
Violet menggigit bibir bawahnya dengan wajahnya yang menunduk meneteskan air mata. Sebab, ia merasakan seperti orang asing bagi mantan kekasihnya, tak seperti dulu lagi. “Maafkan aku, Danesh. Aku benar-benar menyesal sudah memutuskan untuk pergi meninggalkanmu. Aku memiliki alasan kenapa melakukannya,” lirihnya dengan sedikit terisak. Ia memilih meminta maaf karena Danesh tak juga mengeluarkan suara sedari tadi. Ia takut mantan kekasihnya membenci dirinya.
Danesh menghembuskan napasnya, ia tak tega melihat wanita yang pernah mengisi hari bahagianya di masa lalu bersedih. “Jangan menangis, yang lalu biarlah berlalu. Kita hidup untuk masa depan bukan untuk masa lalu,” ujarnya dengan tangannya mendongakkan kepala Violet dan menyeka air mata mantan kekasihnya itu.
“Apa itu sungguh anakku?” tanya Danesh. Ia kini mulai fokus pada Violet dan ingin menghilangkan rasa penasarannya tentang alasan meninggalkan dirinya.
“Ya,” jawab Violet menganggukkan kepalanya.
Wajah Danesh terlihat ragu. Matanya terus menatap pada perut buncit mantan kekasihnya tanpa mengeluarkan suara.
“Apa kau tak percaya jika ini anakmu?” Violet merasa takut jika anak yang ia pertahankan selama ini diragukan atau bahkan tak diinginkan.
“Tidak. Jika kau hamil anakku, berarti usia kandunganmu sudah sembilan bulan lebih dan akan segera lahir,” tebak Danesh. Ia menghitung dari hari terakhir dirinya menyentuh Violet.
__ADS_1
“Besok jadwal operasiku. Maukah kau menemaniku melahirkan anak kita?” pinta Violet lembut dan terdengar ada nada malu. Tentu saja dirinya malu, sudah meninggalkan dan kini mendadak menginginkan mantan kekasihnya lagi.
Danesh menutup matanya sejenak. Ia merasa bersalah pada dua wanita yang sudah ia hamili. Sungguh membuatnya bingung harus bagaimana menghadapi situasi ini. Tangannya memijat pelipisnya yang berdenyut.
Kelopak mata itu kembali terbuka diikuti dengan anggukan kepala. “Aku akan menemanimu. Tapi, bisa kau ceritakan padaku, kenapa kau meninggalkanku saat itu? Dan kenapa kau tak menemuiku saat tahu dirimu hamil anakku? Aku bisa bertanggung jawab jika saat itu kau menemuiku dan tak membuatmu berjuang sendiri di masa kehamilanmu. Akses informasimu juga dibatasi, aku sudah mencoba mencarimu. Bahkan aku hampir gila saat kau tak juga ditemukan,” ujarnya panjang lebar dan tanpa jeda. Sebegitu penasarannya Danesh dengan alasan Violet.
“Maaf.” Violet kembali ingin menangis. Hidungnya sudah memerah dan kembang kempis karena menahan tangis.
Violet menggeleng, ia ingin masalahnya dengan Danesh selesai saat ini juga. “Maafkan aku yang saat itu egois meninggalkanmu tanpa memikirkan perasaanmu. Aku juga terluka, sama halnya dirimu akibat keputusanku itu.” Ia berhenti sejenak untuk menghirup oksigen.
Danesh diam, ia menunggu Violet berbicara. Ia sedang menjadi pendengar yang baik, tidak memotong pembicaraan orang lain.
“Aku sakit lupus. Penyakitku tak akan bisa sembuh, mau sebesar apa pun caraku berobat, penyakit itu tak akan pernah hilang dari tubuhku. Sewaktu-waktu Tuhan bisa menjemputku, dan aku tak ingin memberikan luka yang sulit kau lupakan saat aku pergi meninggalkanmu untuk selamanya. Maka dari itu, aku memilih untuk memberimu luka lain agar kau bisa melupakan aku dengan mudah. Aku sengaja menutupi akses dan berpindah ke Jepang agar kau tak bisa menemukanku.” Violet berhenti lagi dan menghela napasnya. Ia menatap Danesh dengan wajah yang basah dengan air mata.
__ADS_1
...........
Terjawab sudah penyakitnya Violet, yaitu lupus.
Aku mau sedikit jelasin. Kalian masih inget kan part Violet dan Felly ketemu? Nah clue yang sebenarnya itu ada di part itu. Masih inget saat Violet mengatakan “aku sedang berperang melawan daya tahan tubuhku sendiri” gak? Itulah cluenya.
Berperang, artinya ada penyerangan dong. Sedangkan daya tahan tubuh itu biasa disebut imun. Jadi, Violet ini sakit karena imunnya menyerang dirinya sendiri atau autoimun. Dan biasa kita jumpai itu sakit lupus.
Selamat buat kak Nia Kurniawati sudah menebak benar yang pertama dengan tak ragu-ragu. Dm aku di ig ya kak. Ku tunggu 1 kali 24 jam ya kak.
Ini screen shot aku ambil jauh-jauh hari saat aku mendapatkan pemenang giveaway special Violet.
__ADS_1