Gadis Cantik Kesayangan Bos Dingin

Gadis Cantik Kesayangan Bos Dingin
PERNIKAHAN


__ADS_3

Persiapan demi persiapan sudah hampir lengkap. kartu undangan juga sudah tersebar luas. Pernikahan edward wiguna dan mia winata akan di gelar besar besaran dan di liput berbagai stasiun televisi.


Mia tak kalah gugupnya.. dari tadi malam dia sudah tidak nyenyak tidur. apalagi rumah sedang ramai karna saudara papa ada yang menginap juga di sana.


Pagi hari menuju gedung.


"Sangat cantik.. ini untuk putri cantik mama. yang membuat keluarga winata jauh lebih sempurna" mama memasangkan kalung berlian yang tampak elegan dan mewah ke leher mia. tadi malam mama sudah mengatakannya pada mia dan keluarga. walaupun mia awalnya merasa itu berlebihan.. tapi papa dan kakak kakak mia memaksa..


"Rasanya baru kemarin putri cantik papa ini datang ke sini dengan wajah pucat, sekarang kamu seperti orang yang berbeda. dan papa suka itu. sekarang putri papa jadi lebih ceria dan tangguh.. apalagi sekarang ada tangan kokoh yang akan melindungi mu lebih hebat dari papa"


Mia berhambur memeluk papa winata.


"Walaupun sangat sebentar.. mia bersyukur terjatuh saat itu di jalan raya.. sehingga kak al membawa mia ke sini dan mia kadang masih merasa ini mimpi, mia punya papa dan mama dan dapat bonus 2 kakak tampan" ujar mia berkaca kaca..


"Rumah ini masih rumah mu sayang, walaupun kita akan jadi tetangga.. tapi kamu bebas keluar masuk kapan saja" mama juga memeluk mia.


"Sebenarnya sedari kecil kakak menginginkan adik perempuan.. dan kami mendapatkan adik perempuan yang sangat mirip dengan mama, cantiknya.. pintar memasak dan cerewetnya" alex segera me lap sudut mata mia supaya riasannya tidak rusak.


"Kakak juga sangat bahagia, rumah kita jauh berbeda setelah ada kamu di sini" zian yang memang tak pandai berucap manis hanya memeluk mia.


Mobil yang di sediakan khusus oleh ed membawa mereka telah tiba. hari ini acara pemberkatan dan dilanjut acara sampai resepsi.. makanya semua besar besaran.


Mereka sampai di gedung, MUA langsung merapikan makeup mereka.. supaya tak kurang satu apa pun.


ACARA DIMULAI...


Ed berjalan menuju altar, di sana dia di sambut oleh orangtuanya.. dia berjalan dengan sangat gagah dan tampan. Jas yang sengaja di desain khusus menambah kesan luar biasa pada ed.


Semua tamu kagum melihat ed yang berjalan dan bersiap menantikan mia di altar.


Tak


tak


tak


Semua mata menoleh ke arah pintu yang terbuka..


Di sana ada mia dengan pakaian mewah serba putih, di gandeng oleh papa winata dan kedua kakak nya sesuai permintaan mia.


Ed menggigit bibirnya dan matanya berkaca kaca.. gadis yang di cintainya sebentar lagi akan jadi istrinya.. itu artinya mia adalah tanggung jawab ed penuh.


Mia sangat cantik dan gaunnya juga begitu mewah dengan mahkota mutiara di kepalanya.


Semua berdecak kagum padanya . termasuk bella dan mama lia yang seakan tak berkedip membayangkan betapa mahal semua yang melekat pada tubuh mia.


Ed menyambut mia.. ed tak lupa memeluk papa winata dan kak al serta kak zian.. mereka berbisik sebentar lalu kembali ke tempat.


"Kamu sangat cantik sayang" bisik ed masih kagum melihat bidadari di genggamannya.


"Banyak orang kak.. " bisik mia malu karna ed tak peduli akan sautan orang orang yang merasa iri akan ke uwuan ini.


Saat Pendeta sudah memulai proses pemberkatan.. semua berjalan lancar. raut lega dan bahagia tergambar jelas di wajah keluarga winata dan wiguna.


mama ed dan mama elina entah sejak kapan sudah begitu lengket, karna suami mereka juga mudah mengakrabkan diri. sedangkan kak alex dan kak zian dari tadi mengabadikan momen momen indah itu dengan hp mereka.


Saatnya foto keluarga.


Pertama keluarga wiguna dan juga kakek yang berfoto bersama pengantin..

__ADS_1


"Menantu mama sangat cantik" mama berdiri menggandeng mia. mereka tersenyum bahagia.


di lanjut dengan keluarga winata.


"Duh erat banget gandengnya kayak mau nyebrang" sindir alex melihat mia dan ed.


"Maaf ya mblo.." jawab mia tersenyum puas.


"Sini kamu.." alex langsung berpindah dengan mama di ikuti zian.. mereka memeluk adik cantik mereka dan tertawa ke arah kamera.. semua tamu begitu iri melihat keakraban keluarga di depan.


"Kamu sudah bertemu keluarga yang tepat mia.." gumam rian yang hanya bisa tersenyum di meja nya.


"Bahkan keluarga angkatnya sangat menyayanginya. dia selalu lebih beruntung dariku" gumam bella merasa iri juga.


