
Benar saja..
Persiapan pernikahan yang akan di gelar dengan megah dan mewah..
Ed mengurus semua, dibantu rey dan orang orangnya. Bahkan hari ini, tanpa aba aba.. ed menjemput mia membawanya ke salon dan membawa serta mua dan pakaian yang sudah di siapkan. mereka melakukan foto prewed... supaya undangan yang sudah di desain segera di cetak dan di bagikan..
Mia menurut saja.. dia sudah tau kalau ed memang suka melakukan hal aneh tiba tiba. untung hari ini tidak sibuk.
Mereka di arahkan berpose dengan beberapa gaya.. sangat serasi.
"Kakak ganteng banget deh" puji mia merapikan dasi ed.
ed tentu sangat bahagia di puji langsung oleh mai.. ed menatap mia yang merapikan dasinya.
"Kamu setiap hari wajib pasangin dasi buat aku ya sayang"
"Oke calon suamiku yang manja" jawab mia menggoda ed.
"Awww jangan di tarik" mia mengelus hidungnya.
Serangkaian acara foto foto dengan beberapa baju akhirnya selesai.
ed dan mia saat ini sedang makan di salah satu restoran. mereka menjadi tontonan penuh kekaguman orang orang.. cantik dan tampan.
"Sayang.. besok ke kantor ku ya. kangen.. "
"Kangen apaan. ini masih tatap tatapan" ucap mia terkekeh.
"Kan kamu sudah lama gak ke kantorku sayang.. selama ini hanya rey dan david yang banyak bertemu" ucap ed memberi alasan.
"Okedeh.. " pasrah mia.
***
"Mama ngapain?" mia masuk ke dalam rumah.
"Eh sayang udah pulang, ini mama sedang membuka jas buat papa dan kakak kakak mu.. punya mereka lebih dulu yang selesai. baju mama baru selesai besok" mama merapikan baju yang baru selesai di buat itu.
"Bagus gak sayang?" tanya mama
"Iya bagus ma.. pasti papa sama kakak akan sangat tampan pakai ini" mama mengangguk setuju.. pria pria di keluarga atmaja memang tak di ragukan lagi visualnya.
"Lusa kita perawatan bersama ya sayang.. biar shining shimerjng splendid kayak lagu aladin"
"Hahhaahha" mia tergelak mendengar ucapan mama.
"Oke mama ku sayang, mia mandi dulu cup" mia masih terkekeh masuk ke dalam kamar. mama nya sangat lucu.
.
.
.
__ADS_1
Mia turun dari mobil. dia parkir di qq group. dan membawa bekal di tangannya.
Mia naik ke atas.. beberapa karyawan tampak menyapa mia.. tentu saja mereka sudah tau kabar bahwa bos mereka bertunangan dengan gadis cantik ini.
Mia melangkah dengan sopan dan membalas sapaan para karyawana.
"Calon bos sangat cantik, dan ramah"
"Iya.. udah kaya ramah lagi ya. gak kebanyakan orang yang sombong"
"Pantas bos kepincut ya.. cantik elegan gitu, "
Para karyawan memuji mia.
Mia hendak masuk ke ruangan ed. di lihatnya meja rey ada orangnya.. tapi meja yang biasa di tempati gadis yang tak pernah membalas sapaan mia tampak tak ada orang.
"Nona.." rey menyadari kehadiran mia langsung berdiri
"Ed di dalam kan kak?"
"Di dalam nona.. silahkan" ujar rey sopan.
Ceklek!
Mia berdiri memandang mereka yang ada di dalam.
mia tampak diam menyelami kejadian apa yang ada di sana.
...
grace sengaja masuk ke ruangan ed dengan alasan membawa berkas. gace sengaja ingin membuat mia salah paham lalu ed dan mia bertengkar dan tak jadi menikah.. wkakwkak
tidak tau saja.. grace sedang berhadapan dengan siapa. dia anak didik kak zian.
saat melihat pintu hampir terbuka, grace sengaja mendekat pada ed dengan senyum mengembang di bibirnya.
grace menundukkan tubuhnya mengambil berkas di samping ed, jika dari pintu masuk mereka kelihatan bersentuhan.. padahal tidak.
