semakin dekat. bau mereka juga sangat wangi. tak ingin jauh jauh.
Mia memeluk manja suaminya. reni dan key juga sama. potek sudah hati wanita wanita yang dari curi curi pandang.
Ed sangat suka memegang rambut lembut mia yang sekarang pendek.
"Suka gak by?" tanya mia bergelayut manja.
"Cantik banget sayang" jawab ed membuat mia puas.
"Leher mu keliatan baby, ini milikku" bisik si posesif. papa nya si kembar.
"Iya ini buat kamu. semua buat kamu hubby" bisik mia nakal. ed tersenyum menyeringai.
"Mas?"
"Iya sayang? kamu sangat cantik. di apain ini rambutmu?" tanya rey memainkan rambut coklat reni yang di roll di bawah.
"Aneh gak?" tanya reni ragu
"Enggak.. sangat cantik. iren, kamu sangat cantik" puji rey langsung. reni sampai malu malu kucing.
"Yank.. sangat cantik dan harum" ujar david menempel pada key.
"Sayang, jangan di sini malu di liatain yang lain. di rumah aja" bisik key malu di liatin para pengunjung.
"Kita langsung pulang yaa" ajak david.
"Loh naura yank?" tanya key
"Udah di mobil, tadi aku jemput dulu.. nanti keburu malam sayang ayo"
Mereka akhirnya berpisah membawa pasangan masing masing.
sedang belanjaan mereka sudah di bawa pengawal nanti akan di antar ke rumah masing masing. ed sudah menghubungi.
Di rumah ed. si bucin nomor 1.
penampilan baru mia yang lebih fresh dan muda. di puji se isi rumah.
ingin rasanya ed mengurung mia dalam kamar saja. bumil kesayangan nya sangat cantik.
Seperti saat ini.
mia tertawa geli karena dari tadi ed selalu menempel di lehernya.
mia suka sekali saat ed begitu lengket padanya.
"hubby geli..." ucap mia sambil terkekeh
"Leher cantik mu jadi kelihatan begitu jelas sayang" protes ed menciumi leher putih mia.
Mia segera berbalik dan memeluk ed manja.
"Jangan di kasih tanda. nanti di liat orang"
__ADS_1
"Cantik banget sih sayang" puji ed memeluk dan menciumi mia.
"kamu juga sangat tampan by" puji mia manja. ed terkekeh. istrinya sangat pintar menggombal sekarang.
"By lepas dulu"
"Enggak.. kamu sangat harum sayang. harum banget" ed mengendusi mia memeluknya gemas.
"By, aahh" deesah mia tanpa sadar karena dengan nakal nya lidah dan bibir ed di leher mia.
"Sayang mau nen" melas ed merebahkan mia pelan.
Mia pasrah. karena dia tidak akan menang melawan suaminya.
Ed tersenyum nakal membuka atasan mia dan pembungkusnya.
hingga.
slurrp!
"Eeungh" mia menahan geli karena ed seperti cicak menempel padanya sekarang dan menyusu seperti si kembar.
Sedang satu tangan ed tak bisa diam, dia memainkan satu bongkahan empuk lain nya.
Seperti biasa, tidak mungkin ed membiarkan permainan hanya sampai di sini saja.
Lama lama, dia makin nakal kemana mana.
Runtuh sudah pertahanan mia.
"Hubbyyyy" rengek mia dalam keadaan polos
"Apa sayang" jahil ed dengan wajah tanpa dosa
"Masukin,.. jangan pake jarii" protes mia manja
ed langsung tersenyum menyeringai.
membuka kaki mia supaya makin lebar.
Ed menghentakkan pinggul nya makin dalam. membuat suara suara sumbang memenuhi seisi kamar.
Sudah berapa kali mia sampai. dan ed juga sudah sampai sekali. tapi dia tidak melepaskan mia sedikit pun.
"Sayaaang"
Ed mempercepat gerakan pinggulnya. menghentakkan nya makin dalam.