Acara foto foto berlanjut dengan beberapa orang terdekat.


***


"Sayang ini mama sengaja mengambil yang tidak pedas supaya tidak mules nanti pas lanjut acara" mama menyerahkan makanan untuk mia, karna sekarang memang saatnya makan bagi semua..


"Makasih mama ku sayang" mia tak kuasa tak mengecup pipi mama.


"Biar aku suapin sayang" ed langsung mengambil alih sendok dari tangan mia.


"Aku aja kak"


"Liat kuku mu sayang, itu pasti mengganggu" ucap ed kekeh..


"Kakak makan juga.. nanti kakak sakit, kan gak asik gitu mia habisin duit kakak sendirian" canda mia membuat ed gemas menarik hidungnya.


"aaaaa" ed menyuapi mia dan dirinya ganti gantian.. setiap orang di sana pasti tau kalau dua mempelai itu begitu saling mencintai.


Mereka juga sedang makan. sesaat david berjalan..


Bugh..


"Eh. maaf tuan"


"Maaf nona"


Sahut mereka sama sama.


"Maaf tuan saya tidak sengaja.. permisi" perempuan itu berlalu dari hadapan david. dia segera kembali ke tempatnya.


David menatap gadis itu, dia seketika tersadar karna malah berhenti di tengah jalan lalu melanjutkan langkahnya.


Perempuan itu menatap ke depan sana.. dia tersenyum.


"Semoga kamu bahagia.. aku tidak menyangka bahwa kamu yang ada di sana mia" gumamnya turut bahagia.


Sampai acara puncak yang di hadiri artis penyumbang lagu juga tak kalah meriah. pernikahan mia dan ed bak konser vip saja.


"Kak masih banyak ya.. mia pegel" tamu undangan memang bejibun mia sampai lupa berapa banyak yang mengucapkan selamat dari tadi.


"Sebentar lagi sayang.. duduk aja gak apa apa sini" ed membantu mia melepas hils nya. dan mia duduk nyaman.


Semua ucapan ucapan turut berbahagia hadir untuk mereka.


hingga..

__ADS_1


"Mia.." mia sontak berdiri.. itu atmaja. pamannya.


"Selamat atas pernikahan mua mia dan tuan edward.. paman turut berbahagia. maafkan semua kesalahan paman mia" ucap atmaja entah itu tulus atau tidak hanya dialah yang tau.


Di belakang atmaja ada istri dan anak anak nya.


Mia menatap mama dan papa winata yang tersenyum kepadanya.


"Terimakasih atas doa nya paman.. bibi" jawab mia sopan, dia memang ingin berdamai dengan masa lalunya. supaya tidak terbebani lagi.


"Selamat tuan edward.. " atmaja tak lupa juga cari muka pada ed.


"Selamat tuan edward" bella yang melembutkan suaranya tapi tak membuat ed menyambut tangannya.


"Makasih" jawab ed datar.. bella malu sendiri. kak zian dan kak alex yang tak jauh dari mia hanya bisa menahan tawa. sepertinya ini pertunjukan menyenangkan bagi mereka.


"Bahkan keluarga ini masih berani muncul" gumam zian dan alex mendengarnya.


"Tenang.. adik kita bukan lagi orang lemah" ucap alex menenangkan.


Saat atmaja istrinya dan bella turun. rian mendekat dengan wajah menyesal.


"Selamat tuan.. semoga kalian bahagia hingga maut memisahkan" ucap rian sopan pada ed.


Lalu rian melangkah ke depan mia.


"Mia.. kakak minta maaf, walaupun memang tak mungkin bisa di maafkan.. kakak menyesal, menjadi pengecut dan membiarkanmu menderita selama ini. maafkan kakak mia" ucap rian berkaca kaca. terlihat jelas bahwa dia menyesal.


"Bahkan saat kamu memohon kak-


"Tidak apa apa kak.. mia sekarang sudah bahagia.. mia sudah memaafkan semua. segala sakit yang selama ini mia rasakan terbayar lunas berlipat lipat. Mia juga mengundang kalian supaya mia tak punya beban lagi.. mia sudah meyelesaikan semua dari hati mia" ucap mia tersenyum tulus dia tau rian memang baik.


"Terimakasih mia.. selamat sekali lagi" rian berlalu dengan hati yang sedikit plong.. setidaknya mia sudah memaafkannya. katanya.


"Kamu hebat sayang" ucap ed kagum pada istrinya.


"Iya dong.. putri mama elina gitu loh" sombong mia membuat zian dan alex langsung mendekat dan memeluk adik mereka.


"Keren banget ini adik siapa sih" alex begitu kagum akan kedewasaan mia.


"Adik kak zian" goda mia membuat alex kesal


Karna 3 bersaudara ini asik bercanda.


ed tak suka. dia menarik mia ke pelulannya.


"Jangan dekat dekat, sekarang mia sudah menikah"


Cih


"Dasar buciiiin" ucap rey yang tak jauh dari mereka. ed menatak kesal padanya.


"Dasar bucin.." siapa lagi kalau bukan kakek.


Pppffttth.. kak alex dan kak zian merasa terwakilkan melihat wajah pias ed.


"dasar Posesif"


mereka semua tertawa melihat wajah kesal ed karna di ejek massal.

__ADS_1


BERSAMBUNG.....


__ADS_2