Gadis Cantik Kesayangan Bos Dingin

Gadis Cantik Kesayangan Bos Dingin
Ke rumah sakit


__ADS_3

Mia menahan mual nya, kalau sudah tak tertahan lagi dia berlari ke kamar mandi.


Ceklek!


Ed kaget mendengar suara mual mia dari dalam.kamar mandi. ed langsung berlari.


Melihat ed tangis mia kembali luruh. dia kembali sedih.


Semakin ed dekat, rasa mual nya semakin hilang. tapi air matanya masih turun membuat ed panik dan bingung.


"Sayang.. kamu kenapa?"


"Di mana yang sakit sayang?"


"Kita ke rumah sakit aja yaa"


Ed membopong mia ke ranjang.. wajah mia tampak pucat dan tubuhnya terlihat lemah.


"Hiks hiks hiks.." mia menepis tangan ed, dia menangis semakin keras membuat ed panik. dia tidak tau apa yang terjadi pada istrinya.


"Sayang..."


"Hiks.. aku udah bilang temenin di sini. kamu malah pergi hiks..." ucap mia cengeng. dia menangis. jujur saja ed kaget. mia tak pernah begini.. kenapa hari ini mia bertingkah aneh.. apa istrinya terbentur? wkwkwkwk


"Sayang.. maaf, tadi aku ada hal penting sama rey. ada proyek di jepang.. maaf sayang, aku tidak tega membangunkan mu tadi. kamu sangat lelap" ed yang merasa dia masih waras dan harus mengalah. dia memeluk istrinya..


Ed melihat mata istrinya masih basah dan hidungnya memerah. ed jadi kasihan. dia mengelus sudut mata istrinya dengan lembut.


cup


"Sst.. sayang jangan nangis lagi. aku di sini" bisik ed memeluk mia. dia tak suka mia menangis..


Mia memeluk ed, isak nya masih ada sedikit sedikit. ed mengelus punggung mia.. sampai mia kembali tenang.


Sesekali ed mencium mia.. ciuman dan elusan ed membuat mood mia kembali baik. dia sudah mulai tenang. dia memeluk ed. menghirup banyak banyak aroma tubuh suaminya. dia sudah tak menangis lagi.


Kruuuuk kruuuk kruuk!


Ed menoleh. di lihatnya istrinya tersenyum malu.


"Kamu lapar baby?" tanya ed lembut. mia mengangguk malu.. ed ingin menggigit pipi mochi itu.. saking gemas nya.


"Tadi mia muntah, semua keluar.. perut mia kosong" suara mia sudah kembali manja. itu artinya mood nya sudah membaik.


"Maaf sayang.. mau makan apa hem?" tanya ed lembut, sambil tangannya bergerak merapikan anak rambut ke belakang telinga mia.


"Mau nasi goreng" ucap mia memelas..


"Bentar aku pesan ya, mau nasi goreng apa sayang?" tanya ed membuka ponselnya.


"Kamu yang masakin by" lirih mia memohon


Tatapan itu.. mana bisa ed menolak nya. ed menghela nafas nya.


Ed dulu pernah memasak saat masih kuliah. dan kali ini untuk pertama kali nya ed memasak untuk orang lain,. tapi demi mia akan melakukan semua. termasuk memasak.. hal yang sudah lama tidak dia lakukan.

__ADS_1


"Oke sayang.. tunggu sebentar yaa" ed hendak beranjak. tapi mia menarik lengannya.


"Ikuut" ucap mia.


"Ayook.." ed tersenyum membawa mia ke bawah. biarpun mia bertingkah aneh.. tidak apa apa. dia tetap mencintai istrinya.


Mia dengan semangat mengikuti suaminya ke bawah. dia ingin masakan suaminya. enak atau tidak itu urusan belakang. dia hanya ingin saja.


Melihat suaminya memasak dengan lihai. tak terlihat kaku sama sekali. ed terlihat hot dan tampan jika sedang fokus begini. mia berjalan dengan hati hati. dia mendekat..


Hap!


"sayang.." kaget ed yang sedang menggoreng bawang dan bumbu lainnya.


"Aku sedang memasak baby.." ucap ed mengecilkan panas nya.


"Masak aja by, aku cuma pengen peluk gini" ucap mia enteng. dia mengeratkan pelukannya di perut rata ed. tangan kecil itu membuat ed bisa merasakan benda empuk sedang menekan punggungnya.


