Gadis Cantik Kesayangan Bos Dingin

Gadis Cantik Kesayangan Bos Dingin
PINCESS??


__ADS_3

Gaby dan ron sudah mengabari bahwa mereka telah sampai dengan selamat di tempat masing masing.


david da key tenang. adik mereka merajut mimpi, mereka tak bisa selalu mendampingi.. hanya bisa memfasilitasi dan mendoakan.


Alex juga sama. dia menawarkan supaya gaby meminta apa keperluan nya. tapi gaby menolak. dia tidak mau, kecuali memang sudah jadi istri alex.


alex sudah merasa rindu padahal belum 24 jam. dia merasa kosong. huft. si bucin.


Sedangkan ed malah di buat kelimpungan oleh si bumil.


mia di kehamilan ini sangat aneh. dia sangat suka berdandan. dia bahkan tak pernah melewatkan perawatan nya.


bukan hanya itu. entah itu hormon hamil atau apa. mia juga makin posesif.. dia suka cemburu. makanya dia selalu ingin di dekat ed


seperti saat ini, dia sedang di antar supir ke kantor ed. Si kembar juga anteng setelah minum susu tadi bersama opa oma dan kakung . mia dandan cantik..


"kita ketemu papaa" ujar mia pelan mengelus perutnya yang masih 6 minggu.


Dia sangat bahagia. memakai gaun navy dan sepatu hak pendek. takut bahaya pada kandungan nya.


"Silahkan nyonya.."


"Makasih pak. bapak langsung pulang aja, nanti saya sama suami saya" jawab mia ramah


mia masuk ke dalam kantor ed. dia di sambut hormat dan ramah resepsioni


"Ibu sangat cantik" puji resepsionis membuat mia tersenyum senang.


Mia mengangguk sambil menuju lift khusu buat petinggi perusahaan.


Mia tak lupa berkaca dulu di lift. dia puas. dia cantik pakai gaun ini. gaun yang dia pesan dari online. hehe


Ting!


Mia berjalan dengan elegan.. beberapa karyawan yang berpapasan terpesona dan kagum.. tapi langsung tertunduk takut kena semprot bos.


Mia tak melihat kak rey di meja nya. maka mia langsung mengetuk ruangan kak ed.


dan..


ceklek!


"Kosong, suami ku di mana" gumam nya celingukan melihat sekeliling. sepertinya suaminya sedang keluar. karena mia memang tidak mengabari kalau dia sudah sampai


Karena ed belum datang, mia mengirim pesan , lalu memilih lihat lihat keluar. karena tiap kali kesini, dia jarang sekali keluar. hanya di ruangan ed.


Setelah meletakkan box makanan nya. dia berjalan dengan santai melihat lihat sudut perusahaan mewah milik hubby nya.


tapi


dia mendengar samar samar suara marah marah. dia tertarik makin ke sana.


semua orang tertunduk.


mia mendekat. dia baca, ternyata divisi keuangan.

__ADS_1


"Ini yang terakhir. jika saya menemukan pengkhianat lagi di divisi ini. kalian semua saya pecat" tegas ed menatap tajam mereka semua.


rey dan ed sampai memberikan hukuman bagi pengkhianat yang berniat menjual beberapa data. untung rey sangat cekatan dan cepat tau. jadi perusahaan tak sempat rugi.


pelaku sudah di jemput polisi. saat ini hanya pendisiplinan dan sedang di ambil alih rey.


Ed mengeraskan rahang nya. dia tak suka ada yang bermain main dengan nya.


lalu...


"Hubby..." panggil mia manja sambil berjalan dengan cantik nya.


mereka semua menoleh. mia sangat cantik. ed bahkan sempat terpaku melihat istrinya dandan begitu cantik.


"Turunkan pandangan kalian" sentak ed membuat mereka tak berani menatap nyonya bos mereka.


si posesif.


Mia langsung berhambur memeluk ed.


"Kenapa gak ngabarin aku sayang? biar aku jemput ke bawah" tanya ed lembut. sangat lembut. membuat mereka semua meringis. dia masih pria yang sama yang menatap mereka tajam seperti mau menerkam tadi.


