Gadis Cantik Kesayangan Bos Dingin

Gadis Cantik Kesayangan Bos Dingin
LDR sebagai istri


__ADS_3

Semester Baru.


Gaby harus ke bali melanjutkan kuliah nya.


keadaan gaby sudah seperti semula. dia juga rutin minum vitamin dan buah yang di anjurkan dokter untuk nya.


Alex sudah menghubungi mbak di apartemen di bali, dan memastikan nanti makanan istrinya harus yang bergizi.


Gaby pamit kepada keluarga nya.


Dia memeluk mertua nya manja. dia sangat menyukai mama elina.


"Mama, gaby pergi dulu ya. aah kalau ada gosip gosip lagi kasih tau aku ya ma. jangan cuma sama kak mia"


Mama elina terkekeh mengelus surai lembut gaby.


"Hati hati menantu mama. jaga kesehatan, dan semangat kuliah nya" jawab mama elina lembut.


"Tenang aja gab, kalau mama nanti masak enak. kakak akan kirim foto nya buat kamu" jahil mia


"Hish.. kakak curang. aku titip sugar daddy ku ya ma" jawab gaby masih memanggul alex sugar daddy.


papa dan yang lain selalu tertawa puas melihat wajah pusing alex menghadapi gaby.


Setelah perpisahan manis itu. alex mengantar gaby ke bandara.


"Yang, week end aku akan ke bali. tenang aja. sekarang kerjaan ku di rumah sakit sudah banyak aku sortir. aku akan sering mengunjungi mu"


"Iya sayang, tapi kalau memang capek gak usah di paksain. aku paham kok.." balas gaby menyender manja di lengan alex.


Alex membawa koper gaby.


"Sayang, ingat terus kabarin aku. vitamin nya di minum yaa"


gaby mengangguk memeluk perut alex.


"ayang aku jadi tidak mau pergi. mau di sini aja" gumam gaby di pelukan alex


"Sayang, aku juga mau nya begitu. tapi ingat janjinya sama david.." alex menciumi kening gaby


Gaby mendengus. dia juga mau kuliah tapi dia tak rela jauh jauh dari suami nya. padahal dari tadi malam mereka sudah membahas ini dan semua apa saja yang boleh dan tidak boleh di lakukan oleh gaby.


ini kali pertama dia akan pergi dengan status sebagai istri. jujur saja hati gaby berat saat ini.


Alex menemani gaby check in. gaby di peluknya di samping.


Cup


"Baik baik yaa" bisik alex mencium gaby sekilas.


gaby mengangguk.


Biasanya gaby tidak pernah begini. dulu saja saat mereka pacaran, gaby baik baik saja walaupun memang sedikit tak rela.


Gaby berkaca kaca. dia ingin menangis saat ini.


Alex memeluk gaby. tapi alex merasa lengan nya sedikit basah.


"sayang.. hei?" panggil alex lembut


Alex kaget melihat istri nya menangis. astaga alex tidak suka melihat gaby begini.


"Kan nanti aku ke sana sayang, jangan nangis.. malu di liatin anak anak. liat tuh" goda alex karena memang tepat ada anak anak di dekat mereka.


gaby mencubit perut suaminya.


Alex tersenyum mencium mata gaby dan seluruh wajah nya. dia lap pipi gaby pelan.


"Jangan nangis, aku juga tidak mau pisah. tapi kita pasti bisa melewati ini. Bali Jakarta dekat sayang. aku akan kesana menyusul mu. hem??"


"Nanti di sana belanja dan makan enak sama teman teman mu.. pakai uang yang dari kartu itu. jangan pikirin yang lain lain.. yaa??"

__ADS_1


Gaby mengangguk.


"Bilang sesuatu sayang plis" mohon alex, kenapa gaby jadi pendiam begini kan seram wkwkw


"Iiiiiih iya, aku masih mau peluk" ujar si oneng manja


Alex terkekeh gemas menciumi gaby.


Perpisahan suami istri itu begitu manis. sangat uwu.


"Love you dokter alex, dokter ku.. aku sangat mencintai mu. aku akan menunggu mu" ucap gaby sebelum berangkat.


alex tersenyum bahagia mendengar nya.


"Aku lebih lebih mencintai mu sayang." balas alex melambai sampai gaby berlalu.


***************


Alex setiap hari tak pernah menjauhkan ponsel nya dari jangkauan. karena sesering mungkin jika ada waktu, dia selalu video call dengan sang istri


gaby juga setelah menikah,


dia selalu mengabari alex bahkan hal remeh dan sepele. dia malah ikut posesif seperti alex.


