
Semenjak sore itu, wajah ed tampak kusut, dan itu malah terlihat lucu bagi mia. suami tampan nya sedang merajuk.
Saat setelah malam malam. mia memastikan si kembar sudah aman.. dan yang lain juga. stock asi juga masih aman. dia masuk ke kamar menyusul suaminya.
Ceklek!
Mia melihat ed sedang duduk di ranjang memainkan ponsel nya.
Mia membersihkan diri dan mengganti pakaian tidur juga. mia bercermin menghela nafas.
"Apa aku harus melakukan itu?" gumam mia mengingat apa yang dia baca tadi menyenangkan suami di masa nifas.
"Ayok mia.. kewajiban istri" ucapnya menyemangati diri sendiri.
Mia ikut bergabung dengan si suami tampan dan mesum nya. sengaja mia langsung mengecup bibir yang dari tadi merajuk.
"Kok suami aku cemberut mulu" pancing mia
"Sayaaaang" rengek ed manja.
"Jadi lebih manja papa dadi baby twin" goda mia mencium suami nya.
ed membalas ciuman dan llumatan mia. dia sangat merindukan sentuhan istrinya. tapi masih ada 20 hari.
Mia melepaskan tautannya lebih dulu. dia elus rahang tegas dan berbulu tipis. dia kecup membuat ed memejamkan mata.
"Baby.. aku tersiksa. aku sangat merindukan mu. babyy" rengek ed seperti anak kecil menelusupkan kepala ke leher mia.
"Aku kangen ini.. tapi masih belum bisa" ed menyentuh inti mia dari luar
"Aku juga sangat rindu ini, tapi di ambil sama si kembar" gerutu ed meremas dada mia. mia terkekeh.
"Boleh deh icip icip tapi jangan lama ya hubby, jangan di gigit juga." ujar mia. ed seketika mendongak dengan wajah cerah.
"Beneran boleh sayang?" mia mengangguk.
Ed langsung mencium mia lalu tidur telentang di atas paha mia. sedang mia duduk bersandar di sandaran ranjang.
Ed dengan semangat membuka atasan mia. dua benda kenyal kesukaan nya sudah terpampang nyata. penuh.
Slruup
"Euungh..." lenguh mia karna ed mengisap yang satu, dan tangan satu meremas dan memainkan yang satu.
Es persis seperti si kembar yang lagi haus.
"Ternyata gini rasanya baby.. mulai sekarang, aku ikut minum ini " lirih ed di sela kulumannya.
"Jangan banyak banyak ya.. buat si kembar juga" ucap mia membiarkan suaminya. tangan mia mengelus elus wajah yang tadi kusut langsung sumringah.
Ed bertukar ke yang satu. mia menikmati nya. dia paham suaminya menahan nya selama tiga minggu hanya bermain solo.
Tiba tiba tangan mia hendak membantu ed.
"Honeey?" pekik ed kaget merasakan tangan mia mengelus perut dan masuk ke dalam boxer
"Mau aku bantuin?" tawar mia lembut. ed tersenyum mengangguk.
Tanpa melepas hisapan nya. ed melepas boxer nya. hingga senjatanya terpampang nyata. suami ku tak tau malu sekali. batin mia.
__ADS_1
"Ssssh.. gitu baby, lagi" racau ed di sela sela minum asi.
Mia menggunakan tangan nya dengan maksimal untuk memuaskan si junior, dia urut urut.. dia remas dan di asah menggunakan jemari lentik nya.
"Aaahk" mia kaget saat ed semakin menguatkan kulumannya.
"Lagi baby, lebih cepat. " ucap ed menikmati service istrinya.
Hingga 30 menit.
"Aah.. sayang,.. mi, sayangku lebih cepat aaah"
Tubuh ed bergetar dan menegang. hingga..
"Aaakh" lahar putih keluar dan membuat ed ngos ngosan lega. akhirnya tuntas juga. ed bangun membersihkan sisa sisa dan juga tangan kecil mia.
Cup
"Love you baby" bisik ed mencium jemari mia.
Setelah bersih, ed memakai boxer nya. dan memperbaiki baju mia.
Mereka kembali rebahan di ranjang. kali ini wajah suami nya sudah ceria.
"Hubby.. kamu puas gak?" tanya mia pelan
"Puas sayang, kamu sangat pintar. makasih baby," jawab ed menciumi bibir mia.
"Tiap hari sampai ini kamu bisa di masuki, aku mau di gituin ya sayang" rengek ed.