Ed risih dengan kelakuan grace yang beberapa kali mencoba menarik perhatiannya.
Mia yang berdiri dari tadi menatap wajah tak nyaman calon suaminya. seketika mia tersenyum.
"Kheem"
"Sayang?" ucap ed panik, dia takut mia salah paham. karna grace terlalu dengan padanya.
Grace pura pura menyapa mia dengan sopan.
sebelum grace pergi mia meletakkan bekal di meja kerja ed.
"Sayang.. aku gugup beberapa hari lagi kita menikah" ucap mia sengaja.. dia duduk di pangkua ed, tersenyum melihat grace yang terlihat memerah.
Grace dan orang lain belum tau kalau ed dan mia akan secepat itu melangsungkan pernikahan.
__ADS_1
Awalnya ed takut kalau mia salah paham, ternyata gadisnya sedang melakukan misi.
"Kenapa gugup sayang, aku udah gak sabar" ed tak kalah mesra membalas ucapan mia. apalagi ini kali pertama mia memanggil ed dengan panggilan sayang.
Cup
Ed sengaja mencium mia.
Grace segera berlalu. dia tak tahan lama lama di sana.
Seketika mia melepaskan ciuman mereka.
"Enak banget nih deket deket cewek cantik" sindir mia segera turun dan duduk di sofa. membuat ed panik.. apa mia marah.
"Maan ceweknya sexy gitu lagi, bajunya terbuka terbuka.. kayaknya kakak suka banget di dempet dempetin" tambah mia menyindir
"Aku gak suka deket deket sama cewek lain selain kamu sayang, aku aja risih padanya.. aku gak ada deket deket. kalau kamu mau aku bisa memindahkannya ke divisi lain atau ku pecat juga boleh" ed tak mau ambil resiko.. dia tak mau mia marah..
mia tersenyum.. seru juga mengerjai calon suaminya itu.
"dasar gombal" ucap mia terkekeh membuka bekal makanan yang dia bawa dari rumah.
"aku serius sayang.. jangan salah paham ya, aku gak ada apa apa di belakang kamu. jangan marah yaa sayang, sebentar lagi kita menikah.. kita gak boleh ada salah paham" ujar panjang lebar membuat mia hampir tertawa kencang
"Iyaa sayang" tekan mia membuat ed sedikit lega.. sepertinya mia tak marah. syukurlah. dia akan memperingati grace itu nanti. awas saja dia.
"Ayo makan.." mia menyerahkan satu bekal untuk ed.
"Suapin.." pinta ed manja.. dia mendekat pada mia.
"Dasar manjaa" desis mia tapi tetap mengambil bekal mia.
Mia menyuapi dirinya dan ed bergantian.. kebiasaan ed yang makin lengket dan manja jika ada mia di sana.. dan mia tidak keberatan, mia malah meladeni semua sikap sikap aneh ed. baginya itu menggemaskan.
Cup
"Makasih sayang" ed mengecup bibir mia setelah mereka menyelesaikan makan siang romantis di ruangan ed.
"Sayang nanti kita ke apartemenku dulu ya"
"ngapain kak?" tanya mia penasaran.
"Kamu kan belum pernah ke apartemenku sayang.. nanti aku mau nunjukin desain dalam rumah kita yang baru di renov itu.
"Okedeh.. mia juga penasaran," jawab mia menyimpan kotak bekal.
"Oiya.. kamu tau kan, aku juga punya induk perusahaan di kota Z. selama ini jika ada sesuatu aku selalu mengutus rey ke sana." mia diam mendengarkan suaminya..
"Nanti kalau kita sudah menikah dan aku ada dinas ke luar kota.. kamu ikut aku kan sayang?" tanya ed penuh harap.
Mia terdiam dia sebenarnya sudah pernah memikirkan ini.
"Iya.. kak, tapi..."
__ADS_1
"Tapi....?"
BERSAMBUNG.....