"Hubby di sini kenapa? aku bawain kamu makan siang.. dedek mau makan siang sama papa" jawab mia lucu. bahkan rey ingin sekali mencubit pipi adik nya itu. ahh dia jadi merindukan iren nya.


"Gak ada apa apa baby hanya semut saja, ayo ke ruangan ku" sahut ed memeluk mia


"Rey urus mereka" titah ed tegas.


Rey melanjutkan sesi yang paling di takuti semua karyawan. yaitu peringatan. karena kalau ada salah sedikit saja mereka akan kena masalah.


Ed membawa mia ke pangkuan nya. dia elus pipi mia.


cup


"Cantik banget sih sayang, kenapa harus dandan. tadi orang orang jadi lihat deh punya aku" gerutu ed memuji tapi tak rela juga berbagi.


mi tersenyum puas. suaminya memujinya. dia suka.


"Aku dandan buat kamu" jawab mia, ed rasanya hampir terbang melayang ke langit ke tujuh. wkwkkw


"Iyakah? kamu sangat cantik baby. selalu cantik. dan seksi" bisik ed mellumat sebentar bibir pink milik mia.


"Hubby, aku lapar. ayo makan" ujar mia manja. bekal mereka masih hangat di atas meja.


"Ayo sayang, aku juga udah lapar.." jawab ed membawa mia ke sofa supaya tidak sempit


"Ini bik mar yang masak kan baby?" tanya ed


mia mengangguk. ed memang minta mia jangan masak kalau bisa. karena ada mama juga dan bibik.


untung mia menurut.


"aaaa sayang" ed mengambil alih sendok. dia ingin memanjakan si bumil. karena biasanya dia yang selalu si suapi mia


"Makasih papa" jawab mia senang menerima suapan penuh cinta dari suami tampan nya.

__ADS_1


Cup


"Dedek makan yang banyak ya, biar cepat besar." ucap ed mengelus perut mia dari luar.


"Oke papa"


Mia benar benar di manja. ed tak membiarkan mia lelah.


ed menyuapi dirinya dan mia ganti gantian. dan sesekali istri nya cerita ini itu, ed mendengar sesekali tertawa. istrinya sangat menggemaskan ingin mengerjai papa da mertuanya.


Setelah makan. mia tak mau jauh dari ed dia menempel terus.


hal ini yang membuat ed heran. mia dulu juga clingy tapi tidak segini nya.


mia juga dulu hanya suka makan ini makan itu, dandan dia tidak begitu rutin. bahkan sangat natural


Ed merebahkan kepala di paha mia. menghadapkan wajah ke perut mia


"Kayaknya anak papa ini princess" ujar ed menciumi perut mia.


"Kamu tau dari mana by?" tanya mia heran


"Feeling aja baby. pasti di sini princess" jawab ed yakin.


"Mau princess atau pangeran tampan. aku suka semua yang penting sehat" jawab mia mengelus lembut rambut suaminya.


"aku yakin di sini princess ku sayang" teguh ed tak mau kalah


"Iya iya, princes nya papa" kekeh mia mengalah.


Ed malah ke enakan dan memejamkan mata karena tangan lentik istrinya begitu lembut mengelus dan sesekali memijit pelipisnya.


Mia tersenyum. suaminya begitu nyaman dan terlihat sangat tampan bahkan saat tidur begini pun ed sangat tampan.


Ed bangun karena ingin ke toilet. dia abru sadar dia malah tidur di pangkuan mia.


ed tersenyum lembut. si bumil juga tidur bersandar di sofa.


ed dengan hati hati menggendong mia ke kamar pribadinya.


Cup


"Papa kerja sebentar ya princess, jangan nakal sama mama ya" bisik ed mencium perut mia.


Ed melepas jas nya, supaya bau nya tetap tinggal di hidung mia. supaya mia tidak mencarinya.


cup


cup


ed mengecup bibir mia.


lalu ed menutup pintu sangat pelan. dan kembali bekerja. berharap segera selesai supaya bisa langsung pulang bersama si bumil dan bermain dengan si kembar.


BERSAMBUNG........

__ADS_1


__ADS_2