"Sayaaangkuu mi.. " lenguuuh ed merasakan miliknya makin di jepit hangat.
dan
"Aaakh..." ed menembakkan lahar panas ke dalam rahim mia. menyiram princess mereka.
"Maaf princess papa siram dulu yaa" bisik ed mencium perut mia lalu merebahkan tubuh nya di samping mia.
"Love you baby" bisik ed mengecup kening mia.
"Sama sama hubby" jawab mia memeluk ed manja dalam suasana sama sama polos.
********
ranjang panas memang tak hanya di rumah es dan mia. tadi di rumah david juga. dan dari tadi david tak mau jauh jauh dari key.
sedangkan di apartemen rey.
"Belanja mu ini aja sayang?" tanya rey melihat belanjaan reni beberapa paper bag.
"Kenapa mas? kebanyakan ya? tadi di sana mahal mahal, tapi kata kak mia dan kak key gak apa apa" jawab key takut takut
Rey menahan tawa. istrinya terlihat menggemaskan.
"Enggak sayang, aku masih sanggup membelikan mu lebih banyak lagi. ini tidak seberapa" jawab rey lembut.
__ADS_1
Reni langsung mendongak sambil tersenyum.
"Benarkah? aku juga tadi beliin kamu ini" reni menarik tangan rey. rey mengikut saja.
Reni dengan semangat membuka paperbag dasi dan kemeja yang tadi dia beli buat rey.
"Ini sayang?"
"Iya, ayo coba kesini" ujar reni semangat. mereka ke depan kaca.
Rey tak fokus pada baju, dan mata rey hanya fokus pada wajah reni yang sangat semangat menunjukkan baju yang dia beli buat suaminya.
"Tuh kan, pas.. tadi aku takut ukuran nya salah. ternyata pas." ujar reni puas.
Ada beberapa kemeja dengan warna dan merek berbeda. juga beberapa dasi senada.
"Suka gak mas ?" tanya reni lembut sambil menatap wajah rey
"Mas kenapa liatin aku gitu" lirih reni malu
"Kamu sangat cantik" puji rey
Reni makin merona.
"Aku nanya kemeja sama dasinya" pelan reni memukul dada rey pelan.
Rey terkekeh.. reni sangat menggemaskan saat malu malu begini.
"Aku sangat suka sayang, makasih banyak yaa.. aku akan memakainya" jawab rey. reni tersenyum puas.
Reni tersenyum senang, karena rey menyukai yang dia beli.
"Tadi di sana senang gak? gak capek kan sayang?" tanya rey
"Senang banget mas, tadi kak edward juga siapin pengawal kami gak ada bawa apa apa" jawab reni
"Oiyaa? apa anak kita nakal hari ini?" tanya rey suka sekali mendengar reni bercerita.
"enggak.. dia sangat baik. aku gak ada mual, aku juga gak susah apa apa" jawab reni senang.
"Pintaar" puji rey mencium perut datar reni.
"Makasih" gumam reni merasakan hidup baru dari zona nyaman nya.
"Makasih apa sayang?"
"Aku menghabiskan banyak uang mu mas" gumam reni manja
Rey tertawa. itu tidak seberapa baginya.
"Kamu bisa membayarnya sayang" licik rey
"Aku? uang ku-
Cup!
"Bayar 3 ronde sayang" potong rey nakal.
Reni malu.
"Aaaw mas.."
"Panggil aku sayang" ujar rey menggendong reni ke kamar.
"Sayang" panggil reni menenggelamkan wajah nya di dada rey
"Apa sayang?" panggil rey merebahkan reni si ranjang.
"Aku malu sayang" ujar reni malu.
"Aku akan membuatmu tidak bisa kemana mana sayang" bisik rey melancarkan aksinya.
"aaaahhhh sssh" suara reni membuat rey makin semangat.
__ADS_1
terjadilah pertempuran di markas 3. mengikuti markas 1 dan 2.
BERSAMBUNG...........