Mia mengangguk.
"Hubby?" pekik mia.
"Hanya pegang aja sayang cup" kekeh ed kembali memeluk mia tapi satu tangannya masuk mencari mainan di dalam sana.
Mereka tidur setelah drama drama si bucin yang butuh belaian.
***********
Di tempat lain.
Rey sudah mengantongi banyak kesempatan untuk bertemu dengan reni. bertemu di kantor atau di luar sudah di lakukan. tapi reni adalah spesies lain yang sangat endemik wkwkwk.
Bagaimana tidak?
jika mengurus pekerjaan, reni sangat baik dan bisa di ajak komunikasi. saat rapat di tutup. reni bahkan tak menggubris siapapun. bahkan rekan se kantornya.. dia lebih memilih sendiri dan melakukan pekerjaan nya.
Rey kira itu hanya berlaku padanya. ternyata kepada perempuan atau yang lain pun dia begitu.
Itu makanya, rey meminta ada pertemuan sekaligus makan malam.
Biasanya yang menghubungi client adalah dari pihak kantor. khusus untuk reni, rey sendiri yang menghubungi
Reni sebenarnya risih.. tapi dia bertanya kepada pak david, dan ini merupakan bagian dari kerja sama. makanya reni menanggapi ya dengan baik.
Di sini lah mereka.
"Kita makan dulu sebelum bahas proposal turunan nya nona" ajak rey ramah.
__ADS_1
Reni menurut saja. lumayan pikirnya. bisa hemat.
Rey berusaha meninggalkan kesan baik, tanpa terburu buru.. karena dia sudah punya rencana cadangan jika ini tidak berhasil meluluhkan reni.
Saat makan, rey sengaja membantu memotong steak untuk reni.
reni tak pernah di perlakukan begitu. eh siapapun. baik di rumah apalagi di kantor. dia adalah tulang punggung keluarga. dia harus mengurus adik adik dan orangtuanya. tak ada waktu di manja atau di layani.
"Mending minum ini saja nona, saya sengaja tidak pesan wine. supaya sehat" rey benar benar berusaha mencari perhatian reni. bahkan segala jus yang di sukai reni pun dia tau.
"Terimakasih" jawab reni tulus.
Ada sedikit kemajuan, batin rey.
Setelah makan. mereka membahas perihal pekerjaan. rey meminta pendapat reni dan mereka diskusi layaknya client dengan client. jangan ragukan seberapa pintar dan hebat seorang rey. makanya dia bisa menghandle qq group dan wiguna group di bawah tuan ed.
Reni terpukau akan kepintaran tuan rey. reni sangat menyukai orang pintar dan bisa di andalkan.
Tak hanya reni. ternyata rey juga kagum akan kepintaran reni.
sama sama kagum nih ceritanya.
Mereka bersalaman tanda kesepakatan.
akhirnya menemukan titik temu atas permasalahan dan dua pendapat dari dua perusahaan tersebut.
Reni segera merapikan berkas miliknya. dia selalu begitu, tak mau basa basi. setelah bekerja. pulang.
Rey juga merapikan miliknya. dia harus bisa menyusul reni pelan pelan.
"Nona.. mari saya antarkan. kebetulan apartemen kita juga satu arah" tawar rey
"Tidak, terimakasih tuan" tolak reni mencari taxi. tapi tidak ada.
"Ini sudah cukup larut. akan bahaya pulang sendirian. saya bukan orang jahat nona."
Reni tetap kekeuh mencari taxi.
Akhirnya mau tak mau rey juga ikut mencari taxi untuk reni.
"Tuan ngapain?" reni kaget melihat rey ikut berjalan di belakangnya.
"Menunggu mu mendapatkan taxi" jawab rey
"Tidak per-
"Itu ada" potong menghentikan satu taxi yang lewat.
Rey dengan begitu manis membuka pintu belakang untuk reni. tangannya memegang atas pintu supaya kepala reni tidak kepentok.
Tok.tok
"Pak, ke alamat x ya.. tolong antarkan kekasih saya. ini" rey langsung membayar sebelum reni protes
"apa mak-
"Hati hati, aku akan mengikuti mu dari belakang. tidak perlu takut. kalau driver nya macam macam atau mencurigakan langsung kabari aku. aku di belakang mu nanti" bisik rey
siapa yang tidak baper coba??? author juga mau di gituin.
__ADS_1
BERSAMBUNG........