Tiap week end alex akan ke bali. penerbangan malam. biar waktu nya dengan gaby lebih banyak.


Seperti hari ini.


gaby pulang cepat karena tak sabar bertemu alex. padahal jelas jelas alex bilang dia akan terbang nanti malam. tapi gaby tidak peduli, dia mau cepat cepat sampe apartemen.


Dia memilih baju yang baru dia beli sama joan. memakai parfum juga.


Di bandara sebelum berangkat alex sempat video call.


"Yang, kayaknya aku nyampe malam, gausah di jemput ke bandara ya. nanti kalau aku terlalu lama, tidur duluan aja. kan aku tau kode apartemen kita" ujar alex menatap wajah cantik di layar nya


"Kenapa?? aku gak apa apa sayang, aku jemput aja ke bandara" balas gaby semangat


Gaby akhirnya mengalah.


"Yaudah, hati hati yaa.. aku masak buat kamu" ucap gaby tersenyum manis.


ingin rasanya alex menggigit gaby saat ini.


"oiyaa? ah aku tidak sabar" balas alex


Malam nya.


Gaby tidak mau tidur. dia menunggu alex di ruang depan. menunggu pintu terbuka.


dia menghidupkan tv.. tapi otak nya hanya pada suaminya. dia matikan lagi.


Dia cek hp nya.


di lihat jam.


dia hitung hitung berapa jam kira kira perjalanan. ahh lama sekali pikirnya.


gaby memilih menunggu di sofa.


sekalipun mbak meminta gaby di kamar saja. tapi gaby menolak.


"Mbak, tidur duluan aja. nanti aku aja yang melayani suami ku makan yaa" jawab gaby


40 menit.


Gaby sangat bosan.


Dia membuka ponsel nya. dia lihat ponsel alex sudah online. dia langsung semangat menghangatkan makanan buat alex. lalu kembali lagi menunggu di depan pintu.


Hingga.

__ADS_1


Ceklek!!!


"Hiaaaaa " gaby tersenyum mengangkat tangan menyambut suami nya.


alex tersenyum mendorong pintu pakai kaki. dia letakkan koper nya dan.


gaby merasa dia melayang. alex memeluknya dan mengangkat istri kecil nya mesra.


Cup


cup


"Sayang, biarkan aku mandi dulu biar bersih" ujar alex membiarkan gaby memeluk lehernya dan menciumi wajah nya.


"Kamu belum mencium aku" kesal gaby karena alex hanya mengecup


alex dengan gemas, menarik tengkuk gaby. dia cium lama dan dalam.


"Aku mandi ya sayang, lengket"


"Iyaa, aku siapin makan malam buat kamu yaa" jawab gaby lembut. alex mengangguk mengelus kepala gaby.


istrinya terlihat sangat cantik dan juga sangat lembut. tidak barbar. wkwkwk


15 menit.


alex turun..


Dia peluk istrinya dari belakang.


"Udah selesai??" tanya gaby menoleh


"he em.. aku sangat merindukan mu. kamu sangat cantik sayang" puji alex membuat gay tersenyum bahagia.


"Ayo makan dulu, aku yang masak ini. sini.." ajak gaby


"Kamu belum makan??" tanya alex dengan tatapan tajam


"udah lah. tadi. jangan liatin aku begitu. takutt" balas gaby


Cup


cup


"bagus, jangan telat makan" sahut alex tanpa dosa mencium bibir gaby.


"Ayo buruan makan sayang, aku mau enak enak"


uhuuk uhuuuuk


baru saja alex merasa istrinya normal. ternyata.. oh ternyata.


"Kenapa buru buru sih?? udah gak sabar ya?" kata gaby memberikan minum kepada alex.


alex akhirnya tertawa. sudah beberapa hari ini dia tidak merasakan ke gesrekan istrinya.


"Makasih sayang, masakan istri ku sangat enak" puji alex ikut merapikan meja makan.


"Ini tidak gratis tauuu" jawab gaby berbalik


"Oiyaa? berapa yang harus aku bayarkan sayang?" tanya alex menahan senyum


"nanti aku hitung dulu, gendong aku ke kamar" titah si nona muda mengangkat tangan ke atas.


"Baik tuan putri" jawab alex dengan mudah mengangkat tubuh gaby. dia gendong ke kamar.


"Sayaang kamu ngapain??" kaget alex


kira kira ngapain si manusia aneh itu??


BERSAMBUNG............

__ADS_1


__ADS_2