Ed membiarkan mia.. lalu melanjutkan memasukkan nasi, mengaduk aduk. sesekali tangannya mengusap tangan kecil mia.


Tapi,


mia malah berjalan, dan memeluk ed sari depan.


"Masih lama by?"


"Bentar lagi sayang" ucap ed mengaduk supaya tidak gosong di bawah.


"Hubby.. sangat tampan jika sedang memasak begini" ucap mia malu malu.


ed yang mendengar kata gombalan istrinya hampir tersedak.. sungguh hari ini mia sangat aneh. tapi dia tetap tersenyum di puji sang istri.


"Sayang, ini panas, tunggu di meja ya.. sebentar lagi nasi goreng mu siap"


Mia dengan semangat mengangguk patuh. dia duduk manis menunggu di meja makan.


Tak..


"Woaaah.." mia kagum, karna tampilan nya saja cantik. ada telur mata sapi di atasnya.


"Makasih hubby" ucap mia sebelum menyantap masakan pertama dari suaminya.


mia tersenyum bahagia.. masakan ed sangat enak menurutnya.


"Pelan pelan aja baby.. gak akan ada yang minta" ed terkekeh geli melihat istrinya makan seperti anak kecil.


"Hubby, ini enak.." puji mia.


"Baguslah kalau kamu suka sayang" jawab ed senang.


*****


Ed pikir drama drama dan keanehan akan berhenti tadi malam.


Tapi ternyata ed kembali pusing dan bingung pagi ini.

__ADS_1


Bagaimana tidak. ed yang biasanya bekerja ke kantor, dan bersiap siap.. sedangkan mia masih di kasur. dia tak suka beranjak.. katanya dia malas.


Ed mandi dan berganti pakaian.. dia hendak turun. karena memang nanti siang akan ada rapat tentang proyek di jepang. jadi dia ingin mendengar laporan tambahan dari rey.


Tapi,


"Hiks hiks.. hubby.. jangan pergi" mia yang melihat ed ingin pergi malah menangis. dia tidak mau jauh jauh dari suaminya.


"Loh.. sayang kenapa? ada apa hem?" panik es mendekat pada mia.


"Jangan pergi jauh jauh.. di sini aja bareng aku" ucap mia merengek.


"Tapi baby, aku ada rapat nanti siang.." ed kalang kabut melihat mia malah semakin kencang menangis.


"Ssst ssst... jangan nangis sayang, jangan nangis lagi.. sebentar mas telfon rey dulu" kilah ed berjalan ke arah balkon.


Dia tak tau harus bagaimana lagi, mia sangat aneh.. hanya mama elina yang ada dalam otaknya. dan dia harus menelfon, karena kalau ed keluar.. mia akan menangis .


tuuut.. tutt...


"Halo nak edward..."


"Mama... bantuin edward ma, datang ke rumah ma.. tolong, mia bertingkah aneh ma" adu ed sambil berbisik supaya mia tak mendengar.


Mama elina di rumah sedikit kepikiran.. di sana masih ada zian dan alex. ada papa winata juga.


"Ayo ke rumah adik kalian. edward di buat pusing.. kayaknya tebakan mama benar" ucap mama ambigu.


"ada apa ma?" tanya papa winata.


"Ini masih dugaan aja.. mia memang beberapa hari ini sedikit aneh dan makan makanan yang jarang dia suka.


Tiga pria beda usia itu mendengar sang nyonya bos, sambil mencerna..


"Kayaknya adik kalian hamil.."


"apaaa?"


"Yang benar ma?"


"Ini masih dugaan mama. dulu mama juga pas hamil kalian tingkahnya begitu, makan ini makan itu. tiba tiba sedih, tiba tiba senang.. mood orang hamil begitu" ucap mama membawa mereka ke rumah ed dan mia.


Se sampainya di rumah ed. mereka segera masuk.. di persilahkan oleh bik mar.


Tok


tok


tok


"Mama? papa? loh kakak?" mia kaget air matanya belum mengering dia masih merengek pada suaminya supaya tidak usah ke kantor.


Mama melihat ed tampak frustasi jadi kasihan..


"Mama.. papa"

__ADS_1


"Nak edward.. kita harus ke rumah sakit" ucap mama tanpa babibu.


BERSAMBUNG.....


__ADS_2